7 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
in Khas
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Jeda semester genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah lelah yang sibuk menunduk di atas buku catatan. Sebaliknya, aula sekolah dipenuhi tawa, sorak-sorai, dan langkah-langkah cepat para siswa yang bergerak lincah mengikuti permainan.

Jeda semester genap yang digelar pada Jumat, 22 Mei dan Senin, 25 Mei 2026 itu memang sengaja dibuat berbeda. Seluruh kegiatan dipusatkan di aula sekolah, bukan di lapangan seperti kegiatan jeda sebelumnya. Perubahan sederhana itu ternyata menghadirkan suasana baru bagi para siswa.

Di tengah kesibukan dan rutinitas sekolah, momen itu menjadi penanda bahwa jeda semester adalah ruang untuk menenangkan diri setelah melewati rangkaian ujian yang melelahkan.

Jeda semester genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama. Setelah itu, suasana perlahan berubah riuh. Musik diputar, siswa mulai bergerak mengikuti senam bersama. Dari barisan depan hingga tribun aula, semua siswa larut dalam gerakan yang sama. Tidak sedikit yang tertawa saat gerakan mereka tidak kompak, tetapi justru di situlah suasana cair tercipta. Tidak ada sekat antarkelas maupun tingkatan. Semua membaur dalam energi yang sama.

Puncak keramaian terjadi ketika sesi games dimulai.

Pada hari pertama, panitia OSIS menghadirkan permainan susun kata dan bola keranjang. Permainan sederhana, tetapi berhasil menghidupkan suasana. Dalam lomba susun kata, para siswa terlihat berpikir cepat sambil berteriak memberi kode kepada teman satu timnya. Sementara pada permainan bola keranjang, sorakan penonton pecah hampir setiap kali bola berhasil masuk ke keranjang yang dibawa peserta.

Beberapa siswa tampak begitu serius menjaga strategi tim, sementara yang lain justru tak kuasa menahan tawa melihat rekannya gugup di tengah permainan. Aula yang biasanya dipakai untuk kegiatan formal mendadak berubah seperti arena hiburan kecil yang penuh semangat.

Jeda semester genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Adelia Trianti selaku Ketua OSIS Kesbam, mengatakan kegiatan jeda semester kali ini memang dirancang agar lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa.

“Jeda kali ini cukup berbeda dari biasanya. Kalau biasanya kegiatan jeda lebih banyak diisi dengan bersih-bersih sekolah dan menonton film saja, kali ini kami membuat games simpel yang membuat suasana jadi lebih seru dan interaktif,” ujarnya.

Menurut Adelia, perubahan lokasi kegiatan juga memberi pengalaman baru bagi siswa. Jika sebelumnya berbagai lomba identik dilakukan di lapangan sekolah, kali ini seluruh kegiatan dipusatkan di aula.

“Jadi memberikan suasana baru untuk para siswa,” katanya.

Jeda semester genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Hari kedua kegiatan berlangsung tidak kalah meriah. Setelah persembahyangan bersama dan kegiatan pembersihan lingkungan sekolah, siswa kembali berkumpul di aula untuk mengikuti lomba berikutnya: paku konsentrasi dan tebak menara.

Pada permainan paku konsentrasi, peserta dituntut tetap tenang dan fokus. Tidak sedikit yang gagal di tengah permainan karena terlalu tergesa-gesa. Namun justru kegagalan-kegagalan kecil itu yang memancing gelak tawa satu aula.

Sementara dalam permainan tebak menara, kerja sama tim menjadi kunci utama. Para peserta tampak sibuk berdiskusi, saling memberi instruksi, hingga mencoba membaca strategi lawan. Sorak dukungan dari teman-teman di tribun membuat suasana semakin hidup.

Jeda semester genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Di sela-sela kegiatan, beberapa panitia OSIS terlihat mondar-mandir memastikan acara berjalan lancar. Meski sederhana, persiapan kegiatan itu melibatkan banyak siswa. Dari mengatur perlengkapan lomba, menyiapkan hadiah, hingga menjaga ketertiban.

Menjelang akhir acara, suasana berubah sedikit lebih tenang ketika pengumuman pemenang dilakukan. Satu per satu nama pemenang dari tiap kategori disebutkan. Tepuk tangan dan sorakan kembali terdengar, kali ini untuk memberi selamat kepada para juara.

Namun bagi banyak siswa, kegiatan ini tampaknya bukan sekadar soal menang atau kalah.

Di tengah padatnya jadwal sekolah dan tekanan akademik, dua hari jeda semester itu menjadi ruang bernapas yang penting. Mereka bisa tertawa bersama, bergerak bersama, bahkan saling mengenal lebih dekat di luar suasana belajar formal.

Jeda semester genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Salah satu guru, I Kadek Adi Kanadiarta, S.T., melihat ada nilai lain yang tumbuh dari kegiatan tersebut. Menurutnya, jeda semester bukan hanya soal hiburan.

