16 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menyemai Asa Perbukuan pada Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani

Angga Wijaya by Angga Wijaya
August 19, 2024
in Khas
Menyemai Asa Perbukuan pada Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani

Beranda Pustaka di Festival Seni Bali jani 2024 | Foto: Angga Wijaya

BERANDA Pustaka, pameran buku dalam rangkaian  Festival Seni Bali Jani tahun 2024 ini tidak lagi menempati tempat di selasar (hall) Taman Budaya Denpasar. Kini progam ini dipusatkan di perpustakaan Taman Budaya, sebelah utara kalangan Ayodya yang berada di pojok timur. Terpencil, tanpa penunjuk arah.

Gedung perpustakaan tersebut lumayan bagus, furniture-nya masih baru, hanya sayang sehari-hari lebih sering tutup. Hanya saat ada even seperti program Beranda Pustaka baru dimanfaatkan.

Beranda Pustaka dibuka pada 14 Agustus 2024, bersamaan dengan Festival Seni Bali Jani yang kini menginjak tahun keenam. Hingga 16 Agustus, pada buku tamu tercatat jumlah pengunjung hanya 25 orang. Bisa jadi, tidak semua pengunjung mengisi buku tamu. Atau, bisa juga memang yang datang tidak banyak. Apalagi, tidak ada penunjuk arah atau informasi lokasi Beranda Pustaka saat berada di Taman Budaya Denpasar, atau yang lebih dikenal dengan Art Centre.

Namira Putri | Foto: Angga Wijaya

Namira Putri, salah seorang staf Beranda Pustaka mengatakan, terdapat dua program utama yang diselenggarakan oleh Berada Pustaka yakni Piknik Buku pada Jumat 16 Agustus 2024 dan acara diskusi tentang sastrawan Bali Alm. I Nyoman Tusthi Eddy pada Senin 19 Agustus 2024.

“Beranda Pustaka kami gelar hingga 20 Agustus 2024. Promosi kami lakukan melalui media sosial, selain undangan kepada para guru dan siswa sekolah-sekolah di Denpasar,” katanya.

Buku-buku yang dipamerkan di Beranda Pustaka, imbuh Namira, berasal dari beberapa penerbit yang ada di Bali. Ada juga dari Dewan Kesenian Jakarta dan Penerbit Utan Kayu yang turut berpartisipasi.

“Ada diskon atau potongan harga pada setiap buku. Bahkan, ada penerbit yang menjual tiga buku plus bonus satu buku seharga 50 ribu rupiah. Ada juga buku yang semula harganya ratusan ribu menjadi hanya puluhan ribu setelah didiskon,” jelas Namira.

Dari itu semua, tujuan utama Beranda Pustaka adalah menyediakan buku-buku dengan harga murah. Juga, meningkatkan minat baca masyarakat yang dalam beberapa survei mengalami penurunan drastis.  Bila dibandingkan dengan pameran buku di kota-kota besar di luar Bali, pameran buku di Bali pengunjungnya memang tidak begitu banyak.

Slamat Trisila | Foto: Angga Wijaya

“Dunia penerbitan buku di Bali memang tidak semarak kota-kota lain di Indonesia. Pembaca di Bali daya serap atau daya belinya masih rendah. Penerbit di Bali mengalami juga mengalami kesulitan dalam pemasaran buku. Kondisi ini tentu berbeda bila dibandingkan dengan Yogyakarta misalnya. Di sana buku apa saja laku dijual,” ucap Slamat Trisila, pendiri Pustaka Larasan, penerbit asal Bali yang berdiri sejak 2001.

Namun, imbuhnya, minat baca buku yang masih rendah di Bali tidak lantas membuatnya patah arang. Itu, kata Slamat, justrus menjadi sebuah tantangan bagi penerbit dan penggerak literasi untuk terus melakukan terobosan sehingga suatu ketika market buku di Bali bisa sama seperti kota atau provinsi lain di Indonesia.

