14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Riwayat dan Prestasi Tim Bola Voli Padang Bulia Serta Persoalan yang Dihadapinya

Gede Dedy Arya Sandy by Gede Dedy Arya Sandy
October 31, 2023
in Khas
Riwayat dan Prestasi Tim Bola Voli Padang Bulia Serta Persoalan yang Dihadapinya

Tim voli dari Desa Padang Bulia Foto: Dok pribadi

PADA awalnya, olahraga bola voli diberi nama mintonettte. Olahraga ini pertama kali ditemukan oleh seorang instruktur pendidikan jasmani (director of phsycal education) yang bernama willliam G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 februari 1895 di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat.

Sedangkan, berdasarkan sejarahnya, bola voli masuk ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1928. Permainan ini diperkenalkan oleh guru-guru pendidikan jasmani pada sekolah lanjutan Hindia Belanda seperti Hoogere Burgerschool dan Algemeene Middlebare School.

Namun, kali ini saya tidak akan membahas perkembangan olahraga voli yang ada di dunia; tetapi perkembangan yang ada di Indonesia, khususnya perkembangan yang ada di Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Berawal dari perkumpulan olahraga anak muda yang ada di Padang Bulia sekitar akhir tahun 80-an, mereka yang menyukai olahraga voli akhirnya membentuk sebuah grup yang di beri nama Mitra Palguna.

Nama itu diberikan oleh Ketut Sutama, selaku bagian dari orang-orang yang ikut tergabung dalam aktivitas olahraga yang ada di Padang Bulia waktu itu. Grup voli tersebut diketuai oleh Gede Raksa dengan pemain Kadek Kuta, Gede Santa, Kadek Mayer, Pak Sweda (alm) dari Dusun Taman Sari; Nyoman Tinggen dari runuh desa, Pak Sarga dari runuh desa, Gst Kt Dharma Yana “Jik Sokok”, Gusti Ketut Semara, Gede Sara, Ketut Sarga, Gst Mawan, dll.

Menurut penuturan Gede Raksa, grup voli yang diketuainya waktu itu sering melakukan pertandingan persahabatan dengan grup-grup dari desa lain di Buleleng—bahkan sampai ke Desa Banjar untuk bagian barat dan Desa Bontihing untuk bagian timur.

“Pada saat itu belum ada kejuaraan-kejuaraan antardesa, yang ada hanya pertandingan persahabatan saling undang,” kata Gede Raksa.

Pada kisaran tahun 1995, olahraga voli di Padang Bulia sebenarnya sempat terhenti. Namun, pada tahun 1997 para pemuda desa mulai lagi membentuk club baru yang diberi nama MBS “Mari Bersahabat” dengan pemain seperti Rojak, Uuk, Nanta, Tu De, Oka, Grahadi, De Widi, Gus Indra, Angga, Artana, dan Arik.

Sedangkan struktur organisasi bola voli MBS Padang Bulia sebagai berikut: Kepala Desa (penanggung jawab); I Nyoman Hendra Ardhinata, S.Pd (ketua); I Gede Ketut Oka Wenten (wakil ketua); I Gede Wira Apriadi (sekretaris 1); Kadek Yoga Mahesa (sekretaris 2); I Gusti Ngurah Putu Alit (bendahara 1); I Putu Yudi Aksama (bendahara 2); Gede Toni Wartama (inventaris); dan Gede Yadya serta Gede Oka Adnyana (official).

Adapun prestasi yang pernah diraih tim voli MBS Padang Bulia, di antaranya, Juara Satu di Depehe, Bontihing, Petandakan, dan Nagasepaha. Dan yang terakhir mendapatkan Juara Satu di kejuaraan di Desa Petandakan, fiinal melawan tim voli dari Desa Penglatan: PERVOP.

Persoalan Tim MBS

Menurut Kadek Yoga Mahesa, selaku sekretaris 2 tim bola voli MBS, untuk saat ini minat dan perekembangan voli di Padang Bulia sudah sangat jauh berbeda. Artinya, pemain secara individu maupun tim sudah lebih bisa menunjukkan prestasinya.

Hal itu dibuktikan dengan dua orang pemain MBS yang mampu meraih beberapa prestasi seperti Rojak yang berhasil mengikuti Porprov tahun 2011, 2013, dan 2015; Kejurnas Junior tahun 2012 dengan menyabet Juara 1; dan Livoli Divisi Satu tahun 2013 dan 2014. Sementara yang kedua adalah Grahadi dengan prestasi Popnas tahun 2022 dan meraih Juara 3.

Yoga mengatakan, untuk saat ini, saat melakukan kegiatanya tim MBS masih didukung para donatur seperti Ressan (Wayan Sucitra), Bumdes dan LPD. Sedangkan bantuan dari Dana Desa hanya berupa bola yang anggaranya keluar pada akhir tahun. “Kalau uang kas untuk biaya ikut kejuaraan, transportasi, pemeliharaan lapangan, dan kebutuhan alat bermain sudah habis, maka kami akan urunan,” imbuh Yoga.

