13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 16, 2024
in Khas
Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi

Produk Gelis Diksi SMA Negeri 2 Kuta Selatan | Foto: Dok. Penulis

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska, Two South Kuta) sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak Angkatan II sejak 2022 terus menggali kearifan lokal Bali untuk membuat program terobosan yang membumi dan memBali tanpa kehilangan gairah nasional dan global.

Seiring dengan itu, pihak sekolah mengabadikan tokoh-tokoh lokal, nasional, dan global dalam penamaan Gedung. Gedung utama unit perkantoran diberikan nama Gedung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Gedung ruang Kelas diberi nama Gedung Ki Hadjar Dewantara, dan Gedung Laboratorium diberi nama Gedung Einstein.

Penamaan itu terkandung maksud bahwa Toska memuliakan kearifan lokal yang diperjuangkan oleh Prof. Dr. Ida Bagus Mantra dan bergandengan tangan dengan Ki Hadjar Dewantara yang tampil dengan semangat kebangsaan yang menyatukan perbedaan.

Selanjutnya, Toska juga tidak tabu menerima pengaruh asing yang selaras dengan kepribadian bangsa, dengan menamakan Gedung Einstein untuk Laboratoriumnya. Einsten terkenal dengan ucapannya, Ilmu pengetahuan tanpa agama buta, agama tanpa ilmu lumpuh.

Untuk mengeksplorasi nama-nama bertuah yang dilekatkan pada nama Gedung itu, maka foto-foto mereka dipajang di setiap ruangan termasuk di ruang kelas. Seiring dengan itu, Program Literasi pun dilabeli dengan nama Gelis Diksi.

Sebagai sebuah program, Gelis Diksi merupakan hasil perkawinan silang antara kosakata Bali dan Indonesia. Gelis adalah kosakata Bali yang berarti “cepat”, sedangkan diksi adalah kosakata Indonesia yang berarti pilihan kata yang tepat. Dengan demikian, Gelis Diksi bertautan dengan pilihan kata yang cepat dan tepat untuk membangun narasi.

Oleh karena Gelis Diksi sebagai Program Sekolah yang melibatkan dua aktor yang tidak terpisahkan antara guru (pendidik) dan siswa (peserta didik), maka Gelis Diksi diakronimkan dengan Gerakan Literasi Sekolah Bersama Pendidik dan Siswa.

Kata “bersama” diniatkan tidak ada atasan dan bawahan dalam urusan literasi apalagi saat zaman digital kini. Semua informasi melesat tanpa hambatan, asalkan tersedia kuota.

Kebersamaan pendidik dan siswa berliterasi adalah strategi untuk berpacu dalam belajar memanfaatkan panen informasi yang berlimpah untuk digunakan secara kreatif, kritis, dan humanis. Dengan demikian, informasi terkelola untuk meningkatkan kualitas peradaban memanusiakan manusia.

Semangat demikian hendak dicapai oleh Toska dalam Program Gelis Diksi untuk merawat literasi secara bersama-sama. Di sini, guru sebagai pendidik adalah orang tua di sekolah yang mengasuh keberadaan anak-anak.

Hakikat TUA adalah Teladan untuk Anak. Maka, anak adalah cerminan orang tua dalam konteks berliterasi. Sehubungan dengan itulah, Toska senantiasa mendorong para guru untuk menulis meningkatkan kualitas literasi dengan informasi aktual sehingga tidak ketinggalan zaman. Hasil karya para guru didokumentasikan di perpustakaan sekolah dan dicetak dalam bentuk buku.

Diadakan pula perayaan dengan bincang buku karya guru dengan mendatangkan pembedah yang ahli di bidangnya, seperti telah dilakukan menjelang Lustrum Toska, 3 September 2024. Buku Karya guru Toska dibedah oleh IB Pawana Suta, seorang guru dan sastrawan Bali Modern dan IBW Keniten, seorang pengawas berlatar guru yang juga sastrawan Bali Modern.

Di Toska, bukan hanya guru yang digerakkan untuk berliterasi, melainkan juga Kepala Sekolah. Dalam lima tahun, Kepala Sekolah sudah menerbitkan buku Sadhar Nama, Praktik Toleransi Beragama di Sekolah (2020), Literasi Masa Pandemi (2021), Taksu Cinta (2022), Sekolah Penggerak: Sebuah Refleksi (2024). Sementara itu, karya antologi puisi guru juga terbit (2023) dan Guru Merdeka Menulis (2024).          

