18 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
in Panggung
Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026:  Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

Rekasadana (pergelaran) Timor Leste Classical Dance di Pesta Kesenian Bali 2026 | Foto: Budarsana

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah dan hasil kerajinan rumahan ditata apik dengan sebuah stand kreatif. Kain-kain klasik, petanda kegiatan tradisi mempercantik tempat pentas tergolong elit itu. Lagu-lagu klasik bernuansa Timor, mengalun mengundang pengunjung untuk menyaksikan seni pertunjukan yang segera dimulai.

Suasana itu tampak dalam Rekasadana (pergelaran) Timor Leste Classical Dance, Konsulat Jendral Timor Leste Bali World Culture Cellebration (BWCC) serangkaian dengan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 di Gedung Ksirarnawa, Minggu 14 Juni 2026. Pentas seni yang dimulai 17.00 Wita itu memang tak memenuhi gedung pertunjukan dua lantai itu, tetapi penonton yang hadir justru lebih banyak pecinta seni luar negeri dan masyarakak lokal untuk sebuah inspirasi.

Suasana malam pesta seni itu tampak akrab. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, S.Ag., M.Si yang mewakili Gubernur Bali didampingi Consul Jenderal Republik Demokratik Timor-Leste, Carolina Maria membuka pementasan dengan memukul gong sebagai diplomasi seremonial. “Kami merasa senang bisa ikut berpartisipasi dalam festival budaya Bali tahun 2026,” kata Carolina Maria.

Rekasadana (pergelaran) Timor Leste Classical Dance di Pesta Kesenian Bali 2026 | Foto: Budarsana

Selain menyajikan seni tari dan music, partisipan luar negri ini juga menyajikan lagu-lagu khas negera tersebut. Penampilan seniman asing dalam ajang PKB tak hanya meriah, tetapi juga memadukan akulturasi budaya yang unik, sorak sorai penonton yang antusias, serta keindahan latar panggung megah itu.

Penampilan grup luar negeri panggung megah berskala internasional, sebagai kesempatan pertukaran budaya global, dan akses langsung ke apresiasi seniman serta ribuan pasang mata audiens yang mencintai seni tradisi. “Tim kesenian luar negeri turut berpartisipasi di BWCC Pesta Kesenian Bali ini suatu kehormatan dan kehadirannya akan menjadi ruang perjumpaan seni. Partisipasi tari, musik dan beragam tradisi momentum penting untuk keragaman seni di Asia,” ucap Kadis Alit Suryana.

Sebagai tampilan pertama, partisipan Timor Leste menamilkan Tarian Bangsa. Suara jimbe yang renyah mengawali tarian itu. Sebanyak 6 penari laki-laki menarikan tombak lengkap dengan perisai. Kepalanya ditutup kain putih lalu dihisai bulu ayam, hiasan kaki yang memperjelas hentakan kaki serta mengenakan kain khas Timor Leste. Selanjutnya muncul 8 penari wanita menggunakan kain, selendang dan hiasan kepala.

Tarian yang berasal dari Kabupaten Ainaro dan berakar pada sejarah perjuangan rakyat setempat pada masa peperangan yang dipimpin oleh Raja Boaventura dalam melawan penjajahan pada awal abad ke-19. Tarian ini menjadi simbol semangat perjuangan yang bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme, patriotisme, dan cinta tanah air. Maka, tak heran gerak tarinya enerjik, penuh semangat yang memukau penonton.

Rekasadana (pergelaran) Timor Leste Classical Dance di Pesta Kesenian Bali 2026 | Foto: Budarsana

Tari Likurai juga memikat penonton petang itu. Penari laki-laki menari gagah dengan senjata keris. Mereka menari bersama 8 perempuan yang memainkan jimbe kecil dengan sukacita. Gerak tarinya lebih banyak menyajikan hentakan laki yang menjadi khasnya. Iringannya jimbe yang mengeduplak-duplak keras berjiwa. Tari Likurai untuk menyambut para pahlawan yang kembali dari medan pertempuran. Para pahlawan tersebut membawa pedang mereka dan terkadang juga membawa kepala musuh yang telah mereka kalahkan. Para perempuan menabuhkan irama yang kuat dan bernuansa militer saat arak-arakan para pahlawan bergerak kembali menuju desa.

Legenda Tari Likurai, menyerupai gerakan seekor ular yang sedang menari. Dahulu, tarian ini dibawakan oleh 7 orang perempuan yang melambangkan 7 kepala seekor ular. Legenda tersebut menjadi salah satu unsur yang memperkaya makna simbolis dan nilai budaya yang terkandung dalam Tari Likurai.

Sajian seni yang membuat penonton terkesima, ketika Tarian Dahur Lese itu disajikan oleh pemuda dengan penuh sukacita. Tarian tradisional berasal dari Kabupaten Bobonaro dan berkembang di kalangan suku Bunak itu memang dipantaskan di berbagai upacara adat maupun ritual tradisional. Para penari melakukan gerakan tari yang diiringi dengan nyanyian secara bersamaan sebagai simbol persahabatan, persatuan, kasih sayang, serta kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Ketika Tarian Esquadrilhas atau Valsa Manatuto (Palikatri) itu tampil, penonton khususnya anak-anak muda tampak hanyut dalam setiap geraknya. Sebab, tarian tradisional yang berasal dari Kabupaten Manatuto dibawakan oleh para pemuda dan pemudi sebagai sarana untuk saling mengenal dan menjalin hubungan sosial, sebelum terbentuknya hubungan yang lebih dekat atau hubungan kasih sayang. Tari ini dibawakan secara berpasangan oleh laki-laki dan perempuan dengan gerakan yang harmonis dan teratur.

