5 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar Vokasi ke Universitas Indonesia : Mewujudkan Cita-Cita Pahlawan

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 10, 2024
in Tualang
Belajar Vokasi ke Universitas Indonesia : Mewujudkan Cita-Cita Pahlawan

SMAN 2 Kuta berguru ke Fakultas Vokasi Universitas Indonesia di Depok (5/11/2024).

SETELAH mengunjungi Museum Sejarah Kota Jakarta di Jalan Fatahillah, Selasa Umanis Klurut, 5 November 2024 perjalanan widya wisata SMA Negeri 2 Kuta menuju ke Kampus Kuning Universitas Indonesia di Depok Jakarta. Waktu berkunjung ke Fakutas Vokasi UI maju satu jam dari rencana pukul 14.00 menjadi pukul  13.00 WIB. Akibatnya, recana makan siang di restoran diganti dengan Box dan makan siang lesehan di Parkiran Universitas Indnesia, dengan suasana terkesan hutan dengan kebun pisang dan pohon peneduh yang rimbun menghijau memukau. Cukup memberikan suasana baru merumput sambil melahap sambal nasi kotak yang enak dan lezat seiring lapar mengundang.

 Selesai makan siang, rombongan menuju Fakultas Vokasi UI diterima oleh bagian Humas, Ibu Melisa bersama Bu Diah dan Bu Putri. Ketiganya mengaku alumni Fakultas Vokasi UI yang kini mengabdikan diri di almamaternya. Secara implisit, ketiga srikandi ini mengabarkan bahwa tamatan vokasi UI juga bisa menjadi pegawai dan dosen di Fakultas Vokasi UI.

Mengapa Fakultas Vokasi UI sebagai objek kunjungan ? Pertama, Fakultas Vokasi selama ini dipandang minor oleh masyarakat (calon mahasiswa) berbeda dengan Fakultas lainnya. Oleh karena itu, Fakultas Vokasi menjadi sasaran sosialisasi bagi siswa SMA/SMK yang berkunjung ke UI agar calon mahasiswa Vokasi memiliki pemahaman yang komprehensif untuk selanjutnya menjatuhkan pilihan di Fakultas Vokasi dengan berbagai Program Studi yang ditawarkan baik yang D-III dengan gelar Ahli Madya maupun dengan D-IV dengan gelara Sarjana Terapan. Hal itu tampaknya mendasari kunjungan SMA Negeri 2 Kuta ke UI diarahkan ke Fakultas Vokasi, padahal surat yang disampaikan Panitia adalah  berkunjung ke Kampus Kuning Universitas Indonesia. UI disebut Kampus Kuning karena jas kebanggan UI berwarna Kuning.

 

Kedua, memperkenalkan dan mempromosikan Fakultas Vokasi UI sebagai Fakultas ke-14 dari 21 Fakultas yang ada di UI dengan keunggulan bersaing di dunia kerja. UI sebagai Universitas yang lahir dari cikal bakal Sekolah Dokter zaman Belanda (STOVIA) yang membetot semangat Pemuda memerdekakan bangsanya sejak Budi Utomo mewarisi semangat pantang menyerah dengan segala tantangan yang dihadapi. Diyakini semangat itu masih diwarisi mahasiswa UI sebagai Kampus Perjuangan tempat pembibitan dan pembobotan anak muda berkiprah dalam lapangan kehidupan kelak. Oleh karena itu, Putri yang memandu acara mengajak siswa SMA Negeri 2 Kuta untuk bergabung ke Fakultas Vokasi UI agar api semangatnya menyala ke seantero negeri menerangi kegelapan dan kebodohan sebagaimana dicita-citakan para pahlawan bangsa.

Ketiga, memupus stigma Fakultas Vokasi sebagai Fakultus kelas II sebagai mana diakui Bu Diah dan Bu Melisa. Ternyata, di kalangan kampus pun, Fakultas Vokasi masih dinilai minor sehingga tidak berlebihan seorang siswa SMA Negeri 2 Kuta juga meragukan kemampuannya untuk meyakinkan orang-orang tentang Fakultas Vokasi. “Bagaimana cara kita meyakinkan orang-orang bahwa Fakutas Vokasi selevel Fakultas dengan hanya membuka Program Studi setara Diploma III dan Diploma IV setara Sarjana Terapan ?”.

Terhadap pertanyaan itu, Melisa memaparkan Program Studi di  Fakultas Vokasi UI lebih berfokus pada  vokasi (dunia kerja) sebagaimana dilakukan di Politeknik-Politeknik yang ada selama ini. Perkuliahan di Fakultas Vokasi lebih diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dunia kerja sehingga mahasiswa wajib magang di dunia industri. Akan sangat cocok bila dipilih oleh tamatan SMK selain juga tamatan SMA yang ingin terjun langsung ke dunia kerja. Kelangsungan studinya pun masih bisa dilanjutkan di jenjang S-2 dan S-3.

Berdasarkan penelusuran kanal berita on line yang saya lalukan, saat ini ada 9 PTN di Indonesia yang memunyai Fakultas Vokasi dengan sebutan Sekolah Vokasi, yaitu  Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Brawijaya Malang, Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Institut Teknologi Surabaya (ITS).  

