17 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
in Khas
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

Pembekalan pengembangan karier bagi calon wisudawan UPMI Bali 2026, (14/8)│Foto: Dok. UPMI Bali

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan. Hayo, siapa yang mau?”

Tantangan itu meluncur begitu saja dari Ida Bagus Agung Brahmadiguna, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Tolet, di hadapan ratusan calon wisudawan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali). Tentu tawaran semacam itu tidak biasa muncul dalam sebuah kegiatan pembekalan karier. Namun, bukan Gus Tolet namanya kalau tidak membawa ide spontan dan kreatif.

Jumat, 14 Agustus 2026, di Auditorium Redha Gunawan, UPMI Bali, suasana pembekalan pengembangan karier calon wisudawan UPMI Bali 2026 itu pun menjadi lebih cair. Di tengah pembicaraan tentang masa depan, pekerjaan, dan dunia pendidikan, Gus Tolet justru membuka kemungkinan-kemungkinan lain. Bagaimana kreativitas, pendidikan, media sosial, dan industri kreatif dapat berjalan beriringan.

Tidak ada peserta yang langsung menyambut tantangan tersebut. Entah karena belum yakin dengan tawaran itu atau masih ragu apakah Gus Tolet benar-benar serius. Ia kemudian kembali membuka kesempatan.

“Begini saja. Saya tunggu, kalau ada yang berminat, silakan DM saya.”

Dari kiri ke kanan, I Made Adnyana, Gung Trisna, Gus Tolet│Foto: Dok. UPMI Bali

Tawaran itu bukan sekadar gimmick. Di baliknya ada pengalaman panjang seorang Gus Tolet dalam membangun ruang kreatif. Ia merupakan founder Handmad Campah (clothing) sekaligus penggagas PICA Fest. Ia juga terlibat dalam berbagai gerakan dan komunitas, antara lain 2Tak Menolak Punah, Pop Plant Market, Good Karma Land, Good Vespa, Komunitas Reptile Bali, serta Agata (Anak Gaul Tabanan).

Perjalanan itulah yang kemudian menjadi bagian penting dari cerita yang ia bagikan kepada calon wisudawan.

Gus Tolet mengisahkan masa lalunya yang tidak langsung berjalan mulus. Ia sempat mencoba beberapa pekerjaan sebelum akhirnya menemukan passion di dunia desain. Dari sana, ia mulai membangun brand sendiri dan membuka toko pakaian. Namun, kreativitasnya tidak berhenti pada urusan bisnis. Ia kemudian membentuk komunitas, menggagas berbagai acara, dan terlibat dalam kegiatan sosial.

Pengalaman tersebut menjadi pijakan ketika ia berbicara tentang pilihan karier kepada calon wisudawan UPMI Bali. Menurutnya, persoalan terpenting setelah lulus bukan semata-mata memilih satu profesi dan meninggalkan kemungkinan lainnya. Yang lebih penting adalah berani memulai sesuatu dari hal yang disukai, kemudian membiarkannya berkembang ke berbagai kemungkinan. Termasuk bagi mereka yang memilih jalan sebagai guru.

Lima penanya beruntung mendapatkan hadiah dari Gus Tolet sebagai tanda apresiasi│Foto: Dok. UPMI Bali

Sebagian besar calon wisudawan UPMI Bali memang diproyeksikan melanjutkan karier di dunia pendidikan. Bagi Gus Tolet, hal itu justru menarik. Ia mengaku kagum melihat masih banyak anak muda yang memiliki minat dan semangat menjadi guru.

“Saya benar-benar tidak menyangka. Kalian akan melakukan hal yang penting, mendidik generasi berikutnya. Bagi saya, ini keren,” kata Gus Tolet.

Menjadi guru, dalam pandangannya, tidak berarti seseorang harus menutup pintu terhadap bidang lain. Ia melihat peluang berkembang justru terbuka ketika seseorang berani mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Media sosial, misalnya, telah membuat banyak guru memiliki ruang baru untuk berkarya. Tidak sedikit guru yang membuat konten dan membangun audiens dengan tetap membawa tema pendidikan.

