26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menyemai Asa Perbukuan pada Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani

Angga Wijaya by Angga Wijaya
August 19, 2024
in Khas
Menyemai Asa Perbukuan pada Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani

Beranda Pustaka di Festival Seni Bali jani 2024 | Foto: Angga Wijaya

BERANDA Pustaka, pameran buku dalam rangkaian  Festival Seni Bali Jani tahun 2024 ini tidak lagi menempati tempat di selasar (hall) Taman Budaya Denpasar. Kini progam ini dipusatkan di perpustakaan Taman Budaya, sebelah utara kalangan Ayodya yang berada di pojok timur. Terpencil, tanpa penunjuk arah.

Gedung perpustakaan tersebut lumayan bagus, furniture-nya masih baru, hanya sayang sehari-hari lebih sering tutup. Hanya saat ada even seperti program Beranda Pustaka baru dimanfaatkan.

Beranda Pustaka dibuka pada 14 Agustus 2024, bersamaan dengan Festival Seni Bali Jani yang kini menginjak tahun keenam. Hingga 16 Agustus, pada buku tamu tercatat jumlah pengunjung hanya 25 orang. Bisa jadi, tidak semua pengunjung mengisi buku tamu. Atau, bisa juga memang yang datang tidak banyak. Apalagi, tidak ada penunjuk arah atau informasi lokasi Beranda Pustaka saat berada di Taman Budaya Denpasar, atau yang lebih dikenal dengan Art Centre.

Namira Putri | Foto: Angga Wijaya

Namira Putri, salah seorang staf Beranda Pustaka mengatakan, terdapat dua program utama yang diselenggarakan oleh Berada Pustaka yakni Piknik Buku pada Jumat 16 Agustus 2024 dan acara diskusi tentang sastrawan Bali Alm. I Nyoman Tusthi Eddy pada Senin 19 Agustus 2024.

“Beranda Pustaka kami gelar hingga 20 Agustus 2024. Promosi kami lakukan melalui media sosial, selain undangan kepada para guru dan siswa sekolah-sekolah di Denpasar,” katanya.

Buku-buku yang dipamerkan di Beranda Pustaka, imbuh Namira, berasal dari beberapa penerbit yang ada di Bali. Ada juga dari Dewan Kesenian Jakarta dan Penerbit Utan Kayu yang turut berpartisipasi.

“Ada diskon atau potongan harga pada setiap buku. Bahkan, ada penerbit yang menjual tiga buku plus bonus satu buku seharga 50 ribu rupiah. Ada juga buku yang semula harganya ratusan ribu menjadi hanya puluhan ribu setelah didiskon,” jelas Namira.

Dari itu semua, tujuan utama Beranda Pustaka adalah menyediakan buku-buku dengan harga murah. Juga, meningkatkan minat baca masyarakat yang dalam beberapa survei mengalami penurunan drastis.  Bila dibandingkan dengan pameran buku di kota-kota besar di luar Bali, pameran buku di Bali pengunjungnya memang tidak begitu banyak.

Slamat Trisila | Foto: Angga Wijaya

“Dunia penerbitan buku di Bali memang tidak semarak kota-kota lain di Indonesia. Pembaca di Bali daya serap atau daya belinya masih rendah. Penerbit di Bali mengalami juga mengalami kesulitan dalam pemasaran buku. Kondisi ini tentu berbeda bila dibandingkan dengan Yogyakarta misalnya. Di sana buku apa saja laku dijual,” ucap Slamat Trisila, pendiri Pustaka Larasan, penerbit asal Bali yang berdiri sejak 2001.

Namun, imbuhnya, minat baca buku yang masih rendah di Bali tidak lantas membuatnya patah arang. Itu, kata Slamat, justrus menjadi sebuah tantangan bagi penerbit dan penggerak literasi untuk terus melakukan terobosan sehingga suatu ketika market buku di Bali bisa sama seperti kota atau provinsi lain di Indonesia.

