8 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

6083 Penonton, 312 Film, 59 Negara: Minikino Film Week 11 Berakhir dengan Harapan dan Inspirasi Baru

tatkala by tatkala
September 22, 2025
in Panggung
6083 Penonton, 312 Film, 59 Negara: Minikino Film Week 11 Berakhir dengan Harapan dan Inspirasi Baru

The Awarding Event closed Minikino Film Week 11 | Foto: Dok. Minikino

Dengan suasana hangat di Dharma Negara Alaya, Denpasar, Minikino Film Week (MFW) 11 menutup perjalanan delapan harinya. Sejak 12 hingga 19 September 2025, festival menghadirkan 312 film pendek dari 59 negara, ditonton oleh total 6.083 penonton, kemudian ditutup dengan pengumuman para pemenang serta harapan untuk bertemu kembali tahun depan.

Dibuka dengan Layar Laptop dari Glasgow

Festival ini tidak menggelar kemewahan karpet merah, melainkan dengan menampilkan sebuah mejantara laptop di layar. Seniman audio visual dan pembuat film asal Glasgow, Holly Márie Parnell, menghadirkan Desktop Compositions—potongan suara, gambar, arsip pribadi, dan detak emosional zaman kini dirajut menjadi pertunjukan audio visual yang intim sekaligus gelisah.

Karya ini berhasil dihadirkan berkat Bali–Glasgow Filmmaker Exchange, kolaborasi yang didukung British Council’s Connections Through Culture, menegaskan identitas Minikino Film Week sebagai ruang festival yang lintas disiplin, lintas batas, dan lintas generasi.

Shorts Up: Harapan dari Bibit Filmmaker

Energi para pembuat film muda Asia Tenggara, khususnya Indonesia, berdenyut melalui Shorts Up. Program ini kembali membuktikan bahwa ide sederhana bisa menjadi langkah besar ketika diberi ruang.

  • Gentle Hands Project (Manguni House, Angelia Leanartha & Garry Christian Djawoto) menerima MTN Award Goes to JAFF Market, tiket emas menuju Yogyakarta untuk mengamati ekosistem pasar film.
  • Audience Award, pilihan penonton Shorts Up x MTN di 7th Short Film Market, membawa dukungan Rp 2.250.000 dari Minikino Studio.
  • Dukungan pribadi Rp 2.000.000 dari sutradara-produser Hong Kong Eric Tsang untuk Ready, Set, Go (Monday Club Studio, Kathleen Tio & Aaron Pratama) menegaskan bahwa ruang pitching festival juga adalah tempat lahirnya peluang nyata.
The Awarding Event closed Minikino Film Week 11 | Foto: Dok. Minikino

Education: Belajar dengan Film Pendek

Selama seminggu, sekolah-sekolah dan komunitas di Bali datang bergantian seperti gelombang. Mereka tidak hanya menonton, tapi juga berdiskusi, bertanya, bahkan menantang para pembuat film yang hadir. Di ruang kelas hingga ruang publik, film pendek sekali lagi membuktikan dirinya sebagai medium yang tajam sekaligus ramah: bisa menyentuh anak-anak, remaja, hingga orang tua yang mendampingi.

MTN IkonInspirasi: Dialog yang Membekas

Hari terakhir festival juga menjadi istimewa dengan hadirnya MTN IkonInspirasi at MFW11. Auditorium Teater Taksu dipenuhi pelajar, mahasiswa, hingga penonton umum yang ingin mendengar langsung cerita dari tiga figur berbeda dunia:

  • Beng Rahadian, ilustrator dan kurator seni, menekankan pentingnya jejaring lintas disiplin.
  • Amar Haikal, filmmaker muda pemenang film pendek terbaik nasional MFW9, berbicara dengan semangat yang dekat dengan audiens muda: tentang menjaga api, berkolaborasi, dan berani mewujudkan ide.
  • I Made Suarbawa (Made Birus), aktivis film pendek, mengingatkan bahwa ekosistem komunitas adalah pondasi sinema Indonesia.

Acara ini dibuka oleh Irini Dewi Wanti, SS.MSP., Direktur Bina SDM, Lembaga dan Pranata Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI, yang menegaskan bahwa MTN IkonInspirasi merupakan bagian dari strategi nasional Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya untuk menjaring, mengembangkan, dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia.

International Awarding Event closed Minikino Film Week 11 | Foto: Dok. Minikino

Dialog dua arah ini ditutup dengan tepuk tangan panjang, meninggalkan kesan kuat: inspirasi bisa datang dari layar kecil, dari ruang diskusi, dan dari keberanian untuk berbagi.

