3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menggemakan Kabar Baik dari Sekolah Penggerak  

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 30, 2024
in Khas
Menggemakan Kabar Baik dari Sekolah Penggerak  

Peserta workshop Penulisan Praktik Bail

SELAMA tiga hari, 17 – 19 November 2024Balai Guru Penggerak(BGP) Bali melaksanakan Penulisan Praktik Baik bagi penyelenggara Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan II (2022) dan III (2023) di Hotel Plagoo Taman Mumbul Nusa Dua Bali. Menurut Kepala BGP Bali, Dr. I Wayan Surata, S.Pd., M.Pd., kegiatan ini nyaris tidak terlaksana akibat rasionalisasi anggaran. Namun, berkat negosiasi yang diperankan BGP Bali secara logis dan argumentasi yang persuasif edukatif kepada pihak Kemedikdasmen, akhirnya Penulisan Praktik Baik ini dapat terlaksana.  

 PSP Angkatan I dimulai pada 2021 saat Pandemi Covid-19 sedang merajalela. Untuk Provinsi Bali, PSP Angkatan I menyasar dua kabupaten/kota (Buleleng dan Kodya Denpasar). Artinya, hanya dua kabupaten/kota itu yang berhak mengikuti seleksi mandiri dengan kesadaran belajar tinggi (motivasi internal). Selanjutnya, PSP Angkatan II diperluas ke Kabupaten Badung dan Klungkung, sedangkan PSP Angkatan III diperluas lagi sampai Karangasem. Artinya, di Provinsi Bali PSP menyasar 5 Kabupaten/Kota sehingga ada 4 kabupaten yang tak tersentuh, yaitu Bangli, Tabanan, Gianyar, dan Jembrana.

Sementara itu, PSP Angkatan I sudah berakhir kegiatan pendampingan dengan skema BOS Kinerja ditandai dengan Pameran Hasil Belajar pada 2024, sedangkan sekenario Pameran Hasil Belajar PSP Angkatan II pada 2025, selanjutnya 2026 untuk PSP Angkatan III. Tampaknya, PSP hanya sampai di sini dan programnya tidak berlanjut lagi, seiring dengan pergantian Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Dikti dipecah menjadi 3 kementerian : Kemedikdasmen, Kemenristekdikti, dan Kementerian Kebudayaan.

Terlepas dari dihentikannya PSP oleh Kemendikdasmen, ada Gerakan dan Capaian yang pantas dicatat dengan tinta emas. Pertama, PSP diikuti oleh Kepala Sekolah dengan kesadaran diri melalui proses melamar dan mengikuti seleksi secara bertahap : Tahap Seleksi Administrasi dan Tahap Seleksi Substansial (Tes Mengajar dan Wawancara dengan fokus pada kepemimpinan dan 5 kompetensi Kepala Sekolah). Tidak ada Sekolah Penggerak tanpa melalui proses itu. Artinya, PSP dikembangkan secara bottom up, dari bawah. Berbeda dengan model RSBI yang ada sebelumnya, ditunjuk dari atas (top down) sehingga suasana kebatinan yang melingkupinya kurang membumi.

Kedua, Capaian PSP sampai dengan Angkatan III terus menyalakan semangat dan prestasi. Itu dimungkinkan karena PSP mendapatkan suntikan dana BOS Kinerja dengan pendampingan selama 3 tahun. Setelah itu, diharapkan nyala api semangatnya tetap dikobarkan secara mandiri dan berharap ada bantuan dari Pemerintah Daerah. Nyalanya makin besar lebih-lebih saat perayaan Panen Hasil Belajar dengan dukungan Media Sosial secara masif.

Ketiga, tidak hanya pameran hasil belajar yang dirayakan oleh PSP, tetapi juga menginternalisasikan dan merefleksikan ke dalam untuk melihat plus minusnya. Hal itu difasilitasi oleh BGP Bali melalui Workshop Menulis Pengalaman Praktik Baik yang akan dibukukan dan disebarkan ke berbagai satuan Pendidikan. Dalam konteks ini, BGP Bali telah melakukan pendokumentasian praktik baik PSP yang dapat menjadi candi pustaka sebagai catatan pengingat dalam sejarah Pendidikan di Bali. Ini juga bagian dari  strategi mengembangkan literasi dan numerasi di PSP secara kolaboratif sesuai dengan kecenderungan pembelajaran abad ke-21 : berpikir Kritis, Kolaboratif, Komunikasi, dan kreatif-inovatif.