Karena itu, Gus Tolet mendorong calon wisudawan agar tidak terlalu lama berhenti pada keraguan.

Rektor UPMI Bali (kiri) memberikan sertifikat kepada dua narasumber│Foto: Dok. UPMI Bali

“Kalau kalian punya ide dan mau mencoba, jangan terlalu banyak bertimbang. Ujung-ujungnya, nggak jadi melangkah. Jeg gas saja dulu, curhatnya belakangan. Bisa atau tidak bisa itu tentang kemampuan, kuat atau tidak kuat itu tentang mental,” tegasnya.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat pembekalan yang memang dirancang untuk membuka pandangan calon wisudawan terhadap dunia setelah kampus. Ketua panitia kegiatan yang juga Kepala Pusat Pengembangan Karier (PPK) dan Tracer Study UPMI Bali, Luh Putu Swandewi Antari, S.H., M.H., mengatakan kegiatan sengaja menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi dan akademisi.

Harapannya, calon wisudawan tidak hanya mengetahui peluang karier yang tersedia, tetapi juga semakin mantap melangkah meniti masa depan. Pengalaman praktisi seperti Gus Tolet dapat memberi gambaran bahwa perjalanan karier tidak selalu berlangsung lurus. Sementara perspektif akademisi memberikan bekal yang lebih dekat dengan bidang pendidikan yang akan mereka lakoni.

Pembekalan pengembangan karier bagi calon wisudawan UPMI Bali 2026, (14/8)│Foto: Dok. UPMI Bali

Perspektif itu salah satunya datang dari Dr. I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika, S.Pd., M.Pd., dosen UPMI Bali sekaligus Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UPMI Bali. Gung Trisna memaparkan peluang pengembangan karier bagi calon wisudawan, khususnya mereka yang ingin menekuni profesi sebagai tenaga pendidik.

Salah satu jalannya adalah mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka kesempatan kerja sebagai guru profesional.

“Kalau ada yang bertanya setelah wisuda nanti mau jadi apa? Kalian bisa memilih menjadi guru atau memilih berkarier di bidang lain. Tapi kalau bisa dipilih dan dijalankan keduanya, kenapa tidak?” ujar Gung Trisna.

Dua perspektif itu bertemu pada satu gagasan─kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk menentukan arah. Gelar sarjana memang membuka pintu, tetapi langkah berikutnya tetap ditentukan oleh keberanian untuk mencoba, kemampuan untuk berkembang, dan kesiapan menghadapi perubahan.

Pembekalan pengembangan karier bagi calon wisudawan UPMI Bali 2026, (14/8)│Foto: Dok. UPMI Bali

Pembekalan yang dimoderatori I Made Adnyana, dosen UPMI Bali sekaligus podcaster di kanal YouTube Oke Made, berlangsung dalam suasana yang cair dan hangat. Kehadiran Gus Tolet membuat pembicaraan karier terasa dekat dengan pengalaman sehari-hari anak muda, sementara pemaparan Gung Trisna menguatkan pilihan mereka yang hendak melanjutkan jalan di dunia pendidikan.

Pada akhirnya, tantangan Rp1,5 juta per bulan dari Gus Tolet mungkin saja hanya akan berhenti sebagai sebuah kesempatan yang ditawarkan dari atas panggung. Namun, bagi calon wisudawan yang hadir, pesan yang dibawanya jauh lebih besar daripada tawaran membuat konten.

