12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 27, 2024
in Khas
Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali

Sesi Talk show Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali. Foto: dok. Ajestya Prayoga

SEBELUM melangsungkan diskusi secara formal, kami berdiskusi manis di selasar kampus UPMI Bali (Universitas PGRI Mahadewa Indonesia). Memang hanya berupa beberapa anak tangga, tetapi anak-anak kampus kerap menyebutnya dengan selasar ala UPMI, tempat ini sering dijadikan tempat kumpul tatkala jam kosong ataupun menunggu dosen tiba.

Kami berbincang-bincang sembari menikmati kudapan yang diberikan oleh panitia, lumayan untuk mengganjal perut di pagi hari. Kudapan itu tidak disajikan dalam kotak, tetapi hanya beralaskan ingke (piring khas Bali yang terbuat dari lidi).

Sebetulnya, panitia telah menyiapkan ruangan khusus untuk kami. Tapi apa daya, obrolan sudah terlanjur berjalan, lagi pula terasa lebih santai dan asyik menunggu sembari mengobrol di luar ruangan, rasanya seperti kongko di warung kopi.

Made Adnyana–jurnalis sekaligus dosen UPMI Bali itu terlihat mengambil satu air mineral untuk diminum, sementara Adnyana Ole–sastrawan yang juga jurnalis itu tampak sedang menyulut rokok. Obrolan pun mulai mengalir dari situ, mereka berbincang tentang banyak hal, mulai dari membahas kuliner, hingga fenomena gebogan yang menggunakan minuman kaleng. Mereka juga bercerita tentang masa-masa ketika menjadi wartawan, kebetulan dua Adnyana itu sama-sama pernah bekerja untuk koran Nafiri dan Bali Post.

Beberapa orang juga sempat mengira talk show hari itu diisi oleh narasumber tunggal, karena nama narasumbernya sama, yaitu Made Adnyana.

Tak terasa setengah jam sudah kami menanti, obrolan kala itu mengalir tanpa sekat, kami sudah seperti menggelar talk show sendiri di selasar itu. Beberapa saat kemudian, panitia pun mulai mengisyaratkan bahwa sesi talk show akan segera dimulai. Kami bergegas menuju pintu depan ruang Paseban, menunggu dipersilakan masuk oleh pewara.  

Saat itu saya berkesempatan menjadi moderator dalam sesi talk show Pekan Jurnalistik 2024 yang dilaksanakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik UPMI Bali. Meskipun saya sudah bukan bagian dari mereka, saya merasa senang bisa dilibatkan kembali dalam acara tersebut.

Acara talk show yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2024 tersebut mengusung tajuk, “Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Era Digital”. Selain talk show, Pekan Jurnalistik UPMI Bali juga terdapat beberapa lomba, mulai dari lomba foto jurnalistik dan lomba news anchor tingkat SMA/K se-Bali. Acara Talk show tepat dimulai setelah final lomba news anchor usai dilaksanakan.

Final lomba News Anchor, Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali | Foto: Ajestya Prayoga

Ruang Paseban UPMI Bali jadi saksi berlangsungnya Pekan Jurnalistik hari itu, ruangan padat sesak oleh peserta lomba, dosen, dan beberapa undangan mahasiswa. Meskipun tempatnya tidak terlalu luas, justru situasi semacam itu membuat sesi talk show terasa begitu intim.

Talk show hari itu berlangsung dengan arif dan mengesankan, waktu satu jam pun terasa begitu cepat berlalu. Awalnya saya mengira gelar wicara tersebut akan menjadi diskusi yang formal dan kaku, ternyata suasananya begitu cair dan santai, mungkin karena pesertanya dominan dari anak-anak SMA/K dan mahasiswa. Hanya saja, topik yang sebelumnya disiapkan oleh narasumber, harus dikemas kembali menjadi lebih sederhana, agar bisa dipahami oleh peserta pada saat itu. Barangkali itulah pentingnya memilih narasumber yang kompeten di bidangnya. Jadi, ketika menghadapi situasi semacam itu, semua bisa teratasi dengan cepat.

