2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

I Made Adnyana, Dagang Godoh Itu Kini Bergelar Doktor

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
May 21, 2025
in Persona
I Made Adnyana, Dagang Godoh Itu Kini Bergelar Doktor

Dr. I Made Adnyana, S.H., M.H. | Foto: Canda Yuda

“Nu medagang godoh?”

KETIKA awal-awal pindah ke Denpasar, setiap pulang kampung, pertanyaan bernada mengejek itu kerap dilontarkan orang-orang kepada I Made Adnyana. Ringan terdengar, tapi lelucon semacam itu membekas kuat dalam ingatannya.

Di kampung halamannya, Pupuan, Tabanan, godoh (pisang goreng) adalah bagian dari hidupnya. Sejak kelas 2 SD hingga kelas 3 SMP, Adnyana menjual pisang goreng. Bukan karena paksaan, melainkan karena ia menyukai prosesnya: berjualan, bertemu orang, dan belajar mandiri.

Tapi hari itu, di usianya yang ke 54 tahun, Made Adnyana membuktikan bahwa dagang godoh bukan lagi sekadar kenangan masa kecil yang patut dipermalukan.

“Dagang godoh itu bukan lagi dagang godoh, kini sudah menjadi Doktor,” ucapnya lantang, tapi tampak gemetar, seperti hendak menahan tangis haru.

Sidang terbuka promosi doktor ‘I Made Adnyana’ | Foto: Canda Yuda

Senin, 19 Mei 2025, di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana, Made Adnyana resmi menyandang gelar akademik tertinggi sebagai Doktor Hukum Pers. Gelar itu diraihnya setelah menyelesaikan disertasi berjudul “Pengaturan Perlindungan Hukum Jurnalisme Warga dalam Penguatan Demokrasi Indonesia”. Disertasi tersebut bukan sekadar hasil penelitian ilmiah, tapi juga bentuk kepedulian terhadap dunia jurnalistik yang telah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

Setelah menempuh perjalanan panjang, Made Adnyana berhasil meraih gelar doktornya dengan membanggakan. Ia lulus dengan IPK 3,92 dan tercatat sebagai lulusan doktor ke-149 di Fakultas Hukum, Universitas Udayana. Kini, nama lengkapnya adalah, Dr. I Made Adnyana, S.H., M.H.

Penyematan almamater oleh Koordinator Prodi S3 (Doktor) Ilmu Hukum FH Unud (Prof. Dr. I Putu Sudarma Sumadi, S.H., S.U) | Foto: Canda Yuda

Di akhir sidang terbuka, ia sempat melontarkan celetukan:

“Saya mengundang wartawan untuk antisipasi. Besok-besok kalau ada yang meragukan ijazah atau disertasi saya, sudah ada buktinya,” celetuknya disambut tawa hangat dari hadirin–termasuk para wartawan yang diundangnya secara khusus.

Tak bisa dipungkiri, Made Adnyana adalah jurnalis sejati. Meski kini menjadi dosen di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), insting jurnalis dalam dirinya tak pernah padam.

“Waktu awal-awal jadi mahasiswa, saya aktif di koran kampus. Lalu di Wiyata Mandala. Sering juga keliling ke sekolah-sekolah, mengisi pelatihan jurnalistik,” kenangnya.

Menurutnya, kebiasaan mengajar itulah yang membuatnya direkrut menjadi dosen konsentrasi jurnalistik dan kewarganegaraan di UPMI Bali, dan terus bertahan sampai hari ini.

Serbuk Kopi dan Cangkir Kehidupan

Satu waktu, seorang sahabatnya, IGA Sri Rwa Jayantini (Guru besar di Universitas Mahasaraswati Denpasar), memberikan puisi sederhana saat hari ulang tahunnya. Begini pesannya: “Tetap tuangkan serbuk kopi ke dalam cangkirmu, Ko.”

Kalimat itu membekas. “Kalau kehidupan ini adalah cangkir, maka perbuatan kita–baik dan buruk–adalah serbuk kopinya. Selama kita hidup, terus isi cangkir itu,” tafsir Adnyana.

Baginya, filosofi itu sangat tepat menggambarkan perjalanan panjangnya: dari dagang godoh hingga doktor hukum. Tidak ada yang instan. Semua dicapai lewat proses panjang, pengorbanan, dan konsistensi.

“Pernah ada yang nyeletuk: ape bin kel alih be tua? Tapi saya tidak pantang menyerah,” ujarnya, mengenang cibiran yang diterima saat memilih kembali ke bangku kuliah di usia yang tak lagi muda.

Dr. I Made Adnyana, S.H., M.H bersama promotor, ko-promotor, dan penguji | Foto: Canda Yuda

Menurutnya, sukses tak bisa dipisahkan dari pengorbanan, dan pengorbanan mustahil dilakukan sendiri. Karena itu, dalam pidatonya ia tidak lupa mengucapkan terima kasih pada banyak pihak yang menyokong langkahnya–keluarga, kolega, sahabat, dan tentu saja, rekan-rekan media.

Disertasinya lahir dari kegelisahan: maraknya jurnalisme warga di media sosial, namun belum diimbangi perlindungan hukum yang jelas. Padahal, di era digital, siapa pun bisa menjadi penyebar informasi–dan juga bisa terjerat hukum karenanya.

“Jurnalisme warga harus diberi ruang, tapi juga perlu pengaturan agar tak berujung kriminalisasi,” katanya.

Di sela kesibukan sebagai dosen, Made Adnyana juga aktif mengelola podcast–Oke Made, mengelola media daring–musikbali.com, serta kerap diundang menjadi pembicara tentang musik dan jurnalistik di berbagai forum. Baginya, belajar adalah proses seumur hidup. Selagi ada niat untuk belajar, maka tidak akan ada habisnya hal-hal yang bisa dipelajari.

“Selama cangkir itu masih kosong, saya akan terus menuangkan kopi ke dalamnya,” ucap pemilik slogan ‘Salam Secangkir Kopi Hangat’ itu.

Dan kini, kopi itu terasa makin pekat, dan makin bermakna–karena dituangkan dari tangan seorang doktor yang dulunya… dagang godoh. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali
Made Adnyana (Tanpa Ole): Menulis Ulasan Musik Harus Netral
I Made Sujaya | Menulis Puisi, Jadi Wartawan, Jadi Dosen, Kini Doktor
Tags: doktorPendidikanpersUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ubud Food Festival 2025 Merayakan Potensi Lokal: Made Masak dan Bili Wirawan Siapkan Kejutan

Next Post

911—Nomor Cantik, Semoga Nomor Keberuntungan Buleleng di Porprov Bali 2025

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
911—Nomor Cantik, Semoga Nomor Keberuntungan Buleleng di Porprov Bali 2025

911—Nomor Cantik, Semoga Nomor Keberuntungan Buleleng di Porprov Bali 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co