Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti, SST.Par., M.Par. lahir di Denpasar pada tanggal 17 Juni 1991. Ia menyelesaikan pendidikan Diploma IV pada Jurusan Manajemen Perhotelan di STP Nusa Dua Bali. Selanjutnya, beliau melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Udayana dengan konsentrasi Pemasaran.
Sebelum berkiprah di dunia akademik, ia memiliki pengalaman profesional di industri hospitality, khususnya pada bidang Sales and Marketing Department di hotel. Pengalaman tersebut memperkuat kompetensinya dalam bidang pemasaran dan pengelolaan industri perhotelan. Saat ini, beliau aktif sebagai dosen di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional dan mengampu mata kuliah Manajemen Pemasaran Hospitaliti serta Manajemen MICE. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman industri yang dimiliki, beliau terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pariwisata dan bisnis, khususnya di bidang hospitality dan pemasaran.
BUKU Rusdi Mathari berjudul Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya, genap berusia 10 tahuan. Buku Mojok, sebagai penerbit, merayakan ulang...
Read moreDetailsPagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...
Read moreDetailsSAYA merindukan sebuah festival seni dan budaya. Bukan semata-mata karena kemeriahannya, kerinduan saya justru tertuju pada sesuatu yang mungkin semakin...
Read moreDetails

"GARBHA Wedana: A Story Before It Begins" menjadi pameran perdana Dyurupa, komunitas seniman rupa berbasis di Bali. Pameran yang melibatkan...
SUDAH cukup lama saya ingin menuliskan kembali tiga kali perjalanan saya ke Ambon, Maluku. Setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda....
APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co