29 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
August 9, 2026
in Khas
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat Batur dengan desa-desa lain serta berbagai pihak yang ikut menjaga keberlangsungan adat dan kebudayaannya. Hubungan tersebut kembali ditegaskan melalui penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Desa Adat Batur memberikan penghargaan kepada dua desa dan tiga orang seniman yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap Desa Adat Batur. Penganugerahan dilakukan langsung oleh Palinggih Dane Jero Gede Duhuran Batur.

Ada dua kategori anugerah yang diberikan. “Batur Paramanugraha” merupakan penghargaan tertinggi Desa Adat Batur yang diberikan kepada Desa Adat Bayung Gede dan Desa Adat Kintamani. Penghargaan tersebut menjadi bentuk ucapan terima kasih dan apresiasi atas sumbangsih serta peran kedua desa adat dalam proses evakuasi dan relokasi Desa Adat Batur dan Pura Ulun Danu Batur setelah peristiwa Rarud Batur 1926.

Peristiwa Rarud Batur menjadi bagian penting dalam sejarah masyarakat Batur. Setelah erupsi Gunung Batur pada 1926, masyarakat Batur harus meninggalkan wilayah asal dan membangun kembali kehidupan di tempat yang baru. Dalam proses tersebut, Desa Adat Bayung Gede dan Desa Adat Kintamani menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Batur dalam menghadapi situasi pascabencana.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

Penghargaan “Batur Paramanugraha” karena itu tidak semata-mata diberikan atas hubungan antardesa pada masa kini. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk pengakuan terhadap peran kedua desa dalam sejarah kebertahanan masyarakat Batur.

Selain dua desa, Desa Adat Batur juga memberikan “Batur Kawinugraha” kepada tiga seniman yang dinilai berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan Batur. Ketiganya adalah Pande Putu Abdi Jaya Prawira, S.S., M.Hum., sastrawan; Dr. I Wayan Suharta, S.S.Kar., M.Si., seniman karawitan; dan Prof. Dr. Ida Ayu Trisnawati, S.S.T., M.Si., seniman tari.

Pande Putu Abdi merupakan sastrawan Bali yang mengarang Kakawin Kretanjali Ida Bhatari Sakti Batur. Kakawin tersebut terdiri atas 11 bait dan ditujukan khusus sebagai pemujaan kepada Ida Bhatari Sakti Batur. Karya sastra ini menjadi salah satu bentuk kontribusi seniman dalam mengembangkan ekspresi kebudayaan yang berkaitan dengan Desa Adat Batur.

Sementara itu, I Wayan Suharta dan Prof. Ida Ayu Trisnawati merupakan pencipta tari dan tabuh “Tirtha Mahamreta Pratistha”. Karya tersebut lahir sebagai respons terhadap konsep spiritual Batur yang mengagungkan 11 air suci atau tirta solas milik Ida Bhatari Batur.

“Tirtha Mahamreta Pratistha” lahir melalui program Nawacitta Swabudaya ISI Bali di Desa Adat Batur. Dalam perkembangannya, karya tari dan tabuh tersebut kemudian menjadi maskot Desa Adat Batur.

Penghargaan kepada tiga seniman itu memperlihatkan bentuk lain dari hubungan masyarakat Batur dengan kebudayaan. Jika “Batur Paramanugraha” berkaitan erat dengan sejarah dan hubungan antardesa, “Batur Kawinugraha” diberikan kepada mereka yang berkontribusi melalui karya seni dan pengembangan kebudayaan.

Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Batur Village Festival 2026 yang digelar dalam rangka peringatan 100 Tahun Rarud Batur. Jero Gede Duhuran Batur menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi selama pelaksanaan festival.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

“Seperti yang telah diketahui, bahwa Peringatan 100 Tahun Rarud Batur merupakan kegiatan yang digelar sebagai momentum mengingat perjuangan leluhur Batur bertahan dan bangkit pasca-erupsi Gunung Batur pada 1926,” katanya.

Bagi Jero Gede Duhuran Batur, perjalanan masyarakat Batur setelah bencana tersebut tidak dapat dilepaskan dari hubungan kekerabatan yang telah dibangun dengan berbagai pihak. Hubungan itu mencakup pemerintah, puri, maupun desa-desa sahabat.

“Semua yang telah dilalui Batur selama ini, hingga kami bisa bertahan dari bencana adalah buah dari hubungan yang lekat dengan berbagai unsur, yang telah dilakukan sejak lama oleh leluhur kami,” katanya.

Menurut Jero Gede Duhuran Batur, hubungan yang telah dibangun oleh leluhur tersebut perlu diteruskan oleh generasi sekarang. Hubungan baik dengan pemerintah, puri, dan desa-desa sahabat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan Batur.

“Sekarang kami sebagai generasi muda sudah sewajarnya untuk meneraskan jejak leluhur tersebut. Oleh karena itu, kami tidak henti-hentinya memohon untuk meningkatkan hubungan baik ini sebagai piranti ayah-ayahan yang utama kepada Ida Bhatari,” katanya.

