UPACARA KELAHIRAN (1) itu mataharimenanjak sampai ke puncak merudi padang kurulahir bayang anak lanangmenunggang kuda dewanembang puisisendiri UPACARA KELAHIRAN (2)...
Read moreDetailsWaktu yang Kuselipkan pada Saku Ingatan Kujatuhkan setengah jam di bulevarDemi memungut setengah jam yang lainMenyusur koridor panel suryaKe tempat...
Read moreDetailsSun Rise di Bromo Sinar mentari menjemput gigil pagiUntuk para pengepul hari-hariNun jauh di sana, tarian Bromo menguar harmoni Rinai...
Read moreDetailsLelaki di Gunung Batur ia duduk di samping gerobak kopi robustakopinya ditanam ayahnya sendiridi lereng yang sekarang menjadi tempat selfiedulu...
Read moreDetailsSurat dari Dalam Lemari (untuk UA) Aku menyelipkan rindukudi antara lipatan bajumu yang belum sempat disetrika.Kaus putih yang kau pakai...
Read moreDetailsBleki, Sang Penjaga Alam Kami sebut dia kucing hitam,Mata yang membelah malam sunyi,Jendela menuju alam yang tak terjangkau,Cenayang, perantara dunia...
Read moreDetailsRIWAYAT Setiap kisah selalu mengundang dikenangpun riwayat ini seperti biografi tubuhmelayang-layang di ombak-ombak riuhsambil meneriakkan nama-nama. masa lalu kelak menjadi...
Read moreDetailsRADIO TIDAK KUMATIKAN Kudengar radio, setiap hari.Di kamar yang sepi, bersamabuku-buku dan kucing kawin.Suara tenggelamkan omongan tetangga(mereka suka bergunjing--aku tak...
Read moreDetailsMerdeka Sunyi (untuk semua yang perlahan gugur dari luka)aku pernah jadi tamanyang menumbuhkan kabutmudari benih ragu yang kau bisikkan di...
Read moreDetailsStasiun seberapa sering engkau menangisdi stasiun, di bangku ruang tunggu engkau hendak pergike kota jauh? meninggalkan orang terkasihpenyair fakir yang...
Read moreDetailsAdiós Yang diterima laut tadi sore;Seseorang memandangi kapal berlayar. Dan,Perempuan di salah satu kapal itu melambaikantangan ke pria di dermaga....
Read moreDetailsSelasar Sebelum Selasa Kau kepala, menuju UtaraAku ekor yang setia Sehelai rambutmu,putihMemori lama dari lebat pikiranku,terpilih Lalu, dinding kacaPantulanmu sengaja...
Read moreDetailsNaungan Kecil Hiduplah aku pada batas-batasTerkadang pada ruang yang jemuTerkadang pada cinta semuTerkadang pula tersesat pada dahaga yang utuh Tubuhku...
Read moreDetailsLEGENDA HARIMAU JAWA aum harimau jawahanya tinggal gema di dinding-dinding guamerobek kesunyian belantara sampai ke riuh kotatinggal gema memantul-mantul di...
Read moreDetailsPEMANDANGAN DI TERAS RUMAH TANGGA jiwa pernah kudengarsudah kau memeluk tubuhmu?kudengar orang mendengkursaat kau mengusap keringatmu24 jam buat berkelanadan lampu...
Read moreDetailsCerita Seorang Penjual Endek namaku putu penjual endekendek bali terajut nuranibermotif wayang kamasanada kisah arjuna mencari cinta namaku putu penjual...
Read moreDetailsMengenang Kekasih Jika pagi ini kembalihanya wangimu yang aku ingat.Kau, perempuan beraroma laut.Semerbak gelombang tak pernah surut.Aku memberinya nama, kenangan....
Read moreDetailsSayang Saja Sayangnya karena belum punya kertas halus ijazah,Pernah kita tutup mata bersama—kita berangan,Katanya ingin, katanya hendak, katanya sesudah,Coba bayangkan...
Read moreDetailsCINTA, TUNTUNLAH RINDU MENUJU JALAN PULANG Cinta, tuntunlah rindu menuju jalan pulangSebab cahaya telah ditelan petangBatas-batas sudah disekat-sekatAku takut rindu...
Read moreDetailsTERRA (dari tanah kau dititipkan pada api)mestinya kamu tahumagmatak pernah ingin membatudi antara retak aquifertapi lempeng memaksanyabergerak ke arah litosferdan...
Read moreDetailsDALAM NYEPI kita padamkan seluruh cahaya hari iniagar tahu guna kegelapan setelah mata tak henti terpapar sinarsampai serasa berpijar kita...
Read moreDetailsBawa Aku Kembali ke Neraka Bawa aku kembali ke nerakadunia ini sudah begitu ingarbawa aku ke liang-liang kuburanliatnya tanah dan...
Read moreDetailsKEDAI TUA JALAN KAKATUA Di ujung belokan tajam jalan menuju pulangNampak merona apel-apel marahKawan si apel malangPerlahan-lahan rayu pandangMengarah hilang...
Read moreDetailsLorong Kata /Lorong/ setiap kali geronggang itu hampa, mimpi kita berwarna gelap, ketakutan-ketakutan berkeringat, doa-doa setipis jangat. kita ingat, hati...
Read moreDetailsAntara Hitam dan Putih cahaya lampu membuatmu lupa akan kegelapanbukankah sebelum takdir dituliskanengkau serupa puisi tanpa kata-kataberkelana dalam warna hitamsebelum...
Read moreDetailsDi depan Batu Kolkata aku adalah Stanford Rafflesyang menggondol batu prasasti Jawa menuju India Oh Wurawari yang khianatOh Chola yang...
Read moreDetailsAQIL BALIGH Saat itu tibaEntah menjadi kelahiranAtau malah menuju kematianSetelah menjagamu sembilan bulan sepuluh hariDalam rahim yang hangat Tujuh hari...
Read moreDetailsSENANDIKA untuk I Made Aditya Nugraha Putra pada sebuah lingkaran dukakau menyalakan dendamdibikin dari api ketakutan masa lalu kehilangan alamatrumah...
Read moreDetailsRENCANA BERMAIN angin begitu liarmembentur tanah. di pusat bayanglangit menyalak kilatan bunyi. dalam kebisuan pohon-pohon tua menebar gelagatlewat denting ranting...
Read moreDetailsDELIRIUM mengoleksi klaksondari setiap lampu merahyang pernah kau terobos memasuki kamardengan diri dan daya tahanyang sudah lengket nyalakan baling-balingnyaagar Tuhan...
Read moreDetailsDi tengah gempuran media sosial, kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...
Read moreDetailsMatematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...
Read moreDetailsGAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...
Read moreDetails

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...
CAHAYA panggung perlahan meredup. Alunan musik mengalir lembut, mengisi ruang Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, yang malam itu...
SUASANA Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, malam itu terasa berbeda ketika denting pertama gamelan Selonding mulai mengalun dari...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co