2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Puncak Tegeh Kaman 

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
September 3, 2024
in Esai
Di Puncak Tegeh Kaman 

Foto : Pemancar TVRI Bukit Bakung berdekatan dengan Kampus Poltekpar Bali ( Foto IBP Puja)

PERJALANAN pulang pergi setiap hari sekolah dari Jalan Darmawangsa  Desa Adat Kutuh ke Banjar  Mumbul Desa Adat Bualu melalui Jalan Taman Giri, wilayah Kuta Selatan, sungguh menyenangkan terutama bila pagi cerah, sore terang, dan malam bulan bintang berbinar. Perjalanan ini  saya nikmati dengan penuh syukur  menuju  tempat tugas di SMA Negeri 2 Kuta Selatan yang berdiri 3 September 2019. Selasa Pon Waregadian, 3  September 2024, genap berusia 5 tahun, yang dalam bahasa Latin disebut Lustrum. Oleh karena, Indonesia Africa Forum (IAF) digelar 2 – 4 September 2024, di Kawasan Wisata ITDC Nusa Dua berdasarkan Instruksi Kapolda Bali maka pembelajaran di sekolah seputar Kecamatan Kuta Selatan  dilaksanakan secara daring. Lustrum pun diundur ke Jumat, 6 September 2024.

Perjalanan dari rumah ke sekolah sekitar 15 menit dengan sepeda motor bila jalanan lancar tak macet. Maka sekitar menit ke-5 dari rumah, sampailah saya di Puncak Tegeh Kaman. Di Puncak Tegeh Kaman banyak penanda yang menarik dan memikat menghentikan keliaran pikiran saya untuk sampai pada renungan. Dulu pada era 1970-an di situlah pertama berdiri pemancar TVRI Bukit Bakung.

Padahal, sesungguhnya Bukit Bakung itu  berada di Desa Ungasan. Namun karena nomenklaturnya tidak diubah, sampai kini disebut Pemancar TVRI Bukit Bakung, padahal mestinya bernama Pemancar TVRI Tegeh Kaman, sesuai dengan nama klasiran tanah berdasarkan peta wilayah. Itu daya tarik pertama : Kesalahan yang diabadikan mengingatkan saya dengan Williem Shakespeare, dalam novel Romeo Juliet, “Apa Arti Sebuah Nama?”

Daya tarik kedua, Puncak Tegeh Kaman menjadi   tempat pertemuan orang-orang dari dari Desa Adat Kampial dan Desa Adat Kutuh   menonton acara TVRI. Di sinilah, anak-anak Delod Ceking mulai berkenalan dengan film Si Unyil dengan tokoh Pak Raden dan Pak Ogah. Sampai kini, Pak Raden dan SI Unyil dilekatkan pada nama orang Kutuh, tanpa mengabadikan nama Pak Ogah. Pertemuan itu juga melahirkan pernikahan dini di kedua desa.

Teman sekelas saya, Kelas IV SD sudah kawin, ada pula kakak kelas yang kawin saat Kelas VI. Itu terjadi pada 1978 menjelang perpanjangan kenaikan kelas. Pada mulanya, Kenaikan Kelas setiap Desember yang ditandai dengan bermekaran Bunga Plamboyan tak ubahnya  Bunga Sakura di Jepang kala musim semi. Walaupun teman-teman saya kawin muda, kini mereka sudah beranak dan bercucu, sehat lahir batin berkat cintanya bersemi di Pemancar TVRI Bukit Bakung.

Ketiga, sekitar 300 meter dari Puncak Tegeh Kaman berdiri Perguruan Tinggi Pariwisata terbesar di Bali yaitu Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar dulu : STP sebagai reinkarnasi dari BPLP dan Trainning School) yang pada awalnya berdiri  di kawasan BTDC (kini : ITDC Nusa Dua). Kini Poltekpar  telah  memiliki Hotel Kamala persis di sudut Timur Laut area Kampus dengan view supercantik. Bila cuaca pagi terang benderang, Gunung Agung dari Timur Laut Bali hingga Gunung Batu Karu di Barat Laut memberikan suguhan  lukisan alam  yang memanjakan pandangan.

Pemancar TVRI Bukit Bakung berdekatan dengan Kampus Poltekpar Bali \ Foto IBP Puja

Lebih-lebih, bila Purnama Raya sinar rembulan berpesta cahaya bintang-gemintang dengan kelap-kelip cahaya lampu Tol Bali Mandara seakan menyambut kedatangan tetamu dari berbagai negeri dengan pesta riang gembira disaksikan Para Dewata, di Pulau Sorga. Sore menjelang sunset, Kampus Poltekpar juga menyajikan lukisan siluet berwarna jingga keperakan yang membuat mata tiada lelah menatap ciptaan Ilahi. Di tangan Dr. Ida Bagus Putu Puja, Direktur Poltekpar Bali, membuat taksu kampus kian berkarisma dan berbinar diburu orang segala negeri.  Bahkan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menjadikan Poltekpar Bali sebagai Kantor saat Work From Home (WFH) masa Pandemi Covid-19.

