24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lelaki Teka-teki

Yusna Safitri by Yusna Safitri
February 2, 2018
in Cerpen

Lukisan Ni Kadek Heny Sayukti (crop)

 

Cerpen: Yusna Safitri

Kau lelaki penuh tanda tanya, penuh teka-teki, dan penuh dengan misteri yang ingin segera aku pecahkan.

HADI. Begitu aku memanggilnya. Perkenalan singkat melalui media sosial membuatnya masuk ke dalam kehidupanku, tentu saja dengan berbagai kenangan yang sulit untuk dilupakan. Hadi berkuliah di salah satu universitas ternama di Denpasar, berbeda denganku yang berkuliah di kota Singaraja. Kota kecil dengan sejuta kenangan.

Hadi berusia satu tahun di bawahku. Meskipun  begitu, ia memiliki sikap yang lebih dewasa dariku. Hadi sosok lelaki yang cuek dengan rambut gondrong dan kumis tipisnya. Bertubuh tinggi dengan badan yang tidak terlalu kurus, tidak juga terlalu gemuk. Suka barang tua, vespa, dan juga novel. Sama sepertiku.

Awalnya Hadi hanya seseorang yang mengirimiku direct message di instagram, dan pada akhirnya ia menjadi seseorang yang selalu aku pikirkan sebelum dan sesudah tidur. Aku bukan perempuan yang dengan mudahnya membalas pesan lelaki yang tak kukenal, apalagi bertukar ID Line, PIN BBM, ataupun nomor handphone. Namun berbeda dengan lelaki ini, entah apa yang membuatku terhipnotis oleh pesan singkat darinya.

Kami saling bertukar cerita, baik itu kegiatan di kampus, di rumah, ataupun di lingkungan permainan kami. Cara Hadi mengirim pesan kepadaku tak seperti lelaki yang pernah kukenal sebelumnya, lelaki yang kebanyakan gombal dan penuh dengan pujian. Ia apa adanya, dan caranya mengirim pesan kepadaku yang sedikit cuek selalu membuatku penasaran seperti apakah sosok Hadi sebenarnya. Ini semakin membuatku semangat untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang dirinya, dan aku merasa tertantang.

Perkenalan kami melalui pesan singkat berlangsung selama 2 minggu, dan tibalah saatnya pada pertemuan kami di kota Singaraja. Pertemuan yang disebabkan oleh sebuah novel. Ya, kami saling bertukar novel dan membuat janji untuk bertemu. Tak banyak percakapan pada pertemuan kami yang pertama, namun di menit berikutnya suasana mulai sedikit mencair.

Hadi tak secuek di dunia maya. Hadi asyik, lucu, walaupun terkadang sering membuatku kesal. Aku memperbolehkannya datang ke kosku malam itu, walaupun dengan perasaan yang sedikit takut. Namun karena sifat malas yang aku miliki lebih besar daripada rasa takutku, maka aku memperbolehkannya. Ditambah lagi dengan udara yang sedikit lebih dingin, membuat rasa malasku semakin bertambah. Kami banyak bercanda, banyak berbincang-bincang  hingga pukul 2 pagi. Setelah itu, ia kembali pulang.

Perbincangan kami malam itu diselipi dengan sentuhan manja pada rambutku. Hadi selalu mengusap rambutku saat aku mampu menceritakan hal-hal konyol kepadanya. Berbeda denganku yang selalu mendaratkan pukulan-pukulan kecil pada tubuhnya. Ia sedikit merintih kesakitan namun tak membuatku merasa sedikit kasihan, aku malah memberinya cubitan-cubitan pada lengannya. Aku suka suasana ini, aku bahagia. Terimakasih telah menyembuhkan luka dari masa laluku.

