22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kenduri: Upaya Penyadartahuan Anti Terorisme dan Radikalisme yang Mengasyikkan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 17, 2024
in Khas
Kenduri: Upaya Penyadartahuan Anti Terorisme dan Radikalisme yang Mengasyikkan

Salah satu kelompok peserta saat melakukan presentasi di acara Kenduri. Foto: Dede

SEDARI pagi, Balai Banjar Geriya di Desa Kawan, Bangli, sudah dipadati oleh para warga dan pemuda-pemudi. Sejak pukul 08.00 Wita, mereka sudah mengantre untuk registrasi keikutsertaan. Seusai mencatatkan namanya di buku registrasi, mereka pun duduk lesehan di karpet yang telah digelar, mereka saling bencengkerama satu sama lain sembari menanti acara dimulai.

Kala itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Paham Radikal Terorisme (FKPT) Provinsi Bali, menyelenggarakan kegiatan Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri (Kenduri) pada 15 Oktober 2024, di Banjar Geriya, Desa Kawan, Bangli. Pelaksanaan kali ini mengambil tajuk “Kenduri untuk Wujudkan Desa Siaga dengan Resiliensi”.

Tepat pukul 09.00 Wita, acara pun dimulai dengan pembukaan secara formal, seperti acara-acara sosialisasi pada umumnya. Kegiatan Kenduri juga turut dihadiri oleh Kaban Kesbangpol Provinsi Bali, Kaban Kesbangpol Kabupaten Bangli, Kakan Kemenag Kabupaten Bangli, Camat Bangli, Kapolsek Bangli, Danramil 1626-01 Kecamatan Bangli, Lurah Kawan, Bendesa Adat Kawan, Kelian Banjar Adat Geriya, dan Kelian Dinas Banjar Adat Geriya.

Setelah melewati acara pembukaan yang begitu singkat, acara beralih dengan sesi penyampaian materi yang diisi oleh beberapa narasumber, mulai dari Ir. I Made Kirmanjaya (Kepala Badan Kesbangpol Bangli), Maira Himadhani, S.T., M.Sc. (Sub. Koordinator Partisipasi Masyarakat, BNPT), dan Dyah Kusumawati (Akademisi, penggiat media). Penyampaian materi pada sesi pertama oleh Ir. I Made Kirmanjaya dan Maira Himadhani, dipandu dengan hangat oleh I Made Adnyana, S.H., M.H.

Terlihat dari raut wajah para peserta, banyak di antara mereka yang masih terbawa suasana tegang akibat acara pembukaan yang begitu formal. Adnyana pun membuka sesi penyampaian materi dengan lebih santai. Ia melontarkan beberapa pantun, sesekali juga diisi sedikit celetukan bercanda untuk mencairkan suasana.

Drs. I Nyoman Suarsa, M.Pd. (salah satu warga) bertanya kepada narasumber | Foto: Dede

Sehabis penyampaian materi yang lumayan berat nan padat, Made Adnyana kemudian mempersilakan Dyah Kusumawati untuk mengisi sekaligus memandu acara berikutnya. Berbeda dari dua narasumber sebelumnya, Dyah Kusumawati melanjutkan kegiatan dengan mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk berdiskusi bersama dengan cara yang mengasyikan.

Sebelum memulai diskusi, ia mengajak seluruh peserta melakukan ice breaking, selain untuk mencairkan suasana, juga untuk meregangkan badan yang terlampau lama duduk. Semua peserta diarahkan berdiri kemudian membentuk lingkaran besar.  

Mereka diajak bermain games perkenalan, yaitu berkenalan dengan cara menyenangkan lewat permainan. Dyah Kusumawati berada di tengah-tengah mereka untuk memberikan instruksi seraya menunjuk beberapa orang untuk mulai memperkenalkan diri.

Dyah Kusumawati saat memandu Ice Breaking | Foto: Dede

Seusai melakukan ice breaking, Dyah membagi seluruh peserta menjadi lima kelompok untuk mendiskusikan berbagai ancaman yang bisa menyebabkan radikalisme tumbuh subur. Semua peserta tampak begitu antusias mengikuti arahannya. Berbagai kalangan membaur menjadi satu, mulai dari anak muda, dewasa, hingga para tamu undangan juga ikut bermain dan berdiskusi bersama. Mereka terlihat seperti murid sekolah dasar yang tengah diajarkan oleh gurunya.

Mereka kemudian melangsungkan diskusi dengan duduk melingkar bersama kelompok masing-masing. Sebelum berdiskusi, mereka diberikan waktu makan bersama untuk memupuk rasa keakraban serta membangun chemistry antar anggota kelompok.

