2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunitas Desa Belajar Bali Gelar Festival Literasi Akar Rumput 2024

tatkala by tatkala
October 4, 2024
in Budaya
Komunitas Desa Belajar Bali Gelar Festival Literasi Akar Rumput 2024

Aktivitas Komunitas Desa Belajar Bali | Foto: Ist

GAUNG gerakan literasi nasional (GLN), yang nyaris identik hanya dengan gerakan literasi sekolah (GLS), sejak sebelum dan setelah pandemi, melemah. Hal ini terjadi karena gerakan literasi bersifat top down. Tidak demikian halnya dengan gerakan literasi komunitas. Terus bergeliat di seluruh pelosok tanah air.

Prinsip-prinsip swadaya, mandiri, lokal, berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan anggota komunitas; rupanya menjadikan gerkan ini tetap tumbuh pada ribuan titik lokasi gerakan literasi. Sebelum populer dengan sebutan gerakan literasi berbasis komunitas, TBM (Taman Bacaan Masyarakat) merupakan praktik literasi di masyarakat. Gerakan literasi masyarakat pun dapat dipilah menjadi dua, yaitu yang berbasis taman bacaan dan yang berbasis komunitas.

Data yang ada di Badan Bahasa menyatakan ada kurang lebih 1500-an gerakan literasi komunitas (termasuk di dalamnya TBM). Dibangun oleh para tokoh pegiat lokal. Para pegiat itu bermukim di tengah-tengah masyarakat dan memiliki perhatian yang besar terhadap arti penting pendidikan literasi bagi masyarakat.

Mereka adalah tokoh-tokoh literasi yang bekerja sendiri dalam “sunyi”. Mereka membangun iklim literasi dari rumah-rumah mereka di desa-desa atau perkampungan yang jauh dari pusat-pusat kota atau ada pula di tengah masyarakat miskin kota.

Pada umumnya mereka berada di pinggiran kota, pedesaan, dan kampung-kampung. Gerakan literasi mereka benar-benar membumi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat lokal setempat. Gerakan literasi mereka nyata!

Pada konteks itu, Bali memiliki sebuah desa dengan gerakan literasi komunitas yang bertaraf nasional. Di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali, sejak awal 2017 telah berdiri Komunitas Desa Belajar Bali yang dirintis dan dibangun oleh I Wayan Artika, warga desa setempat dan dosen serta adalah seorang instruktur literasi nasional.

Komunitas ini secara swadaya, mandiri, bertumbuh di desa, dengan berkelanjutan menjalankan gerakan literasi komunitas. Atas sumbangsihnya dalam pembangunan budaya baca di kalangan warga desa secara berkelanjutan; tahun 2024 ini menerima Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Penggerak Literasi dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jakarta.

Dengan demikian, reputasi komunitas ini dalam gerakan literasi akar rumput, telah diakui secara nasional. Dengan penerimaan bantuan ini, Desa Batungsel semakin dikukuhkan menjadi desa literasi di Bali dan di Indonesia. Desa ini menyumbang pemikiran-pemikiran mengenai praktik baik gerakan literasi di pedesaan. Hal itu tidak lepas dari pendidikan literasi yang dijalankan oleh tim Komunitas Desa Belajar Bali.

Realisasi dana bantuan yang diterima digunakan untuk membiayai kegiatan yang bertajuk “Festival Literasi akaRumput 2024”. Dalam festival yang berlangsung pada bulan Oktober ini, dilakukan kegiatan-kegiatan seperti: (1) seminar mengulas buku, (2) safari pelatihan pengelolaan gerakan literasi berbasis komunitas, (3) lokakarya mestua (mendongeng dalam bahasa Bali), (4) lokakarya membacakan buku, dan (5) lokakarya meresensi buku.

Kegiatan mengulas buku dilaksanakan dengan skema kolaborasi dengan komunitas/club literasi di Kabupaten Buleleng, seperti Komunitas Literasi Bali Utara, Club Pecinta sejarah (Cleo Club), kelompok pengajian mahasiswa muslim, dan organisai kepemudaan.

Safari pelatihan pengelolaan gerakan literasi berbasis komunitas dilaksanakan di lima komunitas, antara lain di Kabupaten Karangasem, Bangli, Gianyar, dan Negara. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk jejaring kerja gerakan literasi berbasis komunitas dan saling berbagi praktik baik dalam kegiatan literasi.

Yang akan disasar dalam kegiatan ini adalah komunitas-komunitas sastra/literasi yang sudah tumbuh. Hasil kegiatan ini diharapkan dihimpun berbagai gagasan dalam menyelenggarakan kegiatan literasi yang dimotori oleh tokoh-tokoh literasi setempat.

Kegiatan berupa lokakarya mestua (mendongeng dalam bahasa Bali) diadakan untuk ibu-ibu/orang tua anak-anak PAUD/TK Kusuma Widyadama di Desa Batungsel. Maksud kegiatan ini adalah melibatkan keluarga dalam kegiatan mesatua di tengah-tengah keluarga. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya diasuh oleh teknologi HP.

Dalam rangka memberi wawasan literasi dini kepada guru-guru PAUD/TK se-Kecamatan Pupuan yang berjumlah 35 orang, diberi lokakarya membacakan buku. Hal ini terdengar sebagai kegiatan yang terlalu umum dan sederhana tetapi pada kenyataannya jarang dilakukan. Sarana berupa buku dan materi cerita atau satua menggunakan koleksi perpustakaan Komunitas Desa Belajar Bali.

Lokakarya meresensi buku diadakan untuk membangun tradisi membaca kritis. Hal ini termasuk pada kegiatan literasi kritis karena praktik membaca buku dipadukan dengan praktik analisis secara kritis atas buku yang dibaca. Kegiatan ini juga termasuk praktik literasi yang lebih kompleks, mengingat akan menghasilkan tulisan berupa ulasan buku.

Adanya bantuan pemerintah kepada Komunitas Desa Belajar Bali yang direalisasikan lewat kegiatan “Festival Literasi akaRumput 2024” menjadi motivasi besar untuk mengembangkan kegiatan literasi yang lebih besar. Hal ini adalah sebagai bonus dalam gerkan literasi karena selama ini, kegiatan pendidikan literasi yang dilakukan secara berkelanjutan itu, bisa dikatakan tanpa dukungan dana. Dana ini sangat membantu pelaksanaan program literasi dan bisa menyediakan berbagai fasilitas kepada peserta.

Dana dalam skema bantuan pemerintah ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah dalam mendukung gerakan literasi yang tumbuh di bawah. Dari model kegiatan ini dapat dirumuskan bahwa gerakan literasi di Indonesia dapat dilakukan dengan dua model pendekatan, yakni pendekatan top down dan bottom up.

Komunitas penggerak literasi, sebagaimana halnya Komunitas Desa Belajar Bali, memilih jalan gerakan, bahkan tidak hanya secara bottom up tetapi di akar rumput.[T]

Sumber: Rilis Rumah Belajar Bali
Editor: Jaswanto

Tags: Desa BatungselKomunitas Desa Belajar BaliLiterasitabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seni-Budaya Sebatas Penarik Massa, Tak Pernah Jadi Program Serius dalam Kampanye Pilkada

Next Post

Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan

Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co