23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bukan Hanya Cengkeh dan Tuak, Desa Tajun Punya Atlet Voli, Karate Hingga Motocross

Komang Sujana by Komang Sujana
October 16, 2022
in Khas, Pilihan Editor
Bukan Hanya Cengkeh dan Tuak, Desa Tajun Punya Atlet Voli, Karate Hingga Motocross

Atlet-atlet potensial dari Desa Tajun, Buleleng, Bali

Apa yang diingat pertama kali jika menyebut Desa Tajun di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali? Mungkin cengkeh, Pura Puncak Bukit Sinunggal atau tuak? Atau mungkin banyak pula yang menyebut voli, karate, atau motocross?

Jawabannya banyak. Ya, karena Desa Tajun memang tak hanya punya potensi di bidang pertanian dan wisata spiritual. Desa Tajun juga punya potesni besar di bidang olahraga, mulai dari bola voli, tenis meja, karate, hingga motocross.

Cengkeh

Menyebut Desa Tajun bisa saja yang terlintas peratama kali di benak orang adalah pohon cengkeh. Tentu saja. Jika sempat lewat di desa itu, orang akan merasakan dan menyaksikan sebuah desa yang sejuk dan indah di Bali Utara.

Sepanjang pejalanan berliku-liku, di kiri kanan jalan akan tampak amparan luas pohon cengkeh. Cengkeh memang salah satu komoditi pertanian andalan di Buleleng, termasuk yang di Desa Tajun.

Panen cengkeh setiap musim panen di Desa Tajun akan ditunggu-tunggu warga, bukan hanya ditunggu-tunggu oleh masyarakat lokal Tajun, melainkan juga masyarakat desa tetangga bahkan sampai luar kabupaten, seperti Desa Munti Gunung dan Pedahan dari Karangasem. Mereka mengais rezeki menjadi pemetik cengkeh di Desa Tajun.

Juga ditunggu-tunggu masyarakat dari Bangli. Warga Bangli biasanya sebagai penyuplai bambu untuk jan  atau tangga yang digunakan sebagai alat tumpuan memanjat pohon cengkeh agar bunga cengkeh bisa dipetik dengan mudah .Potensi cengkeh sangat memberikan sumbangsih besar terhadap perputaran roda ekonomi di desa Tajun.

Pura Bukit Sinunggal

Desa Tajun juga identik dengan Pura Pucak Bukit Sinunggal. Pura yang sudah tidak asing bagi umat Hindu di Bali dan Indonesia.

Pura di atas bukit yang berlokasi di Banjar Dinas Tampul Lawang ini dikelilingi berbagai pepohanan langka, seperti Kayu Arjuna. Pura ini juga menjadi tempat tumbuh dan berkembang berbagai jenis burung.

Suasana di pura menjadi sejuk membuat doa-doa umat semakin khusuk memohon berkat Ida Batara Lingsir yang berstana di sana.

Tidak salah memang Pemerintah Kabupaten Buleleng menjadikan Pura Pucak Bukit Sinunggal sebagai salah satu daya tarik wisata (DTW). Akan semakin bagus jika ke depan kawasan ini dikembangkan untuk wisata ekospiritual.

Tuak

Membicarakan Desa Tajun tidak lengkap jika tidak mengulas tentang tuak. Tuak Tajun merupakan nira dari pohon enau (jaka) yang sangat populer di kalangan pecinta minuman beralkohol.

Warnanya coklat berkat serat sabut kepala pilihan. Rasanya pahit-pahit manis. Sangat nikmat dan menggigit lidah. Bagi masyarakat Tajun, tuak adalah air pengantar mimpi. Menjadi menu wajib pemantik obrolan perkumpulan masyarakat mulai senja sampai malam.

Potensi Olahraga

Meski sudah cengkeh dan Pura Bukit Sinunggal sudah seperti jadi ikon Desa Tajun, tapi desa itu sesungguh tidak hanya melulu berisi tentang cengkeh, Pura Pucak Bukit Sinunggal, dan tuak.

