3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
October 4, 2024
in Tualang
Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan

Widya wisata ke Candi Prambanan | Foto: Dok. Tingkat

UNTUK kali pertamaSMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska: Two South Kuta) mengadakan widya wisata ke Malang-Yogyakarta, setelah memasuki usia ke-5, pada 3 September 2024. Melengkapi perjalanan Lustrum, Toska selama 5 hari (29 September sampai 3 Oktober 2024) melaksanakan widya wisata bagi Kelas 12, dengan peserta sebanyak 215 orang didampingi 15 guru/pegawai. 

Di Malang, rombongan ber-tirtayatra ke Pura Gunung Arjuno, Jatim Park 1 (Wahana Bermain dan Taman Edukasi), dan Museum Angkut. Di Yogyakarta Toska menimba ilmu ke FIB dan FK UGM, Shopping di Malioboro dan berwisata ke Taman Langit Yogyakarta Heha Sky View dan  berziarah ke Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Tulisan ini difokuskan pada dua candi bersejarah yang menyimpan kekayaan budaya spiritual terkait dengan masa kejayaan Budha dan Hindu tempo doeloe. Dua candi  ini ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Unesco  sejak 1991. Keberadaannya sangat monumental dan bersejarah selaras dengan profil Pelajar Pancasila.

Pelajaran Sejarah mestinya membangun sikap berkesadaran waktu yang memiliki momentum dengan nilai-nilai cinta bangsa dan tanah air berkat capaian peradaban yang dapat diwariskan dan dinikmati kini oleh generasi penerus.

Borobudur dan Prambanan adalah prestasi puncak kebudayaan bangsa Indonesia pada masa lalu yang menggambarkan tingginya toleransi beragama (Hindu–Budha) hidup berdampingan sejak dulu hingga kini.

Di tengah kemajuan teknologi dan informasi kini, kita patut berguru pada masa lalu tentang toleransi beragama. Jangan lagi ada kasus intoleransi beragama yang terjadi belakangan ini. Intoleransi telah menjadi bagian dari tiga dosa pendidikan yang dapat merusak kohesi dan koherensi kebangsaan.

Dua dosa pendidikan yang lain adalah radikalisme dan perundungan. Tiga dosa pendidikan itu mari kita perangi bersama demi keutuhan NKRI.  Menjaga Bhineka Tunggal Ika juga dapat dimulai dari toleransi beragama dengan membangun komunikasi yang inklusif.

Putu Setia mengajak membangun terowongan silaturahmi. Tidak cukup dengan penataan fisik semata, selaras dengan Indonesia Raya: “…bangunlah jiwanya, bangunlah bangsanya…”

Saat rombongan Toska sampai di Candi Borobudur, Selasa 1 Oktober 2024, ada hal baru yang diperoleh pengunjung secara gratis, yaitu fasilitas angkutan shutle menuju area parkir  sebelum membeli karcis masuk. Shutle-nya juga masih baru (sebulan).

Kawasan parkir dan sekitarnya juga sedang penataan taman dengan pemandangan Bukit Manoreh sangat indah. Art shop dan dagang-dagang dibuatkan kompleks tersendiri sehingga tidak mengganggu wisatawan yang berlibur.

Seorang petugas mengatakan, “Penataan dimulai sejak Mei 2024, tetapi pedagang art shop dan pedagang kuliner sudah menempati los-los yang representatif”. Ini menandakan progres proyek pembangunan cepat dengan kualitas terjamin.

Jika penataan luar ini sudah selesai, Candi Borobudur menjadi objek wisata yang berkelas  dunia. Wisatawan aman dan nyaman tanpa gangguan pedagang asongan yang biasanya menawarkan barang rada memaksa dan mengejar pula. Sayangnya, tidak ada tanda-tanda perbaikan patung-patung yang patah di kompleks Candi. Inilah kisah tercecer dibalik penataan Kawasan luar candi.

Aturan wisatawan berkunjung ke Candi Borobudur pun berubah. Di Borobudur, tiket masuk reguler domestik Rp 50.000,00 untuk dewasa dan Rp 25.000,00 untuk anak-anak di bawah 10 tahun. Untuk  bisa naik sampai ke stupa, tiket khusus domestik sebesar Rp 150.000,00 sedangkan tiket mancanegara Rp 500.000,00.

“Pemesanan tiket khusus disarankan secara on line dengan fasilitas mendapat guide, minuman, dan sandal khusus untuk naik ke candi,” kata Mamad, sopir yang sekaligus pemandu kami.  Menarik pula dicatat dari Borobudur, Bumdes setempat dilibatkan dalam pengelolaan  sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal.

Sementara itu, di Candi Prambanan belum ada penataan seperti Candi Borobudur. Para pedagang di art shop dan kuliner masih seperti tahun-tahun sebelumnya. Mereka menawarkan barang dagangannya walaupun tidak sampai mengejar dan memaksa.

