16 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Spirit Panji Sakti, Spirit Membangun Buleleng —Catatan dari Denyut Perayaan 422 Tahun Singaraja

Jaswanto by Jaswanto
April 14, 2026
in Liputan Khusus
Spirit Panji Sakti, Spirit Membangun Buleleng —Catatan dari Denyut Perayaan 422 Tahun Singaraja

Spirit Panji Sakti dalam wujud laku seni budaya pada HUT Kota Singaraja

PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja tahun 2026 berlangsung sepanjang Maret dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas. Pemerintah Kabupaten Buleleng mengusung tema “Bhinneka Shanti Jagadhita”, yang menekankan pentingnya menjaga keberagaman, kedamaian, dan kesejahteraan bersama.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak awal Maret, ditandai dengan jalan sehat pada 6 Maret 2026 yang diikuti ASN, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum. Kegiatan kemudian berlanjut dengan berbagai lomba, pertunjukan seni, hingga agenda sosial yang tersebar di sejumlah titik di Kota Singaraja.

Puncak perayaan digelar selama tiga hari, 28–30 Maret 2026, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno. Di lokasi ini, masyarakat disuguhi beragam pementasan seni tradisional dan modern yang melibatkan seniman lokal Buleleng.

Semangat perempuan Buleleng dalam perayaan HUT ke-422 Kota Singaraja

Kepala Bidang Adat dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Made Tegah Okta Maheri, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tahun ini disusun untuk mengangkat kembali nilai sejarah dan budaya daerah. “Berbagai kegiatan dirangkai mulai awal bulan Maret hingga akhir Maret 2026. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pawai budaya yang melibatkan seluruh kecamatan dengan mengangkat kisah sejarah Buleleng,” ujarnya.

Pawai budaya menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan tahun ini. Kegiatan ini kembali digelar setelah sempat vakum hampir tujuh tahun. Pawai berlangsung pada 30 Maret 2026 dengan rute dari kawasan Taman Kota Singaraja hingga Pelabuhan Buleleng.

Dalam pawai tersebut, sembilan kecamatan di Buleleng terlibat, yakni Gerokgak, Seririt, Busungbiu, Banjar, Sukasada, Buleleng, Sawan, Kubutambahan, dan Tejakula. Masing-masing kecamatan menampilkan satu bagian cerita tentang perjalanan tokoh sejarah Ki Barak Panji Sakti.

“Peserta dari masing-masing kecamatan mengangkat cerita besar dari sejarah Buleleng, yakni Ki Barak Panji, mulai dari masa kecil beliau hingga kejayaannya memerintah di Buleleng,” kata Okta Maheri.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menjelaskan bahwa parade tersebut dirancang dalam bentuk fragmentari. Setiap kecamatan menampilkan satu episode perjalanan hidup Panji Sakti, mulai dari kelahiran, masa kecil, perjalanan ke Den Bukit, hingga mendirikan dan memimpin Kerajaan Buleleng.

“Parade ini akan menampilkan fragmentari mulai dari kelahiran Ki Barak Panji Sakti, masa kecil beliau, perjalanan ke Den Bukit, mendirikan Kerajaan Buleleng hingga mencapai masa kejayaan kerajaan,” kata Sutjidra.

Semangat para pemimpin Buleleng dan Bali dalam membangun Kabupaten Buleleng berdasarkan spirit kepemimpinan Panji Sakti

Selain menampilkan cerita sejarah, setiap kecamatan juga menampilkan potensi lokal masing-masing. Hal ini terlihat dari gebogan berisi hasil pertanian dan perkebunan, serta penggunaan pakaian adat khas dari desa-desa setempat.

Menurut Sutjidra, pemilihan tema sejarah tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat pada asal-usul Kota Singaraja. “Kami sudah diskusi panjang dengan tim. Kami ingin seperti pesan ‘jas merah’, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Apalagi kami juga sedang menata kawasan heritage di Kota Singaraja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa rencana tersebut telah mendapat dukungan dari keluarga besar keturunan Panji Sakti. “Setelah kami berdiskusi dengan keluarga besar puri, mereka sangat mengapresiasi kalau parade ini dilakukan,” katanya.

Selain pawai budaya, berbagai kegiatan lain juga digelar untuk memeriahkan peringatan HUT ke-422 Singaraja. Pemerintah Kabupaten Buleleng mengadakan lomba pengelolaan sampah berbasis sumber yang menyasar rumah tangga di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Di bidang olahraga, digelar Singaraja Run 2026 dengan jarak tempuh 7 kilometer. Lomba lari ini mengambil titik start di Pelabuhan Tua Buleleng dan melintasi sejumlah ruas jalan di kawasan kota. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum maupun ASN.

Semarak perayaan HUT ke-422 Kota Singaraja di RTH Taman Bung Karno Singaraja

Sementara itu, di bidang kuliner tradisional, lomba ngelawar juga dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan dari masing-masing kecamatan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan tradisi kuliner Bali di tengah perkembangan zaman.

Pada malam puncak perayaan di Taman Bung Karno, berbagai pertunjukan seni ditampilkan. Di antaranya gong legendaris mebarung, Joged mebarung, serta penampilan Smarandana dan Bondres kolaborasi. Selain itu, Sanggar Seni Dwi Mekar menampilkan oratorium tari kolosal yang melibatkan sekitar 150 penari dengan mengangkat fragmen perjalanan Ki Barak Panji Sakti saat menyerang Kerajaan Blambangan.

Penyanyi Bali Bagus Wirata juga hadir sebagai bintang tamu dalam rangkaian acara tersebut.

Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini melibatkan banyak sektor sehingga membutuhkan koordinasi yang baik. “Waktu sangat terbatas, namun kegiatannya sangat banyak dan lintas sektor. Kunci utamanya adalah kepastian perencanaan dan koordinasi yang solid. Administrasi harus tuntas sesuai jadwal agar persiapan tidak terhambat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Asisten Tata Pemerintahan Setda Buleleng sekaligus Ketua Panitia, Putu Ariadi Pribadi. Ia memastikan seluruh organisasi perangkat daerah telah siap menjalankan tugasnya masing-masing. “Dari sisi konsep kegiatan, sarana prasarana, hingga teknis pelaksanaan, semuanya sudah dipersiapkan. Tinggal memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Spirit Panji Sakti dalam wujud laku seni budaya pada HUT Kota Singaraja

Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan. Partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan perayaan sekaligus menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Partisipasi masyarakat sangat penting, baik untuk memeriahkan kegiatan maupun menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung,” kata Okta Maheri.

Melalui perayaan ini, pemerintah daerah berharap potensi seni dan budaya Buleleng semakin dikenal luas. Selain itu, momentum peringatan HUT ke-422 Singaraja juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Harapannya, Singaraja tetap menjadi kota yang menjaga keberagaman, kedamaian, dan keharmonisan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Sutjidra. [T]

Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

  • Catatan: Artikel ini ditulis dan disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng.
Tags: bulelengDinas Kominfosanti BulelengHUT Kota SingarajaPemkab Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

Next Post

Kenapa sih Harus Solo Exhibition?

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Hikayat Tuak

by Jaswanto
May 30, 2026
0
Hikayat Tuak

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...

Read moreDetails

Ritual Menanam Beras Merah

by Jaswanto
May 28, 2026
0
Ritual Menanam Beras Merah

“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...

Read moreDetails

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

by Jaswanto
May 15, 2026
0
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

Read moreDetails

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

by Jaswanto
March 20, 2026
0
Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

PADA tulisan sebelumnya, saya telah uraikan bukti-bukti kuat yang menyatakan bahwa Bali Utara—khususnya wilayah Tejakula dan sekitarnya—merupakan jalur dagang pada...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

DALAM sejarah, Singaraja (Buleleng) di Bali Utara tercatat sebagai jalur perdagangan yang semarak dan hidup. Apalagi saat wilayah yang didirikan...

Read moreDetails

Melihat Gambuh dari Kacamata Hitam dan Percakapan yang Menerus

by Agus Wiratama
January 9, 2026
0
Melihat Gambuh dari Kacamata Hitam dan Percakapan yang Menerus

BERJUMPA dengan pelaku Gambuh Batuan, membuat saya bertanya: “Tubuh yang membentuk tari, atau tari yang membentuk tubuh? Karya yang membentuk...

Read moreDetails

Kontak Sosial Singaraja-Lombok: Dari Perdagangan, Perkawinan hingga Pendidikan

by Jaswanto
February 28, 2025
0
Kontak Sosial Singaraja-Lombok: Dari Perdagangan, Perkawinan hingga Pendidikan

SEBAGAIMANA Banyuwangi di Pulau Jawa, secara geografis, letak Pulau Lombok juga cukup dekat dengan Pulau Bali, sehingga memungkinkan penduduk kedua...

Read moreDetails

Kisah Pilu Sekaa Gong Wanita Baturiti-Kerambitan:  Jawara Tabanan Tapi Jatah PKB Digugurkan

by Made Adnyana Ole
February 13, 2025
0
Kisah Pilu Sekaa Gong Wanita Baturiti-Kerambitan:  Jawara Tabanan Tapi Jatah PKB Digugurkan

SUNGGUH kasihan. Sekelompok remaja putri dari Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan, Tabanan—yang tergabung dalam  Sekaa Gong Kebyar Wanita Tri Yowana Sandhi—harus...

Read moreDetails
Next Post
Kenapa sih Harus Solo Exhibition?

Kenapa sih Harus Solo Exhibition?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali
Esai

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali

MENJELANG pembukaan Pesta Kesenian Bali 2026, perhatian publik justru tidak tertuju pada tarian, tabuh-tabuh baru, atau tema yang diusung tahun...

by Dede Putra Wiguna
June 16, 2026
Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026:  Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik
Panggung

Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca
Esai

Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca

BEBERAPA waktu lalu saya sengaja mampir ke sebuah toko buku di Malang yang pernah menjadi tempat favorit saya semasa mahasiswa....

by Ahmad Fatoni
June 15, 2026
Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng
Pemerintahan

Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi mengambil sumpah/janji serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi...

by tatkala
June 15, 2026
Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...

by Ingga Adelia
June 15, 2026
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif
Pendidikan

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I
Panggung

Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
Pemerintahan

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Om Swastyastu, Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan pribadi, kami I Nyoman Sutjidra, Bupati Buleleng, bersama Gede Supriatna, Wakil Bupati...

by tatkala
June 15, 2026
Tari Siwanataraja, Simbol Awal Penciptaan yang Selalu Hadir dalam Peed Aya Pesta Kesenian Bali
Panggung

Peed Aya PKB 2026, Seni Keberlanjutan

PEMENTASAN Peed Aya serangkaian dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ada yang baru, dan pastinya menarik. Arak-arakan barisan yang...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026
Ulas Pentas

Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026

MENERJEMAHKAN tema Pesta Kesenian Bali (PKB) ke dalam seni pertunjukan kerap menjadi tantangan bagi para seniman. Pertama, tema-tema PKB dirumuskan...

by I Nyoman Darma Putra
June 15, 2026
Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali
Ulas Rupa

Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

SEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...

by Oka Rusmini
June 15, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Wisatawan Eropa Masih Menjadi Andalan Indonesia

MASA tinggal terlama wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia didominasi oleh wisatawan asal negara-negara Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan Eropa...

by Chusmeru
June 15, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co