16 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
in Khas
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

Pendampingan literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Buleleng│Foto: tatkala.co/Dede

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung menggunakan laptop, ada pula yang antusias memasukkan gambar dan tulisan ke dalam desain digital. Dari ruang kelas itu, mahasiswa S2 Pascasarjana Pendidikan Bahasa Undiksha mencoba mengenalkan satu hal penting: literasi kini tidak hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berkreasi di era digital.

Hari itu, Selasa pagi, 26 Mei 2026. Sekelompok mahasiswa S2 Pascasarjana Pendidikan Bahasa, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja angkatan 2025 hadir membawa pendampingan literasi kreatif berbasis digital di SD Negeri 7 Kampung Baru.

Sebanyak 14 siswa kelas VI mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dan kepekaan sosial yang mengusung pendampingan literasi tersebut. Kegiatan itu bukan sekadar kunjungan formal mahasiswa ke sekolah. Lebih dari itu, ada upaya memperkenalkan cara baru memahami literasi kepada anak-anak sejak dini.

Pendampingan literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Buleleng│Foto: tatkala.co/Dede

Kegiatan dibuka secara formal dan khidmat. Lagu Indonesia Raya dinyanyikan bersama, dilanjutkan doa, sambutan Kepala SD Negeri 7 Kampung Baru, sambutan Kaprodi S2 Pascasarjana Undiksha, hingga penyerahan kenang-kenangan kepada pihak sekolah dan seluruh siswa yang terlibat.

Namun, inti kegiatan dimulai setelah seremoni usai. Para siswa diajak mengikuti pendampingan literasi kreatif yang dikemas melalui pembuatan cerita berseri dan pelatihan penggunaan Canva.

Penyerahan kenang-kenangan kepada pihak sekolah dan perwakilan siswa│Foto: tatkala.co/Dede

 

Di awal kegiatan, siswa terlebih dahulu diberikan apersepsi. Mereka diminta membaca buku cerita yang telah dibagikan satu per satu. Setelah itu, anak-anak diarahkan menggambar hewan atau binatang yang muncul dalam imajinasi mereka. Dari aktivitas sederhana itu, suasana kelas perlahan berubah menjadi lebih hidup. Anak-anak mulai aktif berdiskusi, menunjuk gambar, hingga saling memperlihatkan hasil coretan mereka.

Setelah sesi pengantar selesai, para siswa dibagi menjadi enam kelompok yang masing-masing berisi dua orang. Setiap kelompok menerima panel gambar berseri yang nantinya harus dikembangkan menjadi sebuah cerita versi mereka sendiri.

Di sinilah proses kreatif itu dimulai.

Dengan antusias, para siswa mencoba menyusun alur cerita berdasarkan gambar yang mereka dapatkan. Ada yang masih malu-malu menuangkan ide, ada pula yang langsung aktif berdiskusi dengan temannya. Seluruh mahasiswa terlibat mendampingi dan membantu siswa selama proses berlangsung.

Pendampingan literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Buleleng│Foto: tatkala.co/Dede

 

Bagi sebagian besar siswa, pengalaman itu merupakan hal baru. Banyak di antara mereka yang belum mengenal apa itu fabel, termasuk belum pernah menggunakan Canva sebagai media pembelajaran digital.

Meski demikian, keterbatasan itu justru menjadi ruang belajar yang menarik. Mahasiswa tidak hanya mengajarkan cara menulis cerita, tetapi juga membantu siswa memahami bagaimana sebuah ide dapat diubah menjadi karya visual yang menarik.

Setelah cerita selesai ditulis, kegiatan dilanjutkan dengan pengaplikasian cerita ke dalam media Canva. Cerita yang sebelumnya masih berbentuk tulisan tangan kemudian ditransformasikan menjadi desain animasi sederhana dan cerita berseri digital.

Di beberapa sudut kelas, terlihat siswa mulai serius memperhatikan layar laptop. Mereka belajar memilih template, memasukkan teks, hingga menyusun gambar agar cerita tampil lebih menarik. Pendampingan dilakukan secara langsung oleh mahasiswa sehingga siswa bisa mengikuti prosesnya tahap demi tahap.

Pendampingan literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Buleleng│Foto: tatkala.co/Dede

 

I Gusti Ayu Made Sri Wirasani selaku Kepala SD Negeri 7 Kampung Baru, mengungkapkan bahwa sekolah sebenarnya telah memiliki berbagai program literasi. Beberapa di antaranya adalah Pojok Baca dan Liang Giri (Literasi Riang Pagi Hari).

Namun, menurutnya, kegiatan literasi di sekolah selama ini masih bersifat kontekstual dan belum menyentuh ranah digital.

“Di sekolah kami sudah ada kegiatan literasi yang dilaksanakan, seperti Pojok Baca dan Liang Giri (Literasi Riang Pagi Hari). Semua kegiatan itu kontekstual, belum menyentuh ranah digital. Jadi, kami harap, dengan kehadiran mahasiswa, bisa memberikan pembaharuan digitalisasi kepada para siswa serta para guru,” ungkap Sri Wirasani.