South East Asia Network: Menghubungkan Sebuah Kawasan

MFW11 memperkuat posisi Bali sebagai titik temu jaringan film pendek Asia Tenggara. Melalui South East Asia Network, festival menghadirkan program film dari berbagai negara di kawasan, termasuk kolaborasi legendaris S-Express yang telah berjalan lebih dari 23 tahun—menegaskan pentingnya lintasan cerita dan perspektif regional yang terus relevan di tengah perubahan sosial budaya.

Selain pemutaran film, festival juga menghadirkan panel South East Asia Connections, yang membedah lanskap sinema Asia Tenggara yang dinamis. Diskusi ini mengangkat peran kolaborasi, dukungan finansial, dan jaringan kuratorial dalam membangun ekosistem film yang semakin hidup.

Dipandu oleh Fransiska Prihadi (Direktur Program MFW11), panel ini menghadirkan Ben Thompson (VP of Shorts Programming, Tribeca Film Festival, AS), King Catoy (Project Lead EngageMedia, mentor Tech Tales Youth), dan Prima Sirivasuntra (Koordinator Purin Film Fund, produser muda Thailand). Para pembicara berbagi wawasan praktis sekaligus visi kolektif, mengundang pembuat film untuk membuka pintu, menciptakan koneksi, dan memperkuat komunitas film di Asia Tenggara.

Short Film Market: Etika Sirkulasi Sebagai Fokus Bahasan

Dalam rangkaian 7th Short Film Market, MFW11 menjadi tuan rumah Short Film Conference Roundtable: Circulation Ethics – Power & Representation. Forum ini mempertemukan festival, programmer, dan filmmaker dari berbagai negara untuk membicarakan bagaimana film pendek beredar, siapa yang memegang kendali, dan risiko salah representasi ketika karya dari Global South memasuki sirkuit global yang didominasi Utara.

The Awarding Event closed Minikino Film Week 11 | Foto: Dok. Minikino

Percakapan mengalir dari isu kendali dan persetujuan saat filmmaker mengirimkan karyanya, hingga dilema kuratorial antara kebebasan artistik dan tanggung jawab etis. Diskusi juga menyoroti pentingnya mempersiapkan audiens agar film diterima sesuai konteks, risiko pemutaran di luar kerangka awal, serta peluang membayangkan model sirkulasi alternatif yang memberi filmmaker lebih banyak agensi.

Roundtable ini menegaskan peran Short Film Market bukan semata ruang industri, tetapi juga forum kritis untuk membicarakan masa depan sirkulasi film pendek dalam konteks global.

Angka-Angka, Tapi Juga Wajah-Wajah

MFW11 mencatat 6.083 penonton selama festival, ditambah 1.435 penonton pra-festival melalui aktivasi edukasi. Ada 187 tamu terakreditasi, termasuk 55 internasional dari 21 negara. Di balik angka ini ada wajah-wajah: penonton yang terhanyut, relawan yang berlari ke sana-sini, dan pembuat film yang menemukan penonton pertamanya di Bali.

Di panggung penutupan, Direktur Festival Edo Wulia berbicara dengan nada jujur dan personal. Ia mengakui bahwa tahun ini merupakan perjalanan yang berat, namun rasa syukur tetap hadir karena festival bisa berlangsung berkat kerja bersama. “Festival ini tidak dibawa oleh satu orang, melainkan oleh semua: filmmaker, penonton, relawan, dan sahabat. Semoga doa baik tetap tinggal di hati dan pikiran kita, membawa kita maju bersama,” ujarnya.

The Awarding Event closed Minikino Film Week 11 | Foto: Dok. Minikino

Direktur Program Fransiska Prihadi menekankan bahwa setiap film yang diputar adalah jendela kecil untuk melihat dunia dari sudut pandang berbeda, membuka ruang dialog, dan menumbuhkan empati. Sementara itu, Ketua Yayasan Kino Media I Made Suarbawa mengingatkan bahwa Minikino Film Week bukan sekadar festival tahunan, melainkan bagian dari perjalanan panjang membangun ekosistem film pendek Indonesia. “Kami percaya pada kekuatan komunitas, dan dari sinilah lahir regenerasi sineas yang akan terus tumbuh,” tambahnya.

