SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026. Puluhan pembalap motor trail tampak bersiap di garis start dalam balapan lintas alam pantai (beach race/cross country).
Dengan pandangan lurus dan fokus, para rider sesekali memutar-mutar gas motornya. Ketika aba-aba diberikan, mereka langsung tancap gas secara serentak. Tepuk tangan penonton pun pecah saat seorang peserta sempat beraksi mengangkat roda depan motornya di gerbang start, sebelum akhirnya melesat kencang di atas padang rumput hingga cipratan tanah berhamburan.


Aksi tersebut merupakan bagian dari Swank Rally, ajang balap penutup yang menjadi rangkaian acara puncak Slidetober Fest 2026 di kawasan Ciputra Beach Resort. Balap motor yang digelar oleh Deus Ex Machina ini tidak hanya memacu adrenalin para peserta, tetapi juga sukses memukau ratusan penonton yang memadati area perlombaan, baik dari warga lokal maupun wisatawan mancanegara.
Meskipun terik matahari cukup menyengat, hembusan angin pantai yang sepoi-sepoi membuat suasana balapan terasa lebih nyaman. Penonton tampak antusias. Ada yang duduk di tribun resmi, ada pula yang berdiri di sepanjang pagar pembatas bersama komunitas, bersorak meriah setiap kali melihat aksi saling salip atau peserta yang terjatuh di atas medan rumput yang labil dan menantang.
Marketing Manager Deus Ex Machina Indonesia, Jojo menjelaskan, pemilihan lokasi tahun ini sengaja dipindahkan ke Ciputra Beach Resort untuk memberikan karakter lintasan yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang dihelat di kawasan Pasut, Tabanan.


“Lokasi Swank Rally tahun ini sengaja dipilih di Ciputra Beach Resort yang menghadirkan karakter berbeda. Deus memang lebih identik dengan pantainya, jadi kita cari lokasi yang memang dekat sekali dengan pantai. Apalagi dengan Swank Rally, lintasannya selalu kita lewati dengan pantai,” ujar Jojo di sela-sela acara.
Swank Rally 2026 terbagi menjadi dua kategori utama, yakni kelas beginner (pemula) yang diikuti sekitar 45 peserta dan kelas expert (ahli) dengan 21 peserta, sehingga total mencapai 66 rider. Para peserta harus menaklukkan lintasan berliku sejauh sekitar 15 kilometer di jalur alam terbuka yang dirancang dengan berbagai rintangan.
Setiap peserta diberikan dua kesempatan untuk mencatatkan waktu terbaik mereka. Meski mengusung unsur kompetisi dengan pembatasan kapasitas mesin maksimal 400 cc, baik motor asli maupun modifikasi dua tak dan empat tak, suasana balapan tetap dikemas santai dan penuh kegembiraan.


“Swank Rally dikemas dengan suasana yang lebih santai tanpa menghilangkan unsur kompetisi. Ini berbeda dari kompetisi balap yang identik dengan persaingan serius. Kita kompetisi, tapi create-nya lebih ke fun aja sih, tidak pernah serius,” tambahnya.
Ajang ini diikuti oleh puluhan rider lintas negara, didominasi oleh pembalap Indonesia serta kehadiran peserta asal Australia, termasuk sejumlah builder dari Deus Ex Machina Australia. “Slidetober Fest merupakan agenda tahunan yang rutin digelar setiap bulan Oktober untuk merayakan ulang tahun sang pendiri Deus Ex Machina,” ucapnya.
Tahun ini, festival berlangsung selama tiga hari pada 23–25 Oktober 2026 dengan menyajikan berbagai aktivitas otomotif dan olahraga. Rangkaian kegiatan dimulai dengan kompetisi selancar pada hari pertama, dilanjutkan Dress Up Drag Race di hari kedua, dan ditutup oleh Swank Rally di hari ketiga.
Kolaborasi antara penyelenggara dan pengembang kawasan dinilai berhasil memperlihatkan bagaimana aktivitas otomotif dapat menjadi daya tarik wisata baru bagi kawasan pesisir Pangkung Tibah.


Project Coordinator Ciputra Beach Resort, Silvanus Prima menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan Swank Rally di kawasannya. Kegiatan berbasis komunitas ini sangat sejalan dengan visi pengembang untuk membangun komunitas tepi pantai yang berkelanjutan.
“Ciputra Beach Resort mempunyai visi beachfront community yang berkelanjutan, sehingga kami sangat mendukung ajang balap trail ini. Acara seperti ini sangat positif untuk mendorong Pangkung Tibah agar bisa lebih berkembang, menjadi destinasi baru, dan semakin alive,” tutur Silvanus.
Silvanus kemudian berharap kolaborasi dengan Deus Ex Machina dapat menjadi agenda berkelanjutan di masa mendatang, sekaligus mendongkrak popularitas kawasan Pangkung Tibah sebagai lokasi potensial untuk berbagai kegiatan luar ruang berskala nasional maupun internasional.[T]
Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto































