3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Usaha Asyik Narapidana Lapas Singaraja: Ada Cuci Motor, Coffee Shop, dan Barbershop

Son Lomri by Son Lomri
October 17, 2024
in Khas
Usaha Asyik Narapidana Lapas Singaraja: Ada Cuci Motor, Coffee Shop, dan Barbershop

Usaha Coffe Shop yang dijalankan seorang napi di Lapas Singaraja | Foto: tatkala.co./Son

PEMANDANGAN ini adanya di areal Gedung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Singaraja di Jalan Veteran, Kamis, 17 Oktober 2024.

Suara mesin mendesing dan semprotan air menyala deras terdengar dari sebuah tempat untuk mencuci motor. Di tempat yang sama juga, sekitar lima langkah saja ke arah barat, gelas berdencing. Semua terdengar gembira dari dapur kedai kopi.

Ada juga seseorang sedang sibuk melukis di pohon, di beranda barbershop. Itu adalah barbershop binaan Lapas pada

Semua aktivitas itu dilakukan oleh narapidana (napi). Tentu, tidak mudah pihak Lapas Kelas II Singaraja dalam membina narapidana sampai di titik dimana mereka diberikan kepercayaan lebih untuk bisa keluar, dan melakukan aktivitas normal dan menyenangkan, bahkan hingga sore.

Di kedai kopi misalnya, orang-orang mengobrol biasa, dan normal memesan kopi. Es kopi yang segar, pelayanan yang ramah dari napi. Atau motor yang bersih dan juga pelayanannya yang tak kalah ramah sebelum di cuci. Adalah suasana yang menyenangkan di sekitar Lapas itu.

Tempat nongkrong yang asik. Tempat cuci motor yang asik. Juga tempat potong rambut yang bermodel. Ahoy. Apalagi dengan beberapa pohon sedang dilukis, dinantikan keindahannya dari tangan napi yang terampil dan manis.

Kepala lapas Singaraja I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra (pakai udeng) saat melihat napi sedang melukis pohon | Foto: tatkala.co/Son

Dari situ, kita membayangkan, wajah Lapas benar-benar tak mengerikan amat untuk didekati, bahkan sangat rekomen untuk ditongkrongi hingga malam jam 19.00 WITA. Tapi jangan masuk ke dalam Lapas ya. Itu sangat tidak direkomendasikan. Hehe..

“Memang ada beberapa kreatifitas yang disiapkan oleh kami. Mulai dari cucian motor, coffe shop, barbershop, kemudian kegiatan di dalam (Lapas) itu ada juga kerajinan (handmade) dari warga binaan yang berbahan baku dari koran, dibuat kerajinan-kerajinan untuk bikin bokor dan lain-lain.  kemudian ada juga tataboga, penglasan, bengkel, jadi macam-macamlah kegiatan warga binaan.”

Itu kata Kepala Lapas Singaraja I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra yang saat itu sedang berada di kedai kopi binaannya.

“Termasuk juga ini melukis, jadi warga binaan kita ada yang pandai melukis—selain melukis di media kertas, kita arahkan melukis pohon sekarang,” lanjut Lanang Agus.

Ia juga menjelaskan,  warga binaan (narapidana) yang bisa keluar untuk melakukan usaha terikat aturan yang sangat ketat. “Kalau tidak ada aturan kita tak berani. Jadi ada aturan syarat-syarat minimal yang harus mereka (para napi) penuhi,” katanya.

Dalam proses napi bisa melakukan usahanya di luar, juga melalui penilaian dari Tim Pengamatan Pemasyarakatan (TPP). Dari pengamatan itu memang warga binaan yang bisa keluar harus memiliki kategori khusus, yaitu minimum security. Jadi setelah melalui tahapan-tahapan tersebut, barulah bisa keluar dan berusaha.

“Jadi tidak sembarang mengeluarkan orang (warga binaan), minimal dipertimbangkan ang hukumannya berapa, kemudian kasusnya apa, kemudian dia sudah menjalani berapa lama, jadi memang harus seperti itu.” ucapnya lugas.

Lapas dan Humanisme pada Tahanan

Ada tiga orang narapidana yang masing-masing menjalankan usaha kedai kopi, steam motor, dan potong rambut. “Mereka (warga binaan yang sedang menjalankan usaha) itu sudah menjalani setengah, bahkan kadang sudah dua pertiga—tinggal menunggu bebas aja,” katanya.

