14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yowana Desa Adat Padangtegal Gagas Pawai Ogoh-Ogoh dengan Tema “Bhuta Rupa”

Wayan Diana Putra by Wayan Diana Putra
February 6, 2023
in Khas
Yowana Desa Adat Padangtegal Gagas Pawai Ogoh-Ogoh dengan Tema “Bhuta Rupa”

Sket ogoh-ogoh dan para Yowana Desa Adat Padangtegal, Ubud, sedang bekerja

Untuk menyambut Hari Raya Nyepi tahun Caka 1945 Yowana Desa Adat Padangtegal, Ubud menginisiasi parade ogoh-ogoh setelah vakum selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19.  Adapun tema yang diangkat pada parade tahun ini adalah Jenggala Rupa, Transformasi Bhuta Rupa sebagai pijakan penggarapan karya seni ogoh-ogoh.

Dalam parade ogoh-ogoh tahun ini diikuti oleh empat sekeha teruna dari empat banjar dalam lingkup Desa Adat Padangtegal yaitu Sekeha Teruna Taruna Suka Duka Banjar Padangtegal Kaja, Sekeha Teruna Suka Duka Banjar Padangtegal Mekarsari, Sekeha Teruna Suka Duka Banjar Padangtegal Kelod dan Sekeha Teruna Padang Kencana dari Tempekan Dalem Alit.

Parade tahun ini juga diikuti oleh Sekeha Teruna Putra Maha Dipta Banjar Padangtegal Tengah, Desa Adat Peliatan yang secara teritori wilayahnya berada dalam lingkup Desa Adat Padangtegal.

Kelima ogoh-ogoh hasil karya dari para sekehe teruna tersebut akan dikemas dalam pertunjukan kolaboratif sesuai dengan tema yang diusung.

Foto: Rapat Kordinasi Dengan Kreator Ogoh-Ogoh

Tema Jenggala Rupa, Transformasi Bhuta Rupa dipilih berdasarkan gagasan Jenggala Rupa bermakna wajah ekspresi (rupa) dari seniman Desa Adat Padangtegal (jenggala). Jadi Jenggala Rupa bermakna bentuk ekspresi seni para seniman Desa Adat Padangtegal berdasarkan ciri khas dan keunggulan dari para mestro seni pendahulu seperti Nang Kranjit, I Made Kari, Betara Lepas Ida Pedanda Gde Manuaba, Ida Bagus Rai, Diara, Diari, I Wayan Kaji, I Nyoman Artana, I Ketut Budiana dan yang lainnya.

Bhuta Rupa kemudian dipilih menjadi stimulir kekaryaan ogoh-ogoh yang akan digarap. Dari Bhuta Rupa para kreator ogoh-ogoh dari masing-masing sekehe teruna diberikan stimulan dalam mewujudkan rupa ogoh-ogohnya.

Yowana Desa Adat Padangtegal selaku inisiator dan pelaksana parade ogoh-ogoh bahkan memberikan ruang eksplorasi bentuk, rupa, anatomi dan ornament ogoh-ogoh dengan mengamati patung hasil karya para maestro Desa Adat Padangtegal yang terpajang di Pura Dalem Agung Padangtegal. Hal ini dilakukan selain untuk mengapresiasi karya pendahulu juga memberikan ruang edukasi para seniman muda Padangtegal dalam berkarya kedepannya tidak hanya dalam konteks ogoh-ogoh saja.

Ogoh-ogoh dari masing-masing sekeha teruna akan dipentaskan dalam format pentas bersama. Masing-masing ogoh-ogoh dengan beraneka karakternya dalam merespon Bhuta Rupa diplot memulai dengan bersama kemudian dipecah menjadi bagian-bagian yang terjalin antara satu dengan yang laiinnya. Kemudian masing-masing ogoh-ogoh diberikan bagian dalam bentuk dialog gerak dengan teknis saling stimulus koreografi oleh penggotong dan penari yang melengkapi.

Pada akhir pementasan dilanjutkan dengan seluruh ogoh-ogoh mengitari wilayah Desa Adat Padangtegal yang kemudian mengakhiri parade di Setra Desa Adat Padangtegal yang sebelumnya dilakukan upacara Prelina.

Pelaksana teknis I Kadek Janurangga didampingi oleh Ketua Yowana Desa Padangtegal I Wayan Budi Santika menjelaskan mengenai teknis pelaksanaan pementasan ogoh-ogoh pada saat menyambut Nyepi nanti.