Kaprodi S2 Pascasarjana Undiksha, Prof. Dr. Ida Bagus Putrayasa, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SD Negeri 7 Kampung Baru yang telah menerima mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan kepekaan sosial tersebut.

“Literasi tentu bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi memaksimalkan pengetahuan lainnya, termasuk digital. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi sekolah, khususnya bagi para siswa yang terlibat hari ini,” ujar Prof. Putrayasa dalam sambutannya.

Sesi foto bersama di SD Negeri 7 Kampung Baru, Buleleng│Foto: tatkala.co/Dede

Di SD Negeri 7 Kampung Baru, proses itu tampak dimulai dari hal sederhana: membaca cerita, menyusun alur gambar, lalu mengubahnya menjadi karya digital.

Kegiatan kemudian ditutup setelah seluruh kelompok menyelesaikan hasil cerita mereka. Meski berlangsung dalam waktu singkat, pengalaman tersebut meninggalkan kesan tersendiri, baik bagi siswa maupun mahasiswa yang terlibat.

Bagi para siswa, itu mungkin menjadi pengalaman pertama membuat cerita digital mereka sendiri. Sementara bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata bahwa ilmu yang dipelajari di bangku perkuliahan dapat langsung diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

SD Negeri 7 Kampung Baru sendiri merupakan sekolah dasar negeri yang berada di wilayah kota Singaraja, di Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Sekolah yang berdiri sejak 1 Januari 1984 itu kini telah terakreditasi A. Dan, di sekolah itulah, benih-benih literasi digital mulai ditanamkan. Bukan dengan cara yang rumit, melainkan melalui cerita, gambar, dan pendampingan yang dekat dengan dunia anak-anak. [T]

Reprter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: bulelengPendidikanSDN 7 Kampung Barusekolah dasarSingaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Orang Bali Tetaplah Orang Bali

Next Post

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

by Wahyu Mahaputra
August 5, 2026
0
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

TAK bisa dipungkiri, "Under the Spell of the Batur Volcano" adalah sebuah buku penting tentang Batur. Dalam buku itu Batur...

Read moreDetails

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
0
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

Read moreDetails

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
0
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

Read moreDetails

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails
Next Post
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian
Panggung

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

ANAK-ANAK itu menebar senyum ceria. Di tengah halaman hijau yang teduh, mereka berlari, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi bersama teman-temannya. Ruang...

by Nyoman Budarsana
August 16, 2026
Sosok Misterius  |  Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Sosok Misterius  |  Cerpen Asmaran Dani

WARGA di Jalan XXX dibuat gempar sosok lelaki yang seperti sedang melakukan meditasi selama berbulan-bulan. Lelaki itu menghabiskan waktu dengan...

by Asmaran Dani
August 16, 2026
Psikodinamika Perubahan Bahasa Visual Sutjipto Adi  ——Dari Dunia yang Dilihat ke Dunia yang Dirasakan
Ulas Rupa

Psikodinamika Perubahan Bahasa Visual Sutjipto Adi  ——Dari Dunia yang Dilihat ke Dunia yang Dirasakan

SAYA berkesempatan menyaksikan pameran tunggal Sutjipto Adi (Mas Adi) yang dibuka pada malam 14 Agustus 2026, di Maya Sanur, Denpasar....

by I Wayan Sujana Suklu
August 16, 2026
Eksplorasi Musikal Gong Gede dalam Cipta Pagelaran Intermedium Ranu
Ulas Musik

Eksplorasi Musikal Gong Gede dalam Cipta Pagelaran Intermedium Ranu

GONG Gede memiliki karakter bunyi yang kuat. Kesan agung, monumental, dan berwibawa menjadi salah satu cirinya. Namun, di balik karakter...

by I Made Kartawan
August 16, 2026
Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar
Pendidikan

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana tahun 2026 melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sanding, Kecamatan...

by tatkala
August 16, 2026
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang
Khas

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara
Tualang

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital
Pendidikan

Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

KESEHATAN mental remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau sekolah. Keluarga memiliki peran penting dalam mengenali perubahan yang...

by tatkala
August 16, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Mengejar Embun Upas ——Saat Manusia Memburu Keajaiban yang Hanya Bertahan Sebentar di Dieng

Bagaimana mungkin satu fenomena alam yang sama dapat menjadi keajaiban bagi seseorang dan penderitaan bagi orang lain? Kita menunggu embun...

by Tri Nugroho Adi
August 16, 2026
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah
Khas

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan
Bahasa

Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

 “Kenapa nama anakmu keindia-indiaan banget? Agak aneh rasanya.” Pertanyaan dan pernyataan itu terlontar dari seorang teman yang penasaran saat mendengar...

by I Made Sudiana
August 15, 2026
Bercakap-cakap tentang Sabung Ayam bersama Clifford Geertz
Esai

Bercakap-cakap tentang Sabung Ayam bersama Clifford Geertz

SAYA kembali membuka buku The Interpretation of Cultures karya Clifford Geertz setelah membaca sebuah berita tentang seorang lelaki yang tewas...

by Angga Wijaya
August 15, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co