22 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemuliaan Air Sebagai Sumber Kehidupan: Sebuah Pemaknaan dari Sapatedun Ida Betara Gunung Lebah ke Pura Payogan Agung

Wayan Diana Putra by Wayan Diana Putra
March 29, 2022
in Esai
Pemuliaan Air Sebagai Sumber Kehidupan: Sebuah Pemaknaan dari Sapatedun Ida Betara Gunung Lebah ke Pura Payogan Agung

Ida Betara Tedun di Desa Ketewel. [Dok. Puri Agung Ubud]

Pada hari Senin tanggal 21 Maret tahun 2022 menjadi momentum bersejarah terkait Sapatedun Ida Betara Gunung Lebah Campuhan Ubud ke Pura Payogan Agung Ketewel, Sukawati. Peristiwa ini merupakan kali pertama kalau dilihat dari histori Pura Payogan Agung Ketewel dalam menghelat upacara yadnya dengan lingkup Panca Wali Krama yang melibatkan “penodya” dari Ida Betara Gunung Lebah Campuhan Ubud.

Konon upacara seperti ini dilakukan terakhir sekitar 200 tahun yang lalu. Hal ini berdasarkan atas konsepsi pemulian air dalam konteks aliran sungai Oos sebagai apparatus pokok pengairan subak dari Oos Ulu (dari Pura Gunung Lebah Campuhan Ubud ke utara) dan Oos Teben yang meliputi wilayah Sukawati.

Tedun Saking Gedong Batu. [Dok. Puri Agung Ubud]

Petedunan ini tidak semata dimaknai sebagai sebuah prosesi ritual, namun lebih jauh ini sebagai refleksi mengenai hubungan sosio-kultural imanen-transenden bagaimana manusia mengharap kemakmuran dari tata air sebagai sumber penghidupan mereka dan melalui simbol Pura sebagai prahyangan, Ida Sang Hyang Widhi dengan manifestasi sebagai Ida Betara Gunung Lebah dan Ida Betara di Payogan Agung menganugrahi keberlimpahan air melalui daerah aliran Sungai atau Tukad Oos.

Menurut Tjokorda Gde Agung Ichiro Sukawati, salah satu putra dari penglingsir Puri Agung Ubud yang sangat aktif dalam kegiatan kebudayaan dan adat menuturkan bahwa “Sepetedun Ida Betara ini merupakan sebagai sebuah ciri wujud bhakti terkait krama subak dan masyarakat luas terkait Pura Gunung Lebah Campuhan sebagai uluning Oos yaitu sumber kamertaning jagat melalui aliran sungai yang digunakan untuk mengairi sawah-sawah”.

Jong Pari, Sebuah Kreativitas Mudra Suara

Masih dalam wacana pemaknaan sapatedun pamikeling pemuliaan Sungai/tukad Oos ini, Cokorda Gde Bayu Putra, beliau seorang penggiat sastra dan dosen di UNHI Denpasar menambahkan sajak terkait hubungan patedunan kali ini yang beliau kutip dari punggelan Gita Bali Tatwa karya Ida Putu Maron (Ki Purwa Patra) yaitu: “muŋgwiŋ aran naḍī karwa, uwos kawan uwos kaŋin, dadi pamṛtaniŋ sawah sawĕŋkuniŋ sukāhati, tan doh sakiŋ ubud.…”, yang artinya: “Nama kedua sungai, adalah Uwos Kawan Uwos Kangin, menjadi sumber air bagi sawah yang di ada kawasan Sukawati, tak jauh dari Ubud”.

Berkah perjalanan air sebagai sumber kehidupan tersebut kemudian disimbolisasikan dengan sebuah prosesi sapatedunan Ida Sang Hyang Widhi dalam wujud Pretime Ida Betara Gunung Lebah dan Ida Betara Bayu (wujud wayang wong Hanoman) diringi pula oleh pengabih (pendamping) berwujud Ratu Lingsir (berwujud barong ket). Punggelan sajak tersebut ditembangkan oleh Ida Bagus Manobawa pada saat Ida Betara katuran Pesegeh Agung.