Desa Tajun memiliki potensi hebat di bidang olahraga bola voli, motorcross, tenis meja, dan karate. Bahkan dari desa yang agak jauh dari pusat Kota Singaraja itu lahir atlet-atlet andal yang sudah sering mewakili Kabupaten Buleleng di ajang-ajang olahraga bergengsi.

Bola voli

Sejak puluhan tahun lalu, Desa Tajun sesungguhnya sudah dikenal sebagai salah satu desa yang memiliki tim voli yang disegani di Buleleng.

Nama-nama seperti Prof. Dr. Drs. Made Kembar Seri Budhi, M.P., dan Putu Joni Arsa adalah pemain top Tajun era 80-an. Dua pemain ini sangat ditakuti oleh tim-tim lawan saat itu berkat kemampuan smash-nya yang keras dan mematikan.

Nama besar voli Tajun dilanjutkan oleh Gede Yogiyasa dan Made Sukrama (Moyo) di era 2000-an. Dua pemain ini pernah membawa tim Himappta Tajun menjadi runner up pada turnamen peringatan HUT  Kota Singaraja tahun 2007.

Generasi voli Tajun tidak berhenti sampai di situ. Puncaknya pada gelaran Porprov 2017 di Gianyar. Dua putra Tajun, Komang Eka Triyasa (25 tahun) dan Gede Yogi Surya Negara menjadi andalan tim bola voli putra indor Buleleng.

Komang Eka Triyasa (Eka Palud) Nomor Dada 2 saat bela Buleleng di Porprov 2019 | Foto: facebook Yoghi Hard

Komang Eka Triyasa yang akrab disapa Eka Palud kembali menjadi tumpuan poin Buleleng pada Porprov 2019 di Tabanan. Eka Palud juga beberapa kali membawa tim Himappta Tajun menjadi juara pada beberapa turnamen di Buleleng. Seperti, juara 1 pada Volbi Cup 2018, juara 3 di Tajun Cup II, juara 3 di Volta Cup 2019, juara 3 di Jinengmas Cup 2019, dan juara harapan 1 Tajun Cup III 2022.

Kadek Dodi Setiawan libero muda tim voli Buleleng. Foto: facebook Dodi Setiawan

Saat ini generasi pemain Tajun di tim Buleleng dilanjutkan oleh Kadek Dodi Setiawan (19 tahun). Pemain berposisi libero ini mengundang decak kagum penonton saat tampil apik di Tajun Cup III.

Sayang informasi terkahir Buleleng tidak jadi mengirim tim voli putra indoor karena terkendala pendanaan.

Motorcross

Pada olahraga motocross, Desa Tajun saat ini memiliki atlet muda, Made Dimas Setyawan. Berkat skil tingginya, putra Tajun kelahiran Buleleng, 17 Juni 206, berhasil menjuarai beberapa kejuaraan lokal dan regional.

Pada tahun 2015, Dimas mencuri perhatian IMI Buleleng karena menjadi juara 3 kategori SE 50 CC – SE 65 CC pemula bhayangkara 69 Kapolres Cup. Prestasinya memuncak tahun 2022. Siswa SMAN 4 Singaraja ini berhasil menjadi juara di beberapa kategori pada Bupati Badung Cup 2022.

Ia meraih juara 5 Sport STD 155 Porprov junior U-20, juara 5 bebek STD 2/4 tak junior open, juara 4 BB STD 2/4 tak junior U-20, dan juara 1 sport FFA 250 pemula bebas usia lokal Bali. Anak pasangan Made Suliasa Tambun dan Luh Arseni juga menjadi yang terbaik pada gras track moto cross di Abian Semal 2022

Made Dimas Setyawan Juara 1 Grastrack Motocross di Abian Semal 2022 | Foto: Made Suliasa Tambun

Dimas adalah atlet masa depan Buleleng. Saat ini Dimas menjadi cadangan di tim junior motorcross Buleleng yang berlaga di Porprov 2022. Buleleng rencananya akan mengirimkan 4 orang atlet termasuk Dimas pada Porprov tahun ini.

