17 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemuda-Pemuda Buleleng Ukir Prestasi di Beragam Bidang: Dari Seni, Olahraga Hingga Pertanian

Jaswanto by Jaswanto
October 18, 2024
in Liputan Khusus
Pemuda-Pemuda Buleleng Ukir Prestasi di Beragam Bidang: Dari Seni, Olahraga Hingga Pertanian

Pemuda-Pemuda Buleleng Ukir Presatsi di Beragam Bidang: Dari Seni, Olahraga Hingga Pertanian

BARU-BARU ini, pemuda-pemudi Buleleng seperti panen prestasi dari berbagai bidang. Di bidang olahraga, misalnya, atlet-atlet Buleleng yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 berhasil menggondol emas untuk Provinsi Bali. Di antaranya, sebagai contoh, yakni cabang olahraga tenis meja dan atletik.

Untuk cabor tenis meja ganda campuran bahkan mampu mencatatkan sejarah baru selama gelaran PON. Pasalnya, sejak digelar tahun 1948, cabor tenis meja Bali tak pernah mendapat satu emas pun. Tapi, tahun ini, berkat kedua atlet dari Buleleng, Komang Sugita dan Made Sisca Pratiwi, tenis meja Bali akhirnya mendapat emas pertama selama 76 tahun mengikuti turnamen.

Tak hanya Sugita dan Sisca, medali emas juga dipersembahkan Ni Ketut Cita, permata tersembunyi Satpol PP Buleleng, dari cabang atletik. Sugita, Sisca, dan Cita, tentu hanya sedikit nama yang disebutkan. Masih banyak nama di bidang olahraga yang mengharumkan nama Buleleng di kancah regional maupun nasional. Pencapaian para atlet tersebut tentu tidak terlepas dari investasi di bidang olahraga yang dilakukan oleh Pemerintah Buleleng──dalam hal ini Disdikpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng.

“Ini PON pertama bagi kami berdua. Dan ini juga emas pertama untuk tenis meja Bali setelah 76 tahun tak pernah dapat,” ujar Sisca dan Sugita, atlet ganda campuran tenis meja asal Buleleng itu.

Anak Agung Ngurah Panji Dharma Putra | Foto: Diskominfosanti Buleleng

Prestasi pemuda Buleleng tidak hanya datang dari dunia olahraga saja. Beberapa hari yang lalu, kabar baik juga datang dari dunia kesenian. Di Jakarta, seorang pemuda Buleleng berhasil mendapat juara 2 Pemuda Pelopor Nasional 2024──program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).

Namanya Kadek Angga Wahyu Pradana. Ia layak mendapat penghargaan tersebut sebab perannya dalam melestarikan seni dan budaya, khususnya dalam mempelopori revitalisasi tabuh Lelonggoran, kesenian khas Buleleng.

“Menghidupkan kembali gending Lelonggoran adalah langkah penting untuk menjaga keberadaan dan kesinambungan warisan tradisi ini. Revitalisasi ini disajikan dengan cara yang segar, tanpa menghilangkan esensi tradisinya,” terang Wahyu Pradana, sebagaimana dikutip banyak media massa di Buleleng.

Di bidang modeling, tata busana, dan kecantikan, gadis remaja asal Buleleng tercatat sebagai finalis Miss Tionghoa Indonesia 2024 dalam katagori remaja setelah menyisihkan sejumlah peserta dan menyandang gelar Miss Tionghoa Bali 2024. Ialah Monalitha Artha, gadis keturunan Tionghoa yang menguasi bahasa Mandarin, modeling, public speaking, serta giat budaya Tionghoa tersebut.

Jauh sebelum itu, nama Anak Agung Ngurah Panji Dharma Putra juga menjadi perbincangan. Pemuda asal Buleleng itu berhasil terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional di upacara peringatan HUT RI ke-79 yang dilaksanakan di Nusantara, Kalimantan Timur, bulan Agustus yang lalu. Pada kesempatan itu, Anak Agung Panji mendapatkan kehormatan untuk bergabung dalam Tim 17, yang bertugas menurunkan bendera pada upacara kenegaraan di Nusantara.

Ni Ketut Cita | Foto: Dok. tatkala.co

Lalu, di bidang pertanian, Buleleng memiliki sosok Putu Winda Eristyana, mahasiswi Universitas Udayana asal Desa Pancasari, Buleleng, yang dinobatkan sebagai Young Ambassador Agriculture 2023 Tingkat Nasional──dalam program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS) yang diselenggarakan Kementerian Pertanian RI bekerjasama dengan International Fund for Agriculture Development (IFAD).

