17 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Masalah Stunting dan Bagaimana Pemerintah Buleleng Mengatasinya

Jaswanto by Jaswanto
October 29, 2024
in Liputan Khusus
Masalah Stunting dan Bagaimana Pemerintah Buleleng Mengatasinya

Seorang ibu sedang memeriksakan kesehatan anaknya | Foto: Dok. PPID Buleleng

PADA awal tahun, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Buleleng menggelar Lomba Inovasi Kuliner Berbahan Pangan Lokal di kawasan Krisna Beach Street, Kamis (28/3/2024). Lomba tersebut diselenggarakan untuk menggali dan mempromosikan ragam inovasi kuliner yang bersumber dari bahan pangan lokal.

Selain itu, meski terkesan pragmatis dan seremonial, lomba inovasi kuliner berbahan pangan lokal ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pencegahan stunting di Kabupaten Buleleng. “Kami harap olahan pangan lokal ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengatasi masalah stunting. Dengan kegiatan ini, masyarakat dapat berkreasi untuk memunculkan menu-menu baru yang bergizi, aman, dan sehat,” ungkap I Gede Sandhiyasa, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Buleleng.

Bahwa kesehatan gizi anak-anak merupakan hal yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan yang optimal—dan berpengaruh sampai usia dewasa—, maka pemerintah, termasuk Pemerintah Buleleng, Bali, tak mau abai perihal tersebut. Sebab, memperlakukan kesehatan gizi anak balita dengan semena-mena bukan saja menyalahi aturan hak-hak sebagai warga negara, tapi juga bukti bahwa pemerintah sedang menggali lubang kuburnya sendiri—anak balita adalah masa depan bangsa.

Di daerah-daerah, di pelosok-pelosok desa, secara umum terdapat 3 masalah gizi utama yang sering terjadi kepada anak-anak balita, yaitu kekurangan gizi (wasting dan stunting), kekurangan zat gizi mikro (seperti anemia), dan kelebihan gizi (kegemukan dan obesitas).

Dalam hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2022 (SSGI 2022), terungkap bahwa 1 dari 12 anak balita di Indonesia mengalami wasting, dan1 dari 5 anak balita menderita stunting. Tentu saja Buleleng juga tak luput dari kondisi demikian.

Namun, program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng telah menunjukkan hasil yang melegakan—setidaknya angka stunting mengalami penurunan yang signifikan. Sebagaimana telah banyak dikabarkan, prevalensi stunting Buleleng yang tinggi menurut SSGI pada tahun 2021 silam—yakni sebesar 8,9%, dan meningkat pada tahun 2022 menjadi 11 %—, menurut data terakhir ePPGBM pada bulan Februari 2024, prevalensi stunting di kabupaten dengan wilayah terluas di Bali ini menunjukkan penurunan menjadi 3,5 %.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, dalam sambutannya pada kegiatan rembuk stunting pada awal tahun 2024 yang dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja.

“Meski mengalami penurunan, usaha intervansi stunting harus tetap terlaksana bersama secara konvergensi antara pemerintah kabupaten, desa, lembaga swadaya, lembaga donor, dan seluruh masyarakat. Keberhasilan intervensi stunting memerlukan kerjasama lintas program dan lintas sektor, mulai dari perencanaan penganggaran, implementasi, monitoring, dan evaluasi,” tegas Suyasa, yang juga mantan Kadisdikpora Buleleng itu.

Suyasa menekankan, masalah stunting di Kabupaten Buleleng masih perlu mendapat perhatian serius. Rendahnya tingkat pengetahuan tentang kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan dapat berdampak pada perkembangan janin.

Sebagaimana telah banyak disampaikan ahli kesehatan, bahwa seribu hari pertama kehidupan adalah periode yang sensitif bagi seorang anak sebab dampak dari pemenuhan gizi dan nutrisi lain yang tidak terpenuhi akan bersifat permanen dan tidak bisa diperbaiki. “Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus untuk pemenuhan gizi anak pada periode ini,” Suyasa menambahkan.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Buleleng I Nyoman Riang Pustaka, Pemerintah Buleleng harus terus-menerus menggelar kegiatan rembuk stunting untuk memastikan sejauh mana perencanan dalam mengintervensi angka stunting di Buleleng dikatakan berhasil.

Riang Pustaka menyebut upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng akan terus berlanjut untuk mencapai target nasional yang telah ditetapkan. “Kerjasama antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, lembaga swadaya, dan seluruh masyarakat menjadi kunci dalam menangani masalah ini,” ujarnya.

Sekadar informasi, upaya Pemkab Buleleng menurunkan prevalensi stunting hingga mencapai 6,2 persen sesuai hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 mendapatkan penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia.

