2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Badan Intelijen Keuangan: Urgensi dan Tantangan Komunikasi

Chusmeru by Chusmeru
November 12, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PRESIDEN Prabowo Subianto telah membentuk Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan. Pembentukan badan yang beraroma intelijen itu termaktub dalam Peraturan Presiden Nomor 158 tahun 2024 tentang Kementerian Keuangan. Publik dan media lebih mengenalnya sebagai Badan Intelijen Keuangan.

Badan yang baru diumumkan beberapa hari lalu tersebut berada dalam struktur organisasi di bawah Kementerian Keuangan, bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan. Tugas badan itu adalah menyelenggarakan pengembangan dan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi, serta pengelolaan data, informasi, dan intelijen keuangan.

Sedangkan fungsinya adalah menyusun kebijakan teknis, rencana dan program pengembangan dan pengelolaan teknologi dan komunikasi, pengelolaan data, informasi, dan intelijen keuangan. Selain itu juga melakukan transformasi digital dan manajemen perubahan. Sepintas, badan tersebut menyerupai badan intelijen dalam tugas dan fungsinya.

Lantas, apa urgensi Presiden Prabowo membentuk badan telik sandi keuangan itu? Menyimak dari beberapa pernyataan Prabowo, masalah ekonomi dan keuangan merupakan persoalan serius pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinannya. Tidak heran jika posisi Kementerian Keuangan saat ini langsung berada di bawah Presiden, bukan lagi di bawah Menko Perekonomian.

Urgensi lain terkait pembentukan badan intelijen di bidang keuangan itu adalah target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 yang telah ditetapkan sebesar 8 %. Target yang sangat ambisius. Selain itu juga harus memastikan pengelolaan dan pemanfaatan APBN sebesar Rp 3.005,1 triliun.

Masalah ekonomi Indonesia ke depan semakin berat tantangannya. Bukan hanya seputar target pertumbuhan dan APBN saja. Pemerintah harus bekerja keras untuk urusan pendapatan negara, devisa, investasi, inflasi, hutang luar negeri, dan keamanan keuangan negara. Akankah badan ini dapat bekerja sebagai supporting system bagi Kementerian Keuangan?

Tantangan

Sebagai badan baru dalam Kementerian Keuangan, lembaga ini tentu saja banyak tantangan. Apakah Badan Intelijen Keuangan itu nantinya juga akan berkiprah seperti halnya badan intelijen lainnya? Jika demikian, tentu akan banyak tantangan seiring dengan dinamika ekonomi dan politik nasional serta internasional.

Tantangan pertama berkaitan dengan tugas dan fungsi Badan Intelijen Keuangan. Tumpang tindih atau overlapping dalam tugas di lapangan kemungkinan terjadi antara badan ini dengan Badan Intelijen Negara (BIN), karena BIN juga memiliki Deputi Bidang Intelijen Ekonomi atau Deputi IV BIN.

 Terkait dengan teknologi informasi, komunikasi, dan transformasi digital, BIN juga memiliki Deputi Bidang Teknologi atau Deputi V BIN. Mengapa pemerintah tidak mengoptimalkan kinerja BIN saja? Tentu hanya Presiden Prabowo yang bisa menjawab.

Tantangan kedua adalah masalah kredibilitas laporan intelijen yang diterima Presiden sebagai user semua informasi intelijen. Manakah laporan informasi intelijen keuangan yang akan dipercaya Presiden? Apakah laporan dari Badan Intelijen Keuangan ataukah laporan Badan Intelijen Negara?

Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Laporan intelijen yang bernilai Akurat 1 atau A1 yang diperoleh Badan Intelijen Keuangan ternyata oleh BIN dianggap bernilai Akurat 2 atau A2. Laporan Badan Intelijen Keuangan yang Sangat Dipercaya (completely reliable ) dapat menjadi Biasanya Dapat Dipercaya (usually reliable). Itu semua lantaran laporan tidak dikuatkan oleh sumber lain (confirmed by other sources), sehingga hanya bernilai Benar (probably true).  

Tantangan ketiga menyangkut masalah komunikasi dan koordinasi. Hal ini menjadi masalah klasik di lapangan dalam dunia intelijen. Sikap sektoral masih sering terjadi pada aparat intelijen. Mereka tidak bersedia berbagi informasi intelijen. Informasi intelijen ditahan sendiri. Aparat intelijen juga saling mencuri informasi. Bahkan Kepala BIN, Muhammad Herindra sempat melontarkan sindiran bahwa aparat intelijen saling “menginteli” ( Merdeka.com, 7/11/2024).

