12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Harapan itu Bernama Jumbo!

I Dewa Gede Darma Permana by I Dewa Gede Darma Permana
April 20, 2025
in Ulas Film
Harapan itu Bernama Jumbo!

Gambar Poster Film Jumbo di Denpasar Cineplex

BICARA mengenai film animasi, pikiran banyak orang pasti terarah pada karya dari Disney atau Pixar. Film-film seperti Cars, Toy Story, Up, Tangled, dan lain-lain, banyak diputar di bioskop serta pertelevisian Indonesia. Tidak salah, jika film-film animasi tersebut menjadi begitu memorable di sanubari anak-anak Indonesia.

Bahkan mungkin belum lepas dari ingatan anak muda Indonesia, betapa kerennya aksi sebuah truk derek bernama Mater sebagai agen mata-mata di film animasi Cars 2.

Di tengah gempitanya karya-karya animasi luar yang menghiasi, sempat muncul di sebuah harapan yang berseri. Harapan yang mengarah kepada pertanyaan klise, kapankah bangsa ini mampu menghadirkan film animasi buatan sendiri, untuk dinikmati anak-anak negeri.

Menimbang dari sisi sumber daya manusia, sesungguhnya sudah banyak anak-anak muda potensial yang begitu cakap dalam membuat animasi. Tinggal dukungan seluruh pihak, untuk kedepan bisa sama-sama saling bersinergi dalam menciptakan dan berusaha mencintai produk buatan sendiri.

Tantangan terbesar dalam pembuatan film bertipe seperti animasi sesungguhnya berasal dari dalam negeri. Dukungan dari pemerintah, serta sambutan dari masyarakat yang jauh dari kata mumpuni, sering membawa skeptisme di dalam diri. Seperti contoh pada film bergenre superhero, sambutan masyarakat Indonesia terhadap karya dari “Marvel Cinematic Universe” justru lebih heboh daripada “Bumi Langit” yang harmoni.

Oleh karena itu tidak bisa dipungkiri, kita memang masih perlu banyak belajar cara untuk mendukung dan juga menghargai karya anak bangsa sendiri.

Pertanyaan dan skeptisme terhadap hadirnya film animasi buatan anak negeri, pada akhirnya terjawab pada April 2025. Film “Jumbo” besutan sutradara Ryan Adriandhy, membawa menu segar di tengah gempuran film horor yang merajai bioskop tanah air. Terlebih setelah duduk kurang lebih 2 jam di Denpasar Cineplex, film animasi Jumbo ternyata mampu menghadirkan realitas yang melebihi kadar awal dari imajinasi. Sehingga setelah selesai menonton, citta dalam diri ini pun banyak memperoleh pembelajaran, serta berani berujar bahwa, harapan untuk film peranimasian Indonesia dimulai dari Jumbo!

Kaya Pendidikan Karakter

Sebagai film animasi yang ditujukan untuk semua umur, Jumbo memang kaya dengan pendidikan karakter yang baik untuk anak-anak. Sepanjang film, karakter Don sebagai pemeran utama dan kawan-kawannya senantiasa memperlihatkan nilai-nilai luhur anak bangsa, seperti persahabatan, pantang menyerah, belajar mendengarkan, dan saling tolong menolong antar sesama.

Hal yang paling mengena dari setiap adegan anak-anak di film Jumbo adalah tidak ada sama sekali scene yang memperlihatkan anak kecil berkutat dengan gawai. Semua masih murni, dimana kebahagiaan bisa dihadirkan saat bisa mengajar bola dan bermain bersama teman-teman atas dasar kesetiakawanan.

Sajian Budaya dan Kearifan Lokal Nusantara

Film Animasi Jumbo turut menggali, serta menyajikan budaya dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas Nusantara. Sepanjang film, acap kali ditampilkan permainan tradisional, budaya mendongeng, sampai pentas seni yang diikuti oleh anak-anak muda Indonesia.

Salah satu contohnya, ketika diperlihatkan adegan panjat pinang dan lomba mencabut koin dari buah yang diikuti oleh Don dan kawan-kawan. Hal ini tentu menjadi media pengenalan, sekaligus pelestarian terhadap budaya dan kearifan lokal yang mulai ditinggalkan anak-anak Indonesia di era sekarang.

Pengangkatan Isu Sosial

Selain kaya akan nilai pendidikan karakter dan sajian budaya, film Jumbo ternyata juga menyisipkan isu-isu sosial yang masih lekat di lingkungan masyarakat. Dimulai dari masalah kemiskinan, tantangan kemanusiaan, sampai kasus penggusuran yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi bangsa Indonesia. Hal ini secara tidak langsung hadir sebagai kritikan halus bagi pemerintah untuk segera mampu menyelesaikan segala problematika bangsa yang ada.

