13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Meraba Kecenderungan Pilihan Destinasi Wisata

Chusmeru by Chusmeru
December 3, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PILIHAN berwisata di Indonesia begitu banyak. Objek dan daya tarik wisata tersebar dari Aceh hingga ke Papua. Moda transportasi pun memanjakan wisatawan untuk berkunjung dari satu destinasi ke destinasi lain.

Gairah berwisata juga mulai menunjukkan tanda-tanda menggembirakan. Kondisi perekonomian Indonesia yang tak menentu tidak menyurutkan minat orang untuk berwisata. Apalagi pemerintah memanjakannya dengan kebijakan hari libur nasional yang cukup banyak di tahun 2024 ini.

Meski demikian, persebaran wisatawan ternyata tidak merata di Tanah Air. Wisatawan domestik masih menumpuk di dua pulau, Jawa dan Bali. Begitu pun destinasi wisata yang dikunjungi juga belum menunjukkan persebaran yang berarti.

Berdasarkan data Survei GoodStats pada Agustus 2024, terdapat 10 kota yang favorit dikunjungi orang Indonesia untuk liburan. Yogyakarta menempati peringkat pertama dengan 71,2 persen orang ingin mengunjunginya. Orang akan meraba, mengapa Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota budaya itu menempati urutan pertama.

Peringkat kedua ditempati Denpasar dengan 70,4 persen. Angka ini barangkali dikarenakan Denpasar identik dengan Bali. Padahal jika dilihat dari sarana dan prasarana pariwisata, sebagian besar ada di Kabupaten Badung. Wisatawan lebih familiar dengan Denpasar ketimbang Badung.

Bandung, Jawa Barat menempati urutan ketiga dengan 52,4 persen. Kota Kembang ini menarik banyak orang untuk berkunjung. Orang juga akan meraba-raba, mengapa Bandung banyak dikunjungi wiasatawan, padahal kota Bandung kini berhadapan dengan kemacetan lalu lintas.

Bogor, Jawa Barat berada di urutan keempat dengan 34,1 persen orang ingin berkunjung. Bogor dikenal sebagai Kota Hujan. Bogor juga identik dengan Puncak, yang hingga kini masih memiliki daya pikat bagi wisatawan untuk menikmati liburan.

Kota Malang, jawa Timur di posisi kelima, menjadi kota favorit 20,5 persen orang Indonesia untuk berlibur di tahun 2024. Malang yang dikenal sebagai Kota Apel memiliki banyak objek dan daya tarik wisata. Salah satunya adalah kawasan Batu, Malang.

Jakarta menjadi kota yang masih ingin dikunjungi, meski hanya 15 persen. Kemacetan dan polusi yang melanda Jakarta tidak menyurutkan wisatawan domestik untuk berkunjung ke Jakarta. Sebagai kota bisnis, Jakarta masih memiliki daya pikat.

Sebagian besar kota yang dikunjungi wisatawan domestik tahun 2024 berada di Pulau jawa. Sedangkan di Luar jawa terdapat kota Mataram (9,1%), Banda Aceh (9%), Bukittinggi (8,6%), dan Manado (5,6%).

Alasan Berkunjung

Setiap wisatawan tentu memiliki alasan tersendiri untuk berkunjung ke suatu kota. Nama besar satu kota tidak memberi jaminan untuk dikunjungi wisatawan. Beberapa nama kota terkenal tidak masuk dalam 10 besar, seperti Semarang, Solo, Surabaya, Medan, Batam, Ambon, dan Makassar.

Berdasarkan data GoodStats, sebagian besar wisatawan menyatakan mengunjungi kota-kota favorit itu  karena banyak pilihan tempat wisata menarik (89%). Sepertinya saat ini wisatawan tidak hanya mengunjungi satu objek wisata ketika berkunjung ke satu kota. Oleh karenanya, kota yang menawarkan banyak pilihan objek wisata akan digemari wisatawan.

Keindahan alam yang menakjubkan menjadi alasan wisatawan berkunjung (74%). Tak heran jika kini banyak dijumpai beberapa daerah yang mengeksplorasi alam untuk dijadikan daya tarik wisata. Yogya, Bandung, dan Malang menyuguhkan keindahan alam kepada wisatawan. Begitu pun dengan Manado yang memiliki Taman Nasional Bunaken.

