2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 27, 2024
in Khas
Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali

Sesi Talk show Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali. Foto: dok. Ajestya Prayoga

SEBELUM melangsungkan diskusi secara formal, kami berdiskusi manis di selasar kampus UPMI Bali (Universitas PGRI Mahadewa Indonesia). Memang hanya berupa beberapa anak tangga, tetapi anak-anak kampus kerap menyebutnya dengan selasar ala UPMI, tempat ini sering dijadikan tempat kumpul tatkala jam kosong ataupun menunggu dosen tiba.

Kami berbincang-bincang sembari menikmati kudapan yang diberikan oleh panitia, lumayan untuk mengganjal perut di pagi hari. Kudapan itu tidak disajikan dalam kotak, tetapi hanya beralaskan ingke (piring khas Bali yang terbuat dari lidi).

Sebetulnya, panitia telah menyiapkan ruangan khusus untuk kami. Tapi apa daya, obrolan sudah terlanjur berjalan, lagi pula terasa lebih santai dan asyik menunggu sembari mengobrol di luar ruangan, rasanya seperti kongko di warung kopi.

Made Adnyana–jurnalis sekaligus dosen UPMI Bali itu terlihat mengambil satu air mineral untuk diminum, sementara Adnyana Ole–sastrawan yang juga jurnalis itu tampak sedang menyulut rokok. Obrolan pun mulai mengalir dari situ, mereka berbincang tentang banyak hal, mulai dari membahas kuliner, hingga fenomena gebogan yang menggunakan minuman kaleng. Mereka juga bercerita tentang masa-masa ketika menjadi wartawan, kebetulan dua Adnyana itu sama-sama pernah bekerja untuk koran Nafiri dan Bali Post.

Beberapa orang juga sempat mengira talk show hari itu diisi oleh narasumber tunggal, karena nama narasumbernya sama, yaitu Made Adnyana.

Tak terasa setengah jam sudah kami menanti, obrolan kala itu mengalir tanpa sekat, kami sudah seperti menggelar talk show sendiri di selasar itu. Beberapa saat kemudian, panitia pun mulai mengisyaratkan bahwa sesi talk show akan segera dimulai. Kami bergegas menuju pintu depan ruang Paseban, menunggu dipersilakan masuk oleh pewara.  

Saat itu saya berkesempatan menjadi moderator dalam sesi talk show Pekan Jurnalistik 2024 yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik UPMI Bali. Meskipun saya sudah bukan bagian dari mereka, saya merasa senang bisa dilibatkan kembali dalam acara tersebut.

Acara talk show yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2024 tersebut mengusung tajuk, “Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Era Digital”. Selain talk show, Pekan Jurnalistik UPMI Bali juga terdapat beberapa lomba, mulai dari lomba foto jurnalistik dan lomba news anchor tingkat SMA/K se-Bali. Acara Talk show tepat dimulai setelah final lomba news anchor usai dilaksanakan.

Final lomba News Anchor, Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali | Foto: Ajestya Prayoga

Ruang Paseban UPMI Bali jadi saksi berlangsungnya Pekan Jurnalistik hari itu, ruangan padat sesak oleh peserta lomba, dosen, dan beberapa undangan mahasiswa. Meskipun tempatnya tidak terlalu luas, justru situasi semacam itu membuat sesi talk show terasa begitu intim.

Talk show hari itu berlangsung dengan arif dan mengesankan, waktu satu jam pun terasa begitu cepat berlalu. Awalnya saya mengira gelar wicara tersebut akan menjadi diskusi yang formal dan kaku, ternyata suasananya begitu cair dan santai, mungkin karena pesertanya dominan dari anak-anak SMA/K dan mahasiswa. Hanya saja, topik yang sebelumnya disiapkan oleh narasumber, harus dikemas kembali menjadi lebih sederhana, agar bisa dipahami oleh peserta pada saat itu. Barangkali itulah pentingnya memilih narasumber yang kompeten di bidangnya. Jadi, ketika menghadapi situasi semacam itu, semua bisa teratasi dengan cepat.