Pertanggal 17 Oktober 2024, di Lapas Singaraja terdapat tahanan berjumlah 84, dengan jumlah laki-laki 77 dan perempuan 7 orang. Sementara narapidana terdapat 236, terdiri dari 223 laki-laki dan 13 perempuan.

Menurut Agus Cahyana Putra, warga Lapas diperlakukannya sangat baik. Tersedianya makanan hingga kesehatan. Tapi ia menyayangkan, jika perihal kebutuhan biologis, pihaknya tidak bisa membantu sampai ke ranah itu karena memang, ada aturan untuk itu.

“Terkait kebutuhan biologis. Secara aturan, memang tidak ada yang memperbolehkan pembinaan untuk kebutuhan biologis. Jadi, selama berada di dalam lapas, tidak ada tempat, di dalam ini untuk menyalurkan biologisnya (seksual). Jadi, narapidana di dalam ini, kalau nonton tivi bisa, kalo bertemu anak istri bisa, makan disiapkan, (petugas) kesehatan disiapkan, dan mereka memang pusingnya itu, tidak bisa ketemu istri (untuk melakukan hubungan badan),” jelas Kepala Lapas Singaraja saat sesi acara silaturahmi dengan pelaku media di Aula Nusantara Lapas Singaraja tadi pagi.

“Jadi itulah beratnya, narapidana di dalam ini terkait dengan kebutuhan biologisnya, dan kami tidak bisa memberikan apa yang tidak diatur dalam aturan, pastinya di semua lapas di Indonesia juga demikian,” lanjutnya.

Seorang napi menjalankan usaha pencucian motor | Foto: tatkala.co/Son

Ia menjelaskan secara keseluruhan orang-orang yang bertugas di lapas terdiri dari 75 orang, “Nah, tapi dalam satu regu pengamanan itu 7 orang. Jadi, 7 orang itulah yang kalau hari minggu atau hari libur, itu jaga, tiga ratusan orang di dalam. Kalau untuk yang di luar ini ada tiga orang (warga binaan) dan di backup (dijaga)oleh staf-staf yang hadir,” jelasnya.

Dalam pengamanan tersebut, ia berharap kondisi aman menyertai warga Lapas, dan untuk menghindari hal-hal di luar dari dugaannya, secara berkala, pihaknya terus melakukan evaluasi. “Melakukan brifing kepada mereka, mengingatkan apa yang boleh, apa yang tidak. Sehingga tidak sampai muncul (timbul) keinginan-keinginan yang tidak baik dari mereka,” lanjutnya.

Sementara, untuk mengenalkan kepada masyarakat narapidana yang jika suatu saat keluar dan bebas, aktivitas-aktivitas yang disediakan oleh pihak Lapas melalui woirausaha dan pelatihan-pelatihan soft skill adalah upaya untuk mengembalikan stereotip negatif masyarakat kepada mantan napi. Bahwa, mantan napi dapat diandalkan.

“Jadi, upaya ini adalah cara kami untuk memperkenalkan ke masyarakat. bahwa (konotasi) Lapas itu tidak hanya seram dari luar aja, tetapi juga, bagaimana, masyarakat juga mesti tahu bahwa mereka (warga binaan) ada yang juga bisa cukur, membuat kopi, bisa ini, bisa itu (positif). Di sini kita tidak memikirkan keuntungan, tetapi memikirkan tapi bagaimana mereka bisa dikenal masyarakat. Kalau bisa dibandingkan cucian motor kita dengan tempat lain, jauh bisa lebih murah, karena kita tidak memikirkan keuntungan, tapi kita memikirkan mereka itu bisa dikenal oleh masyarakat, mereka bisa dilihat bahwa warga binaan ini, bisa bermanfaat, bisa bekerja,” kata I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra dengan penuh keyakinan. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Buleleng: Dari Bangun Jembatan, Tanam Cabai, Hingga Bendung Radikalisme  
Tags: coffee shoplapas singarajanarapidanausaha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Resonansi Keberadaan: Pameran Tunggal Aprililia di Sika Gallery Ubud

Next Post

Kenduri: Upaya Penyadartahuan Anti Terorisme dan Radikalisme yang Mengasyikkan

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Kenduri: Upaya Penyadartahuan Anti Terorisme dan Radikalisme yang Mengasyikkan

Kenduri: Upaya Penyadartahuan Anti Terorisme dan Radikalisme yang Mengasyikkan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co