25 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
in Khas
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

Beberapa buku antologi puisi dan cerpen siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah yang sama, barangkali bukan perkara sederhana. Diperlukan kesungguhan, kepekaan, dan kerja sama agar setiap karya tetap menghadirkan suara personal, namun tetap berpadu dalam harmoni tema yang utuh. Antologi cerpen ini lahir dari proses tersebut, sebuah perjumpaan antara keberagaman gagasan dengan semangat kebersamaan.

Di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), proyek penyusunan buku antologi tidak sekadar menjadi tugas akademik biasa. Kegiatan tersebut justru dijadikan bagian dari ujian blok yang harus dilalui siswa kelas X dan XI dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pada semester ganjil, seluruh siswa kelas X mendapat tugas membuat antologi puisi. Sementara pada semester genap, giliran siswa kelas XI menyusun antologi cerpen. Setiap kelas mengerjakan satu buku kolektif sebagai bentuk pemenuhan pembelajaran.

Sebagai sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran blok, Kesbam memiliki pola belajar yang berbeda dibanding sekolah pada umumnya. Dalam satu semester, durasi pembelajaran dibagi menjadi dua periode masing-masing selama tiga bulan. Pada setiap blok, siswa akan fokus mempelajari beberapa mata pelajaran tertentu, sementara pelajaran lainnya akan dipelajari pada blok berikutnya. Pengecualian diberikan pada mata pelajaran produktif sesuai jurusan yang tetap berjalan secara berkelanjutan. SMK Kesehatan Bali Medika sendiri memiliki empat jurusan, yakni Keperawatan dan Caregiving, Farmasi Klinis dan Komunitas, Teknologi Laboratorium Medik, serta Manajemen Perkantoran Layanan Bisnis.

Di tengah pola pembelajaran yang cukup padat tersebut, proyek antologi puisi dan cerpen menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih reflektif sekaligus kreatif. Dalam Kurikulum Merdeka yang kini beralih menjadi Kurikulum Nasional, sistem penilaian memang tidak lagi hanya bertumpu pada tes tertulis. Sekolah diberikan ruang untuk menerapkan asesmen berbasis proyek, yakni metode evaluasi yang menilai siswa melalui karya, presentasi, maupun penyelesaian masalah nyata. Pendekatan ini dianggap lebih mampu mengukur kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kolaborasi siswa dibanding sekadar hafalan materi.

Karena itu, proyek buku antologi dipilih sebagai bentuk ujian yang dinilai lebih relevan dengan materi puisi dan cerpen yang sedang dipelajari siswa. Dalam prosesnya, para siswa tidak hanya diminta menulis. Mereka juga belajar membaca karya, melakukan revisi, menyunting tulisan, hingga menyusun buku bersama-sama. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran literasi.

Sebagai guru pengampu, saya memandang kegiatan ini bukan hanya pemenuhan tugas akademik semata, melainkan juga sebagai ruang pembentukan karakter. Melalui proses kreatif tersebut, siswa belajar membuat karya dengan tanggung jawab estetik sekaligus etis. Mereka diajak memahami bahwa puisi dan cerpen bukan hanya tentang menceritakan sesuatu, tetapi juga tentang kepekaan terhadap diri sendiri, sesama, dan lingkungan sekitar.

Menariknya, sebagian besar karya siswa lahir dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka sendiri. Ada yang menulis tentang kisah asmara remaja, hubungan keluarga, pengalaman di sekolah, hingga pergulatan batin yang mereka alami sehari-hari. Tulisan-tulisan itu hadir dengan bahasa yang jujur dan apa adanya, memperlihatkan bagaimana para siswa memandang dunia di sekitar mereka.

Dari karya-karya tersebut, guru dapat melihat cara berpikir dan kondisi psikologis siswa yang tercermin dalam setiap karya. Cerita dan puisi yang dihasilkan juga menjadi media refleksi diri bagi para siswa. Di sisi lain, para siswa pun dapat belajar memahami pengalaman teman-temannya melalui kisah yang dibuat.

Dalam proses penyusunan dan penyuntingan karya, saya juga dibantu oleh Mohammad Hasbi Romadhoni, S.S. Kami bersama-sama mendampingi proses kurasi hingga editing. Pendampingan itu dilakukan bukan untuk menghilangkan karakter tulisan siswa, melainkan membantu mereka memahami bagaimana sebuah karya dapat disusun dengan lebih baik dan lebih rapi. Dalam proses ini, siswa pun menjadi lebih memahami bagaimana penulisan serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Kendati demikian, tantangan tetap ada. Di tengah perkembangan teknologi, beberapa karya siswa juga terindikasi menggunakan bantuan AI (artificial intelligence). Kehadiran AI memang menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam dunia pendidikan saat ini. Namun kondisi tersebut tidak serta-merta dipandang sebagai ancaman.