Namun, menurut keterangan orang tua Dimas, Buleleng hanya jadi mengirim dua orang atlet karena terlendala pendanaan. Padahal Dimas sudah mengantongi rekomendasi IMI Buleleng untuk turun dikategori junior.

Tenis Meja

Tenis meja adalah salah satu cabor unggulan untuk meraih emas pada setiap even Porprov. Buleleng dikenal memiliki atlet-atlet tenis meja yang mumpuni. I Kadek Bryan Dharma Wangsa, putar Desa Tajun, kelahiran 5 Juli 2010, sepertinya akan melanjutkan generasi emas tenis meja Buleleng.

Bryan mengawali latihan tanggal 1 November 2020 bersama klub tenis meja Bintamar yang dilatih oleh legenda tenis meja Buleleng, Gede Ardika.

Bryan bersama ayahnya Gede Suarya saat ikuti turnamen Bupati Klungkung Cup 2022. Foto: Dokumen Gede Suarya

Bryan mulai menunjukkan kemampuannya saat mampu meraih juara 3 pada kejuaraan U-12 se-Bali di Bangli 2021. Permainannya semakin menanjak. Ia berhasil menjadi yang terbaik pada kejuaraan U-13 di Denpasar 2022. Prestasi teranyarnya adalah runner up Bupati Klungkung Cup U-12.

Berkat sederet prestasi Bryan dipercaya mewakili PTMSI Bali pada Kejurnas di Manado, 16-23 Oktober 2022.

Saat ini Bryan anak pasangan Gede Suarya dan Komang Sri Artati sedang mengikuti pemusatan latihan bersama atlet-atlet PTMSI Bali sebagai persiapan mengikuti kejuaraan tersebut.

Karate

Komang Sastrawan adalah atlet karate yang sudah tidak asing lagi bagi pecinta olahraga karate di Bali bahkan Indonesia.

Komang Sastrawan alias Lolak sejak kecil menempa diri di Perguruan Lemkari Ranting Desa Tajun di bawah asuhan pelatih Ketut Suanda. Berkat pelatih bertangan dingin, Dan III Karate, yang juga wasit juri nasional ini, Lolak berhasil menjuarai banyak turnamen tingkat lokal, regional, bahkan internasional.

Komang Sastrawan bersama Pelatih Ketut Suanda. Foto: Ketut Suanda

Sederet prestas tertinggi yang pernah diraih yaitu, juara 1 kata dan komite SD di Jerman 2016, juara 1 Komite SMP di Belgia 2018, juara 3 kata firtual SMK tingkat nasional 2021, juara 1 komite Junior – 61 kg di Padang tingkat nasional 2022.

Karateka muda kelahiran Tajun, 26 Februari 2006, saat ini mewakili Indonesia dalam WKF Cadet, Junior, & U-21 championship di Konya Turki dari tanggal 23-26 Oktober 2022.

Besar harapannya atlet-atlet Tajun bisa terus berprestasi untuk harumkan nama Buleleng, Bali, dan Indonesia. Harapan juga agar Buleleng selalu memberikan perhatian dan ruang kepada atlet -atlet muda untuk berkembang secara berkelanjutan. [T]

Wisata Spiritual “Malukat” di Pura Bukit Sinunggal | Suci di Dalam, Suci di Luar
Ada Durian Emas di Desa Tajun | Yang Punya Pohonnya Bisa Hidup Sejahtera
Pesona Pemain Timnas di Turnamen Bola Voli Tajun Cup III dan Dampaknya Bagi Buleleng
Tags: bulelengDesa Tajunolahragapertanian
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wartawan dari Confederation of ASEAN Journalist Berkunjung ke Tabanan, Disambut Ramah Bupati Sanjaya

Next Post

Warna Bali, Natural Balinese Colors in The Contemporary Art –Pameran 14 Perupa di Gala Rupa Balinesia Art Space

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Warna Bali, Natural Balinese Colors in The Contemporary Art –Pameran 14 Perupa di Gala Rupa Balinesia Art Space

Warna Bali, Natural Balinese Colors in The Contemporary Art --Pameran 14 Perupa di Gala Rupa Balinesia Art Space

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co