23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menelaah Jenis Pekerjaan dan Bentuk Organisasi Esok Hari

Made Dwi Pradnyana Putra by Made Dwi Pradnyana Putra
December 23, 2022
in Opini
Menelaah Jenis Pekerjaan dan Bentuk Organisasi Esok Hari

Ilustrasi tatkala.co | Wiradinata

Isu Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) terus berdengung menjelang akhir tahun 2022. Berbagai perusahaan sudah diberitakan melakukan PHK kepada sejumlah karyawannya dengan berbagai macam alasan, salah satunya adalah untuk efisiensi perusahaan.

Pernyataan Presiden Joko Widodo terkait “dunia akan gelap” pada tahun 2023 terdengar layaknya sebuah tanda peringatan bahwa resesi akan segera datang. Kondisi dunia yang tidak stabil saat ini sebenarnya dapat menjadi pembelajaran bagi setiap orang bahwa di masa mendatang posisi kita di dalam suatu organisasi tidak dapat dikatakan tetap, meskipun status mereka secara harafiah disebut sebagai pekerja tetap.

Namun, meskipun isu resesi sudah mulai terdengar saat ini, pemerintah melalui Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, memperingatkan kepada setiap pengusaha untuk tidak menjadikan isu ini sebagai kesempatan dalam melakukan PHK kepada karyawan mereka. Pemerintah dalam menyikapi hal tersebut juga sudah mengantongi data-data perusahaan yang melakukan PHK dan nantinya akan ditindaklanjuti terkait latarbelakang yang mendorong setiap perusahaan melakukan PHK kepada karyawannya.

Isu semacam ini sebenarnya tidak hanya sekali terjadi pada suatu organisasi. Resesi dan kondisi global yang tidak stabil akan terus menghantui para pekerja dan organisasi di masa mendatang. Dari perspektif pekerja dan pencari kerja, kondisi ini perlu untuk dipahami dan dipersiapkan. Agar kita kedepannya akan semakin siap.

PHK Dari Kacamata Komunikasi Organisasi

Dikaitkan dengan Miller (2014) dalam buku Organizational Communication: Approaches and Processes, saya melihat terjadinya PHK di masa mendatang tidak bisa terlepas dari perubahan lanskap organisasi yang terjadi belakangan ini. Pada awal revolusi industri, sebagian besar organisasi menganggap menciptakan barang adalah tujuan utama dari suatu organisasi.

Namun, saat ini mulai adanya pergeseran dari kondisi tersebut yang lebih mengarah pada pembentukan organisasi penyedia layanan jasa atau ekonomi berbasis jasa. Banyak organisasi saat ini yang dapat kita lihat tujuan bisnisnya mengarah pada pelayanan jasa. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya kebutuhan konsumen akan sebuah pelayanan semakin kompleks saat ini. Sebut saja pesan antar makanan dan e-commerce. Selain itu, revolusi industri juga mengambil bagian dalam hal ini karena sebagian besar organisasi yang bergerak pada jenis bisnis berbentuk produk sudah teratasi oleh kehadiran mesin sebagai alat produksinya.

Kehadiran jenis bisnis ini menjadi ramalan awal di masa mendatang bahwa bentuk organisasi ke depannya akan lebih terfokus pada pelayanan jasa. Dari perspektif organisasi dapat kita lihat bahwa ada beberapa sektor yang jenis bisnisnya sudah terpenuhi oleh kehadiran mesin dan teknologi. Sedangkan sektor yang membutuhkan pelayanan masih memerlukan peran manusia di dalamnya. Sehingga perusahaan dalam hal ini dapat dikatakan masih memerlukan karyawan dalam menjalankan bisnis semacam ini.

Namun, meskipun jenis pelayanan jasa semakin eksis saat ini, dengan kondisi global yang tidak menentu ke depannya saya melihat organisasi juga akan menyesuaikan jenis karyawan yang akan mereka gunakan ke depannya. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk untuk menjawab ketidakpastian kondisi global di masa mendatang agar organisasi dapat tetap bertahan.  

Adanya tren penggunaan pekerja tidak tetap oleh organisasi saya lihat akan semakin terlihat di masa mendatang. Jenis pekerjaan seperti freelance akan sangat mudah kita jumpai. Bahkan tipe pekerja seperti outsourcing akan laku di bursa dunia kerja. Bukan tidak mungkin penggunaan istilah ‘pekerja tetap’ pada suatu organisasi tidak akan digunakan lagi di masa mendatang.

Keuntungan dari sisi organisasi yang menggunakan tipe pekerja jenis ini adalah mereka dapat mengorbankan para pekerja dalam kondisi tertentu. Sehingga penyesuaian dapat dilakukan dengan mudah dan cepat oleh organisasi. Contoh perubahan kecil yang dapat kita amati dalam konteks ini adalah adanya kebijakan dari pemerintah dalam mengalihkan beberapa bidang pekerjaan pada pemerintahan ke bentuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kembali, tujuan dari perubahan tersebut bermuara pada alasan efisiensi.

Terlepas dari keuntungan yang di dapat oleh organisasi dari penerapan jenis bisnis pelayanan jasa dan penggunaan pekerja tidak tetap ini, nantinya organisasi akan menghadapi tantangan dalam aspek komunikasi organisasi. Aktivitas yang bersinggungan dengan pelayanan jasa tentunya mewajibkan adanya kontak antara manusia dan berkomunikasi merupakan aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari pekerjaan jenis ini. Berkaca pada kondisi PHK yang menyatakan organisasi melakukan efisiensi sebenarnya dapat diperdebatkan.