Foto: Sket ogoh-ogoh Yowana Desa Adat Padangtegal, Ubud

Menurut Janurangga, parade kali ini akan dilaksanakan dengan sistem pertunjukan bersama. Sistem pertunjukan ini dilakukan dengan alasan ingin memberikan suatu suguhan pertunjukan yang lebih dapat dinikmati, lebih berkualitas, lebih tertata secara efisiensi waktu dan sistematis. Pertunjukan akan dilaksanakan dengan durasi keseluruhan kurang lebih 90 menit.

“Dengan meringkas pertunjukan menjadi satu kesatuan diharapkan mampu memberikan suguhan yang berkualitas tanpa mengurangi euphoria perayaan pengrupukan,” kata Janurangga.

Sistem itu dialkuakn, kata Janurangga,  mengingat seperti yang telah berlangsung di tahun-tahun sebelumnya, pertunjukan yang disajikan nampak belum mendapatkan ruang yang baik sebagai sajian seni pertunjukan.

Keterbatasan ruang serta banyaknya masyarakat yang ingin menyaksikan pertunjukan menjadi bahan pertimbangan kami dalam memilih tema dan sistem pertunjukan dimana kedua hal tersebut berpengaruh terhadap pemilihan ruang pertunjukan.

“Maka dari itu kami di Yowana berinisiasi ingin melaksanakan parade ogoh-ogoh yang berlokasi di depan Coco Mart yakni Pertigaan jalan Hanoman menuju jalan Monkeyforest,” katanya.

Lokasi untuk pertunjukan itu dipilih berdasarkan sistem pertunjukan pararel atau bersama serta untuk memberikan ruang yang layak bagi performance. Tidak hanya bagi arak-arakan ogoh-ogoh, tapi bagi pemeran yang terlibat dalam pertunjukan seperti penari, narator, dan musisi mendapat tempat yang layak untuk menampilkan kreativitasnya.

Maka dari itu untuk menunjang gagasan tersebut ruang yang luas diperlukan dengan pertimbangan sudut pandang ruang pertunjukan yang lebih layak dan juga memberi ruang tontonan yang baik bagi penikmat atau penonton.

Foto: Suasana Rapat Parade Ogoh-Ogoh Desa Adat Padangtegal

Parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan oleh Yowana Desa Adat Padangtegal mendapat dukungan penuh dari perangkat adat dan dinas dari Desa Adat Padangtegal secara moril maupun materil.

Dukungan moril berupa regulasi seperti yang disampaikan oleh I Made Parmita selaku Bendesa Adat Padangtegal.

“Kami sangat mendukung sekali kegiatan Yowana untuk kembali menyelenggarakan pawai ogoh-ogoh, mengingat ini merupakan salah satu ajang yowana untuk berkreativitas, yang sebelumnya sempat terhenti akibat wabah Covid 19. Terlebih secara regulasi pemerintah telah mencabut PPKM sehingga menguatakan kami untuk dapat melaksanakan parade ogoh-ogoh kembali tahun ini,” kata Made Parmita.

 Selain itu, melalui kebijakan Bendesa Desa Adat Padangtegal memberikan subsidi dalam bentuk finansial yaitu sebesar Rp. 25.000.000 kepada setiap sekeha teruna dalam lingkup Desa Adat Padangtegal sebagai bentuk dukungan dalam berkreativitas. [T]

Sesolahan Ratu Paksi dalam Calonarang Bahula Duta di Catus Pata Ubud | Sebuah Sajian Tari Paksi Tunggal
Ida Ratu Lingsir Tedung Jagat Ubud
Pemuliaan Air Sebagai Sumber Kehidupan: Sebuah Pemaknaan dari Sapatedun Ida Betara Gunung Lebah ke Pura Payogan Agung
Tags: Desa Adat Padangtegalkesenian baliogoh-ogohUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bentuk Seni Pertunjukan Baru Itu Bernama “Sandhya Gita”

Next Post

Pram dan Kaitannya Dengan Bali

Wayan Diana Putra

Wayan Diana Putra

I Wayan Diana Putra, S.Sn., M.Sn. Dosen Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar. Komposer Gamelan Bali.

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Pram dan Kaitannya Dengan Bali

Pram dan Kaitannya Dengan Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co