Di UI terdapat D-4 setara Sarjana dengan gelar S.Ter. di bawah Departemen Sosial Humaniora Terapan menawarkan  Program Studi Managemen Bisnis Pariwisata, Manajemen Rekod dan Arsif, Produksi Media dan dua Program Studi di bawah Depratemen Kesehatan Terapan yaitu Fisioterafi dan Terapi  Okupasi.

Sementara D-3 yang ditawarkan dibawah Departemen Administrasi dan Bisnis Terapan, yaitu Program Studi  Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Administrasi Perkantoran, Administrasi Keuangan dan Perbankan, dan Administrasi Perpajakan.  Selanjutnya Departaemen Sosial Humaniora menawarakan D-3 Program Studi Hubungan Masyarakat, Penyiaran Multimedia, dan Periklanan Kreatif.  Departemen Kesehatan Terapan menawarkan D-3 dengan Program Studi Administrasi Rumah Sakit. Semua lulusan D-3 menyandang gelar Ahli Madya (A.Md.).

Dengan informasi itu, para siswa SMA diharapkan mampu memilah dan memilih Program Studi di Perguruan Tinggi dengan baik dan benar sesuai dengan bakat – minat agar tidak salah memilih. Salah memilih Program Studi sudah menjadi kekhawatiran pejabat di Kemendikbud sejak dulu. Dengan sosialisasi ini diharapkan, para siswa SMA tercerahkan untuk menuju Perguruan Tinggi yang dicita-citakan agar tidak tersesat di jalan yang benar.

Siswa SMA yang kini sedang kelas 12 seharusnya sudah punya keyakinan dan kesadaran untuk melangkah terkait dengan pilihan Program Studi yang akan dituju di Perguruan Tinggi. Walaupun menyadari banyak pula di antara mereka yang tidak melanjutkan studi dengan berbagai alasan (keterbatasan biaya, jenuh belajar, ingin bekerja), saya meyakini bahwa siswa SMA hari ini (lebih-lebih kelas 12 saat ini) adalah pemilik masa depan bangsa yang menjadi bunga dan buah bagi negeri menyambut Indonesia Emas. Maka bersiaplah menyambut seabad Indonesia Merdeka 2045 dengan belajar  cerdas, tuntas, dan ikhlas mewarnai negeri seraya merawat keberbhinekaan sebagai sumber inspirasi menuju masa kejayaan.

Senyampang Hari Pahlawan, “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”, sesuai dengan tema Hari Pahlawan 2024. Kepahlawanan kita hari ini diuji sesuai dengan swadharma masing-masing. Guru melaksanakan tugas keguruan dengan ikhlas berintegritas pantang menyerah di tengah ombak pasang yang kadang menakutkan. Perlu mencari jalan alternatif melalui belajar ke dalam, maguru ke tengah, menyambung dan menyetarakan frekuensi sehingga siswa yang diampu tersentuh hatinya, tercerahkan batinnya.

Begitu pula siswa dalam melaksanakan tugasnya belajar perlu menyadari bahwa perjuangannya tidaklah mudah menghadapi jalan berliku yang tidak selamanya mulus berhotmik bebas hambatan. Ujian dan cobaan harus dilalui dengan langkah tegak maju jalan, pantang api semangat pahlawan dipadamkan dalam memenangkan persaingan merebut kemenangan menatap masa depan gemilang.

Tidak ada pilihan lain selain belajar, belajar, dan belajar dalam arti seluas-luasnya. Hanya dengan demikian, Anda telah menyiapkan karpet merah meraih mimpi mewujudkan kenyataan : melepaskan kebodohan dari gelap menuju terang; dari melepaskan kemiskinan dari tiada berdaya menjadi berdaya saing menjadi bagian dari generasi emas.

Demikian pula halnya UI yang terus berbenah berupaya memberikan pelayanan terbaik buat anak negeri melalui inovasi untuk bersaing dalam percaturan global yang makin sengit melalui Fakultas Vokasi yang baru dibuka 2008 dengan menggabungkan beberapa Program Diploma yang ada sebelumnya. Proses perubahan itu adalah langkah nyata menerjemahkan cita-cita pahlawan membebaskan Indonesia dari kebodohan dan kemiskinan melalui jalur Pendidikan Vokasi salah satunya.

Selamat menyiapkan diri menyongsong Indonesia Emas menuju masa depan gemilang bercahaya, menjadi bintang di persada pertiwi ini. Kata Abdul Muis, “Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa, jika memang mau berjuang”. [T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Tutur  Sejarah Dari Museum Sejarah  Jakarta    
Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Shopping Puisi di Malioboro 
Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan
Pasih Kauh Desa Adat Kedonganan dan Kafe yang Dikelola Banjar-banjar   
Pasih Kangin Desa Adat Kedonganan: Dulu “Leke-leke”, Kini Jadi Incaran   
Tags: JakartaPendidikanSMAN 2 Kuta SelatanUniversitas Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Refleksi Semangat Juang Bung Tomo dan Kepemimpinan Masa Kini

Next Post

Garis-garis Puitika Karya-karya Made Kaek

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Salah satu karya Made Kaek

Garis-garis Puitika Karya-karya Made Kaek

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co