“Saya bangga melihat antusiasme siswa, terlebih dalam lomba-lomba ketangkasan yang membutuhkan kerja sama dan strategi,” ungkapnya.

Jeda semester di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar kali ini tak hanya menjadi selingan setelah ujian. Ia berubah menjadi ruang kecil tempat para siswa melepas penat, membangun kekompakan, dan mengingat bahwa sekolah tak melulu tentang nilai dan tugas, tetapi juga tentang kebersamaan dan pengalaman yang akan dikenang kelak.[T]

Reprter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: PendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pertumbuhan Ekonomi Saja Tidak Cukup  

Next Post

Adiluhung: Makna Luhur yang Kian Kabur

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails

Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak

by Jaswanto
July 6, 2026
0
Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak

UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan...

Read moreDetails

Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana

by Komang Puja Savitri
July 4, 2026
0
Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana

SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai...

Read moreDetails

Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
July 2, 2026
0
Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring...

Read moreDetails

The Darling Literary Collective: Membangun Jalan Baru bagi Sastra Indonesia

by Angelique Maria Cuaca
July 1, 2026
0
The Darling Literary Collective: Membangun Jalan Baru bagi Sastra Indonesia

SEBUAH teks sastra tidak pernah tumbuh sendirian. Agar sampai ke pembaca, ia hadir melalui banyak tangan: penerjemah yang memindahkan makna,...

Read moreDetails

Bermain, Belajar, dan Mencintai Alam Lewat Kakua Buta —Catatan dari Workshop Permainan Tradisional di Tabanan

by Wahyu Mahaputra
June 30, 2026
0
Bermain, Belajar, dan Mencintai Alam Lewat Kakua Buta —Catatan dari Workshop Permainan Tradisional di Tabanan

Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi...

Read moreDetails

Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

by Dede Putra Wiguna
June 26, 2026
0
Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

 “Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...

Read moreDetails

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails
Next Post
Adiluhung: Makna Luhur yang Kian Kabur

Adiluhung: Makna Luhur yang Kian Kabur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
Disobedience Day dan For Hati Baki, Ketika Keberanian Bertanya Menjadi Bentuk Cinta kepada Bali
Esai

Disobedience Day dan For Hati Baki, Ketika Keberanian Bertanya Menjadi Bentuk Cinta kepada Bali

TIDAK semua bentuk ketidakpatuhan merupakan tindakan negatif. Dalam sejarah peradaban manusia, justru banyak perubahan besar lahir dari keberanian seseorang mengatakan...

by Agung Sudarsa
July 6, 2026
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK
Esai

Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

BISA jadi akan muncul celetukan ‘kalo gak cocok sama gaji yah keluar saja, cari perguruan tinggi yang gajinya besar’. Celetukan...

by Nur Inayah Yushar
July 6, 2026
Pentingnya Menggali Tradisi agar Tidak Mati
Esai

Pentingnya Menggali Tradisi agar Tidak Mati

Tradisi merupakan akar kehidupan suatu masyarakat. Ia bukan sekadar kumpulan kebiasaan yang diwariskan dari generasi ke generasi, melainkan fondasi yang...

by Nyoman Mariyana
July 6, 2026
Membongkar Praktik Artistik Pada Puisi Sebatang Kara: Dalam Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”
Ulas Rupa

Membongkar Praktik Artistik Pada Puisi Sebatang Kara: Dalam Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

SEPERTI sajian pada menu makan bergizi, yang ditimbang, ditakar, hingga diukur kepada siapa porsi makan ini layak dihidangkan. Kepada tubuh...

by Mahesa Putra
July 6, 2026
Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”
Pameran

Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

PALEMBANG pada 21 Juni 2026 memang sedang garang-garangnya, seolah tidak menyisakan kulit untuk bersantai dan dibelai lembut oleh kehadirannya. Asmaran...

by Adwan SA
July 6, 2026
Antara Sakral dan Profan: Nyongkolan di Persimpangan Budaya Sasak
Kritik Seni

Antara Sakral dan Profan: Nyongkolan di Persimpangan Budaya Sasak

BENTANG alam Lombok tidak hanya sajikan keindahan panorama geografis, juga hadirkan teater kebudayaan yang terus bergerak. Kebudayaan Sasak, inti dari...

by Arief Rahzen
July 6, 2026
Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra
Panggung

Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh...

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak
Khas

Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak

UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan...

by Jaswanto
July 6, 2026
Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

Tari Kontemporer “Perempuan di Sawah” Membuka Singaraja Literary Festival 2026

PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti...

by Nyoman Budarsana
July 4, 2026
Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana
Khas

Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana

SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai...

by Komang Puja Savitri
July 4, 2026
“Mindfulness-Based Learning” alias Belajar Berbasis-Adnyana
Ulas Buku

“Mindfulness-Based Learning” alias Belajar Berbasis-Adnyana

KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love...

by I Nyoman Darma Putra
July 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co