Pedagang tampaknya makin humanis menjalankan sapta pesona. Barangkali mereka sudah mendapat pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutannya untuk menjaga citra Kawasan.

Sebagai peninggalan agama Hindu, Candi Prambanan sungguh memprihatinkan karena beberapa candi hancur dan sejumlah arca di dalam candi juga ada yang hilang. Padahal, kalau dilihat dari prasasti yang tertera, beberapa pejabat sejak Orde Baru hingga Reformasi melakukan pemugaran.

Presiden Soeharto tercatat dua kali menandatangani prasasti pemugaran, lalu Wapres Budiono dan Jro Wacik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif era SBY juga menandatangani prasasti pemugaran. Itu bukti komitmen pemerintah untuk menjaga dan merawat Prambanan tidak pernah luntur.

Namun, pemugaran yang dilakukan tidak sampai merekonstruksi patung yang hilang dan membangun kembali candi yang hancur  padahal batu-batu candinya terkumpul di bekas bangunan candi yang runtuh.

Seperti juga Borobudur, inilah kisah tercecer di balik penataan. Daya tariknya yang banyak mendatangkan duit, sayangnya tidak digunakan untuk membangun kembali candi yang runtuh dan arca-arca yang hilang.

Sementara itu, harga tiket masuk ke Candi Prambanan untuk domestik dewasa sebesar Rp 50.000,00 dan Rp 25.000,00 untuk anak-anak. Tiket masuk untuk wiasatawan mancanegara Rp 380.000,00.

“Bila berkunjung ke Candi Borobudur, Prambanan, dan Museum di Yogyakarta hindari  hari Senin karena hari pemeliharaan candi dan museum,” demikian kata Mas Mamad, sopir yang mengantar kami.

Ibarat manusia yang bekerja, Candi dan Museum di Yogya sesungguhnya juga bekerja. Keduanya menyiapkan lapangan kerja tetapi juga perlu perawatan agar tetap cantik menarik memantik orang datang.  Pendukungnya layak berterima kasih dengan memanusiakan dan memuliakannya.

Rombongan Toska yang berziarah ke Candi Borobudur dan Candi Prambanan tampak gembira dan penuh keseruan sebagai bagian dari Merdeka Belajar. Sesuai dengan namanya, Widya Wisata identik dengan melajah sambil melali sehingga wawasan siswa dan guru makin terbuka, pembelajaran pun menyenangkan.

Di Candi Prambanan, misalnya, rerata siswa bersemangat naik ke Candi Siwa, Wisnu, dan Brahma melihat arcanya secara langsung. Sebagaimana diketahui, Candi Prambanan adalah peninggalan Hindu denga Dewa tertinggi yang dipuja adalah Siwa dan Candi Borobudur peninggalan Budha.

Siwa dan Budha tiada terpisahkan bahkan dalam upacara besar di Bali, Pendeta Siwa dan Pendeta Budha pun duduk bersama memimpin jalannya ritual untuk menguatkan spirit. Inilah yang kemudian melahirkan sesanti Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa sebagaimana diguratkan Mpu Tantular dalam kakawin Sutasoma.

Jadi, dengan berziarah ke Candi Borobudur dan Prambanan, siswa dapat mengeksplorasi pengetahuannya tentang sejarah panjang toleransi beragama. Selain itu, mereka juga dapat informasi lapangan dari pemandu wisata yang terampil menjelaskan kisah melampaui kemampuan guru di kelas.

Pemandu menggunakan bumbu pemanis dan aktual menyentuh nurani sebagai bahan renungan. Kisah Nyi Roro Jonggrang, misalnya, melahirkan mitos semalam seribu candi. Dengan kelihaian pemandu, alurnya dibuat hidup dan  kekinian. Siswa pun terhipnotis berguru di tempat wisata. Inilah Merdeka Belajar.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Pasih Kauh Desa Adat Kedonganan dan Kafe yang Dikelola Banjar-banjar   
Pasih Kangin Desa Adat Kedonganan: Dulu “Leke-leke”, Kini Jadi Incaran   
Di Puncak Tegeh Buhu  
Desa Adat  Kutuh Sebagai Desa Pemancar 
Di Puncak Tegeh Kaman 
Tags: BorobudurCandi PrambananJawa Tengah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komunitas Desa Belajar Bali Gelar Festival Literasi Akar Rumput 2024

Next Post

Puisi-puisi I Made Pria Dharsana | Menjaga Harapan Indonesia Emas

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails

BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

Roses are red Violets are blue 106,20 KM? WTF is wrong with you? SEBUAH papan merah bertuliskan kata-kata di atas...

Read moreDetails

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
0
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi I Made Pria Dharsana | Menjaga Harapan Indonesia Emas

Puisi-puisi I Made Pria Dharsana | Menjaga Harapan Indonesia Emas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co