26 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Influencer” dan Promosi Pariwisata

Chusmeru by Chusmeru
March 14, 2025
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PARIWISATA saat ini diwarnai dengan tren influencer yang melakukan live streaming di suatu destinasi wisata. Melalui kanal Youtube, TikTok, atau Instagram yang dimiliki, para influencer memamerkan kunjungannya ke objek wisata.

Bukan hanya menikmati keindahan objek wisata, para influencer atau pemengaruh juga melakukan berbagai kegiatan yang mengundang kehebohan. Mencicipi kuliner yang belum pernah disantapnya atau menari tarian adat adalah keseruan para pemengaruh.

Kasus kedatangan youtuber IShowspeed ke Indonesia dan ke beberapa negara di Asia telah menimbulkan kegemparan di jagat maya. Polahnya yang lucu dan ekspresif membuat acara live streaming perjalanan wisatanya ditonton oleh jutaan orang.

IShowspeed tidak sendirian. Banyak influencer atau pun youtuber di dunia yang kerap memamerkan kunjungan wisatanya. Puluhan vloger di dunia kerap membagikan perjalanan wisata mereka melalui kanal Youtube maupun TikTok.

Youtuber asal Vietnam, Xuan-Mai Pham memiliki 3,27 juta subscriber. Kanal Youtube-nya telah menghasilkan 706 video. Konten kreator ini kerap membagikan perjalanan ke berbagai negara, seperti Vietnam, Fiji, dan juga Bali.

Moya Mawhinney adalah youtuber yang berdarah campuran Irlandia dan Indonesia. Videonya banyak bercerita tentang perjalanannya ke negara lain. Perempuan yang kini tinggal di Paris ini berbagi video travelling ke Italia, Korea Selatan, Paris, Barcelona, dan Yunani.

Indonesia juga banyak memiliki influencer yang sering mengunggah perjalanan wisatanya lewat Instagram, Youtube, dan TikTok. Di kanal Instagram dikenal nama Trinity Traveler dan Amrazing, yang biasa dipanggil Koh Lexy. Foto-foto dan caption mereka di Instagram banyak disukai pengikutnya.

Kanal Youtube Indonesia terdapat nama Kadek Arini yang memiliki subscriber sebanyak 3,35 juta. Video perjalanan wisatanya banyak bercerita tentang liburan di Indonesia, Jepang, India, Myanmar, Turki, dan Australia.

Akun TikTok @backpackertampan merupakan konten kreator travelling yang memiliki 2 juta followers. Dikutip dari Influence.id, akun milik Pandhu banyak mengambil hati khalayak TikTok. Bahkan salah satu videonya meraup 23,7 juta viewers dan 1,7 juta likes.

Efektif dan Efisien

Peran influencer dalam pariwisata cukup besar. Mereka dapat mempengaruhi orang yang akan melakukan perjalanan wisata, namun belum tahu destinasi mana yang akan dituju. Melalui konten yang dibagikan para pemengaruh, wisatawan bisa membuat itinerary wisatanya.

Promosi wisata melalui para influencer ini dianggap sangat efektif dan efisien. Para pemengaruh yang aktif di media sosial ini membawa dampak yang positif dan signifikan bagi industri pariwisata Tanah Air. Terutama pengaruh pada generasi Alpha, Z dan milenial yang saat ini mendominasi pasar wisata di dunia.

Efek yang paling dirasakan oleh tayangan konten influencer adalah imitatif dan FOMO (Fear of Missing Out). Wisatawan ingin meniru apa yang dilakukan para pemengaruh itu saat di destinasi wisata. Wisatawan takut kehilangan momentum dan harus segera mengunjungi destinasi wisata seperti yang dikunjungi para pemengaruh.

Efek ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) juga dirasakan oleh orang yang menonton Youtube para pemengaruh. Efek yang menyenangkan ini dipicu oleh konten para pemengaruh yang begitu riang saat berada di objek wisata.

Promosi wisata lewat influencer sangat efektif lantaran para pemengaruh itu memiliki subscriber maupun follower dalam jumlah banyak. Sekali tayang, konten perjalanan para pemengaruh bisa secara masif disaksikan oleh pengikutnya di berbagai belahan dunia.

Promosi dengan memanfaatkan pemengaruh juga sangat efektif dan lebih murah jika dibandingkan dengan promosi konvensional. Mengundang beberapa orang youtuber untuk berkeliling ke destinasi wisata di Indonesia biayanya lebih murah dibanding pameran ke berbagai negara maupun promosi melalui biro perjalanan.