Seusai makan bersama, Masing-masing kelompok diberikan secarik kertas manila dan sebuah spidol untuk menggambar pohon yang menggambarkan pemetaan masalah. Pohon yang digambar wajib berisi akar, batang, ranting, hingga daun. Kemudian, bagian-bagian pohon tersebut dianalogikan dengan berbagai ancaman dan resiko yang bisa memunculkan sikap radikal. Selain itu, mereka juga diminta untuk memberikan solusi atau langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

Setiap kelompok juga diminta menampilkan yel-yel kreatif nan aktraktif saat membuka dan menutup presentasi. Seluruh peserta nampak sangat bersemangat, khususnya bapak-bapak warga banjar Geriya. Yel-yel dan presentasi tidak hanya sekadar tampil, tetapi juga dipilih tiga kelompok terbaik untuk menerima hadiah.

Suasana ketika setiap kelompok berdiskusi dan menyiapkan peranti presentasi | Foto: Dede

Keseruan Kenduri tak hanya sampai di situ, setelah selesai menyajikan presentasi dan menampilkan yel-yel, seluruh peserta diajak untuk melakukan cerdas cermat atau disebut juga dengan kuis ala tiktokers. Seluruh peserta berbaris memanjang ke belakang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar Indonesia secara bergantian. Dalam waktu yang singkat, tampak banyak peserta yang gugur karena tidak bisa menjawab. Hingga pada akhirnya, hanya menyisakan tiga orang untuk berebut juara 1, 2, dan 3.  

Suasana saat seluruh peserta mengikuti cerdas cermat atau kuis ala tiktokers | Foto: Dede

Foto bersama pemenang yel-yel, presentasi, dan cerdas cermat | Foto: Dede

Kegiatan Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri alias Kenduri ini dilaksanakan sebagai upaya penyadartahuan kepada masyarakat, khususnya warga banjar Geriya dan sekitarnya. Agar senantiasa waspada, serta meningkatkan daya tangkal terhadap pengaruh radikalisme dan terorisme yang tak dapat terdeteksi benih-benihnya.

“Radikalisme dan Terorisme bisa muncul dari kelengahan, jadi kita harus selalu waspada!” ucap Drs. I Gusti Ngurah Wiryanata, M.Si. selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali sekaligus Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bali saat memberikan sambutan sebelum membuka acara secara resmi.

Wiryanata juga mengatakan, Bangli merupakan daerah dengan indeks potensi terorisme dan radikalisme yang rendah. Akan tetapi, justru daerah-daerah seperti inilah yang menjadi sasaran empuk. Menurutnya, di tempat-tempat setenang inilah mereka bisa menyemaikan benih-benih radikalisme.

“Meski tidak ada kegiatan terror sepanjang tahun 2023, kita tidak boleh lalai. Dari segi kuantitas mungkin tidak ada, tetapi dari segi kualitas ia begitu meningkat. Kini pelaku bom tidak hanya laki-laki, tetapi sudah melibatkan kaum perempuan, dalam hal ini yang dimaksud adalah istri maupun satu keluarga,” sambungnya.

Wiryanata juga menyampaikan bagaimana memilukannya tragedi yang pernah terjadi di tanah pulau dewata pada 22 tahun silam. “Kemarin dalam sebuah kesempatan, ketika para penyintas menyampaikan testimoni masing-masing, rasa traumatis mereka tidak bisa hilang. Mereka mendengar ban meledak saja di pinggir jalan takutnya luar biasa. Itu sudah 22 tahun traumanya tidak bisa hilang, ketika itu mereka menjadi saksi hidup karena kebetulan berdekatan dengan tempat kejadian. Mereka menyaksikan bagaimana kacaunya situasi pada saat itu, bergelimpangan mayat dan lain sebagainya,” tuturnya.

“Jadi jangan sampai terjadi lagi, cukup bom Bali 2002 dan bom Bali 2005. Kita berharap itu yang terakhir,” tandas Wiryanata sebelum mengakhiri sambutannya.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Buleleng: Dari Bangun Jembatan, Tanam Cabai, Hingga Bendung Radikalisme  
Tags: BangliDesa Kawan Bangliterorisme
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Usaha Asyik Narapidana Lapas Singaraja: Ada Cuci Motor, Coffee Shop, dan Barbershop

Next Post

Gelar Pameran ke-18, Edi Bonetski Sebut Diri Bukan Pelukis

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Gelar Pameran ke-18, Edi Bonetski Sebut Diri Bukan Pelukis

Gelar Pameran ke-18, Edi Bonetski Sebut Diri Bukan Pelukis

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co