3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Nostalgic Tourism” : Reduksi dan Kanalisasi Kenangan

Chusmeru by Chusmeru
January 26, 2025
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

BANYAK alasan orang melakukan perjalanan wisata. Salah satunya adalah alasan kenangan masa lalu. Orang mengunjungi suatu tempat, kota, atau objek wisata untuk mengenang peristiwa di masa lalunya.

Berwisata dengan alasan masa lalu dikenal dengan nostalgic tourism atau wisata nostalgia. Pariwisata nostalgia, adalah bentuk perjalanan yang berfokus pada pengalaman dan tempat yang mengingatkan seseorang pada masa lalu, baik itu masa kanak-kanak, periode tertentu dalam sejarah, atau budaya yang pernah ada.

Jenis pariwisata ini sering kali melibatkan kunjungan ke lokasi bersejarah, festival tradisional, atau tempat yang memiliki nilai sentimental. Nostalgic tourism bisa dianggap sebagai reduksi dan kanalisisasi kenangan, tetapi dengan nuansa tertentu.

Nostalgia memang acap kali  menyederhanakan pengalaman masa lalu, mengedepankan elemen positif dan mengabaikan aspek negatif. Dalam konteks pariwisata, ini bisa berarti bahwa tempat atau pengalaman tertentu diromantisasi untuk menarik pengunjung.

Sebagai bentuk kanalisasi kenangan, wisata nostalgia mengarahkan wisatawan untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu yang diasosiasikan dengan kenangan tersebut. Artinya, orang akan memberikan makna baru bagi kenangan di masa lalu.

Banyak negara yang memiliki nilai wisata nostalgia. Amerika Serikat memiliki Virginia dan Route 66 yang banyak menarik wisatawan. Route 66 adalah jalan raya nasional di Amerika Serikat yang melintasi beberapa negara bagian, dan menjadi jalur utama bagi para migran. Jalan ini menjadi impian banyak orang untuk berkendara di sepanjang jalan raya yang bersejarah ini.

Italia dikenal sebagai negara yang memiliki objek wisata nostalgia masa lalu, seperti kota Florence dan Venice. Dua kota ini menawarkan kepada wisatawan pengalaman seni dan budaya yang mengingatkan pada masa lalu yang glamor.

Jepang juga dikenal sebagai destinasi nostalgic tourism. Kota seperti Kyoto dan Nara terekenal dengan kuil, taman yang indah, dan tradisi yang menggambarkan masa lalu. Wisatawan diajak untuk menikmati keindahan dan kemegahan Jepang di masa lalu.

Indonesia banyak memiliki kota yang menggambarkan suasana masa lalu, seperti Yogya, Bandung, Surabaya, dan beberapa kota di Bali. Jalan Malioboro di Yogya dan Jalan Braga di Bandung sering menjadi ikon nostalgia masa lalu. Sedangkan beberapa pura maupun puri di Bali banyak bercerita tentang sejarah dan budaya di masa lalu.

Kenangan bagi Semua  

Nostalgic tourism merupakan kegiatan berwisata yang bersifat lintas generasi. Setiap orang dari berbagai usia memiliki kenangan tertentu pada tempat maupun peristiwa. Oleh sebab itu wisata kenangan berlaku bagi semua orang, baik tua maupun muda, rakyat biasa maupun tokoh ternama.

Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama memiliki banyak kenangan di Indonesia. Dalam lawatannya ke Indonesia, Obama menyempatkan diri menengok rumah kenangan di Menteng, Jakarta Pusat. Selain itu Obama juga berkunjung ke Sekolah Dasar Negeri 01 Menteng, di mana Obama sempat mengenyam pendidikan dasarnya.

Selebriti dunia Taylor Swift, Rihanna, dan Beyonce, sering melakukan perjalanan wisata kenangan. Mereka mengunjungi kota kelahiran dan kota-kota yang menyimpan kenangan. Kunjungan mereka lantas menginspirasi lagu-lagunya.

Artis-artis Indonesia pun kerap memamerkan perjalanan ke kampung halaman atau tempat-tempat yang memiliki kenangan. Bukan hanya kenangan masa kecil, para artis yang sudah kondang itu juga bercerita tentang masa-masa sulit dalam kehidupannya di suatu tempat.

Memang wisata kenangan selalu akan mereduksi masa lalu bagi seseorang. Mengunjungi Yogya dan menyusuri Jalan Malioboro punya makna nostalgia bagi orang yang pernah lama tinggal di Yogya; entah untuk kepentingan kuliah maupun bekerja.

Bandung juga menjadi kota yang memberikan kenangan bagi banyak orang. Selain berbagai objek wisata yang menarik di Bandung, Jalan Braga merupakan tempat yang sering dianggap menyimpan kenangan bagi mereka yang pernah tinggal di Kota Kembang itu.

Pengembangan

Mengunjungi tempat-tempat yang mengingatkan pada masa lalu dapat membangkitkan kenangan positif, memberikan rasa nyaman dan kebahagiaan. Jika hendak dikemas sebagai paket wisata, maka pengembangannya harus memperhatikan faktor emosional tersebut.

Selanjutnya, pengembangan nostalgic tourism melibatkan berbagai upaya untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan memperkuat nilai budaya serta sejarah di suatu destinasi. Upaya yang dapat dilakukan adalah melestarikan bangunan bersejarah, situs budaya, dan tradisi lokal agar tetap terjaga.

Membuat dan menawarkan paket wisata kenangan dapat menjadi salah satu pilihan dalam pengembangan pariwisata di daerah. Paket wisata dapat berfokus pada pengalaman nostalgia, seperti tur sejarah, festival budaya, atau acara yang berkaitan dengan tradisi lokal suatu daerah. Ada kalanya orang mengunjungi suatu daerah karena memiliki kenangan dengan tradisi yang pernah disaksikan di masa lalu.

Mengembangkan paket wisata kenangan di daerah memerlukan kolaborasi dengan para seniman maupun budayawan. Sejarah suatu kota atau daerah oleh para seniman dapat dikemas menjadi menarik lewat pameran seni maupun festival budaya.

Berwisata sambil mengenang masa lalu menjadi sensasi tersendiri bagi wisatawan. Rekreasi, relaksasi, dan sentimen emosional akan mewarnai perjalanan wisata. Maka, sentuhan emosional akan menjadi penting dalam promosi nostalgic tourism ini. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Bali Perlu Desain dan Terapi Kejut Pariwisata
“Silent Tourism”: Berwisata dalam Kesenyapan
Mencermati Tren Pariwisata Indonesia 2025
“Voluntourism”: Berwisata Seraya Berderma
“Historical 65 City Tour”: Sisi Kelam Gemerlap Pariwisata Bali
Meraba Kecenderungan Pilihan Destinasi Wisata
Tags: kenangannostalgiaPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Molen Asnawi

Next Post

Saiban: Kerinduan yang Tak Terucap dan Tak Terungkap

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Saiban: Kerinduan yang Tak Terucap dan Tak Terungkap

Saiban: Kerinduan yang Tak Terucap dan Tak Terungkap

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co