Sebagai wakil masyarakat Batur, Jero Gede Duhuran Batur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan Batur.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

“Saya sebagai wakil masyarakat hanya mampu mengucapkan terima kasih atas segala upaya dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin membawa kebaikan bagi masyarakat Batur.

“Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberi anugerah, sehingga semua tanaman menghasilkan panen yang baik dan semua pekerjaan berpahala yang baik,” katanya.

Peringatan 100 Tahun Rarud Batur dengan demikian tidak hanya menjadi ruang untuk mengingat peristiwa 1926. Melalui berbagai kegiatan, termasuk Batur Village Festival, masyarakat Batur juga mengingat kembali pihak-pihak yang pernah hadir dalam perjalanan sejarahnya dan mereka yang kini turut mengembangkan kebudayaan Batur.

Dalam sambutan Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya, Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang menghubungkan kebudayaan, kehidupan spiritual, ekonomi kreatif, dan partisipasi masyarakat.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

“Festival seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana budaya, spiritualitas, ekonomi kreatif, dan partisipasi masyarakat dapat berjalan beriringan sehingga menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang berkualitas, bermartabat, dan berkelanjutan, sebagaimana diamanatkan dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” katanya.

Pemerintah Provinsi Bali juga berharap Batur Village Festival tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Festival tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada dunia, menarik wisatawan berkualitas, memperkuat posisi Bali sebagai destinasi budaya, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku seni, UMKM, dan masyarakat.

Di tengah peringatan satu abad Rarud Batur, penghargaan kepada dua desa dan tiga seniman menjadi bagian dari upaya Desa Adat Batur untuk mencatat kembali hubungan yang telah terbentuk dalam perjalanan sejarahnya. Penghargaan tersebut juga menunjukkan bahwa keberlanjutan kebudayaan Batur dibangun melalui keterlibatan banyak pihak, baik melalui hubungan sosial dan sejarah maupun melalui karya seni.[T]

Sumber/Penulis: Rilis/Rusdy Ulu
Editor: Jaswanto

Tags: Batur KawinugrahaBatur ParamanugrahaBatur Village FestivalBatur Village Festival 2026Rarud Batur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

Next Post

Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan
Esai

Siapa Membiayai Pangan Kita? ——Membuka Jalan Investasi Syariah ke Sektor Pangan

MAKANAN sehari-hari yang kita konsumsi tentu tidak hadir begitu saja di atas meja makan kita. Sepiring nasi tidak lahir begitu...

by Muhammad Farras Hanif
August 29, 2026
Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana
Ulas Rupa

Seni Rupa Anomali Cokot dan Putu Fajar Arcana

PADA tulisan kali ini, saya ingin menekuni proses kreatif karya rupa Putu Fajar Arcana yang bagi saya cukup menarik. Pasalnya,...

by Hartanto
August 29, 2026
Telenovela
Esai

Sebelum Bali Dituduh Rasis, Ada Seorang Ibu yang Sedang Makan

SEBELUM Bali dituduh rasis, ada seorang ibu yang sedang makan. Kalimat itu mungkin terdengar terlalu sederhana untuk sebuah perkara yang...

by Angga Wijaya
August 29, 2026
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar
Pendidikan

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

by Rusdy Ulu
August 29, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

LEVEL PERDEBATAN DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 29 Agustus 2026 Hindu mengenal struktur epistemologi yang berjenjang. Artinya apa? Hindu tidak memaksakan satu...

by Sugi Lanus
August 29, 2026
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka
Khas

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Di Bawah Lampu Kerlap-Kerlip: Membaca Fenomena “Coffee Shop” sebagai Teks Budaya

"Segelas kopi tidak pernah hanya berisi kopi. Di dalamnya terseduh sejarah, identitas, percakapan, bahkan cara manusia memahami dirinya sendiri." MENJELANG...

by Tri Nugroho Adi
August 28, 2026
Kemarau di Kalianget
Buku Tatkala

Kemarau di Kalianget

Judul: Kemarau di Kalianget Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Luh Arik Sariadi ISBN: Masih dalam proses Tebal: 145 halaman...

by Buku Tatkala
August 28, 2026
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru
Pendidikan

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar
Esai

BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar

Kebudayaan tidak pernah benar-benar hidup hanya karena diwariskan. Sebuah tradisi akan tetap hidup apabila pengetahuan, nilai, simbol, dan ingatan yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 27, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Destinasi “Detour”: Tren Wisata Alternatif Menyimpang Rute Utama

BERWISATA kadang berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Di awal perjalanan sudah ditentukan destinasi wisata mana yang akan dikunjungi. Namun...

by Chusmeru
August 27, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [7]: Rezim Algoritma dan Pembubaran Standar Sastra

Semua tekanan yang sudah diuraikan dalam bagian-bagian sebelumnya bisa dibaca sebagai masalah-masalah yang terpisah. Namun semuanya adalah gejala dari satu...

by Andre Syahreza
August 26, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co