Lewat sajian tersebut, tidak salah apabila Film Jumbo juga bisa dinikmati oleh remaja dan orang tua, karena sangat reflektif dengan kehidupan.

Lebih dari sekadar menghadirkan buah manis pembelajaran, Jumbo sesungguhnya mampu membawa pelita penerang bagi eksistensi kartun dan perfilman animasi di Indonesia. Dari sisi tampilan, sound, pengisi suara, warna dan jalan cerita, film produksi dari Visinema Studios, Springboard, dan Anami Films ini mampu menjadi refleksi nyata bahwa anak-anak bangsa memang benar-benar mampu menciptakan karya animasi yang berdaya saing dan berkualitas tinggi. Terbukti dari daya magnet film Jumbo yang disambut oleh antusias tinggi, baik dari kalangan anak-anak, remaja, hingga orang tua. Semoga dengan harapan yang berhasil dijawab dan dihadirkan oleh film Jumbo, bisa menjadi pemantik untuk munculnya film-film animasi Indonesia yang lebih semarak kedepannya.

Jadi sudahkah dirimu dibikin nangis oleh nyanyian Don di film Jumbo? Hehe, maaf sedikit spoiler. [T]

Penulis: Dewa Gede Darma Permana
Editor: Adnyana Ole


BACA artikel lain dari penulis DEWA GEDE DARMA PERMANA

  • BACA JUGA:
Merenungi Ajian “Tri Samaya” Lewat Film “Sekawan Limo”
Kritik Terhadap Materialisme Ilmiah yang Tersingkap dalam “The Most Beautiful Girl in the World “ (2025)
Ketika Aktor Politik Jadi Aktor Film: Dari Menonton Filmnya Ni Luh Djelantik, “Lagu Cinta untuk Mama”
Tags: animasifilmfilm animasiFilm Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penjor, Simbol Kemakmuran di Hari Kemenangan

Next Post

“Tedak Siten”: Tradisi dan Komunikasi yang Futuristik

I Dewa Gede Darma Permana

I Dewa Gede Darma Permana

Penulis, Editor, Penyuluh Agama. Biasa dipanggil Dede Brayen. Lahir dan tinggal di Klungkung.

Related Posts

“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

by Satria Aditya
August 7, 2026
0
“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

ADA satu hal yang langsung terasa begitu duduk menonton Tung Tung Uma, bagaimana Amrita Dharma memetakan setiap adegannya dengan begitu...

Read moreDetails

“Niskala yang Menari”: Ketika Guru, Murid, dan Sebuah iPhone Melahirkan Film Juara Favorit

by Angga Wijaya
July 31, 2026
0
“Niskala yang Menari”: Ketika Guru, Murid, dan Sebuah iPhone Melahirkan Film Juara Favorit

MALAM itu, gelap menggantung di langit Pantai Melasti, Ungasan, Badung, Bali. Debur ombak bersahutan dengan suara "cak... cak... cak..." yang...

Read moreDetails

The Odyssey (2026): Nolan Gagal Memulangkan Odysseus

by Bayu Wira Handyan
July 19, 2026
0
The Odyssey (2026): Nolan Gagal Memulangkan Odysseus

SUDAH tentu, Christopher Nolan bukan sutradara pertama yang mengadaptasi epos Odyssey milik Homer. Kisah itu sudah ada sekitar 2.800 tahun...

Read moreDetails

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

by Satria Aditya
June 1, 2026
0
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

Read moreDetails

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
0
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

Read moreDetails

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
0
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

Read moreDetails

Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

by Made Adnyana
May 6, 2026
0
Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

TIDAK banyak film biografi mampu merangkum kehidupan seorang musisi besar secara utuh. Ada yang memilih merayakan, ada pula yang mencoba...

Read moreDetails

Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

by Jaswanto
March 28, 2026
0
Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

SEJAK menonton video promosi singkatnya di media sosial, saya tahu bahwa Hoppers (2026) bukan sekadar film animasi yang diperuntukkan untuk...

Read moreDetails

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

by Agung Kesawa Kevalam
February 12, 2026
0
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

ADA jenis cinta yang datang untuk menemani, dan banyak juga yang datang untuk mengingatkan. Itulah kesan yang saya dapatkan ketika...

Read moreDetails

Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

by Rana Nasyitha
January 24, 2026
0
Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

WAKTU itu saya melihat judul film ini di sebuah aplikasi/platform streaming lokal. Di antara kumpulan film indonesia lainnya, Surat Dari...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

“Tedak Siten”: Tradisi dan Komunikasi yang Futuristik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co