Sebaliknya, justru penting beradaptasi dengan perkembangan teknologi tersebut. Siswa seharusnya diarahkan agar mampu menggunakan AI secara bijak dan maksimal, bukan menjadikannya sebagai pengganti kemampuan berpikir. AI diharapkan hadir sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran, bukan sebagai ‘pembantu’ yang mengambil alih seluruh pekerjaan kreatif mereka.

Walaupun tidak semua karya bisa dikatakan sempurna, proyek ini diharapkan mampu mendorong siswa untuk berpikir lebih kritis dan lebih berani mengekspresikan gagasan. Buku yang mereka hasilkan juga memiliki nilai lebih karena dapat mendokumentasikan ide secara permanen. Tidak hanya menjadi bagian dari penilaian akademis, tetapi juga menjadi sesuatu yang dapat dikenang dan dibanggakan di masa depan.

Lebih jauh lagi, proyek ini juga membantu siswa membangun personal branding melalui karya tulis yang dihasilkan. Mereka belajar bahwa tulisan memiliki kekuatan untuk menyampaikan gagasan, merekam pengalaman, sekaligus meninggalkan jejak pemikiran.

Sebagai bentuk apresiasi, buku-buku antologi puisi dan cerpen karya siswa tersebut disimpan di perpustakaan sekolah. Seluruh warga sekolah dapat membacanya. Dengan demikian, karya para siswa tidak berhenti sebagai tugas kelas semata, tetapi benar-benar menjadi bagian dari budaya literasi di lingkungan sekolah.

Pada akhirnya, di tengah dunia pendidikan yang terus berubah, proyek sederhana berupa buku antologi ini justru menghadirkan sesuatu yang paling penting: ruang bagi siswa untuk berekspresi melalui karya mereka sendiri. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: buku cerpenbuku puisiCerpenPendidikanPuisiSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Eksplorasi Tradisi dan Kegelisahan Urban —Catatan Forum Bukan Musik Biasa #111

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails

Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
May 20, 2026
0
Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

PANTAI Kedonganan di kawasan Kuta, Badung, Bali, perlahan hidup kembali. Menjelang sore, deretan meja di tepi pantai mulai terisi. Aroma...

Read moreDetails

Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’

by I Nyoman Tingkat
May 19, 2026
0
Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’

DALAM salah satu bukunya, I Gde Aryantha Soethama menulis bahwa orang Bali tidak punya tradisi berwisata ala Barat. Berwisata dalam...

Read moreDetails

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails
Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen
Khas

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
Eksplorasi Tradisi dan Kegelisahan Urban —Catatan Forum Bukan Musik Biasa #111
Ulas Musik

Eksplorasi Tradisi dan Kegelisahan Urban —Catatan Forum Bukan Musik Biasa #111

FORUM Bukan Musik Biasa (BMB) #111 dilaksanakan Rabu, 20 Mei 2026 di Pendapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT)...

by Wahyu Thoyyib Pambayun
May 25, 2026
Kota Tua Tak Pernah Mati
Tualang

Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat
Puisi

Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat

Menggambar dengan Kalimat aku menulis satu garisia menyebut dirinya alisaku tambah satu kataia mengaku sebagai mata pelan-pelanhalaman itu mulai merasa...

by Salman Alade
May 24, 2026
Mengikat Tali Sepatu | Cerpen Pitrus Puspito
Cerpen

Mengikat Tali Sepatu | Cerpen Pitrus Puspito

Alfie percaya bahwa dunia dapat diringkas menjadi kolom-kolom rapi: pemasukan, pengeluaran, untung, rugi. Di layar ponselnya, angka-angka berpendar seperti doa...

by Pitrus Puspito
May 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Koperasi Merah Putih: Mengulang Jejak KUD, Menabrak BUMDes, atau Membangun Jalan Baru?

Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi nasional, gagasan Koperasi Merah Putih kembali diangkat sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Ia bukan...

by I Made Pria Dharsana
May 24, 2026
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya
Khas

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba
Cerpen

Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba

PAGI di desa Bugbeg selalu dimulai dengan cara yang sama. Bau dupa yang menyeruak, ayam-ayam berkokok ria, dan dentingan gamelan...

by Luh Aninditha Wiralaba
May 23, 2026
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa
Puisi

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Di Kampung Rawa di pagi yang memagut embun selatanjejak-jejak kaki tua terbenam pelanantara pasir lembut dan bisikan anginkutemukan nyanyian yang...

by Vito Prasetyo
May 23, 2026
Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta
Pariwisata

Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Sore itu, suasana di Four Points by Sheraton Bali tak seperti biasanya. Ketika para pekerja melakoni kegiatan budaya, yakni “ngebat”,...

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh
Pariwisata

The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

Ini bukan upacara melukat atau kegiatan membersihkan diri dan alam semesta, tetapi acara melepas tukik. Pagi, Sabtu 23 Mei 2026,...

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
Pulau Serangan dalam Serangan Zaman
Esai

Pulau Serangan dalam Serangan Zaman

Pulau Kecil yang Pernah Sunyi DAHULU, Pulau Serangan adalah pulau kecil yang sunyi di selatan Bali. Laut mengelilinginya dengan tenang,...

by Agung Sudarsa
May 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co