Sampai di sini, nama-nama yang telah disebutkan di atas tentu saja hanya sedikit nama──hanya sebagai contoh──yang telah menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Buleleng. Di luar itu, masih banyak nama berprestasi di berbagai bidang lainnya yang tak dapat disebutkan satu per satu.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Buleleng, Made Astika secara tegas menyatakan berkomitmen membangun dunia pendidikan, olahraga, dan kepemudaan secara merata di Kabupaten Buleleng. Demikian terungkap dalam Pembukaan Rakordikpora Penyusunan Rencana Kerja Disdikpora Buleleng Tahun 2025 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja bulan lalu.

Investasi Masa Depan

Salah satu indikator atau ukuran keberhasilan pembangunan daerah adalah peningkatan kualitas sumber daya manusianya, lebih-lebih itu terjadi di tingkat usia muda. Sebab, pemuda yang berkualitas, tentu saja, langsung atau tidak, dapat menentukan masa depan daerah tersebut. Untuk ini, sepertinya Kabupaten Buleleng patut banga dengan beberapa pemuda yang menorehkan prestasi──dan mengharumkan nama Buleleng──dalam segala bidang.

Komang Sugita (Odon) dan Made Sisca Pratiwi | Foto: Dok. tatkala.co

Pembangunan pemuda menjadi semacam program wajib di setiap daerah. Sebab ini bukan saja tentang hari ini (jangka pendek), tapi juga investasi jangan panjang. Pembangunan pemuda di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, selain dilakukan melalui berbagai kegiatan kepemudaan, seperti yang diorganisir oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), pula dilaksanakan di lembaga-lembaga pendidikan maupun badan-badan yang berkaitan dengan hal tersebut. Keterhubungan antarlembaga ini tentu dapat membantu memperlancar pembangunan di bidang kepemudaan.

Dalam investasi masa depan pembangunan pemuda, Pemerintah Buleleng harus memastikan kaum muda tidak hanya menjadi target sasaran pembangunan, tetapi menjadi agen perubahan yang bisa mendorong berbagai inovasi dalam pembangunan.

Pada 2024, berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas penduduk Kabupaten Buleleng didominasi oleh usia produktif (rentang 15-59 tahun) yang jumlahnya mencapai 532,59 ribu atau 64,46% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 22,27% dan 13,26%.

Untuk itulah, PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengajak pemuda untuk proaktif dalam pembangunan daerah. Lihadnyana menjelaskan bahwa Pemerintah Republik Indonesia telah memberikan peluang bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan masa depan Indonesia.

“Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas-generasi telah membangun optimisme kolektif, bahwa sekarang pemuda-pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Kadek Angga Wahyu Pradana | Foto: Dok pribadi

Ia menggarisbawahi, saat ini Indonesia sedang berjuang untuk menyelesaikan sejumlah persoalan, seperti korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoaks, ujaran kebencian, dan masalah-masalah bangsa lainnya. Karena itu, dia menegaskan bahwa tantangan-tantangan ini tidak boleh menghentikan semangat pemuda untuk terus berjuang menuju Indonesia maju, serta menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

“Perkembangan teknologi terkini dan arus informasi yang semakin cepat membuat kesenjangan penguasaan terhadap teknologi dan informasi antargenerasi. Demikian halnya dengan tatanan sosio-kultural, politik, dan bahkan bisnis yang dikontestasi,” tegas Lihadnyana.[T]

Reporter/Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini ditulis dan disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng.

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Buleleng: Dari Bangun Jembatan, Tanam Cabai, Hingga Bendung Radikalisme  
Warga Buleleng Merayakan Hasil-Hasil Pembangunan di Hari Kemerdekaan
Jejak Ragam Patriotisme pada Hari Kemerdekaan di Buleleng
Sukses Kuatkan Kompetensi UMKM, Sukses Entaskan Kemiskinan Ekstrem di Buleleng
Tags: bulelengpemudapemuda buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gelar Pameran ke-18, Edi Bonetski Sebut Diri Bukan Pelukis

Next Post

4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

by Jaswanto
June 29, 2026
0
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...

Read moreDetails

Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan

by Jaswanto
June 28, 2026
0
Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan

TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....

Read moreDetails

Hikayat Tuak

by Jaswanto
May 30, 2026
0
Hikayat Tuak

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...

Read moreDetails

Ritual Menanam Beras Merah

by Jaswanto
May 28, 2026
0
Ritual Menanam Beras Merah

“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...

Read moreDetails

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

by Jaswanto
May 15, 2026
0
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

Read moreDetails

Spirit Panji Sakti, Spirit Membangun Buleleng —Catatan dari Denyut Perayaan 422 Tahun Singaraja

by Jaswanto
April 14, 2026
0
Spirit Panji Sakti, Spirit Membangun Buleleng —Catatan dari Denyut Perayaan 422 Tahun Singaraja

PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja tahun 2026 berlangsung sepanjang Maret dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas....