Esok harinya, ia kembali ke Denpasar. Ada perasaan sedih dalam hatiku. Hanya doa yang mampu aku berikan agar ia selamat sampai tujuan. Kami kembali mengirim pesan singkat. Dan sikapnya saat bertemu denganku berubah 180 derajat. Ia kembali menjadi Hadi yang pertama, Hadi yang cuek saat bertukar pesan kepadaku. Entah hanya perasaanku saja atau bagaimana. Ketika aku tanya, jawabannya hanya selalu ‘aku baik-baik aja. Aku gapapa’. Baiklah, ini semakin membuatku merasa tertantang.

Percakapan kami pada pesan singkat tak selalu berjalan setiap hari, dan banyak suka duka yang terjadi pada percakapan kami. 2 minggu berlalu, kami bertemu lagi di kota Singaraja. Seperti biasa, ia mendatangi kosku. Aku bingung harus memulai obrolan kami dari mana. Mengingat sikapnya saat chatting, aku bingung apakah aku harus bersikap sok asyik atau cuek sepertinya saat itu. Ia membuyarkan lamunanku tiba-tiba.

“Nih ice cream, kan waktu ini aku kalah main uno. Udah tepat janji kan aku?” katanya.

Ya, ia datang dengan se-cup ice cream di tangannya karena pada pertemuan pertama kami, aku berhasil mengalahkannya bermain kartu uno. Dan ice cream-lah sebagai hukumannya.

“Enak?” tanyanya. Aku mengangguk sambil tersenyum.

Aku bingung, sikapnya berbeda lagi saat kami bertukar pesan singkat. Ia kembali asik, dan kami kembali tertawa karena cerita konyol yang kami ceritakan. Saat ia pamit untuk pulang, entah di menit ke berapa, tiba-tiba ia mencium kening lalu memelukku.

“Kenapa? Mukanya biasa aja dong. Hahaha,” ejeknya kepadaku. Lalu ia berpamit pulang.

Otakku tak dapat berputar setelah aku menutup pintu kamarku. Barusan apa? Dia menciumku? Ini mimpi? Apa dia menyukaiku? Ah, tapi kenapa? Banyak pertanyaan dalam pikiranku. Dan aku insomnia mendadak malam itu.

Pertemuanku dengan Hadi kurang lebih sekitar 5 kali, kami jarang bertemu dikarenakan jarak antara Singaraja-Denpasar perlu ditempuh kurang lebih 2 jam. Belum lagi tugas-tugas di kampus yang selalu memanggil untuk segera dikerjakan. Saat itu, ia mulai bersikap lebih berani, memberiku teka-teki, memberi kode namun sulit bagiku untuk memecahkannya. Sikapnya begitu baik, terbuka denganku, dan selalu memanjakanku saat kami berdua. Aku selalu dibuatnya bahagia. Namun terkadang sikapnya seperti tak pernah punya perasaan kepadaku. Kembali cuek seperti biasanya. Sebenarnya bagaimana perasaanmu, Di?

Sampai pada waktunya, kami tak pernah bertemu lagi. Hanya bertukar pesan singkat, seminggu 2 kali rasanya. Entah apa yang membuat kami jauh seperti ini.

Kau meninggalkanku dengan sejuta pertanyaan, dengan misteri yang belum sempat aku pecahkan, dan dengan begitu banyak kenangan di kota Singaraja. Bahkan, kau belum sempat tahu bagaimana perasaanku. Bisakah kita memulainya lagi? (T)

Tags: Cerpen
Share39TweetSendShareSend
Previous Post

Ferry Fansuri# Puisi: Elegi Kesedihan dari Surga, Sebuah Kenangan dalam Botol Bir

Next Post

Demokrasi, Kebebasan Berpendapat, dan Saracen

Yusna Safitri

Yusna Safitri

Lahir di Pekalongan, 20 Februari 1996. Bermain teater dan belajar menulis di Komunitas Mahima. Kini tercatat sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris di Undiksha Singaraja

Related Posts

Guru Abdi | Cerpen I Made Sugianto

by Made Sugianto
April 12, 2026
0
Guru Abdi | Cerpen I Made Sugianto

PAGI baru menjelang, cahaya lembutnya merayap di balik pepohonan. Kadek Arya siap-siap berangkat mengajar ke sekolah. Tamat di Fakultas Sastra...