Saya (penulis Nyoman Tingkat) di tengah workshop Penulisan Praktik Baik | Foto: Dok

Mencermati presentasi dari para Kepala  Sekolah Penggerak, dari Pendidikan Dasar hingga Pendidikan Menegah, saya mencatat prestasi sekolah dalam mengembangkan literasi, budaya positif sekolah, dan iklim kebinekaan.   Di PAUD Lentera Hati misalnya, Wahyu  mengajak siswanya berwidya wisata ke Tenganan Pagringsingan. Mereka dikenalkan dengan tradisi dan kesempatan menjadi petani dadakan. Para siswa bersama orang tua diajak bersenang-senang penuh keceriaan. Tidak merasa tertekan dalam belajar. Belajar sambil bermain ala Bobo. Melajah sambil malali, malali sambil malajah. Strategi pembelajaran ala Kurikulum Merdeka tercipta dalam suasana kegembiraan dan berdampak pada lingkungan sekitar objek yang dijadikan sekolah sementara. Secara ekonomi, berdampak bagi Desa Adat Tenganan Pagringsingan, secara edukatif berdampak bagi siswa memahami budaya yang adiluhung dimiliki Bali. Simpulannya, kolaborasi pembelajaran dengan semangat simbiotis mutualistik.

Berbeda dengan SMA Negeri 2 Kuta Kuta Selatan, yang menampilkan Praktik Baik “Gelis Diksi Toska, Upaya Mewujudkan Budaya Literasi”. SMA Negeri 2 Kuta Selatan menamai Program Literasinya dengan Gelis Diksi sebagai perpaduan nama dalam kosa kata Bahasa Bali ‘gelis’ dan Bahasa Indonesia ‘diksi’. Dalam Bahasa Bali, gelis berarti cepat, sedangkan dalam Bahasa Indonesia, diksi berarti pilihan kata yang tepat. Singkatnya, Gelis Diksi semakna dengan pilihan kata yang cepat dan tepat untuk membangun narasi. Tidak jauh dari makna itu, Gelis Diksi Toska adalah akronim dari Gerakan Literasi Sekolah bersama Pendidik dan Siswa Toska (Two South Kuta, nama beken SMA Negeri 2 Kuta Selatan).

Program ini telah berlangsung sejak 2021 di Toska ketika Pandemi Covid-19 berlangsung. Melalui Gerakan bersama pendidik dan siswa, Program Gelis Diksi memantik semangat literasi pendidik dan siswa dengan produk berupa lahirnya buku karya siswa, guru, dan Kepala Sekolah. Sejak berdiri, SMA Negeri 2 Kuta Selatan 3 September 2019, telah melahirkan sejumlah produk buku dan tiga edisi Majalah Komtempasi (2022, 2023, dan 2024). Buku yang dilahirkan antara lain Karya Kepala Sekolah, I Nyoman Tingkat : Sadhar Nama Praktik Toleransi Beragama di Sekolah (2020), Literasi Masa Pandemi (2021), Taksu Cinta dalam Pengelolaan Sekolah (2023), Sekolah Penggerak, Sebuah Reffleksi (2024). Buku antologi karya guru yaitu Antologi Puisi Pendidik (2023), Guru Merdeka Menulis (2024). Buku karya siswa antara lain Pandemi : Antara Fiksi dan Fakta (2021), Antologi Puisi Siswa (2022), Siswa Merdeka Menulis (2024). Produk Literasi itu membuktikan literasi terawat secara berkesinambungan di Toska.

Melalui Program Gelis Diksi Toska, SMA Negeri 2 Kuta Selatan telah mengaplikasikan ajaran Trikon dari Ki Hadjar Dewantara : kontinuitas, konsentris dan konvergensi. Program Gelis Diksi berlangsung secara berkesinbungan adalah aplikasi dari kontinuitas. Untuk melahirkan narasi tidak mungkin tanpa membaca lalu menenun setiap kata menjadi satu-kesatuan (konsentris) lalu menggabungkan aneka perbedaan untuk diselaraskan agar sesuai dengan semangat Profil Pelajar Pancasila (konvergensi). Jadi, Gelis Diksi secara implisit telah membumikan ajaran Ki Hadjar Dewantara di SMA Negeri 2 Kuta Selatan.

