23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pertukaran Budaya Indonesia-Korea: Menyatukan Cita Rasa dan Tradisi

AA Ayu Arun Suwi Arianty by AA Ayu Arun Suwi Arianty
November 11, 2024
in Khas
Pertukaran Budaya Indonesia-Korea: Menyatukan Cita Rasa dan Tradisi

Program Studi D3 Perhotelan, Fakultas Vokasi, IPB Internasional bersama dengan Kyungnam University melaksanakan kegiatan “Culinary & Cultural Camp, Capstone Design Collaborative Class”.

DI era globalisasi saat ini, pertukaran budaya antar negara semakin mudah dilakukan dan telah membuka pintu bagi kerja sama yang lebih erat diantara berbagai negara, termasuk Indonesia dan Korea Selatan. Pertukaran budaya ini bukan hanya sekedar hiburan atau tren, tetapi juga menjadi jalan bagi kedua bangsa untuk saling memahami, menghargai, dan memperkuat persahabatan.

Salah satu bentuk paling menonjol dari pertukaran budaya ini adalah melalui Hallyu Wave atau Gelombang Korea, yang telah merambah hingga ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. K-pop, drama Korea, dan kuliner Korea menjadi bagian dari keseharian anak muda Indonesia pada saat ini.

Pertukaran budaya antara Indonesia dan Korea telah membawa dampak positif dalam banyak aspek, salah satunya dalam dunia kuliner. Kini, makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga sarana bagi kedua negara untuk saling mengenal lebih dalam dan menghargai perbedaan budaya.

Dalam beberapa tahun terakhir, restoran Korea bermunculan di kota-kota besar Indonesia. Mulai dari jajanan populer seperti tteokbokki (kue beras pedas) dan kimchi, hingga hidangan khas seperti bulgogi dan bibimbap, yang kini menjadi pilihan favorit banyak orang Indonesia.

Cita rasa makanan Korea yang cenderung pedas dan berbumbu ternyata selaras dengan selera masyarakat Indonesia, yang juga gemar akan masakan dengan rempah yang kuat. Tren ini membuktikan bahwa kuliner dapat menjadi penghubung efektif antara budaya asing dan lokal.

Sebaliknya, budaya kuliner Indonesia pun mulai menarik minat masyarakat Korea. Hidangan seperti rendang, nasi goreng, dan sate, yang kaya akan rempah dan rasa khas, mulai mendapatkan tempat di hati orang Korea. Kedutaan Besar Indonesia di Korea Selatan bersama komunitas diaspora Indonesia sering mengadakan festival makanan Indonesia untuk memperkenalkan kelezatan masakan Nusantara. Bahkan, beberapa restoran Indonesia telah hadir di Korea, memperkenalkan rasa autentik Indonesia kepada masyarakat lokal dan internasional.

Dalam upaya menjalin kerjasama dan mempererat persahabatan, Program Studi D3 Perhotelan, Fakultas Vokasi, IPB Internasional bersama dengan Kyungnam University melaksanakan kegiatan “Culinary & Cultural Camp, Capstone Design Collaborative Class”. “Culinary & Cultural Camp, Capstone Design Collaborative Class” merupakan jembatan bagi mahasiswa dari Kyungnam University dan mahasiswa Prodi D3 Perhotelan, Fakultas Vokasi, IPB Internasional untuk mengenal, menghargai, dan membawa nilai-nilai lintas  budaya, khususnya terkait dengan kuliner.

Selama dua hari,  12 mahasiswa dari Kyungnam University bersama dengan mahasiswa Prodi D3 Perhotelan berkolaborasi dalam membuat masakan Indonesia-Korea. kegiatan diawali dengan bersama-sama berbelanja bahan masakan. Selanjutnya, mahasiswa Prodi D3 Perhotelan yang didampingi oleh dosen dan instruktur Tata Boga akan membuat masakan khas Indonesia, seperti Nasi Goreng Bali, Sate Ayam Madura, Bubur Ketan Hitam, dan Kuah Gulai  Dimana pada sesi ini, mahasiswa dan dosen pendamping dari Kyungnam University akan turut serta dan memahami masakan Indonesia.  

Pada sesi selanjutnya, mahasiswa dan dosen pendamping dari Kyungnam University akan memasak Japchae, Gimbab, Tteokbboki, Bulgogi, dan Hotteok Dimana sebaliknya, mahasiswa dari Prodi D3 Perhotelan akan belajar tentang makanan Korea. pada sesi terakhir di hari pertama, mahasiswa Kyungnam University bersama dengan mahasiswa dari Prodi D3 Perhotelan akan membuat makanan fusion Indonesia- Korea.

Pada hari kedua diadakan Korean Food Exhibition yang diadakan di Kampus IPB Internasional. Pada kegiatan ini mahasiswa dari kedua institusi tersebut bersama-sama memasak dan memerkan hasil makanan yang telah dibuat. Adapun pengunjung dari exhibition ini terdiri dari ratusan siswa SMA/K di Bali.

Pertukaran kuliner ini membawa nilai yang lebih dari sekadar memuaskan selera makan. Melalui makanan, masyarakat kedua negara diajak untuk memahami nilai dan budaya yang terkandung dalam setiap masakan. Kuliner Indonesia yang kaya rempah mencerminkan keragaman budaya dan tradisi lokal, sedangkan makanan Korea yang identik dengan fermentasi dan bahan alami menggambarkan penghargaan tinggi terhadap kesehatan dan keseimbangan.

Namun, dalam proses ini terdapat pula tantangan. Budaya kuliner yang berbeda memerlukan penyesuaian agar dapat diterima di masing-masing negara tanpa kehilangan keasliannya. Bagi Indonesia, penting untuk menjaga agar masakan lokal yang masuk ke pasar Korea tetap mempertahankan cita rasa aslinya, bukan sekadar menyesuaikan dengan selera asing. Begitu pula dengan masakan Korea di Indonesia, yang kadang disesuaikan dengan lidah lokal sehingga kehilangan sedikit dari keaslian budaya asalnya.

Pada akhirnya, pertukaran kuliner antara Indonesia dan Korea memberikan banyak keuntungan bagi kedua negara. Lebih dari sekadar memanjakan lidah, ini menjadi sarana efektif untuk mempererat persahabatan dan menghilangkan jarak budaya. Makanan bukan hanya tentang cita rasa, tetapi tentang cerita, sejarah, dan jiwa dari budaya yang diwakilinya. [T]

HIBACHI: Spektakel Rasa dan Api di Atas Panggangan
Es Krim Rasa Lidah Lokal Digandrungi Kaum Milenial
Chef Siharta | Menyalakan Bumbu Semangat, Dari Les Hingga Ubud
Pameran Makanan dari Lontar Dharma Caruban | Catatan Pameran Olahan Makanan Prodi Pendidikan Bahasa Bali Undiksha
Tags: IPB InternasionalKoreaKorea SelatanPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ada Lelakut di Subak Spirit Festival 2024

Next Post

Menciptakan Generasi Asik, Petani Muda Penangkap Lindung, di Jatiluwih

AA Ayu Arun Suwi Arianty

AA Ayu Arun Suwi Arianty

A.A.Ayu Arun Suwi Arianty, SST.Par.,M.Par. Dosen. Tinggal di Denpasar. Telah menulis berbagai artikel ilmiah berkaitan dengan pariwisata

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Menciptakan Generasi Asik, Petani Muda Penangkap Lindung, di Jatiluwih

Menciptakan Generasi Asik, Petani Muda Penangkap Lindung, di Jatiluwih

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co