3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 27, 2024
in Khas
Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali

Sesi Talk show Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali. Foto: dok. Ajestya Prayoga

SEBELUM melangsungkan diskusi secara formal, kami berdiskusi manis di selasar kampus UPMI Bali (Universitas PGRI Mahadewa Indonesia). Memang hanya berupa beberapa anak tangga, tetapi anak-anak kampus kerap menyebutnya dengan selasar ala UPMI, tempat ini sering dijadikan tempat kumpul tatkala jam kosong ataupun menunggu dosen tiba.

Kami berbincang-bincang sembari menikmati kudapan yang diberikan oleh panitia, lumayan untuk mengganjal perut di pagi hari. Kudapan itu tidak disajikan dalam kotak, tetapi hanya beralaskan ingke (piring khas Bali yang terbuat dari lidi).

Sebetulnya, panitia telah menyiapkan ruangan khusus untuk kami. Tapi apa daya, obrolan sudah terlanjur berjalan, lagi pula terasa lebih santai dan asyik menunggu sembari mengobrol di luar ruangan, rasanya seperti kongko di warung kopi.

Made Adnyana–jurnalis sekaligus dosen UPMI Bali itu terlihat mengambil satu air mineral untuk diminum, sementara Adnyana Ole–sastrawan yang juga jurnalis itu tampak sedang menyulut rokok. Obrolan pun mulai mengalir dari situ, mereka berbincang tentang banyak hal, mulai dari membahas kuliner, hingga fenomena gebogan yang menggunakan minuman kaleng. Mereka juga bercerita tentang masa-masa ketika menjadi wartawan, kebetulan dua Adnyana itu sama-sama pernah bekerja untuk koran Nafiri dan Bali Post.

Beberapa orang juga sempat mengira talk show hari itu diisi oleh narasumber tunggal, karena nama narasumbernya sama, yaitu Made Adnyana.

Tak terasa setengah jam sudah kami menanti, obrolan kala itu mengalir tanpa sekat, kami sudah seperti menggelar talk show sendiri di selasar itu. Beberapa saat kemudian, panitia pun mulai mengisyaratkan bahwa sesi talk show akan segera dimulai. Kami bergegas menuju pintu depan ruang Paseban, menunggu dipersilakan masuk oleh pewara.  

Saat itu saya berkesempatan menjadi moderator dalam sesi talk show Pekan Jurnalistik 2024 yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik UPMI Bali. Meskipun saya sudah bukan bagian dari mereka, saya merasa senang bisa dilibatkan kembali dalam acara tersebut.

Acara talk show yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2024 tersebut mengusung tajuk, “Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Era Digital”. Selain talk show, Pekan Jurnalistik UPMI Bali juga terdapat beberapa lomba, mulai dari lomba foto jurnalistik dan lomba news anchor tingkat SMA/K se-Bali. Acara Talk show tepat dimulai setelah final lomba news anchor usai dilaksanakan.

Final lomba News Anchor, Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali | Foto: Ajestya Prayoga

Ruang Paseban UPMI Bali jadi saksi berlangsungnya Pekan Jurnalistik hari itu, ruangan padat sesak oleh peserta lomba, dosen, dan beberapa undangan mahasiswa. Meskipun tempatnya tidak terlalu luas, justru situasi semacam itu membuat sesi talk show terasa begitu intim.

Talk show hari itu berlangsung dengan arif dan mengesankan, waktu satu jam pun terasa begitu cepat berlalu. Awalnya saya mengira gelar wicara tersebut akan menjadi diskusi yang formal dan kaku, ternyata suasananya begitu cair dan santai, mungkin karena pesertanya dominan dari anak-anak SMA/K dan mahasiswa. Hanya saja, topik yang sebelumnya disiapkan oleh narasumber, harus dikemas kembali menjadi lebih sederhana, agar bisa dipahami oleh peserta pada saat itu. Barangkali itulah pentingnya memilih narasumber yang kompeten di bidangnya. Jadi, ketika menghadapi situasi semacam itu, semua bisa teratasi dengan cepat.