Lain lagi praktik baik dari SMA Widiatmika Jimbaran, Sekolah Penggerak Angkatan III menampilkan pentingnya refleksi dan berbagi dalam pembelajaran yang diakronimkan menjadi Seregi (Seru Refleski dan Berbagi). Kepala SMA Widiatmika,I Made Suadnyana, mengatakan tertantang menginisiasi program ini karena guru di sekolahnya memiliki banyak pekerjaan selain mengajar sehingga sulit meluangkan waktu untuk refleksi secara mendalam. Di samping itu, ia juga mencatat kurangnya dukungan profesional teman sejawat, dan sulitnya guru menghadapi kekurangan diri sehingga merasa tidak nyaman dengan kritik dari teman. Padahal, kritik itu adalah semacam obat yang terasa pahit tetapi bisa menyembuhkan. Itu kurang disadari para guru.

Para peserta workshop Penulisan Praktik Baik | Foto: Dok. Nyoman Tingkat

Tantangan itu dijawab dengan membuat kesepakatan bersama melalui Project Managemen Ofice (PMO) pada awal tahun pelajaran. Projek itu dirancang berbasis komunitas belajar memanfaatkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan Modul, tanpa meninggalkan siswa di kelas dengan sinkronisasi jadwal untuk penguatan Literasi dan Numerasi setiap Kamis. Melalui pola itu, Seregi diaplikasikan dengan keseruan belajar, keseruan refleksi, dan seruan berbagi. Para guru berbagi dengan sesama sebagaimana layaknya siswa yang dituntut terus berkolaborasi untuk mewujudkan sekolah yang dicita-citakan.

I Made Suadnyana mengatakan Seregi di SMA Widiatmika berhasil memantik para guru berinisiatif menawarkan topik-topik seru untuk berbagi dan lebih mudah berkolaborasi dengan sejawat. Ini semua berkat intervensi dari PSP yang mewajibkan sekolah membentuk Komite Pembelajaran sebagai agen transformasi perubahan dan peradaban.

Begitulah, PSP telah melahirkan banyak praktik baik di sekolah-sekolah. Hal itu dapat dimaklumi karena penyelenggara PSP  diraih dengan kesadaran belajar melalui melamar yang harus dipertanggungjawabkan oleh Kepala Sekolah. Walaupun Menteri berganti, kebijakan akan berubah, hal-hal positif di PSP layak dilanjutkan dan yang kurang baik dicarikan solusi.

Ibarat rumah dengan isinya, jangan sampai rumah terbakar yang meludeskan isinya. Di dalamnya mungkin ada emas berlian, selain sampah. Penting sekali kita menyelamatkan rumah sambil menjaga emas berlian, bersamaan dengan itu kita rajin menyapu membersihkan sampahnya, sehingga rumah belajar kita makin nyaman dan menyenangkan, sebagai mana Taman Siswa. Kabar baik inilah yang perlu kita gemakan melalui PSP. [T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Guru-guru di Buleleng Berbagi Cerita Praktik Baik : Catatan dari Diseminasi Program Peningkatan Kualitas Guru
Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi
Refleksi Hari Guru Nasional 2024: Antara Prestasi dan Perubahan Nasib
Refleksi Hari Guru Nasional 2023: Karmayoga Seorang Guru
Mendayung di antara Dua Karang: Sebuah Refleksi HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2023
Tags: Pendidikansekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kode Gurita di Pantai Berawa

Next Post

Desa Sanding Berdayakan Loloh Daun Piduh untuk Kuatkan Ekosistem Budaya di Desa Kawasan Warisan Dunia Subak

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Desa Sanding Berdayakan Loloh Daun Piduh untuk Kuatkan Ekosistem Budaya di Desa Kawasan Warisan Dunia Subak

Desa Sanding Berdayakan Loloh Daun Piduh untuk Kuatkan Ekosistem Budaya di Desa Kawasan Warisan Dunia Subak

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co