Kendati MBS terkendala dalam hal pendanaan, tetapi Yoga sangat berharap ke depanya MBS tetap giat berlatih agar mampu memberikan yang terbaik; tetap menjaga kekompakan dan mampu bermain sebagai tim yang solid dalam bertanding. Sebab, menurut Yoga, MBS juga membawa nama Desa Padang Bulia. Oleh karena itu, di mana pun MBS bertanding, selalu didukung suporter yang fanatik.

Tak hanya bermain untuk MBS, pemain asal Padang Bulia juga kerap bermain di club lain, sebagai pemain sewaan. Meski begitu, di mana pun mereka bermain, juga selalu didukung oleh suporter dari Padang Bulia.

Jika dilihat dari begitu banyaknya prestasi yang mereka raih, mengapa MBS tidak pernah megadakan kejuaraan di Desa Padang Bulia?

Saya ingat, kejuraan terakhir yang dilaksanakan MBS terjadi sudah lama sekali, sekitar tahun 2004. Hingga sampai sekarang belum ada lagi kejuaraan. Lalu, apakah ke depan MBS Padang Bulia mampu mengadakan kejuaraan? Lantas apa kendala yang menyebabkan mereka, sampai saat ini, belum mampu mengadakan kejuaraan?

Menjawab pertanyaan tersebut, Yoga mengatakan, nanti di tahun 2024 MBS Padang Bulia berencana mengadakan kejuaraan. Tetapi, masih ada beberapa kendala untuk mewujudkanya, salah satunya adalah masalah pendanaan dan masalah kepanitiaan.

“STT (sekaa teruna) di Desa Padang Bulia tampaknya belum siap menjadi panitia penyelenggara. Jika kami memaksakan dan tergesa-gesa bikin kejuaraan, takutnya megaburan,” ujar Yoga.

Oh, apa harus STT yang menjadi panitia? Sebenarnya tidak harus mereka, boleh saja organisasi-organisasi kepemudaan lainya yang menyelenggarakan. Namun, masalahnya, di Padang Bulia belum ada organisasi kepemudaan.

“Intinya kami perlu panitia yang paham dan mengerti, juga bertanggung jawab untuk mendukung terselenggaranya sebuah kejuaraan. Sebab, menurut pengalaman saya, selama MBS mengikuti kejuaraan di tempat lain, yang menjadi panitia itu selalu STT—atau organisasi kepemudaan lainnya,” kata Yoga.

Yoga berharap, semoga saja ke depan pihak desa lebih memperhatikan tim voli MBS—yang sudah nyata memberikan manfaat positif kepada Desa Padang Bulia maupun kepada warganya. “Sebagai aset desa, MBS harus diberikan dukungan penuh, bukan sekadar hanya dilihat sebagai sebuah grup hobi saja,” pungkasnya.[T]

Reporter: Gede Dedy Arya Sandy
Penulis: Gede Dedy Arya Sandy
Editor: Made Adnyana

  • Baca juga artikel atau tulisan menarik lainnya GEDE DEDY ARYA SANDY
Tajun Cup IV: Kisah Mistis Pedagang Jagung, Himappta Akhiri Dahaga Juara, dan Dwi Nugraha Sempurnakan Malam
Turnamen Bola Voli Desa Tamblang: Konsernya Bagus Wirata, Juaranya Himappta Tajun
Bukan Hanya Cengkeh dan Tuak, Desa Tajun Punya Atlet Voli, Karate Hingga Motocross
Tara Listiawan, Kesetiaan Membina Anak-anak Menari di Desa Padang Bulia
Tags: bola volibulelengDesa Padangbuliaklub voli desaolahragavoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yang Tersisa dari Karya Agung Danu Kerthi di Danau Batur (3) : Pasu Yadnya Pengingat Manusia

Next Post

“Pangan dan Kata-Kata yang Tak Cukup”: Relasi Antara Pangan, Tubuh, dan Higienitas

Gede Dedy Arya Sandy

Gede Dedy Arya Sandy

Kerap dijuluki "Orang Gila dari Utara". Pelukis dan seniman tato. Tinggal di desanya di Padangbulia sembali membuka studio melukis sekaligus studio tato. Jika datang ke studionya, ia banyak punya cerita menarik bukan hanya soal tato, tapi juga soal kehidupan

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
“Pangan dan Kata-Kata yang Tak Cukup”: Relasi Antara Pangan, Tubuh, dan Higienitas

"Pangan dan Kata-Kata yang Tak Cukup": Relasi Antara Pangan, Tubuh, dan Higienitas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co