12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Influencer” dan Promosi Pariwisata

Chusmeru by Chusmeru
March 14, 2025
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PARIWISATA saat ini diwarnai dengan tren influencer yang melakukan live streaming di suatu destinasi wisata. Melalui kanal Youtube, TikTok, atau Instagram yang dimiliki, para influencer memamerkan kunjungannya ke objek wisata.

Bukan hanya menikmati keindahan objek wisata, para influencer atau pemengaruh juga melakukan berbagai kegiatan yang mengundang kehebohan. Mencicipi kuliner yang belum pernah disantapnya atau menari tarian adat adalah keseruan para pemengaruh.

Kasus kedatangan youtuber IShowspeed ke Indonesia dan ke beberapa negara di Asia telah menimbulkan kegemparan di jagat maya. Polahnya yang lucu dan ekspresif membuat acara live streaming perjalanan wisatanya ditonton oleh jutaan orang.

IShowspeed tidak sendirian. Banyak influencer atau pun youtuber di dunia yang kerap memamerkan kunjungan wisatanya. Puluhan vloger di dunia kerap membagikan perjalanan wisata mereka melalui kanal Youtube maupun TikTok.

Youtuber asal Vietnam, Xuan-Mai Pham memiliki 3,27 juta subscriber. Kanal Youtube-nya telah menghasilkan 706 video. Konten kreator ini kerap membagikan perjalanan ke berbagai negara, seperti Vietnam, Fiji, dan juga Bali.

Moya Mawhinney adalah youtuber yang berdarah campuran Irlandia dan Indonesia. Videonya banyak bercerita tentang perjalanannya ke negara lain. Perempuan yang kini tinggal di Paris ini berbagi video travelling ke Italia, Korea Selatan, Paris, Barcelona, dan Yunani.

Indonesia juga banyak memiliki influencer yang sering mengunggah perjalanan wisatanya lewat Instagram, Youtube, dan TikTok. Di kanal Instagram dikenal nama Trinity Traveler dan Amrazing, yang biasa dipanggil Koh Lexy. Foto-foto dan caption mereka di Instagram banyak disukai pengikutnya.

Kanal Youtube Indonesia terdapat nama Kadek Arini yang memiliki subscriber sebanyak 3,35 juta. Video perjalanan wisatanya banyak bercerita tentang liburan di Indonesia, Jepang, India, Myanmar, Turki, dan Australia.

Akun TikTok @backpackertampan merupakan konten kreator travelling yang memiliki 2 juta followers. Dikutip dari Influence.id, akun milik Pandhu banyak mengambil hati khalayak TikTok. Bahkan salah satu videonya meraup 23,7 juta viewers dan 1,7 juta likes.

Efektif dan Efisien

Peran influencer dalam pariwisata cukup besar. Mereka dapat mempengaruhi orang yang akan melakukan perjalanan wisata, namun belum tahu destinasi mana yang akan dituju. Melalui konten yang dibagikan para pemengaruh, wisatawan bisa membuat itinerary wisatanya.

Promosi wisata melalui para influencer ini dianggap sangat efektif dan efisien. Para pemengaruh yang aktif di media sosial ini membawa dampak yang positif dan signifikan bagi industri pariwisata Tanah Air. Terutama pengaruh pada generasi Alpha, Z dan milenial yang saat ini mendominasi pasar wisata di dunia.

Efek yang paling dirasakan oleh tayangan konten influencer adalah imitatif dan FOMO (Fear of Missing Out). Wisatawan ingin meniru apa yang dilakukan para pemengaruh itu saat di destinasi wisata. Wisatawan takut kehilangan momentum dan harus segera mengunjungi destinasi wisata seperti yang dikunjungi para pemengaruh.

Efek ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) juga dirasakan oleh orang yang menonton Youtube para pemengaruh. Efek yang menyenangkan ini dipicu oleh konten para pemengaruh yang begitu riang saat berada di objek wisata.

Promosi wisata lewat influencer sangat efektif lantaran para pemengaruh itu memiliki subscriber maupun follower dalam jumlah banyak. Sekali tayang, konten perjalanan para pemengaruh bisa secara masif disaksikan oleh pengikutnya di berbagai belahan dunia.

Promosi dengan memanfaatkan pemengaruh juga sangat efektif dan lebih murah jika dibandingkan dengan promosi konvensional. Mengundang beberapa orang youtuber untuk berkeliling ke destinasi wisata di Indonesia biayanya lebih murah dibanding pameran ke berbagai negara maupun promosi melalui biro perjalanan.

Para pemengaruh dalam konteks promosi wisata juga dianggap memiliki kredibilitas sebagai komunikator; dibandingkan dengan biro perjalanan. Para pemengaruh menjajikan pengalaman yang lebih nyata dan ekspresif ketika berada di objek wisata. Sedangkan promosi oleh biro perjalanan kadangkala ada unsur yang dilebih-lebihkan.

Dukungan Event

Promosi wisata dengan berkolaborasi dengan para influencer perlu dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Melihat potensi pasar wisata yang didominasi oleh wisatawan yang internet minded, promosi kekinian dengan melibatkan pemengaruh sangat relevan.

Untuk mengundang minat para pemengaruh dan wisatawan berkunjung ke Indonesia, maka perlu dukungan penyelenggaraan event yang berskala internasional. Semakin banyak dan semakin sering event diadakan, maka para pemengaruh akan semakin semangat melakukan live streaming aktivitas wisatanya di Indonesia.

Pasca kunjungan IShowspeed ke beberapa kota di Indonesia, akan mengundang minat wisatawan maupun para youtuber lain untuk berkunjung ke Indonesia. Selain event yang perlu digarap, sektor kuliner dan infrastruktur pariwisata juga layak mendapat perhatian.

Sentra-sentra kuliner perlu ditata secara rapih dan instagramabel. Banyak pemengaruh yang mengujungi sentra kuliner serta mencicipi makanan dan minuman khas Indonesia. Spot kuliner yang menarik akan membuat efek ASMR ketika tayang di kanal media sosial mereka.

Banyak pengelola objek wisata yang ingin dikunjungi para influencer. Akan tetapi kadang terkendala oleh masalah infrastuktur yang buruk, baik kondisi jalan maupun jaringan telekomunikasi. Belum lagi masalah akesesibilitas dan konektivitas menuju objek wisata di daerah yang masih buruk.

Industri pariwisata memang selalu bergerak maju. Promosi wisata dituntut untuk menyesuaikan setiap perubahan pergerakan. Jika saat ini influencer punya andil dalam promosi pariwisata, suatu saat kelak akan tergantikan oleh fenomena baru yang lain. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Ironi Efisiensi dan Bangga Berwisata di Indonesia
Berwisata ke Rumah Jokowi: Ada Apa?
Kuliner sebagai Ikon Wisata: Ya Makan, Ya Wisata
“Nostalgic Tourism” : Reduksi dan Kanalisasi Kenangan
Bali Perlu Desain dan Terapi Kejut Pariwisata
“Silent Tourism”: Berwisata dalam Kesenyapan
Mencermati Tren Pariwisata Indonesia 2025
“Voluntourism”: Berwisata Seraya Berderma
Tags: influencerPariwisatawisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dewata Kusayang, Dewataku Malang: Bali yang Digempur Kapitalisme

Next Post

Puisi-Puisi  Ira Apryanthi | Kedai Tua Jalan Kakatua

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post
Ira Apryanthi

Puisi-Puisi  Ira Apryanthi | Kedai Tua Jalan Kakatua

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co