Sesi talk show dimulai dari Made Adnyana yang menyajikan materi seputar jurnalisme warga atau kerap disebut dengan citizen journalism. Menurut Podcaster Oke Made itu, perkembangan jurnalisme warga saat ini terdapat berbagai kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya, semua bisa menyampaikan informasi dengan lebih jujur dan netral, serta sumber berita menjadi lebih beragam. Sedangkan kelemahannya, pemahaman warga mengenai etika dan praktik jurnalistik yang bebas dan bertanggung jawab cenderung masih kurang.

“Sekarang tinggal siapkan uang 350 ribu pertahun, kalian sudah bisa beli domain. Begitu mudahnya membuat media di zaman sekarang, tetapi pertanyaannya satu, akurat atau tidak?” ujar Made Adnyana.

Setelah Made Adnyana membahas berbagai hal tentang jurnalisme warga, gelar wicara beralih dengan penyampaian materi oleh Adnyana Ole yang membahas seputar jurnalisme sastra dan kaitannya dengan jurnalisme warga.

Sejalan dengan apa yang dibahas oleh Made Adnyana, Adnyana Ole mengatakan, jurnalisme sastra adalah cara yang sesuai digunakan oleh warga. Karena lewat jurnalisme sastra, warga lebih bebas menyampaikan berita dari angle manapun. Bahkan bisa menjadi lebih menarik daripada berita di media mainstream.

Bagi Ole, sebuah peristiwa atau fenomena bisa diceritakan dari berbagai sudut pandang, khususnya untuk jurnalisme sastra. “Akan lebih menarik jika kita bisa menceritakan hal-hal yang jarang dilirik oleh media mainstream. Misalnya, siapa tukang atau kuli di balik pembangunan-pembangunan besar, siapa tukang ukir dari patung fenomenal, kisah-kisah dari pedagang atau warung-warung legendaris di sekitar kita, dan masih banyak lagi,” ujar founder Tatkala.co itu.

“Jurnalisme sastra bisa adik-adik coba, ini lebih gampang daripada adik-adik bikin berita seperti di koran-koran. Karena dalam jurnalisme sastra, setiap orang bisa menulis hal yang berbeda meskipun peristiwanya sama, dan dengan gaya tersendiri,” jelas Adnyana Ole kepada para peserta.

Talk show Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali. (Dari kiri ke kanan, Dede Putra, Adnyana Ole, Made Adnyana) | Foto: Ajestya Prayoga

Salah satu peserta saat mengajukan pertanyaan | Foto: Ajestya Prayoga

Semua peserta, khususnya anak-anak SMA/K begitu fokus menyimak apa yang disampaikan oleh dua Adnyana itu. Nyaris tidak ada yang mengobrol ataupun bermain gawai selama gelar wicara berlangsung.

Seusai Adnyana Ole menyampaikan materi, saya pun membuka sesi tanya jawab untuk seluruh peserta. Mereka mengacungkan tangan tanpa ragu, mungkin begitu banyak hal yang ingin ditanyakan oleh mereka. Tetapi sayangnya waktu begitu terbatas, alhasil saya hanya memilih tiga peserta saja untuk bertanya.

Penyerahan sertifikat penghargaan dan souvenir | Foto: Ajestya Prayoga

Talk show pada hari itu, diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan dan souvenir berupa cangkir edisi khusus Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali kepada moderator dan narasumber.

“Cangkirnya bisa buat ngopi pagi-pagi ini de,” celetuk Made Adnyana, si pemilik slogan ‘Salam Secangkir Kopi Hangat’ itu. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Merajut Seni Merajut Kerjasama : Dari Kunjungan ISI Yogyakarta ke UPMI Bali
Janger Dag UPMI Bali: Tarian Menggembirakan, Bisa Dinikmati Semua Kalangan
Tari Mahadewa, Tarian Estetis nan Filosofis, Kebanggaan UPMI Bali
Mahasiswa Seni Rupa UPMI Bersenang-senang dengan Mural di UWRF 2021
Tags: jurnalisjurnalisme wargajurnalistikMade Adnyana OlePendidikanUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Politik Uang Mengotori Demokrasi, Sampah Baliho Mengotori Bumi

Next Post

Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co