14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
in Khas
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan atribut UKS di dada. Sebagian menggenggam alat tulis, sebagian lagi saling berbisik pelan mengulang materi yang telah dipelajari. Di balik tubuh yang masih belia, tersimpan kesiapan untuk menjalankan peran yang tidak sederhana: menjadi penolong pertama bagi teman sebaya.

Hari itu, Senin, 9 Februari 2026, beberapa ruang kelas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) menjadi lokasi pelaksanaan Lomba Dokter Kecil tingkat SD/MI se-Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) dalam rangkaian Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI, memperingati HUT Kesbam ke-17. Sebanyak 24 peserta hadir sebagai perwakilan terbaik dari sekolah masing-masing.

Babak tes tulis dalam Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Kompetisi hari itu dimulai dengan babak tes tulis. Lembar soal dibagikan, dan suasana ruangan tes mendadak hening. Materi yang diujikan mencakup konsep dasar kesehatan sekolah, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga penanganan awal kondisi darurat sederhana. Ketelitian membaca soal dan pemahaman materi menjadi kunci pada tahap ini.

Babak tes tulis menjadi gerbang awal untuk menyaring sekitar 50–75 persen peserta menuju tahap berikutnya. Setelah rekapitulasi nilai usai dilakukan, nama-nama yang lolos pun kemudian diumumkan.

Memasuki babak semifinal, kompetisi beralih ke ujian keterampilan (skill UKS). Di ruang praktik, para peserta menghadapi simulasi kasus nyata yang diperoleh melalui undian. Setiap anak harus sigap menangani probandus (orang yang berpura-pura menjadi pasien) dengan kondisi berbeda-beda.

Babak praktik keterampilan UKS dalam Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Beberapa peserta mendapatkan kasus epistaksis (mimisan). Dengan tenang, mereka memposisikan kepala pasien, menekan bagian yang tepat, serta memberikan instruksi sesuai prosedur. Peserta lain melakukan perawatan luka, mereka membersihkan area yang terluka sebelum membalutnya dengan rapi. Ada pula yang menangani pasien pingsan, mereka memastikan posisi tubuh aman dan memeriksa respons awal.

Pada tahap ini, penilaian tidak hanya mencakup ketepatan prosedur dan kebersihan tindakan, tetapi juga komunikasi interpersonal. Cara peserta menenangkan probandus, menjelaskan langkah penanganan, dan menunjukkan empati menjadi aspek penting dalam penilaian.

Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Ns. I Made Gede Suryawan, S.Kep., selaku koordinator lomba menuturkan, tahun ini Lomba Dokter Kecil tampil dengan format yang lebih dinamis dan adaptif. Selain tes teori dan praktik, peserta juga ditantang membuat video reels edukasi. Tema-tema yang diangkat sangat relevan dengan isu kesehatan anak usia sekolah dasar, seperti pencegahan stunting, kampanye “Jentik Nggak Asik!”, bahaya junk food dibandingkan bekal sehat, tanggap bencana melalui P3K, hingga kesehatan mental dengan pesan “Stop Bullying”.

Melalui media digital tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan menyampaikan pesan kesehatan secara kreatif dan komunikatif kepada teman sebaya. Inovasi ini memperluas makna dokter kecil, tidak hanya sebagai petugas UKS di sekolah, tetapi juga sebagai agen edukasi di era digital.

Kompetisi mencapai puncaknya pada babak Cerdas Cermat. Para finalis yang telah dibagi duduk berjajar, memegang bendera kecil sebagai tanda kesiapan menjawab. Pertanyaan demi pertanyaan dibacakan, menguji kecepatan berpikir, ketelitian, dan akurasi jawaban. Tangan-tangan kecil itu terangkat cepat, berlomba memberikan respons paling tepat.

Babak cerdas cermat dalam Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Kredibilitas penilaian dijaga oleh dewan juri yang terdiri dari I Wayan Wiratma, S.Km., M.Si. (Dinas Kesehatan Provinsi Bali), Ni Made Alit Pudiani, S.Km. (Dinas Kesehatan Kota Denpasar), serta Ns. I Made Gede Suryawan, S.Kep. (pengajar SMK Kesehatan Bali Medika). Penilaian dilakukan secara kumulatif dari seluruh tahapan lomba.

Setelah melalui proses yang ketat, hasil akhir pun diumumkan. Juara 1 diraih oleh Ni Wayan Bening Danandra Sinawa dari SD Saraswati 3 Denpasar. Juara 2 diraih Ni Made Alina Arianita dari SD Saraswati 4 Denpasar, dan Juara 3 diraih Ni Luh Stella Nathania Mau dari SD No. 3 Sempidi.

Kategori Harapan 1 diraih Ni Putu Bunga Nitya Putri Rahayu dari SD Tri Murti Denpasar, Harapan 2 oleh I Gede Aga Satrya Putrayasa dari SD No. 3 Sempidi, serta Harapan 3 oleh Anandita Sita Prabhandari dari SD Saraswati 3 Denpasar. Sementara itu, kategori Terfavorit diraih oleh Ni Made Alina Arianita dari SD Saraswati 4 Denpasar.

Dewan juri bersama peserta Lomba Dokter Kecil di KAC VI│Foto: Dok. OSIS Kesbam

Koordinator lomba, Ns. I Made Gede Suryawan, S.Kep., turut menyampaikan apresiasi atas kemampuan para peserta.

“Ada kepuasan batin yang sulit dilukiskan saat melihat anak-anak usia SD mampu melakukan tindakan P3K dengan begitu tenang dan sistematis. Harapan saya, semangat yang berkobar hari ini tidak padam. Saya ingin mereka kembali ke sekolah sebagai duta perubahan, membawa misi mulia untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan tangguh secara fisik maupun mental,” ujarnya.

Menurut Suryawan, kompetisi ini bukan sekadar ajang perebutan piala, melainkan proses pembentukan karakter dan kepedulian sejak dini. Sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ajang ini diharapkan menjadi inkubator lahirnya role model cilik yang mampu mentransformasikan pengetahuan menjadi aksi nyata di sekolah dan lingkungan sekitar. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Budarsana

Tags: anak-anakdokterkesehatanPendidikanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Imlek, Nyepi, dan Ekonomi Kreatif

Next Post

Ombak, Ingatan, dan Pantai yang Dipertaruhkan — Catatan dari Pameran ‘Magic in The Waves’ Made Bagus Irawan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails
Next Post
Ombak, Ingatan, dan Pantai yang Dipertaruhkan — Catatan dari Pameran ‘Magic in The Waves’ Made Bagus Irawan

Ombak, Ingatan, dan Pantai yang Dipertaruhkan --- Catatan dari Pameran 'Magic in The Waves' Made Bagus Irawan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co