Ida Betara Tedun di Desa Ketewel. [Dok. Puri Agung Ubud]

Jika dicermati lebih dalam lagi, Sapetedun Ida Betara Gunung Lebah Campuhan Ubud secara fisik adalah dengan prosesi membawa wujud pralingga pretima (wujud dan simbol Ida Sang Hyang Widhi Wasa) berupa Gedong Kunci dengan Arca Bethara Bethari Pura Gunung Lebah, pralingga wayang wong berwujud Hanoman yang disucikan dengan gelar Ida Bethara Bayu serta pelawatan barong ket yang disebut dengan Ratu Lingsir. Antara Pretima Arca dalam Gedong Kunci dengan pralingga Ida Bethara Bayu hingga Ratu Lingsir adalah sebuah tatanan struktur hierarki.

Naga Puspa, Persembahan Bhakti Pada Sang Wiku

Struktur dari tatatan tertinggi yaitu Arca dalam Gedong Kunci sebagai sinar suci Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Ida Bethara Bayu sebagai pengabih (pendaming) dan Ratu Lingsir sebagai pepatih atau patih. Dalam ruang transendental hierarki ini yang mengatur vibrasi dan energi dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam prabawa sebagai Ida Bethara Gunung Lebah melimpahkan segala anugerah pada umatnya.

Sedangkan dalam konteks imanen, hierarki ini adalah tatanan mulai dari pemerintah administratif sebagai pucuk pengelolaan regulasi, puri-puri sebagai pendamping/pengabih serta membantu pemerintah bertugas menjaga tatanan adat dan budaya, terakhir masyarakat umum sebagai ujung tombak dari pelaksana dari segala regulasi dan sistem yang telah ditentukan.

Ida Betara Katuran dan disambut Baris Rejang Jong Pari. [Dok. Tim Dokumentasi Desa Ketewel]

Selain itu juga terefleksi dari aktualisasi konsep “Manunggaling Kawula Gusti” dalam petedunan ini. Masyarakat Desa Ketewel dalam menyelenggarakan Yadnya Agung dengan lingkup “Panca Wali Krama” di Pura Payogan Agung pada kesempatan kali ini nuwur Ida Betara Gunung Lebah Campuhan untuk ngrajeg karya merupakan bentuk rasa syukur atas limpahan air dalam wujud aliran sungai Oos yang telah mengairi sawah-sawah disepanjang daerah Sukawati termasuk Desa Ketewel. Ucapan syukur dan bhakti masyarakat inilah yang sejatinya menjadi sinergi yang sangat penting antara energi transenden dan imanen, sekala niskala.

Dalam sapatedun Ida Betara Gunung Lebah Campuhan Ubud ke Pura Payogan Agung Ketewel disertai oleh krama Desa Adat Ubud, Penestanan, Bentuyung Sakti, Taman Kelod, Payogan, Subak DAM Ubud dan krama lainnya. Ketika Ida Betara katuran pemendak juga ditarikan tari Baris Jong Lelandep dan Rejang Jajar Pari oleh ST. Udyana Taman Kelod atas inisiasi dari Tjokorda Gde Agung Ichiro Sukawati, Ba.Horns, MM. [T]

Megargitan | Ritual Makan Bersama Pada Piodalan di Pura Panataran Keloncing Padangtegal
Tags: filosofifilosofi baliPura Gunung LebahUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Laju, Lajulah Pembangunan

Next Post

Aneka Pilihan Baju Tunik untuk Lebaran Lebih Cantik

Wayan Diana Putra

Wayan Diana Putra

I Wayan Diana Putra, S.Sn., M.Sn. Dosen Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar. Komposer Gamelan Bali.

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Aneka Pilihan Baju Tunik untuk Lebaran Lebih Cantik

Aneka Pilihan Baju Tunik untuk Lebaran Lebih Cantik

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co