Read moreDetails

Jarum Jam yang Mekar seperti Biru Mawar: Dua Adegan | Cerpen Polanco S. Achri

by Polanco S. Achri
April 11, 2026
0
Jarum Jam yang Mekar seperti Biru Mawar: Dua Adegan | Cerpen Polanco S. Achri

buat A.Hayya, Pak Saeful, dan Teater AwalGarut, juga seorang perempuan I. Ibu memandang jauh; sepasang matanya menggambarkan suatu yang tak...

Read moreDetails

Dia Hidup Lagi | Cerpen Supartika

by I Putu Supartika
April 10, 2026
0
Dia Hidup Lagi | Cerpen Supartika

- Katakan dia akan hidup lagi! - Dia sudah mati! - Dia akan hidup! Bangunkan dia. - Jangan, jangan, dia...

Read moreDetails

Manusia Plastik | Cerpen I Nyoman Sutarjana

by I Nyoman Sutarjana
April 5, 2026
0
Manusia Plastik | Cerpen I Nyoman Sutarjana

ASTRA menarik tangan ibunya, yang sedang jongkok. Sampah plastik yang dikumpulkan ibunya ia sisihkan. Ibu melepas cengkraman tangan Astra berusaha...

Read moreDetails

Kampung Halaman Tidak Pernah Lupa, Termasuk Aib Kita | Cerpen Ahmad Sihabudin

by Ahmad Sihabudin
April 4, 2026
0
Kampung Halaman Tidak Pernah Lupa, Termasuk Aib Kita | Cerpen Ahmad Sihabudin

SETIAP tahun, orang-orang kota mendadak berubah menjadi makhluk spiritual. Mereka yang biasanya mengeluh soal panas, debu, tetangga berisik, dan harga...

Read moreDetails

Tari Sunari | Cerpen Gede Aries Pidrawan

by Gede Aries Pidrawan
March 28, 2026
0
Tari Sunari | Cerpen Gede Aries Pidrawan

LUH Sunari merasa tubuhnya berat. Semua yang tampak di sekelilingnya hitam. Pekat. Saat itulah sebuah bayang mendekat. Bayangan itu begitu...

Read moreDetails

Aku Tak Bisa Menulis Cerpen  |  Cerpen Dede Putra Wiguna

by Dede Putra Wiguna
March 27, 2026
0
Aku Tak Bisa Menulis Cerpen  |  Cerpen Dede Putra Wiguna

AKU menatap layar laptop yang kosong. Luas, sunyi, dan membuat kepala terasa berdenyut. Kursor berkedip di pojok kiri atas dokumen,...

Read moreDetails

Umpan | Cerpen Putri Harya

by Putri Harya
March 22, 2026
0
Umpan | Cerpen Putri Harya

Aku tidak merasa melanggar norma. Aku juga tidak sedang melakukan dosa. Aku hanya mengusahakan takdirku dengan meniru apa yang sering...

Read moreDetails

Lebaran Tahun Ini | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

by Sri Romdhoni Warta Kuncoro
March 21, 2026
0
Lebaran Tahun Ini | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

DI kepalaku masih terngiang-ngiang oleh frasa nomina sayur bening dan lele goreng yang keluar dari mulut Darmuji. Sepertinya, itu merupakan...

Read moreDetails

Setahun Cinta di Kota Tua Karengan | Cerpen Ahmad Sihabudin

by Ahmad Sihabudin
March 15, 2026
0
Setahun Cinta di Kota Tua Karengan | Cerpen Ahmad Sihabudin

Di ujung timur Jawa, ada sebuah kota kecil bernama Karengan, tempat yang seperti berhenti pada usia tuanya. Jalanan sempit berlapis...

Read moreDetails
Next Post

Demokrasi, Kebebasan Berpendapat, dan Saracen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co