Para pemengaruh dalam konteks promosi wisata juga dianggap memiliki kredibilitas sebagai komunikator; dibandingkan dengan biro perjalanan. Para pemengaruh menjajikan pengalaman yang lebih nyata dan ekspresif ketika berada di objek wisata. Sedangkan promosi oleh biro perjalanan kadangkala ada unsur yang dilebih-lebihkan.

Dukungan Event

Promosi wisata dengan berkolaborasi dengan para influencer perlu dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Melihat potensi pasar wisata yang didominasi oleh wisatawan yang internet minded, promosi kekinian dengan melibatkan pemengaruh sangat relevan.

Untuk mengundang minat para pemengaruh dan wisatawan berkunjung ke Indonesia, maka perlu dukungan penyelenggaraan event yang berskala internasional. Semakin banyak dan semakin sering event diadakan, maka para pemengaruh akan semakin semangat melakukan live streaming aktivitas wisatanya di Indonesia.

Pasca kunjungan IShowspeed ke beberapa kota di Indonesia, akan mengundang minat wisatawan maupun para youtuber lain untuk berkunjung ke Indonesia. Selain event yang perlu digarap, sektor kuliner dan infrastruktur pariwisata juga layak mendapat perhatian.

Sentra-sentra kuliner perlu ditata secara rapih dan instagramabel. Banyak pemengaruh yang mengujungi sentra kuliner serta mencicipi makanan dan minuman khas Indonesia. Spot kuliner yang menarik akan membuat efek ASMR ketika tayang di kanal media sosial mereka.

Banyak pengelola objek wisata yang ingin dikunjungi para influencer. Akan tetapi kadang terkendala oleh masalah infrastuktur yang buruk, baik kondisi jalan maupun jaringan telekomunikasi. Belum lagi masalah akesesibilitas dan konektivitas menuju objek wisata di daerah yang masih buruk.

Industri pariwisata memang selalu bergerak maju. Promosi wisata dituntut untuk menyesuaikan setiap perubahan pergerakan. Jika saat ini influencer punya andil dalam promosi pariwisata, suatu saat kelak akan tergantikan oleh fenomena baru yang lain. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Ironi Efisiensi dan Bangga Berwisata di Indonesia
Berwisata ke Rumah Jokowi: Ada Apa?
Kuliner sebagai Ikon Wisata: Ya Makan, Ya Wisata
“Nostalgic Tourism” : Reduksi dan Kanalisasi Kenangan
Bali Perlu Desain dan Terapi Kejut Pariwisata
“Silent Tourism”: Berwisata dalam Kesenyapan
Mencermati Tren Pariwisata Indonesia 2025
“Voluntourism”: Berwisata Seraya Berderma
Tags: influencerPariwisatawisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dewata Kusayang, Dewataku Malang: Bali yang Digempur Kapitalisme

Next Post

Puisi-Puisi  Ira Apryanthi | Kedai Tua Jalan Kakatua

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

by Putu Ayu Sunia Dewi
April 25, 2026
0
Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

KEKERASAN seksual di Indonesia telah menjadi luka yang tak kunjung usai, bahkan kini merebak di kampus - kampus ternama selain...

Read moreDetails

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
0
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

Read moreDetails

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails
Next Post
Ira Apryanthi

Puisi-Puisi  Ira Apryanthi | Kedai Tua Jalan Kakatua

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Monyet Cerdik dan Babi Hutan | Dongeng dari Jepang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali
Berita

Aksi Kemanusiaan pada HUT ke-9 AMSI Bali

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung...

by tatkala
April 25, 2026
Serangga dalam Piring Makan Kita
Kuliner

Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

by Jaswanto
April 25, 2026
Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan
Cerpen

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

CAKEH yang baru dilarikan ke rumah Pak Ik merintih kesakitan. Anak perempuan berumur 14 tahun itu baru digigit ular kobra...

by Depri Ajopan
April 25, 2026
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani
Puisi

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu
Esai

Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

KEKERASAN seksual di Indonesia telah menjadi luka yang tak kunjung usai, bahkan kini merebak di kampus - kampus ternama selain...

by Putu Ayu Sunia Dewi
April 25, 2026
Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’
Ulas Musik

Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’

DALAM tradisi hermeneutika, teks tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu lahir dari horison sejarah, budaya, dan kesadaran penuturnya. Apa yang...

by Ahmad Sihabudin
April 25, 2026
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co