Persoalan Human Intelligence

Badan Intilijen Keuangan tentunya akan menjalankan fungsi intelijen pada umumnya. Selain penyelidikan dan penggalangan, badan itu juga akan melakukan pengamanan keuangan negara. Kegiatan pengumpulan dan pengolahan data (Pulahta) keuangan menjadi kegiatan keseharian.

Persoalannya, apakah badan intelijen milik Kementerian Keuangan itu sudah memikirkan persoalan human intelligence ( Humint) mereka? Ini berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM) aparat intelijen keuangan. Apakah Humint akan disiapkan dari dalam Kementerian Keuangan sendiri?

Secanggih apa pun teknologi yang digunakan oleh Badan Intelijen Keuangan, faktor manusia akan sangat menentukan. Kendala kinerja dapat saja terjadi jika kualitas Humint buruk. Operasi intelijen bidang keuangan dapat gagal jika aparat di lapangan tidak memiliki sense of intelligence.

Menjadi aparat intelijen tidak hanya diperoleh melalui pelatihan dalam hitungan hari, minggu, atau bulan. Diperlukan waktu dan pengalaman panjang dalam berbagai aktivitas dan operasi intelijen. Idealnya, badan intelijen milik Kementerian Keuangan itu juga merekrut aparat intelijen dari BIN.

Agen-agen intelijen BIN sudah memiliki conditioning yang panjang, bukan hanya mengumpulkan dan menganalisis informasi, tetapi juga menghasilkan produk intelijen. Selebihnya, aparat intelijen itu bisa direkrut dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki kajian strategis di bidang intelijen ekonomi.

Persoalan Komunikasi

Komunikasi merupakan titik lemah dalam kegiatan intelijen, termasuk nantinya dalam intelijen keuangan. Banyak kasus, sebuah operasi intelijen mengalami kegagalan hanya karena masalah yang sepele, seperti cover aparat intelijen. Diperlukan rencana strategi komunikasi serta perkiraan risiko yang terjadi jika berhadapan dengan kegagalan.

Prinsip Velox et Exactus perlu diterapkan dalam intelijen keuangan, yaitu kecepatan dan ketepatan. Kesegeraan dan ketepatan informasi intelijen sangat dibutuhkan pemerintah. Pola dan metode komunikasi intelijen akan sangat menentukan sejauhmana aparat intelijen keuangan melihat, mendengar, menulis, dan menyampaikan informasi secara cepat dan tepat.

Metode terbuka dan tertutup, langsung dan tidak langsung (cut out) menjadi pilihan dalam komunikasi intelijen. Potensi terjadinya laporan informasi intelijen yang salah dan bias sangat besar. Laporan intelijen lebih cenderung menjadi cooked intelligence atau witchcraft intelligence, karena tidak dilakukan berdasarkan komunikasi dan administrasi intelijen yang benar serta hanya untuk menyenangkan atasan.

Prinsip intelijen adalah kerahasiaan. Artinya, intelijen keuangan harus bekerja dalam kesenyapan. Namun bukan berarti komunikasi intelijen hanya diperoleh melalui open source intelligence, tetapi juga berbagai saluran komunikasi seperti signal intelligence, electronic intelligence, maupun imagery intelligence. Tidak tertutup kemungkinan juga aparat intelijen keuangan dibekali intelligence device dalam berkomunikasi.

Harapan besar tentu tertuju pada Badan Intelijen Keuangan. Lembaga baru ini diharapkan tidak sekadar melakukan rutinitas sebagaimana pegawai negeri biasa. Lembaga ini harus mampu mencegah kebocoran anggaran kementerian hingga membongkar kasus-kasus penyelewengan keuangan negara.       

Tidak ada yang sulit bagi intelijen keuangan untuk menjalankan tugas dan fungsinya. Serapat dan setertutup apa pun informasi itu harus dapat diperoleh. Filosofi intelijen mengatakan, “Jika ada sebuah pintu tertutup rapat, ada angin di sana, maka di sana ada intelijen”.[T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Menguak Janji Prabowo jadikan Bali sebagai “The New Hong Kong”
Wisata Halal, untuk Siapa?
Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran
Lakalantas di Bali: Warisan Tata Kelola Pariwisata yang Salah Arah
Wisata Massal: Godaan Mengundang Kesal
Tags: Badan Intelijen KeuanganGibranPrabowo Subianto
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bumerang Disrupsi Teknologi dan Informasi: Habis “FoMO”, Terbitlah “Doom Spending”

Next Post

Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co