Read moreDetails

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

by Jaswanto
March 20, 2026
0
Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [3]: Hikayat Tenun di Kawasan Tejakula dan Pewarna Alaminya

HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [2]: Hikayat Niaga Kapas di Bali Utara  

PADA tulisan sebelumnya, saya telah uraikan bukti-bukti kuat yang menyatakan bahwa Bali Utara—khususnya wilayah Tejakula dan sekitarnya—merupakan jalur dagang pada...

Read moreDetails

Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

by Jaswanto
January 28, 2026
0
Menyigi Tejakula dan Sekitarnya [1]: Hikayat Jalur Dagang Bali Utara

DALAM sejarah, Singaraja (Buleleng) di Bali Utara tercatat sebagai jalur perdagangan yang semarak dan hidup. Apalagi saat wilayah yang didirikan...

Read moreDetails
Next Post
4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”

4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Kata Menjelma Jiwa: Pesona Lomba Baca Puisi di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

Ketika Kata Menjelma Jiwa: Pesona Lomba Baca Puisi di Festival Seni Bali Jani 2026

SUASANA Citta Kelangen Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, Jumat, 17 Juli 2026, terasa berbeda. Tak terdengar dentuman gamelan atau hingar-bingar...

by Nyoman Budarsana
July 17, 2026
Kehilangan, Bahasa, dan Memori Kolektif dalam Karya Sastra —Membaca “Singkarak, Riang dan Sendunya” Karya Ragdi F Daye
Ulas Buku

Kehilangan, Bahasa, dan Memori Kolektif dalam Karya Sastra —Membaca “Singkarak, Riang dan Sendunya” Karya Ragdi F Daye

Singkarak, Riang dan Sendunya merupakan kumpulan cerpen karya Ragdi F Daye yang diterbitkan Rumahkayu Pustaka pada Mei 2026. Buku ini...

by Azwar
July 17, 2026
“Dasa Muka, The Face of Humanity”, Saat Penonton Diajak Berkaca pada Wajah-Wajah dalam Diri Manusia
Panggung

“Dasa Muka, The Face of Humanity”, Saat Penonton Diajak Berkaca pada Wajah-Wajah dalam Diri Manusia

MALAM itu Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, dipenuhi penonton dari berbagai penjuru. Kamis, 16 Juli 2026, kursi-kursi tribun tak...

by Nyoman Budarsana
July 17, 2026
“Kera Wuhan”, Ketika Sun Go Kong dan Hanoman Menertawakan Ego Manusia
Panggung

“Kera Wuhan”, Ketika Sun Go Kong dan Hanoman Menertawakan Ego Manusia

GELAK tawa pecah bahkan sebelum adegan pertama benar-benar usai. Di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Rabu malam, 15 Juli 2026,...

by Nyoman Budarsana
July 17, 2026
Panggung Teater Modern Festival Seni Bali Jani 2026 Dipenuhi Tafsir Kreatif
Panggung

Panggung Teater Modern Festival Seni Bali Jani 2026 Dipenuhi Tafsir Kreatif

KEMAJUAN seni teater di Bali kembali menemukan panggungnya melalui Pawimba (Lomba) Teater Modern Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun...

by Nyoman Budarsana
July 17, 2026
Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru
Khas

Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

MEMASUKI penyelenggaraan ke-48, Pesta Kesenian Bali (PKB) telah menempuh perjalanan panjang sebagai festival seni budaya terbesar di Pulau Dewata. Selama...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi
Khas

Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

MENJELANG usianya yang mengarah pada setengah abad, Pesta Kesenian Bali (PKB) dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan. Festival seni terbesar...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme
Khas

Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

DI tengah riuh tepuk tangan yang mengiringi setiap pementasan Pesta Kesenian Bali (PKB), ada pekerjaan lain yang berlangsung tanpa sorot...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Kepemimpinan Transformasional sebagai Jantung Kebijakan Publik dan Komunikasi Politik Modern

TANTANGAN birokrasi di era disrupsi global saat ini menuntut perubahan fundamental dalam paradigma pengelolaan pemerintahan dan cara pemimpin berinteraksi dengan...

by Jerry Indrawan
July 16, 2026
Dunia adalah Cermin Kesadaran Manusia
Esai

Dunia adalah Cermin Kesadaran Manusia

Kita Melihat Dunia Sebagaimana Diri Kita Mengamati perilaku sang istri selama belasan tahun sebagai guru TK, saya punya ungkapan: Seorang...

by Agung Sudarsa
July 16, 2026
“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan
Ulas Buku

“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan

Novel Koloni pertama kali diluncurkan oleh Gramedia pada 22 Agustus 2025. Sejak diluncurkan hingga kini, novel ini terus mendapat perhatian...

by I Made Sujaya
July 16, 2026
Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026

 “Bagi laki-laki yang masih menganut patriarki, saya sarankan jangan membaca buku ini.” Ucapan itu langsung disambut gelak tawa peserta bedah...

by Dede Putra Wiguna
July 16, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co