“Bahkan, bukan tidak mungkin di Bali diadakan pameran buku internasional di Bali. Tentu dengan menyediakan buku-buku tentang Bali yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Sehingga, Bali juga bisa dikenal sebagai destinasi wisata intelektual,” ujar Slamat.

Program Beranda Pustaka, dalam amatannya menjadi sebuah rintisan yang jika terus konsisten digelar mampu menjadi sebuah gerakan literasi. Tentu dengan beberapa catatan agar menjadi lebih baik pada tahun-tahun mendatang.

Kresno | Foto: Angga Wijaya

“Alangkah baiknya jika program ini juga mengundang penerbit-penerbit buku yang ada di Yogyakarta, Bandung, Semarang atau Surabaya. Sehingga buku-buku yang dijual menjadi lebih beragam dan Beranda Pustaka menjadi tempat bagi masyarakat Bali untuk mendapatkan buku-buku berkualitas dengan harga terjangkau,” sebut Slamat Trisila yang juga seorang peneliti sejarah.

Kresno Brahmantyo, dosen Ilmu Sejarah Universitas Indonesia yang kebetulan berada di Bali dan mengunjungi Beranda Pustaka mengungkapkan apresiasinya terhadap program Beranda Pustaka. Menurutnya, ini merupakan sebuah inisiatif yang sangat bagus dan perlu diapresiasi oleh masyarakat secara luas.  “Mungkin promosinya perlu lebih digencarkan lagi sehingga pengunjung yang datang lebih banyak,” katanya.

Mengenai buku-buku yang dipamerkan dan dijual di Beranda Pustaka, Kresno menyukai buku-buku yang diterbitkan oleh Pustaka Larasan. Karena, banyak mengangkat soal Bali terutama tentang sejarah lokal.

“Jika di masa lalu pemerintah lebih banyak menyusun sejarah nasional, kini sudah saatnya lebih banyak ditulis soal sejarah lokal agar generasi muda tahu dan paham tentang sejarah kota atau lingkungan tempat ia lahir dan dibesarkan,” tukasnya.

Pajangan buku Pustaka Bali Seni | Foto: Angga Wijaya

Untuk Beranda Pustaka, Kresno menyarankan ke depan agar dibuat diskusi buku dengan membacakan beberapa bab buku kepada pengunjung diskusi untuk kemudian didiskusikan bersama. “Misalnya saja tentang sejaran tragedi 1965. Di Bali ini menjadi penting agar generasi muda Bali tahu apa yang sebenarnya terjadi pada masa lalu,” tutupnya. [T]

Menatap Perempuan Bali Secara Sekala dan Niskala dalam Leak Tegal Sirah
Alusi dan Ihwal yang Belum Selesai dalam “Bolang dari Baon”
“Yang Menyublim di Sela Hujan”: Memandang Pendidikan dan Kehidupan di Tanah Papua
Semangat yang Tak Luntur, Merawat Tutur Leluhur
Indonesia dari Pinggir: Memoar Perjalanan yang Mengagumkan
Tags: BukuFestival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jegeg Bagus Jembrana 2024: Yang Muda, Yang Bijaksana, Yang Kompeten, Yang Menuju Jembrana Emas 2026

Next Post

“Tanah Hyang Healing Centre”: Penguatan Wisata Kesehatan Bali Husada Melalui Inovasi Digital di Desa Bindu-Abiansemal

Angga Wijaya

Angga Wijaya

Penulis dan jurnalis asal Jembrana, Bali. Aktif menulis esai kebudayaan dan kehidupan urban Bali di berbagai media. Ia juga dikenal sebagai penyair dan telah menulis belasan buku puisi serta buku kumpulan esai.

Related Posts

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails
Next Post
“Tanah Hyang Healing Centre”: Penguatan Wisata Kesehatan Bali Husada Melalui Inovasi Digital di Desa Bindu-Abiansemal

“Tanah Hyang Healing Centre”: Penguatan Wisata Kesehatan Bali Husada Melalui Inovasi Digital di Desa Bindu-Abiansemal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co