“Bahkan, bukan tidak mungkin di Bali diadakan pameran buku internasional di Bali. Tentu dengan menyediakan buku-buku tentang Bali yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Sehingga, Bali juga bisa dikenal sebagai destinasi wisata intelektual,” ujar Slamat.

Program Beranda Pustaka, dalam amatannya menjadi sebuah rintisan yang jika terus konsisten digelar mampu menjadi sebuah gerakan literasi. Tentu dengan beberapa catatan agar menjadi lebih baik pada tahun-tahun mendatang.

Kresno | Foto: Angga Wijaya

“Alangkah baiknya jika program ini juga mengundang penerbit-penerbit buku yang ada di Yogyakarta, Bandung, Semarang atau Surabaya. Sehingga buku-buku yang dijual menjadi lebih beragam dan Beranda Pustaka menjadi tempat bagi masyarakat Bali untuk mendapatkan buku-buku berkualitas dengan harga terjangkau,” sebut Slamat Trisila yang juga seorang peneliti sejarah.

Kresno Brahmantyo, dosen Ilmu Sejarah Universitas Indonesia yang kebetulan berada di Bali dan mengunjungi Beranda Pustaka mengungkapkan apresiasinya terhadap program Beranda Pustaka. Menurutnya, ini merupakan sebuah inisiatif yang sangat bagus dan perlu diapresiasi oleh masyarakat secara luas.  “Mungkin promosinya perlu lebih digencarkan lagi sehingga pengunjung yang datang lebih banyak,” katanya.

Mengenai buku-buku yang dipamerkan dan dijual di Beranda Pustaka, Kresno menyukai buku-buku yang diterbitkan oleh Pustaka Larasan. Karena, banyak mengangkat soal Bali terutama tentang sejarah lokal.

“Jika di masa lalu pemerintah lebih banyak menyusun sejarah nasional, kini sudah saatnya lebih banyak ditulis soal sejarah lokal agar generasi muda tahu dan paham tentang sejarah kota atau lingkungan tempat ia lahir dan dibesarkan,” tukasnya.

Pajangan buku Pustaka Bali Seni | Foto: Angga Wijaya

Untuk Beranda Pustaka, Kresno menyarankan ke depan agar dibuat diskusi buku dengan membacakan beberapa bab buku kepada pengunjung diskusi untuk kemudian didiskusikan bersama. “Misalnya saja tentang sejaran tragedi 1965. Di Bali ini menjadi penting agar generasi muda Bali tahu apa yang sebenarnya terjadi pada masa lalu,” tutupnya. [T]

Menatap Perempuan Bali Secara Sekala dan Niskala dalam Leak Tegal Sirah
Alusi dan Ihwal yang Belum Selesai dalam “Bolang dari Baon”
“Yang Menyublim di Sela Hujan”: Memandang Pendidikan dan Kehidupan di Tanah Papua
Semangat yang Tak Luntur, Merawat Tutur Leluhur
Indonesia dari Pinggir: Memoar Perjalanan yang Mengagumkan
Tags: BukuFestival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jegeg Bagus Jembrana 2024: Yang Muda, Yang Bijaksana, Yang Kompeten, Yang Menuju Jembrana Emas 2026

Next Post

“Tanah Hyang Healing Centre”: Penguatan Wisata Kesehatan Bali Husada Melalui Inovasi Digital di Desa Bindu-Abiansemal

Angga Wijaya

Angga Wijaya

Penulis dan jurnalis asal Jembrana, Bali. Aktif menulis esai kebudayaan dan kehidupan urban Bali di berbagai media. Ia juga dikenal sebagai penyair dan telah menulis belasan buku puisi serta buku kumpulan esai.

Related Posts

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails
Next Post
“Tanah Hyang Healing Centre”: Penguatan Wisata Kesehatan Bali Husada Melalui Inovasi Digital di Desa Bindu-Abiansemal

“Tanah Hyang Healing Centre”: Penguatan Wisata Kesehatan Bali Husada Melalui Inovasi Digital di Desa Bindu-Abiansemal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
Liputan Khusus

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

by Jaswanto
October 26, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co