26 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
in Khas
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

Tut Karben memaparkan visi, misi, dan gagasannya di hadapan warga│Foto: tatkala.co/Dede

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru beroperasi hampir sebulan, Warung Babi Guling Dek Prama, ratusan warga duduk berhadap-hadapan. Perhatian warga tertuju pada seorang lelaki yang berbicara dari tengah-tengah mereka.

I Ketut Karben Wardana, atau akrab disapa Tut Karben, malam itu datang bersama timnya untuk memperkenalkan diri sebagai bakal calon Perbekel Guwang. Ia memaparkan visi dan misi sekaligus menyampaikan sejumlah gagasan yang ingin dibawa jika kelak mendapat kepercayaan memimpin Desa Guwang. Warga dari Banjar Danginjalan dan sejumlah banjar di sekitarnya hadir menyimak.

Suasananya bukan sekadar pertemuan untuk mendengar paparan. Warga dari berbagai usia, mulai remaja hingga lansia, turut hadir. Mereka menyimak, memberikan masukan, dan menyampaikan usul kepada Tut Karben. Ada harapan agar siapa pun yang terpilih nanti mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi desa.

Para warga menyimak pemaparan Tut Karben│Foto: tatkala.co/Dede

Guwang sendiri tengah memasuki masa transisi kepemimpinan. Pada 20 September 2026, warga akan memilih Perbekel baru. Dalam sistem pemerintahan desa, perbekel memiliki kedudukan, tugas, dan wewenang seperti kepala desa di daerah lain, termasuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Seperti lazimnya menjelang pemilihan, para calon mulai menemui masyarakat dan memperkenalkan gagasan masing-masing. Pada akhirnya, warga akan menilai calon pemimpin dari berbagai hal, termasuk sepak terjang, empati, integritas, serta kemampuan menjadi pengayom masyarakat.

Bagi Tut Karben, perjumpaan dengan warga bukan hal baru. Sebelum maju sebagai bakal calon perbekel, ia merupakan mantan Bendesa Adat Guwang. Dalam posisi tersebut, ia telah terlibat dalam sejumlah persoalan dan pengembangan potensi desa.

 

Tut Karben bersama masyarakat Guwang memperjuangkan tanah desa di Pengadilan Negeri Gianyar, (2021)│Foto: ist

Pada 2021, misalnya, ia turut memperjuangkan aset dan lahan fasilitas umum milik Desa Adat Guwang, seperti area sekolah, pasar, dan kantor desa, dalam sengketa hukum di Pengadilan Negeri Gianyar. Ia juga terlibat dalam pengembangan potensi lokal, termasuk objek wisata geologi dan petualangan Hidden Canyon Beji Guwang serta pementasan seni Barong and Keris Dance.

Sejak 2017, Tut Karben juga memprakarsai pengelolaan sumber mata air suci atau beji di desa adat. Pengelolaan itu dilakukan bersama pemerintah agar sumber air tersebut dapat dikelola secara higienis dan memberi manfaat bagi kesejahteraan krama desa melalui produk Toya Beji. Di bidang ekonomi, ia turut mendukung pendirian unit usaha ekonomi desa adat, seperti Tenten Mart yang kini menjadi Guwang Mart, melalui konsep Baga Usaha Padruenan Desa Adat (BUPDA).

Namun, pengalaman tersebut tidak membuat Tut Karben menganggap kemenangan sebagai sesuatu yang pasti. Ia menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan dan pilihan masyarakat.

“Semua bisa saja terjadi. Semua tergantung restu dari Tuhan. Kalau memang saya diberikan kepercayaan sepenuhnya oleh Tuhan dan masyarakat, saya akan siap melakoninya dengan tulus,” katanya.

Ketika warga memberikan masukan│Foto: tatkala.co/Dede

Di hadapan warga, ia menegaskan alasan utama dirinya maju. Bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan keinginan untuk mengabdi kepada desa dan masyarakat.

“Tujuan saya mencalonkan diri memang atas dasar ingin mengabdi untuk desa dan masyarakat. Selagi saya diberikan kesehatan, saya akan melayani desa semaksimal saya,” ujar Tut Karben.

Salah satu program kerja yang ia tawarkan adalah LaporKel/HaloKel. Melalui program tersebut, warga dapat menghubunginya selama 24 jam untuk menyampaikan persoalan atau urusan yang membutuhkan perhatian.

“Warga boleh menghubungi saya selama 24 jam. Akan saya layani. Bila perlu, saya langsung yang menindaklanjuti urusan apa pun itu,” katanya lantang, disambut sorakan warga.