Ada keberanian untuk mencoba. Ada kemungkinan untuk menggabungkan profesi dengan kreativitas. Dan, ada satu pengingat sederhana bahwa masa depan tidak selalu harus dipilih dari dua jalan yang saling berlawanan. Terkadang, seperti kata Gung Trisna, keduanya justru bisa dijalankan beriringan. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: PendidikanUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

Next Post

Mengejar Embun Upas ——Saat Manusia Memburu Keajaiban yang Hanya Bertahan Sebentar di Dieng

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Mengejar Embun Upas ------Saat Manusia Memburu Keajaiban yang Hanya Bertahan Sebentar di Dieng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali Dilucuti Berkali-kali: Dari Krisis Moneter hingga Krisis Bahan Bakar
Esai

Bali Dilucuti Berkali-kali: Dari Krisis Moneter hingga Krisis Bahan Bakar

SUASANA di sekitar Lapangan Puputan padat seperti biasa ketika saya dan rekan-rekan tim lainnya mengakhiri tugas di salah satu kawasan...

by Pande Susan
October 17, 2026
Krisis BBM dan Ujian Transportasi Publik Bali
Esai

Krisis BBM dan Ujian Transportasi Publik Bali

Ada yang berbeda dari jalanan Denpasar pada pertengahan Oktober ini. Jalan-jalan yang biasanya dipenuhi sepeda motor dan mobil terlihat lebih...

by Angga Wijaya
October 17, 2026
Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir
Buku Tatkala

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir

Judul: Panduan Lumut -- Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putri Wijaya ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 17, 2026
Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM
Esai

Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM

LIMA hari sudah antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memenuhi SPBU di Pulau Bali. Antrean itu tidak hanya...

by I Wayan Artika
October 16, 2026
Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow
Esai

Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow

BAYANGKAN seorang tenaga medis yang baru saja menerima panggilan darurat. Seorang pasien membutuhkan pertolongan segera dan sudah terbaring di meja...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 16, 2026
Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan
Esai

Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan

ADA kejanggalan ketika mendapatkan bensin harus dirayakan sebagai sebuah kemenangan. Warga rela mengantre berjam-jam, menanti hingga dini hari, bahkan mengorbankan...

by Dede Putra Wiguna
October 16, 2026
Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali
Bahasa

Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

SECARA pribadi, saya sebisa mungkin menghindari antrean BBM di Bali saat ini. Saya pernah berada di posisi itu dahulu, dan...

by I Made Sudiana
October 16, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Selembar Kain di Antara Aku dan Dunia: Ritual Menutup Gorden Ketika Senja

Ada sebuah tindakan kecil yang hampir selalu kita lakukan tanpa pernah bertanya mengapa. Ketika sore mulai turun, cahaya matahari perlahan...

by Tri Nugroho Adi
October 16, 2026
Hukum Tanah Air Bali
Buku Tatkala

Hukum Tanah Air Bali

Judul: Hukum Tanah Air Bali Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Made Pria Dharsana ISBN: Masih dalam proses Tebal:...

by Buku Tatkala
October 17, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Kemping yang Mencekam

LIBUR semester telah tiba. Mahasiswa dan anak sekolah dapat bersantai. Agung Santoso berencana memanfaatkan libur itu bersama keluarga. Ia ingin...

by Chusmeru
October 15, 2026
𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈
Pameran

𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈

Menteri Luar Negeri India, 𝐃𝐫. 𝐒. 𝐉𝐚𝐢𝐬𝐡𝐚𝐧𝐤𝐚𝐫, 12 Oktober 2026, membuka pameran 𝑁𝑖𝑟ā𝑚𝑎𝑦ā𝑡𝑎: 𝐻𝑒𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑎𝑛𝑑 𝑊𝑒𝑙𝑙𝑏𝑒𝑖𝑛𝑔 𝑖𝑛 𝑆𝑜𝑢𝑡ℎ 𝐴𝑠𝑖𝑎𝑛 𝑇𝑒𝑥𝑡𝑠...

by tatkala
October 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Perjanjian Kawin Campuran dan Hak Mewaris: Ketika Pisah Harta Berhadapan dengan Hak Pasangan yang Ditinggalkan

PERJANJIAN perkawinan dibuat untuk memberikan kepastian hukum atas harta suami dan istri. Namun, bagaimana jika kesepakatan pisah harta yang semula...

by I Made Pria Dharsana
October 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co