Tempat-tempat bersejarah diminati oleh wisatawan (53%). Sedangkan kuliner yang khas dan lezat juga menjadi alasan berkunjung (47%). Yogyakarta, Denpasar, Bandung, Malang, Jakarta, dan Bukittinggi memiliki banyak tempat bersejarah. Kuliner kota-kota tersebut juga khas dan unik.

Aksesibilitas dan amenitas menjadi pertimbangan bagi wisatawan ketika mengunjungi satu kota. Hal itu mencakup sarana dan prasarana pariwisata yang mendukung, kemudahan akses, dan transportasi umum yang memadai. Semua itu akan membuat wisatawan terkesan. Apalagi 15 persen wisatawan juga menjadikan pusat perbelanjaan sebagai salah satu alasan berkunjung.

Inovasi dan Rebranding

Membaca data GoodStats tentang kota-kota favorit untuk dikunjungi, dapat diraba kecenderungan pilihan destinasi oleh wisatawan. Banyaknya alternatif objek wisata di suatu kota, sarana dan prasarana yang mendukung, serta kuliner khas menjadi pertimbangan wisatawan.

Bukan berarti kota-kota yang tidak masuk dalam 10 besar kota favorit itu tidak menarik untuk dikunjungi. Diperlukan upaya serius untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan melalui inovasi produk wisatanya, baik berupa objek wisata maupun daya tarik wisatanya.

Kuliner sepertinya masalah yang sepele. Namun wisatawan kekinian ternyata menganggap kuliner sebagai faktor penting dalam berwisata. Oleh karenanya promosi terkait kuliner khas suatu daerah menjadi penting untuk dioptimalkan.

Branding kota juga merupakan hal penting untuk dicermati. Kota Solo, Jawa tengah misalnya; memiliki banyak pusat kuliner yang lezat dan murah. Keberadaan Kesultanan Mangkunegaran telah dikenal banyak orang. Namun Solo tidak masuk daftar 10 besar kota favorit wisatawan.

Selama ini Solo dikenal menjadi salah satu kota dengan biaya hidup yang murah. Namun hasil survei GoodStats, Solo lebih dikenal sebagai kota pilihan untuk menikmati masa tua atau pensiun (63,1%). Jika ingin menggaet wisatawan lebih banyak, maka Solo perlu melakukan rebranding agar tidak sekadar kota tujuan bagi orang-orang tua.

Kota Batam juga tidak masuk dalam 10 kota favorit dikunjungi wisatawan. Batam lebih dikenal sebagai kota bekerja. Padahal sebagai salah satu kota tujuan wisata di Indonesia, Batam memiliki keindahan kota yang cukup lengkap. Mulai dari destinasi wisata belanja, alam , pantai dan resort mewah.

Oleh karena itu perlu inovasi dan rebranding agar Batam bukan hanya menjadi destinasi bagi para pekerja. Promosi destinasi wisata perlu lebih masif. Event-event yang berskala nasional dan internasional perlu diadakan di destinasi wisata Batam.

Wisatawan saat ini memang ingin dimanjakan dengan berbagai fasilitas, objek, dan daya tarik wisata. Kota yang mampu memberikan banyak ekspektasi kepada wisatawan akan dikunjungi tidak cukup sekali. Boleh jadi berungkali, dengan mengajak orang yang berbeda. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Wisata Ziarah Berharap Berkah
Manajemen Penanganan Bencana dalam Pariwisata
Badan Intelijen Keuangan: Urgensi dan Tantangan Komunikasi
Menguak Janji Prabowo jadikan Bali sebagai “The New Hong Kong”
Wisata Halal, untuk Siapa?
Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran

Tags: destinasi wisataobyek wisataPariwisatapariwisata indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Batur Utara Aktivasi Lokakarya dan Pameran Arsip “Citralana Bebaturan”

Next Post

Ayu Restia Putri, Gen Z dari Desa Les: Teruskan Hidup dengan Melatih Tari untuk Anak-anak Desa

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Ayu Restia Putri, Gen Z dari Desa Les: Teruskan Hidup dengan Melatih Tari untuk Anak-anak Desa

Ayu Restia Putri, Gen Z dari Desa Les: Teruskan Hidup dengan Melatih Tari untuk Anak-anak Desa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co