Warna Daun, Jiwa Subak: ISI Bali Bawa Napas Baru untuk Jatiluwih lewat Botanical Print
KABUT tipis turun pelan di pagi hari Jatiluwih, Tabanan. Udara lembab dari hamparan sawah berteras mengantar aroma tanah basah dan ...
Read moreDetailsKABUT tipis turun pelan di pagi hari Jatiluwih, Tabanan. Udara lembab dari hamparan sawah berteras mengantar aroma tanah basah dan ...
Read moreDetailsSEORANG teman dari Jawayang sudah berkali-kali ke Bali, berujar, “Setiap sudut Bali istimewa. Ada saja sudut lain istimewa setiap saya ...
Read moreDetailsMASIH dalam suasana Aktivasi Program Penguatan Ekosistem Kebudayaan Kawasan Warisan Dunia Tahun 2024. Kini mari kita menuju Subak Tingkihkerep di ...
Read moreDetails“Burungnya itu mengeluh ceritanya, ke mana saya akan mencari makan setelah raib padi akan dipanen,” kata I Ketut Nuarta Jaya ...
Read moreDetailsSEORANG kakek berjongkok dan mengeluarkan perkakas dari dalam tas karungnya. Di sana ada palu kayu dan tatah berukuran sedang, tampak ...
Read moreDetailsTUALEN dan Merdah sedang memperkenalkan diri masing-masing di depan orang-orang. Lalu mereka berbincang menggunakan bahasa Indonesia dan Bali di tengah ...
Read moreDetailsBURUNG-burung terus hinggap di padi yang sudah menguning, tentu, bersamaan dengan belalang. Menggigit daun, mengupas padi menguning yang keemas-emasan itu; ...
Read moreDetailsPADA November yang basah, dua ekor Jatayu terbang ke sana ke mari di Jatiluwih, terlihat gelisah dan tak jenak. Sesekali ...
Read moreDetailsTANGAN Reza Ananda masih terus berjibaku dengan lumpur. Tangannya masuk—menusuk dan matanya tajam-tajam menatap tanah. Lindung (belut) didapatkannya kemudian. Ia ...
Read moreDetailsDI sana, para pengunjung tak henti-hentinya datang, terus-menerus, ke setiap pameran yang ada di Subak Spirit Festival 2024 di areal ...
Read moreDetailsDIBAL Ranuh duduk bersama John Ketut Purna di Jatiluwih Resto (JR) di Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, di ...
Read moreDetails“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih, ...
Read moreDetailsSAYA datang mendahului malam. Memarkir motor di sebuah penginapan—cukup mewah untuk ukuran orang dusun seperti saya—di pinggir jalan tembusan Wongaya ...
Read moreDetailsJUMAT sore, 17 Mei 2024 saya melakukan perjalanan menuju area Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Bali. Rasanya tidak perlu saya jelaskan Jatiluwih ...
Read moreDetailsPERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...
Read moreDetailsJAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...
Read moreDetailsMarc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...
Read moreDetails

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...
Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...
LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja tahun 2026 berlangsung sepanjang Maret dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas....
“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan...
HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co