14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 16, 2024
in Khas
Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi

Produk Gelis Diksi SMA Negeri 2 Kuta Selatan | Foto: Dok. Penulis

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska, Two South Kuta) sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak Angkatan II sejak 2022 terus menggali kearifan lokal Bali untuk membuat program terobosan yang membumi dan memBali tanpa kehilangan gairah nasional dan global.

Seiring dengan itu, pihak sekolah mengabadikan tokoh-tokoh lokal, nasional, dan global dalam penamaan Gedung. Gedung utama unit perkantoran diberikan nama Gedung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Gedung ruang Kelas diberi nama Gedung Ki Hadjar Dewantara, dan Gedung Laboratorium diberi nama Gedung Einstein.

Penamaan itu terkandung maksud bahwa Toska memuliakan kearifan lokal yang diperjuangkan oleh Prof. Dr. Ida Bagus Mantra dan bergandengan tangan dengan Ki Hadjar Dewantara yang tampil dengan semangat kebangsaan yang menyatukan perbedaan.

Selanjutnya, Toska juga tidak tabu menerima pengaruh asing yang selaras dengan kepribadian bangsa, dengan menamakan Gedung Einstein untuk Laboratoriumnya. Einsten terkenal dengan ucapannya, Ilmu pengetahuan tanpa agama buta, agama tanpa ilmu lumpuh.

Untuk mengeksplorasi nama-nama bertuah yang dilekatkan pada nama Gedung itu, maka foto-foto mereka dipajang di setiap ruangan termasuk di ruang kelas. Seiring dengan itu, Program Literasi pun dilabeli dengan nama Gelis Diksi.

Sebagai sebuah program, Gelis Diksi merupakan hasil perkawinan silang antara kosakata Bali dan Indonesia. Gelis adalah kosakata Bali yang berarti “cepat”, sedangkan diksi adalah kosakata Indonesia yang berarti pilihan kata yang tepat. Dengan demikian, Gelis Diksi bertautan dengan pilihan kata yang cepat dan tepat untuk membangun narasi.

Oleh karena Gelis Diksi sebagai Program Sekolah yang melibatkan dua aktor yang tidak terpisahkan antara guru (pendidik) dan siswa (peserta didik), maka Gelis Diksi diakronimkan dengan Gerakan Literasi Sekolah Bersama Pendidik dan Siswa.

Kata “bersama” diniatkan tidak ada atasan dan bawahan dalam urusan literasi apalagi saat zaman digital kini. Semua informasi melesat tanpa hambatan, asalkan tersedia kuota.

Kebersamaan pendidik dan siswa berliterasi adalah strategi untuk berpacu dalam belajar memanfaatkan panen informasi yang berlimpah untuk digunakan secara kreatif, kritis, dan humanis. Dengan demikian, informasi terkelola untuk meningkatkan kualitas peradaban memanusiakan manusia.

Semangat demikian hendak dicapai oleh Toska dalam Program Gelis Diksi untuk merawat literasi secara bersama-sama. Di sini, guru sebagai pendidik adalah orang tua di sekolah yang mengasuh keberadaan anak-anak.

Hakikat TUA adalah Teladan untuk Anak. Maka, anak adalah cerminan orang tua dalam konteks berliterasi. Sehubungan dengan itulah, Toska senantiasa mendorong para guru untuk menulis meningkatkan kualitas literasi dengan informasi aktual sehingga tidak ketinggalan zaman. Hasil karya para guru didokumentasikan di perpustakaan sekolah dan dicetak dalam bentuk buku.

Diadakan pula perayaan dengan bincang buku karya guru dengan mendatangkan pembedah yang ahli di bidangnya, seperti telah dilakukan menjelang Lustrum Toska, 3 September 2024. Buku Karya guru Toska dibedah oleh IB Pawana Suta, seorang guru dan sastrawan Bali Modern dan IBW Keniten, seorang pengawas berlatar guru yang juga sastrawan Bali Modern.

Di Toska, bukan hanya guru yang digerakkan untuk berliterasi, melainkan juga Kepala Sekolah. Dalam lima tahun, Kepala Sekolah sudah menerbitkan buku Sadhar Nama, Praktik Toleransi Beragama di Sekolah (2020), Literasi Masa Pandemi (2021), Taksu Cinta (2022), Sekolah Penggerak: Sebuah Refleksi (2024). Sementara itu, karya antologi puisi guru juga terbit (2023) dan Guru Merdeka Menulis (2024).          

