13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bocah, Bola Pasir dan Hantu Laut di Pantai Penimbangan — Cerita Kecil di Hari Libur

Son Lomri by Son Lomri
July 18, 2025
in Khas
Bocah, Bola Pasir dan Hantu Laut di Pantai Penimbangan — Cerita Kecil di Hari Libur

Anak-anak bermain di pantai saat liburan | Foto: Son

“Aku hantu laut! Aku hantu laut!” teriak bocah itu memulai permainan.

BOCAH itu bernama Yoga. Ia datang dengan dua temannya Oming dan Dafa ke Pantai Penimbangan, Singaraja, Jumat, 18 Juli 2025.

Oming, Dafa dan Yoga masih sekolah SD. Mereka datang bersamaan ke pantai itu untuk bermain, untuk merayakan hari libur semester.

Rumah mereka satu sama lain sangat berjarak, alias tidak terlalu dekat. Oming tinggal di Baktiseraga, Dafa di Banjar Tegal, sedang Yoga tinggal di daerah Panji. Mereka datang dijemput-diantar kakaknya Dafa jam 9 pagi menggunakan motor.

Dari ketiga anak itu, Yoga agaknya paling tengil, dan juga paling kecil ketimbang dua temannya.

Oming dan Dafa tampak sekali kalem, tidak pecicilan. Ketika Yoga berteriak sekali lagi, “Aku hantu laut!”.

Seperti sebuah tualang main perang-perangan, mereka, Dafa dan Oming, segera menyerang hantu laut, yang diperankan Yoga, dengan mendorong sepenuh tenaga agar terjatuh, agar segera berenang.

Tapi Yoga berhasil mengelak dari serangan Dafa, tangan Dafa terlepas dan ia terjatuh kehilangan keseimbangan tubuhnya. Badannya basah kuyup. Sementara tangan Oming masih kuat di bahu Yoga dengan gerakan mendorong. Namun ia berhasil melepasnya dan kemudian berlari ke samping jukung atau perahu.

Selepas bangkit, Dafa mengejar dan meraih tangan Yoga, kemudian melakukan gerakan seperti smackdown. Brug! Hantu laut itu roboh dan ombak datang menggulungnya pelan.

Balap lari Yoga Vs Dafa | Foto Son

Ombak datang begitu kalem mendera mereka bertiga. Jukung yang jaraknya mungkin 10 kaki dari mereka bertempur, seperti sebuah properti yang mendukung perang-perangan itu tampak seperti sebuah teater lepas, tanpa setting tempat, dan sutradara juga penulis naskah.

Selepas bermain perang-perangan yang tak sepadan secara jumlah, Yoga menghentikan perang itu. Ampun, katanya. Ia pun berhenti berteriak “aku adalah laut”, berhenti memerankan hantu laut.

Mereka memilih berenang bersama.

Tapi Yoga masih belum habis tengilnya.  Kali ini ia membuat bola-bola pasir seperti bola-bola salju. Ia bawa lari bola pasir itu selepas berenang, lalu dilemparkannya ke laut sambil berkata Sharingan atau dalam ucapannya “Saringgarrr!”.

“Ayo balap lari!” tantang Dafa kepada Yoga, seolah agar Yoga berhenti menyerang laut menggunakan jurus Sasuke dalam serial anime Naruto.

Jukung-jukung masih tergoyang dihantam ombak. Udara pantai menguarkan bau pagi menjelang siang. Yoga mengiyakan tawaran Dafa.

“Ayo!” timpal Yoga sangat siap.

“Hitungin, Bang.” kata Yoga meminta bantuan ke saya saat hendak memotretnya dengan ponsel.

1…2…3…

Segera mereka berlari sambil tertawa-tawa mengejar garis finish yang belum sempat ditentukan entah dimananya, mereka berlari seperti mengejar angin.

Dafa berlari sedikit lebih kencang dari Yoga. Terlihat hidung Dafa kembang kempis-dada pengap-wajah cape setelah berlari itu. Lalu ia mengacungkan kedua tangannya, menandakan ia sudah menang.

“Aku yang menang, Bang,” kata si Dafa sambil menarik nafas panjang dan mengeluarkannya sekaligus. Hushh! Lalu ia tersenyum dengan pasir masih menempel di pipinya.

Sementara Yoga duduk sebentar mengatur nafas juga sambil tersenyum. Tidak ada menang kalah tampak di wajah mereka berdua. Hanya tampak keseruan yang mencair dari senyum-senyum yang terlempar ketika mereka lanjut bermain yang lain.