Tarian Esquadrilhas atau Valsa Manatuto mencerminkan hasil akulturasi budaya antara Timor dan Portugis. Tarian ini terdiri atas beberapa ragam tarian, yaitu Valsa, Soran Kaki, Soruboek, Tarian Mars, dan Tarian Sintidu. Tari ini juga menjadi salah satu warisan budaya yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, kesopanan, serta pengaruh budaya Portugis yang telah berasimilasi dengan budaya lokal masyarakat Timor-Leste.

Rekasadana (pergelaran) Timor Leste Classical Dance di Pesta Kesenian Bali 2026 | Foto: Budarsana

Disela-sela pergelaran tersebut, partisipan Timor Leste juga memeriahkan BWCC dengan penampilan Traditional Costume Fashion Show (Kain Tais Tradisional) dan Traditional Custum Fashion Show (Kain Tais Modern). Penampilan fashion show tergolong unik, karena masih kental dengan tradisi yang ada. Para model menyajikan berbagai berbagai busana dengan berbagai jenis kain tradisional yang khas.

Demikian pula sajian Tarian Likur, dan Tarian Soru Boek yang menyampaikan nilai-nilai yang kuat. Termasuk sajian Lagu Rai Timor Lorosae dan Lagu Cidade Dili yang selalu mengingatkan untuk menjaga tradisi dan budaya. Suasana menjadi lebih akrab, ketika sampai pada acara Door Prize dan Penyerahan Sertifikat. Pergelaran kemudian ditutup dengan foto bersama dan Tari Dahur/Tebe-Tebe.[T}

Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Bali World Culture CellebrationPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2026Timor Leste
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca

Next Post

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails
Next Post
Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara
Persona

Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

APA hubungan wayang wong Tejakula dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 yang akan digelar di Buleleng? Secara langsung,...

by Made Adnyana Ole
October 17, 2026
Bali Dilucuti Berkali-kali: Dari Krisis Moneter hingga Krisis Bahan Bakar
Esai

Bali Dilucuti Berkali-kali: Dari Krisis Moneter hingga Krisis Bahan Bakar

SUASANA di sekitar Lapangan Puputan padat seperti biasa ketika saya dan rekan-rekan tim lainnya mengakhiri tugas di salah satu kawasan...

by Pande Susan
October 17, 2026
Krisis BBM dan Ujian Transportasi Publik Bali
Esai

Krisis BBM dan Ujian Transportasi Publik Bali

Ada yang berbeda dari jalanan Denpasar pada pertengahan Oktober ini. Jalan-jalan yang biasanya dipenuhi sepeda motor dan mobil terlihat lebih...

by Angga Wijaya
October 17, 2026
Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir
Buku Tatkala

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir

Judul: Panduan Lumut -- Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putri Wijaya ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 17, 2026
Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM
Esai

Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM

LIMA hari sudah antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memenuhi SPBU di Pulau Bali. Antrean itu tidak hanya...

by I Wayan Artika
October 16, 2026
Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow
Esai

Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow

BAYANGKAN seorang tenaga medis yang baru saja menerima panggilan darurat. Seorang pasien membutuhkan pertolongan segera dan sudah terbaring di meja...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 16, 2026
Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan
Esai

Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan

ADA kejanggalan ketika mendapatkan bensin harus dirayakan sebagai sebuah kemenangan. Warga rela mengantre berjam-jam, menanti hingga dini hari, bahkan mengorbankan...

by Dede Putra Wiguna
October 16, 2026
Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali
Bahasa

Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

SECARA pribadi, saya sebisa mungkin menghindari antrean BBM di Bali saat ini. Saya pernah berada di posisi itu dahulu, dan...

by I Made Sudiana
October 16, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Selembar Kain di Antara Aku dan Dunia: Ritual Menutup Gorden Ketika Senja

Ada sebuah tindakan kecil yang hampir selalu kita lakukan tanpa pernah bertanya mengapa. Ketika sore mulai turun, cahaya matahari perlahan...

by Tri Nugroho Adi
October 16, 2026
Hukum Tanah Air Bali
Buku Tatkala

Hukum Tanah Air Bali

Judul: Hukum Tanah Air Bali Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Made Pria Dharsana ISBN: Masih dalam proses Tebal:...

by Buku Tatkala
October 17, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Kemping yang Mencekam

LIBUR semester telah tiba. Mahasiswa dan anak sekolah dapat bersantai. Agung Santoso berencana memanfaatkan libur itu bersama keluarga. Ia ingin...

by Chusmeru
October 15, 2026
𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈
Pameran

𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈

Menteri Luar Negeri India, 𝐃𝐫. 𝐒. 𝐉𝐚𝐢𝐬𝐡𝐚𝐧𝐤𝐚𝐫, 12 Oktober 2026, membuka pameran 𝑁𝑖𝑟ā𝑚𝑎𝑦ā𝑡𝑎: 𝐻𝑒𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑎𝑛𝑑 𝑊𝑒𝑙𝑙𝑏𝑒𝑖𝑛𝑔 𝑖𝑛 𝑆𝑜𝑢𝑡ℎ 𝐴𝑠𝑖𝑎𝑛 𝑇𝑒𝑥𝑡𝑠...

by tatkala
October 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co