Apakah benar jalannya organisasi akan menjadi lebih efisien dari sebelumnya? Adanya pengurangan tenaga kerja tentunya akan memunculkan potensi beban tanggung jawab yang harus dijalankan oleh pekerja yang tersisa akan meningkat. Hal tersebut berpotensi akan menimbulkan beban kerja berlebih sehingga akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan yang dilakukan oleh pekerja. Potensi pekerja menjadi stres dan burnout bisa saja terjadi sehingga pelayanan tanpa senyuman dan emosi negatif akan dirasakan oleh konsumen. Hal semacam ini nantinya yang perlu diperhatikan oleh organisasi.

Selain itu, dengan menggunakan pekerja tidak tetap, menjadikan para pekerja tidak terikat seutuhnya dengan organisasi. Hal inilah yang menjadi tantangan organisasi dalam menjalin hubungan dan komunikasi dengan mereka ke depannya. 

Frauenheim (2012) menyebut konsep untuk situasi tersebut dengan istilah “pelukan erat” di mana organisasi menghormati kemandirian para pekerja tidak tetap, namun harus tetap menunjukkan lebih banyak perhatian kepada mereka—dalam bentuk undangan ke pertemuan sosial, komunikasi yang lebih baik, pengakuan yang lebih besar, dan sejenisnya.

Dari sudut pandang pekerja, revolusi teknologi dan informasi saat ini juga harus dianggap sebagai peringatan. Adanya alasan efisiensi ke depannya oleh organisasi tidak menutup kemungkinan revolusi ‘industri jilid dua’ akan terjadi. Beberapa pekerjaan yang berbentuk pelayanan jasa akan tergantikan oleh teknologi layaknya yang menjadi cikal bakal revolusi industri.

Saat ini kita sudah dapat melihat contoh kecil bagaimana e-commerce menyediakan pesan otomatis untuk menjawab pertanyaan dari konsumen mereka. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan optimal organisasi untuk mencegah respon terlambat yang biasa terjadi ketika manusia yang melakukan pelayanan. [T]

Ilmu Komunikasi di Perguruan Tinggi Hindu, Untuk Apa?
Mengejar Ilmu Menulis ke Samarinda: Cita-cita Naik Pesawat, Kini Ingin Jadi Penulis Profesional
“Gamefication” dalam Komunikasi dengan Anak
Tags: komunikasikomunikasi informasiorganisasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerminan Sejarah Bali Pada Novel “Kota Kabut Walli Jing-Kang” Karya Manik Sukadana

Next Post

Kulit Kopi Bisa Diolah Jadi Pupuk Hayati | Fakultas Pertanian Unwar Sosialisasi di Wanagiri

Made Dwi Pradnyana Putra

Made Dwi Pradnyana Putra

Saat ini aktif sebagai mahasiswa magister ilmu komunikasi UNS

Related Posts

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

Read moreDetails

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

Read moreDetails

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

Read moreDetails

Rekonstruksi Hak Waris dalam Perkawinan Beda Agama: Perspektif Hukum Keluarga dan Agraria

by I Made Pria Dharsana
May 27, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

HUKUM seringkali berbicara dalam bahasa kepastian, tetapi realitas sosial tidak selalu berjalan dalam garis yang sama. Perkawinan beda agama menjadi...

Read moreDetails

Koperasi Merah Putih: Mengulang Jejak KUD, Menabrak BUMDes, atau Membangun Jalan Baru?

by I Made Pria Dharsana
May 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi nasional, gagasan Koperasi Merah Putih kembali diangkat sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Ia bukan...

Read moreDetails

Cinta, Hibah, dan Tanah:  Antara Ketulusan dan Batas yang Tak Bisa Ditembus

by I Made Pria Dharsana
May 21, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

CINTA kerap mendorong seseorang untuk memberi tanpa syarat.  Dalam relasi suami-istri, pemberian itu bahkan sering dimaknai sebagai bentuk ketulusan paling tinggi—termasuk...

Read moreDetails

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

Read moreDetails

MKN Bukan Tameng Impunitas: Notaris Berintegritas, Penegak Hukum  Taati Prosedur

by I Made Pria Dharsana
May 9, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MAHKAMAH Konstitusi melalui Putusan Nomor 65/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa persetujuan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor...

Read moreDetails

Menguji Batas Tanggung Jawab Terbatas:  ‘Piercing the Corporate Veil’ dalam Sengketa Kepemilikan dan Pengalihan Saham

by I Made Pria Dharsana
May 7, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM rezim hukum Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, prinsip tanggung jawab terbatas...

Read moreDetails

Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

by KH Ketut Imaduddin Jamal
May 2, 2026
0
Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

ADA satu penyakit lama dalam kebijakan publik kita: negara sering merasa telah bekerja hanya karena program sudah diumumkan, anggaran sudah...

Read moreDetails
Next Post
Kulit Kopi Bisa Diolah Jadi Pupuk Hayati | Fakultas Pertanian Unwar Sosialisasi di Wanagiri

Kulit Kopi Bisa Diolah Jadi Pupuk Hayati | Fakultas Pertanian Unwar Sosialisasi di Wanagiri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co