Mencari Kerang-kerang

Pagi itu, di Pantai Indah, panas matahari tidak terlalu menyengat walaupun sudah di waktu menjelang siang, sekitar 40 menit lagi siang akan tiba. Angin pantai yang datang pun masih terasa hangat, masih enak rasanya di kulit, tidak terlalu membakar. Ini hari yang bagus barangkali untuk mereka pergi berlibur; tualang sebentar—refresh otak di sela libur.

Mengumpulkan kerang | Foto: Son

Sementara Dafa, terlihat masih sibuk di sela Yoga dan Oming berenang.

Dafa mencari kerang-kerangan lalu memindahkannya ke wadah terbuat dari daun pisang.

“Untuk dibawa ke rumah,” kata Dafa sambil memboyongnya ke daratan dekat pohon rindang, ya, dekat warung Ibu Susi, namanya.

Menutup Permainan dengan Tipat

Melihat mereka asik-bermain di pantai sangatlah asik. Di pantai mereka bisa berenang. Bisa bersenda gurau bersama teman. Main lari-larian di sepanjang-panjang pantai berpasir. Mencari kerang.

Terakhir yang dilakukan tiga sekawan itu, makan tipat di warung Ibu Susi ditraktir kakaknya Dafa, dan memakannya di bibir pantai nyambil memandang laut biru.

Angin sepoi pantai menerpa mereka, suasananya menjadi syahdu ketika tipat itu disantapnya.

Apalagi angin di laut sedang bagus-bagusnya membuat gulungan ombak tidak terlalu besar. Pas. Juga, laut tidak mengantarkan sampah-sampah ke daratan menambah kemolekan bibir pantai jadi bersih, jadi exotic, sebagai tempat duduk.

Biasanya ada saja sampah-sampah dikirim laut ke darat, entah, laut juga mendapatkannya dari mana.

Yoga menunjukkan setengah jadi bola pasir untuk menyerang laut | Foto Son

Dari kejauhan, tiga anak itu menatap jukung-jukung dan laut biru setelah perang-perangan hantu laut dan mencari kerang-karangan | Foto Son

Dafa di sela mencari kerang-karangan di Pantai Indah | Foto Son

Yoga berlari setelah menyerang laut dengan bola-bola pasir | Foto Son

Tapi pagi itu sampah-sampah terlihat lebih sedikit dari biasanya, atau, memang seperti inilah laut seharusnya, tidak memuntahkan sampah atau menelannya. Atau sama sekali sebaiknya tidak ada sampah-sampah di laut juga di darat.

Di hadapan laut biru. Di hadapan ombak yang menderu tidak terlalu besar. Tiga sekawan itu menikmati kudapan tipat yang dibuat Ibu Susi.

“Ini enak sekali.” kata Omang.

Harga tipat itu seporsi kisaran tujuh ribu. Isinya ada toge, tipat dan tahu dengan lumeran bumbu kacang—dan rempah bali.

Sambil menikmati tipat itu untuk istirahat sebentar sebelum pulang, Yoga, Oming dan Dafa, walaupun tidak bermata biru, tapi dari cara mereka mengeksplor permainan, keceriaan, dan menutup permainan, tampak terasa hari mereka sebiru cerita laut pagi itu: tak ada sampah, juga mereka tak ada beban-tugas sekolah.

Oming sekolah di SD Negeri 2 Tista masih kelas 4, Dafa kelas 6 di SD 1 Banjar Tegal, dan Yoga kelas 3 di SD Negeri Sepang Kelod. Tanggal 21 bulan ini mereka akan masuk sekolah hari Senin, 21 April2025.

Selamat bersekolah jika sudah masuk, dan selamat merayakan hari libur untuk sekarang. Mangats!!! [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Monolog Ayu Laksmi “Apabila Aku Kembali dan Mengobati Diriku Sendiri” di Rabu Puisi #10 Komunitas Mahima
Cinta dalam Puisi di Sudut Rumah Kopi Singaraja — Catatan Rabu Puisi #9 Komunitas Mahima
Autopsi Rindu di Kedai Umah Pradja Singaraja — Catatan Rabu Puisi #11 Komunitas Mahima
Sarajevo, Setelah Tahun-Tahun Buruk
Tags: liburanPantai PenimbanganSingaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perilaku Umat Beragama versus Esensi Agama: Tinjauan Kritis dari Perspektif Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman

Next Post

Ancaman Video AI dalam Diseminasi Informasi Kesehatan

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Literasi Media bagi Orang Tua Saat Viralnya Anomali AI

Ancaman Video AI dalam Diseminasi Informasi Kesehatan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co