Strategi  4T dan Program Lainnya

Selain komitmen seluruh jajaran Pemkab Buleleng yang bergotong royong dalam mencegah dan menangani stunting, strategi kampanye edukatif 4T—atau 4 Terlalu—juga menjadi program yang cukup efektif dan mengantarkan Buleleng menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota dengan angka prevalensi stunting terendah se-Indonesia dan berada pada nomor urut ke-3 prevalensi stunting terendah di Provinsi Bali.

“Buleleng menempati posisi ke-6 dari 15 kabupaten/kota se-Indonesia dengan prevalensi stunting 6,2 persen,” ungkap Kepala DP2KBP3A Buleleng I Nyoman Riang Pustaka usai menerima penghargaan serangkaian Hari Keluarga Nasional ke-31 tahun 2024 di Merapi Grand Ballroom, Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (28/6/2024).

Penyuluhan edukatif dengan tema 4T menyasar calon penantin (catin), fokus pada 4 isu yang dianggap menjadi penyebab tingginya angka stunting di Buleleng, yaitu usia ibu yang terlalu muda dan terlalu tua, jarak persalinan yang terlalu sering, serta jumlah persalinan yang terlalu banyak.

Strategi 4T ini berkaitan erat dengan edukasi pra-nikah yang juga menjadi salah satu bagan dari kerja-kerja Pemkab Buleleng dalam mempercepat penurunan angka stunting. Edukasi pra-nikah termasuk bagian dari Program Bangga Kencana atau Pembangunan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana Dinas P2KBP3A Buleleng.

Menurut Riang Pustaka, program Bangga Kencana ini bertujuan menyiapkan keluarga yang berkualitas. Sebuah keluarga dianggap berkualitas jika sudah ada dimensi kemandirian, ketentraman, dan kebahagiaan di dalam keluarga tersebut. Dan untuk menjalankan program tersebut, dibentuklah Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang anggotanya ada di setiap desa di Buleleng.

“TPK inilah yang kemudian melakukan pendampingan terhadap pasangan yang akan berkeluarga maupun yang sudah berkeluarga. Mereka berkoordinasi dengan desa-desa adat dan lembaga lain untuk mengetahui siapa-siapa pasangan yang akan menikah, lalu diberikan pendampingan, terutama dalam pencegahan stunting,” Riang Pustaka menjelaskan.

TPK Buleleng beranggotakan 1.830 kader di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Pada tahun 2023, TPK Buleleng melaporkan telah mengedukasi 1.030 warga yang menikah dan hingga bulan Mei 2024, sebanyak 232 pasangan yang telah dibimbing dan diedukasi. Itu angka yang mengesankan.

Selain strategi 4T, sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, Pemerintah Buleleng juga membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S)—tim yang dibentuk pemerintah untuk mengatasi masalah stunting.

Tujuan TP2S adalah untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia dari 21% menjadi 14% pada tahun 2024. TP2S dikoordinasikan oleh Kedeputian Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia, Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Republik Indonesia. Wakil Presiden RI menjabat sebagai Ketua Pengarah TP2S Pusat.

Di Buleleng, TP2S tak hanya dibentuk di kota saja, tapi juga di kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Buleleng. “Di tingkat desa/kelurahan bahkan sudah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertugas melakukan pendampingan kepada keluarga dengan cara mengidentifikasi faktor risiko stunting, pelayanan KIE, kesehatan, dan lainnya,” ujar Riang Pustaka.

Sebagai bagian dari TP2S di pedesaan, ada 4 sasaran besar pendampingan TPK yakni calon pengantin (catin), ibu hamil, pasca persalinan, serta pengasuhan dan tumbuh kembang anak di bawah 5 tahun (balita). “Dari empat sasaran besar tersebut, kami fokus pada catin. Melakukan KIE, skrining minimal tiga bulan pranikah untuk mengetahui faktor risiko stunting,” kata Riang Pustaka.

Dalam mengatasi stunting, Pemerintah Buleleng cukup optimis, apalagi kini sudah ada rumah sakit khusus untuk ibu dan anak di Buleleng. “Dengan adanya rumah sakit khusus ibu dan anak di sini, semoga memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Buleleng,” ujar Ketut Lihadnyana, Pj Bupati Buleleng, usai peresmian RSIA Puri Bunda Singaraja, Sabtu (30/3/2024) siang.

Sementara itu, Direktur Utama RSIA Puri Bunda Singaraja, dr. Ida Bagus Semadi Putra, Sp.OG., dengan tulus menerima ajakan Pemkab Buleleng untuk menurunkan stunting dan fokus pada kesehatan ibu dan anak pada umumnya. Ia berharap, hadirnya rumah sakit ini dapat memberikan sumbangsih bagi kesehatan dan kesejahteraan di Buleleng. “Kami berkomitmenuntuk membantu pemerintah dalam mengentaskan stunting di Buleleng,” ujar dr. Semadi Putra.

Kini, sebagaimana telah disampaikan di atas, prevalensi stunting Buleleng yang awalnya tinggi, 8,9 % tahun 2021 dan meningkat menjadi 11 % pada tahun 2022, menurut data mutakhir ePPGBM pada, menunjukkan penurunan menjadi 3,5 % per Februari 2024. Sebuah usaha yang melegakan, tentu saja.[T]

Reporter/Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini ditulis dan disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng.

Pemuda-Pemuda Buleleng Ukir Prestasi di Beragam Bidang: Dari Seni, Olahraga Hingga Pertanian
Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Buleleng: Dari Bangun Jembatan, Tanam Cabai, Hingga Bendung Radikalisme  
Warga Buleleng Merayakan Hasil-Hasil Pembangunan di Hari Kemerdekaan
Jejak Ragam Patriotisme pada Hari Kemerdekaan di Buleleng
Tags: bulelengpenurunan stuntingstunting
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pentas Intim Maestro Kentrung Pati Mbah Djaswadi: Fase Rawat Pekan Kebudayaan Nasional

Next Post

Merintis Penulisan “Sejarah Total” di Bali

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

by Jaswanto
May 15, 2026
0
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

Read moreDetails

Spirit Panji Sakti, Spirit Membangun Buleleng —Catatan dari Denyut Perayaan 422 Tahun Singaraja

by Jaswanto
April 14, 2026
0
Spirit Panji Sakti, Spirit Membangun Buleleng —Catatan dari Denyut Perayaan 422 Tahun Singaraja

PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja tahun 2026 berlangsung sepanjang Maret dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas....

Read moreDetails

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

by Jaswanto
March 20, 2026
0
Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

PADA tulisan sebelumnya, saya telah uraikan bukti-bukti kuat yang menyatakan bahwa Bali Utara—khususnya wilayah Tejakula dan sekitarnya—merupakan jalur dagang pada...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

DALAM sejarah, Singaraja (Buleleng) di Bali Utara tercatat sebagai jalur perdagangan yang semarak dan hidup. Apalagi saat wilayah yang didirikan...

Read moreDetails

Melihat Gambuh dari Kacamata Hitam dan Percakapan yang Menerus

by Agus Wiratama
January 9, 2026
0
Melihat Gambuh dari Kacamata Hitam dan Percakapan yang Menerus

BERJUMPA dengan pelaku Gambuh Batuan, membuat saya bertanya: “Tubuh yang membentuk tari, atau tari yang membentuk tubuh? Karya yang membentuk...

Read moreDetails

Kontak Sosial Singaraja-Lombok: Dari Perdagangan, Perkawinan hingga Pendidikan

by Jaswanto
February 28, 2025
0
Kontak Sosial Singaraja-Lombok: Dari Perdagangan, Perkawinan hingga Pendidikan

SEBAGAIMANA Banyuwangi di Pulau Jawa, secara geografis, letak Pulau Lombok juga cukup dekat dengan Pulau Bali, sehingga memungkinkan penduduk kedua...

Read moreDetails

Kisah Pilu Sekaa Gong Wanita Baturiti-Kerambitan:  Jawara Tabanan Tapi Jatah PKB Digugurkan

by Made Adnyana Ole
February 13, 2025
0
Kisah Pilu Sekaa Gong Wanita Baturiti-Kerambitan:  Jawara Tabanan Tapi Jatah PKB Digugurkan

SUNGGUH kasihan. Sekelompok remaja putri dari Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan, Tabanan—yang tergabung dalam  Sekaa Gong Kebyar Wanita Tri Yowana Sandhi—harus...

Read moreDetails

Relasi Buleleng-Banyuwangi: Tak Putus-putus, Dulu, Kini, dan Nanti

by Jaswanto
February 10, 2025
0
Relasi Buleleng-Banyuwangi: Tak Putus-putus, Dulu, Kini, dan Nanti

BULELENG-BANYUWANGI, sebagaimana umum diketahui, memiliki hubungan yang dekat-erat meski sepertinya lebih banyak terjadi secara alami, begitu saja, dinamis, tak tertulis,...

Read moreDetails
Next Post
Merintis Penulisan “Sejarah Total” di Bali

Merintis Penulisan “Sejarah Total” di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co