Begitu pula, karya siswa dikurasi dan dibukukan. Sampai saat ini sudah ada karya antologi siswa: Pandemi: Antara Fakta dan Fiksi (2021), Antologi Puisi Siswa (2023), dan Siswa Merdeka Menulis (2024). Selain itu, Toska juga rutin menerbitkan majalah sekolah Kontemplasi sejak 2022. Pada 2024, majalah Kontemplasi sudah memasuki edisi ketiga. Untuk sekolah baru berusia 5 tahun, capaian ini pantas dicatat agar abadi sepanjang masa.

Walaupun luaran dari Program Gelis Diksi ini secara kualitas belum memadai, paling tidak Toska sudah membentangkan karpet merah untuk menumbuhkan iklim literasi di sekolah. Situasi yang dihadapi dalam membangun iklim literasi ini tidaklah mudah di tengah budaya yang serba instan, tergesa-gesa, materialis, dan hedonis.

Pihak manajemen sekolah perlu menyambut tantangan itu penuh suka cita di tengah berdiferensiasinya komptensi guru dengan kasta baru yang dilahirkan seiring dengan regulasi dan perubahan Kurikulum.

Hari ini di sekolah ada guru PNS, PPPK, Kontrak Pemda, Kontrak Sekolah, Guru Penggerak, Guru non penggerak, Guru bersertifikat Pendidik, dan Guru non bersertifikat Pendidikan yang jumlahnya lebih banyak daripada yang bersertifikat. Kasta guru itu berpengaruh pada besarnya pendapatan yang dibawa pulang padahal tugasnya sama: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tidak hanya kasta guru yang menjadi tantangan yang dihadapi pihak manajemen sekolah, tetapi juga persoalan keluarga, tempat tinggal, kemacetan di jalan, tradisi, adat, dan budaya yang melingkupi. Semua itu memerlukan kecerdasan para guru menata diri dengan manajemen kalbu dan manajemen waktu untuk memberikan perhatian pada siswa yang juga berdiferensiasi.

Pihak manajemen sekolah memaknai tantangan dengan Gelis Diksi untuk merawat literasi secara berkelanjutan sesuai dengan semangat kurikulum dari zaman ke zaman, yaitu belajar sepanjang hayat.

Makna penting dari Program Gelis Diksi Toska ada sejumlah. Pertama, nama programnya memuliakan kearifan lokal sehingga citra yang dibangun membumi dan memBali dari gumi Delod Ceking. Kawasan inspiratif sumber devisa dari sektor pariwisata yang mendunia, maka wajar pula dari kaki Bali syaraf literasi diinjeksi. Berguru pada kearifan lokal.

Kedua, menunjukkan kebersamaan tanggung jawab antara guru dan siswa dalam membangun budaya literasi sebagai Gerakan bersama sekolah (GLS) untuk menyukseskan Program Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang berujung pada tujuan negara paling fundamental: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketiga, membekali guru dan siswa dalam meningkatkan kompetensi mengelola informasi secara cermat agar terhindar hoaks. Bagi guru, Program Gelis Diksi adalah medan pertarungan untuk mengembangkan profesi secara berkelanjutan yang dapat digunakan sebagai prasyarat mengajukan kenaikan pangkat/jabatan.

Bagi siswa, Program Gelis Diksi adalah karpet merah menuju perguruan tinggi idaman. Tuntutan menulis di Perguruan Tinggi adalah sebuah keniscayaan. Banyak kisah mahasiswa gagal di ujung waktu karena rendahnya kemampuan literasi.

Toska sudah membentangkan karpet merah, tinggal siswa melewati dengan belajar bersungguh-sungguh, cerdas berintegritas merawat pohon literasi dari kesadaran diri.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Masima Krama Toska: Membangun Kebersamaan
Canang Sari : Budaya Positif Dari Toska     
Bincang Buku Karya Siswa Toska : Menulis Untuk Keabadian    
OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   
Tags: Gelis Diksi ToskaSMA Negeri 2 Kuta SelatanToska
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Toh Langkir dan Perang Itu | Cerpen Mas Ruscitadewi

Next Post

Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co