Begitu pula, karya siswa dikurasi dan dibukukan. Sampai saat ini sudah ada karya antologi siswa: Pandemi: Antara Fakta dan Fiksi (2021), Antologi Puisi Siswa (2023), dan Siswa Merdeka Menulis (2024). Selain itu, Toska juga rutin menerbitkan majalah sekolah Kontemplasi sejak 2022. Pada 2024, majalah Kontemplasi sudah memasuki edisi ketiga. Untuk sekolah baru berusia 5 tahun, capaian ini pantas dicatat agar abadi sepanjang masa.

Walaupun luaran dari Program Gelis Diksi ini secara kualitas belum memadai, paling tidak Toska sudah membentangkan karpet merah untuk menumbuhkan iklim literasi di sekolah. Situasi yang dihadapi dalam membangun iklim literasi ini tidaklah mudah di tengah budaya yang serba instan, tergesa-gesa, materialis, dan hedonis.

Pihak manajemen sekolah perlu menyambut tantangan itu penuh suka cita di tengah berdiferensiasinya komptensi guru dengan kasta baru yang dilahirkan seiring dengan regulasi dan perubahan Kurikulum.

Hari ini di sekolah ada guru PNS, PPPK, Kontrak Pemda, Kontrak Sekolah, Guru Penggerak, Guru non penggerak, Guru bersertifikat Pendidik, dan Guru non bersertifikat Pendidikan yang jumlahnya lebih banyak daripada yang bersertifikat. Kasta guru itu berpengaruh pada besarnya pendapatan yang dibawa pulang padahal tugasnya sama: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tidak hanya kasta guru yang menjadi tantangan yang dihadapi pihak manajemen sekolah, tetapi juga persoalan keluarga, tempat tinggal, kemacetan di jalan, tradisi, adat, dan budaya yang melingkupi. Semua itu memerlukan kecerdasan para guru menata diri dengan manajemen kalbu dan manajemen waktu untuk memberikan perhatian pada siswa yang juga berdiferensiasi.

Pihak manajemen sekolah memaknai tantangan dengan Gelis Diksi untuk merawat literasi secara berkelanjutan sesuai dengan semangat kurikulum dari zaman ke zaman, yaitu belajar sepanjang hayat.

Makna penting dari Program Gelis Diksi Toska ada sejumlah. Pertama, nama programnya memuliakan kearifan lokal sehingga citra yang dibangun membumi dan memBali dari gumi Delod Ceking. Kawasan inspiratif sumber devisa dari sektor pariwisata yang mendunia, maka wajar pula dari kaki Bali syaraf literasi diinjeksi. Berguru pada kearifan lokal.

Kedua, menunjukkan kebersamaan tanggung jawab antara guru dan siswa dalam membangun budaya literasi sebagai Gerakan bersama sekolah (GLS) untuk menyukseskan Program Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang berujung pada tujuan negara paling fundamental: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketiga, membekali guru dan siswa dalam meningkatkan kompetensi mengelola informasi secara cermat agar terhindar hoaks. Bagi guru, Program Gelis Diksi adalah medan pertarungan untuk mengembangkan profesi secara berkelanjutan yang dapat digunakan sebagai prasyarat mengajukan kenaikan pangkat/jabatan.

Bagi siswa, Program Gelis Diksi adalah karpet merah menuju perguruan tinggi idaman. Tuntutan menulis di Perguruan Tinggi adalah sebuah keniscayaan. Banyak kisah mahasiswa gagal di ujung waktu karena rendahnya kemampuan literasi.

Toska sudah membentangkan karpet merah, tinggal siswa melewati dengan belajar bersungguh-sungguh, cerdas berintegritas merawat pohon literasi dari kesadaran diri.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Masima Krama Toska: Membangun Kebersamaan
Canang Sari : Budaya Positif Dari Toska     
Bincang Buku Karya Siswa Toska : Menulis Untuk Keabadian    
OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   
Tags: Gelis Diksi ToskaSMA Negeri 2 Kuta SelatanToska
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Toh Langkir dan Perang Itu | Cerpen Mas Ruscitadewi

Next Post

Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co