Paparan Tut Karben kemudian bergerak dari satu bidang ke bidang lain. Ia menyampaikan gagasan mengenai kesehatan, pendidikan, pertanian, pariwisata, dan berbagai bidang lainnya. Warga menyimak dengan saksama, sembari memberikan masukan dan usul.

Tut Karben memaparkan visi, misi, dan gagasannya di hadapan warga│Foto: tatkala.co/Dede

 

Di tengah pertemuan itu, Tut Karben juga menempatkan perjuangannya bukan sebagai perjuangan seorang diri. Ia mengajak warga untuk bergerak bersama. “Yang jelas, saya siap berjuang demi Desa Guwang. Tetapi, dengan bantuan dari seluruh warga, bersama-sama kita capai tujuan menjadikan Guwang desa yang unggul.”

“Dulu, ketika awal-awal saya memprakarsai berbagai program dan gerakan, masih banyak isu simpang siur yang beredar. Tapi saya jadikan itu sebagai vitamin. Sekarang terbukti, apa yang kita konsistenkan, niscaya akan ada masanya berjaya,” pungkasnya.

Meski membawa rekam jejak dan gagasannya sendiri, Tut Karben tidak merasa berada di atas calon lain. Menurutnya, setiap calon memiliki pemikiran yang sama, yakni keinginan untuk memajukan Desa Guwang. Siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan masyarakat, ia meyakini tujuan akhirnya tetap sama: membangun desa.

Karena itu, ia menyatakan siap mendukung langkah tersebut sepenuhnya.

Bagi Tut Karben, Guwang telah menjadi desa yang maju, visioner, dan terbuka. Nilai itulah yang ingin ia jaga sekaligus tingkatkan. Kini, tinggal waktu yang akan menentukan ke mana arah pilihan warga. Pada 20 September 2026 mendatang, masyarakat Guwang akan menentukan siapa pemimpin mereka. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Desa GuwangGianyarperbekel
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

Next Post

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails
Next Post
Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ------Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono
Ulas Rupa

Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Titik Balik Spiritual dan Sikap Politik Susilo Bambang Yudhoyono

PADA siang yang membakar, saya berebut jalanan Surabaya menuju Voza Tower di Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal. Di...

by Jaswanto
September 26, 2026
Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka
Ulas Musik

Hitam dan Biru: Karakter Barasuara dan Pelajaran Menerima Luka

DI antara sembilan lagu yang mengisi album ketiga Barasuara, Jalaran Sadrah, ada satu nomor yang tidak berusaha tampil paling riang...

by Putu Gangga Pradipta
September 25, 2026
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran
Esai

Tetap Sehat dan Tetap Berguna Saat Menua

SEMUA orang ingin hidup panjang. Salah satu sosok yang sering menjadi inspirasi ketika membicarakan umur panjang adalah Dr. Shigeaki Hinohara,...

by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
September 25, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Topeng yang Dianggap Wajah: Mencari Keaslian Diri di Zaman Citra

Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri: apakah masih ada manusia yang sungguh-sungguh menjadi dirinya sendiri? PERTANYAAN ini terdengar sederhana, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
September 25, 2026
Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan
Esai

Titik Permulaan Kesejahteraan Hewan

SERINGKALI orang orang memulai suatu kebijakan berdasarkan aspirasi normative dan ideologi. Dimana yang menjadi fokus utama adalah bagaimana penerapan ini...

by Doni Sugiarto Wijaya
September 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Takut Korupsi? Kayak Anak Kecil Aja

BELAKANGAN ini banyak berita soal korupsi yang membuat khawatir. Kalau KPK sukses menangkapi oknum yang melanggar hukum maka korupsi sudah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 24, 2026
Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12
Ulas Film

Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12

SAYA saya masih duduk di bangku SMP, saya pernah bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan terjadi jika saya bisa...

by Yoga Wismantara
September 24, 2026
Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998
Ulas Film

Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998

PERKEMBANGAN ekonomi dalam masyarakat biasanya memicu berbagai perubahan pada pasar yang kemudian berdampak pada kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya....

by Arya Dhamma Nanda
September 24, 2026
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar
Khas

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

by Jaswanto
September 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

66 Tahun UUPA —Di Tengah 81 Tahun Kemerdekaan, Antara Cita-Cita dan Realitas Agraria Menakar Konsistensi Negara dalam Mewujudkan Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat

Enam puluh enam tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan 81 tahun Indonesia merdeka merupakan momentum penting untuk kembali bertanya: sejauh...

by I Made Pria Dharsana
September 24, 2026
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co