Sesi talk show dimulai dari Made Adnyana yang menyajikan materi seputar jurnalisme warga atau kerap disebut dengan citizen journalism. Menurut Podcaster Oke Made itu, perkembangan jurnalisme warga saat ini terdapat berbagai kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya, semua bisa menyampaikan informasi dengan lebih jujur dan netral, serta sumber berita menjadi lebih beragam. Sedangkan kelemahannya, pemahaman warga mengenai etika dan praktik jurnalistik yang bebas dan bertanggung jawab cenderung masih kurang.

“Sekarang tinggal siapkan uang 350 ribu pertahun, kalian sudah bisa beli domain. Begitu mudahnya membuat media di zaman sekarang, tetapi pertanyaannya satu, akurat atau tidak?” ujar Made Adnyana.

Setelah Made Adnyana membahas berbagai hal tentang jurnalisme warga, gelar wicara beralih dengan penyampaian materi oleh Adnyana Ole yang membahas seputar jurnalisme sastra dan kaitannya dengan jurnalisme warga.

Sejalan dengan apa yang dibahas oleh Made Adnyana, Adnyana Ole mengatakan, jurnalisme sastra adalah cara yang sesuai digunakan oleh warga. Karena lewat jurnalisme sastra, warga lebih bebas menyampaikan berita dari angle manapun. Bahkan bisa menjadi lebih menarik daripada berita di media mainstream.

Bagi Ole, sebuah peristiwa atau fenomena bisa diceritakan dari berbagai sudut pandang, khususnya untuk jurnalisme sastra. “Akan lebih menarik jika kita bisa menceritakan hal-hal yang jarang dilirik oleh media mainstream. Misalnya, siapa tukang atau kuli di balik pembangunan-pembangunan besar, siapa tukang ukir dari patung fenomenal, kisah-kisah dari pedagang atau warung-warung legendaris di sekitar kita, dan masih banyak lagi,” ujar founder Tatkala.co itu.

“Jurnalisme sastra bisa adik-adik coba, ini lebih gampang daripada adik-adik bikin berita seperti di koran-koran. Karena dalam jurnalisme sastra, setiap orang bisa menulis hal yang berbeda meskipun peristiwanya sama, dan dengan gaya tersendiri,” jelas Adnyana Ole kepada para peserta.

Talk show Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali. (Dari kiri ke kanan, Dede Putra, Adnyana Ole, Made Adnyana) | Foto: Ajestya Prayoga

Salah satu peserta saat mengajukan pertanyaan | Foto: Ajestya Prayoga

Semua peserta, khususnya anak-anak SMA/K begitu fokus menyimak apa yang disampaikan oleh dua Adnyana itu. Nyaris tidak ada yang mengobrol ataupun bermain gawai selama gelar wicara berlangsung.

Seusai Adnyana Ole menyampaikan materi, saya pun membuka sesi tanya jawab untuk seluruh peserta. Mereka mengacungkan tangan tanpa ragu, mungkin begitu banyak hal yang ingin ditanyakan oleh mereka. Tetapi sayangnya waktu begitu terbatas, alhasil saya hanya memilih tiga peserta saja untuk bertanya.

Penyerahan sertifikat penghargaan dan souvenir | Foto: Ajestya Prayoga

Talk show pada hari itu, diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan dan souvenir berupa cangkir edisi khusus Pekan Jurnalistik 2024 UPMI Bali kepada moderator dan narasumber.

“Cangkirnya bisa buat ngopi pagi-pagi ini de,” celetuk Made Adnyana, si pemilik slogan ‘Salam Secangkir Kopi Hangat’ itu. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Merajut Seni Merajut Kerjasama : Dari Kunjungan ISI Yogyakarta ke UPMI Bali
Janger Dag UPMI Bali: Tarian Menggembirakan, Bisa Dinikmati Semua Kalangan
Tari Mahadewa, Tarian Estetis nan Filosofis, Kebanggaan UPMI Bali
Mahasiswa Seni Rupa UPMI Bersenang-senang dengan Mural di UWRF 2021
Tags: jurnalisjurnalisme wargajurnalistikMade Adnyana OlePendidikanUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Politik Uang Mengotori Demokrasi, Sampah Baliho Mengotori Bumi

Next Post

Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Pementasan DasakSara: Kolaborasi Teater Seribu Jendela dan Asta Cinema

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co