Sesi talk show dimulai dari Made Adnyana yang menyajikan materi seputar jurnalisme warga atau kerap disebut dengan citizen journalism. Menurut Podcaster Oke Made itu, perkembangan jurnalisme warga saat ini terdapat berbagai kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya, semua bisa menyampaikan informasi dengan lebih jujur dan netral, serta sumber berita menjadi lebih beragam. Sedangkan kelemahannya, pemahaman warga mengenai etika dan praktik jurnalistik yang bebas dan bertanggung jawab cenderung masih kurang.

“Sekarang tinggal siapkan uang 350 ribu pertahun, kalian sudah bisa beli domain. Begitu mudahnya membuat media di zaman sekarang, tetapi pertanyaannya satu, akurat atau tidak?” ujar Made Adnyana.

Setelah Made Adnyana membahas berbagai hal tentang jurnalisme warga, gelar wicara beralih dengan penyampaian materi oleh Adnyana Ole yang membahas seputar jurnalisme sastra dan kaitannya dengan jurnalisme warga.

Sejalan dengan apa yang dibahas oleh Made Adnyana, Adnyana Ole mengatakan, jurnalisme sastra adalah cara yang sesuai digunakan oleh warga. Karena lewat jurnalisme sastra, warga lebih bebas menyampaikan berita dari angle manapun. Bahkan bisa menjadi lebih menarik daripada berita di media mainstream.

Bagi Ole, sebuah peristiwa atau fenomena bisa diceritakan dari berbagai sudut pandang, khususnya untuk jurnalisme sastra. “Akan lebih menarik jika kita bisa menceritakan hal-hal yang jarang dilirik oleh media mainstream. Misalnya, siapa tukang atau kuli di balik pembangunan-pembangunan besar, siapa tukang ukir dari patung fenomenal, kisah-kisah dari pedagang atau warung-warung legendaris di sekitar kita, dan masih banyak lagi,” ujar founder Tatkala.co itu.

“Jurnalisme sastra bisa adik-adik coba, ini lebih gampang daripada adik-adik bikin berita seperti di koran-koran. Karena dalam jurnalisme sastra, setiap orang bisa menulis hal yang berbeda meskipun peristiwanya sama, dan dengan gaya tersendiri,” jelas Adnyana Ole kepada para peserta.

Talk show Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali. (Dari kiri ke kanan, Dede Putra, Adnyana Ole, Made Adnyana) | Foto: Ajestya Prayoga

Salah satu peserta saat mengajukan pertanyaan | Foto: Ajestya Prayoga

Semua peserta, khususnya anak-anak SMA/K begitu fokus menyimak apa yang disampaikan oleh dua Adnyana itu. Nyaris tidak ada yang mengobrol ataupun bermain gawai selama gelar wicara berlangsung.

Seusai Adnyana Ole menyampaikan materi, saya pun membuka sesi tanya jawab untuk seluruh peserta. Mereka mengacungkan tangan tanpa ragu, mungkin begitu banyak hal yang ingin ditanyakan oleh mereka. Tetapi sayangnya waktu begitu terbatas, alhasil saya hanya memilih tiga peserta saja untuk bertanya.

Penyerahan sertifikat penghargaan dan souvenir | Foto: Ajestya Prayoga

Talk show pada hari itu, diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan dan souvenir berupa cangkir edisi khusus Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali kepada moderator dan narasumber.

“Cangkirnya bisa buat ngopi pagi-pagi ini de,” celetuk Made Adnyana, si pemilik slogan ‘Salam Secangkir Kopi Hangat’ itu. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Merajut Seni Merajut Kerjasama : Dari Kunjungan ISI Yogyakarta ke UPMI Bali
Janger Dag UPMI Bali: Tarian Menggembirakan, Bisa Dinikmati Semua Kalangan
Tari Mahadewa, Tarian Estetis nan Filosofis, Kebanggaan UPMI Bali
Mahasiswa Seni Rupa UPMI Bersenang-senang dengan Mural di UWRF 2021
Tags: jurnalisjurnalisme wargajurnalistikMade Adnyana OlePendidikanUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Politik Uang Mengotori Demokrasi, Sampah Baliho Mengotori Bumi

Next Post

Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails

Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
May 20, 2026
0
Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

PANTAI Kedonganan di kawasan Kuta, Badung, Bali, perlahan hidup kembali. Menjelang sore, deretan meja di tepi pantai mulai terisi. Aroma...

Read moreDetails
Next Post
Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co