Para Pemenang MFW11

International Competition

  • Best Fiction Short: Blue Heart – Samuel Suffren (Haiti/Prancis)
  • Best Documentary Short: Their Eyes – Nicolas Gourault (Prancis)
  • Best Animation Short: S the Wolf – Sameh Alaa (Prancis/Mesir)
  • Best Audio Visual Experimental Short: Durian, Durian – Nelson Yeo (Singapura)
  • Best Children Short: A King Without a Crown (Un Roi sans couronne) – Olivier Bayu Gandrille (Prancis)
  • Youth Jury Award: Monsoon Blue (夏夢迴) – Jay Hiu-kit Wong & Ellis Ka-yin Chan (China)
  • Programmer’s Choice Award: Blitzmusik – Martin Amiot (Kanada)
  • Best Short Film of the Year 2025: Montsouris Park – Guil Sela (Prancis)
     “Komedi yang tampak ringan ini perlahan membuka lapisan yang lebih dalam. Dengan latar mikrokosmos, film ini menyentuh isu kelas, komunikasi, dan peran sosial. Kita awalnya terhibur, lalu diarahkan untuk merenung. Sebuah karya yang menawan sekaligus menantang.”
     — Ben Thompson, Mary Stephen, dan Rudolph Dethu, Juri International Competition MFW11

National Competition

  • Best National Competition 2025: When the Blues Goes Marching In (Pengais Mimpi) – Beny Kristia
     “Film pemenang ini berdenyut dengan kemarahan muda, urgensi, dan tekad membara. Meski menyingkap represi lintas generasi, film ini menolak keputusasaan. Sebuah seruan untuk terus berjuang demi keadilan di mana pun.”
     — Matt Lloyd, Shoko Takegasa, dan Ladya Cheryl, Juri National Competition MFW11

  • Special Mention: My Therapist Said, I Am Full of Sadness – Monica Vanesa Tedja
     “Film ini mengulik jurang generasi dan prasangka tak terucap. Dengan penyutradaraan terukur, film ini menunjukkan bahwa pengasingan diri mungkin perlu, tapi tidak selalu membawa kebahagiaan.”
     — Matt Lloyd, Shoko Takegasa, dan Ladya Cheryl, Juri National Competition MFW11

Begadang Filmmaking Competition 2025

  • Winner: Imam and His 9 Friends – Deru Ibnu Ghifari (Lampung)
     “Film ini tidak hanya menunjukkan keterampilan teknis, tetapi juga berhasil menyentuh emosi. Singkat, padat, namun membekas lama setelah layar gelap.”
     — Syakir Mardhatillah, bersama Juri Nasional & Honorary Jury Begadang 9 Tahun, MFW11

Menatap ke Depan

Festival ditutup dengan pemutaran film pemenang utama, sekaligus pengumuman bahwa edisi tahun depan Minikino Film Week 12 akan berlangsung pada 11–18 September 2026. Pendaftaran film dibuka mulai 1 Desember 2025 hingga 28 April 2026—sebuah undangan bagi pembuat film dari seluruh dunia untuk kembali menghadirkan karya mereka ke Bali, Indonesia. [T]

Reporter/Penulis: Son/Rilis
Editor: Adnyana Ole

Tags: film pendekMinikinoMinikino Film WeekMinikino Film Week 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Sodong ke Srandil: Wisata Pantai Berbalut Mitos

Next Post

Melihat Luka dan Trauma Pascabanjir di Wanasari, Denpasar | UPMI Bali Serahkan Bantuan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails
Next Post
Melihat Luka dan Trauma Pascabanjir di Wanasari, Denpasar | UPMI Bali Serahkan Bantuan

Melihat Luka dan Trauma Pascabanjir di Wanasari, Denpasar | UPMI Bali Serahkan Bantuan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek
Buku Tatkala

Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek

Judul: Permata Bali -- kumpulan cerita pendek Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putu Oka Sukanta ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
October 7, 2026
Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa
Opini

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

BALI dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan keunikan tradisinya. Ada satu kekuatan lain yang selama puluhan...

by I Ketut Suar Adnyana
October 7, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

MEMBINCANG pariwisata, nyaris tak pernah dibahas keberadaan generasi Alpha atau Gen Alpha. Padahal secara statistik Gen Alpha di Indonesia memiliki...

by Chusmeru
October 7, 2026
10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud
Pameran

10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

SUDAH mengunjungi pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali? Jumlah karya yang disajikan tidak terlalu banyak memang, namun...

by Nyoman Budarsana
October 7, 2026
Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi
Esai

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

PERNIKAHAN dalam kosmologi Hindu bukan sekadar sebuah legitimasi hukum sipil atau konsensus sosial sekuler antara dua individu. Lebih jauh, pernikahan...

by I Gede Yuni Eka Primawata
October 6, 2026
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co