Kembali perjalanan ke SMA  Negeri 2 Kuta Selatan yang beken disebut Toska (Two South Kuta), saya nikmati dengan keriangan sebagai mana layaknya dulu ayah mencangkul ke kebun dini hari saat galang kangin atau melaut tengah malam dengan berpedoman pada tatenger ilmu perbintangan. Maka sekolah pun saya ibaratkan kebun dan laut.

Sebagai kebun, sekolah adalah tempat petani penggarap (baca : guru) yang suntuk menyenangkan dan menenangkan bibit-bibit untuk bertumbuh dan berkembang (baca : murid) sambil mencabuti gulma pengganggunya dengan penuh cinta kasih sehingga kelak bunganya wangi buahnya ranum untuk persembahanan buat Indonesia Raya.  

Sebagai laut, sekolah adalah tempat bermain surfing bercengkrama dengan ombak berbuih putih di permukaan yang indah dipandang mata. Selanjutnya, menyelam di kedalaman samudera ilmu pengetahuan yang mahaluas agar mendapat mutiara terpilih sebagai pelita untuk menyinari dunia demi kebahagiaan lahir batin, sekala niskala. Dari gelap goa peteng (awidya) menuju terang cahaya (widya).  

Inspirasi itulah yang diangkat melalui Tari Sisya Natya Jnani, tari siswa terpelajar, sebagai Tari Maskot Kebesaran SMA Negeri 2 Kuta Selatan. Tari Maskot ini diterjemahkan dari perpaduan visi misi, logo, dan moto sekolah, oleh I Komang Adi Pranata, S.Sn., M.Sn. dengan penata tabuh I Putu Pradnya, S.Sn., M.Sn. dibawakan oleh 7 penari wanita dari ekstrakurikuler Seni Tari Bali dengan iringan Ekstrakurikuler  Seni  Tabuh. Tarian ini akan di-lounching perdana pada Jumat Umanis Uku Waregadian, 6 September 2024, saat puncak HUT V.

Penundaan 3 hari perayaan Lustrum SMA Negeri 2 Kuta Selatan dari 3 September 2024 menjadi  6 September 2024 pun bermakna ganda dan bersejarah. Pertama, di satu sisi menyukseskan IAF untuk menghindari kemacetan di Jalan sepanjang By Pass Ngurah Rai Nusa Dua, di sisi lain siswa dan guru juga dilibatkan dalam penyambutan delegasi dengan tiga titik kumpul : Bandara Ngurah Rai, Pintu Keluar Tol Bali Mandara Nusa Dua, dan Gerbang Kawasan ITDC Nusa Dua. Keterlibatan mereka sebagai bagian dari Merdeka Belajar berbasis budaya Bali melalui penyambutan dengan Tabuh Bleganjur. Belajar menyenangkan menuju bahagia sesuai dengan salam Ki Hadjar Dewantara : Salam dan Bahagia.

Kedua, penundaan itu juga mendekatkan perayaan Lustrum menuju Hari Aksara Internasional yang jatuh pada 8 September 2024. Hari Aksara Internasional adalah cikal bakal Gerakan Literasi Dunia (GLD), Gerakan Literasi Nasional (GLN), dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Melalui GLS seluruh kerja-kerja bidang pendidikan dan kebudayaan digemakan, pembelajaran dielaborasi untuk  menghasilkan panen raya pendidikan menyambut generasi emas 2045.

Maka melalui Puncak Tegeh Kamanlah semua itu dikabarkan dan dipancarteruskan ke seantero dunia untuk membaca peradaban Bali melalui Chanel informasi tanpa batas.  Puncak Tegeh Kaman telah mengglobalkan Gumi Delod Ceking dalam saluran informasi dunia ibarat sperma bertemu sel telur melahirkan manusia yang mengimani agamanya, mengindahkan seni budayanya, dan menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi secara humanis. Dengan agama hidup terarah, dengan seni hidup diperindah, dengan Iptek hidup dipermudah. Satyam, Siwam, Sundaram. Itulah yang hendak dituju Toska. Selamat Ulang Tahun V Toska. Salam : Wiweka Jaya Sadhu! [T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Sumur Peradaban Itu Bernama “Suukan”
Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   
“Bangbang” di Gumi Delod Ceking   
Gumi Delod Ceking dan Dadu yang Terbalik
Berguru ke “Ngampan” Delod Ceking  
Antara Pura Gunung Payung dan Pura Batu Pageh  
Pura Gunung Payung di Gumi Delod Ceking
Gumi Delod Ceking Sebagai Pusat Perguruan
Ibu Tapa dan Pura Penataran Kampial, Keistimewaan Lain dari Gumi Delod Ceking 
Tags: desa adat bualudesa adat kutuhGumi Delod Cekingkuta selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sisi Gelap Demokrasi: Mengapa Kita Tidak Boleh Terlalu Percaya pada Demokrasi

Next Post

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co