23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Badan Intelijen Keuangan: Urgensi dan Tantangan Komunikasi

Chusmeru by Chusmeru
November 12, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

PRESIDEN Prabowo Subianto telah membentuk Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan. Pembentukan badan yang beraroma intelijen itu termaktub dalam Peraturan Presiden Nomor 158 tahun 2024 tentang Kementerian Keuangan. Publik dan media lebih mengenalnya sebagai Badan Intelijen Keuangan.

Badan yang baru diumumkan beberapa hari lalu tersebut berada dalam struktur organisasi di bawah Kementerian Keuangan, bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan. Tugas badan itu adalah menyelenggarakan pengembangan dan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi, serta pengelolaan data, informasi, dan intelijen keuangan.

Sedangkan fungsinya adalah menyusun kebijakan teknis, rencana dan program pengembangan dan pengelolaan teknologi dan komunikasi, pengelolaan data, informasi, dan intelijen keuangan. Selain itu juga melakukan transformasi digital dan manajemen perubahan. Sepintas, badan tersebut menyerupai badan intelijen dalam tugas dan fungsinya.

Lantas, apa urgensi Presiden Prabowo membentuk badan telik sandi keuangan itu? Menyimak dari beberapa pernyataan Prabowo, masalah ekonomi dan keuangan merupakan persoalan serius pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinannya. Tidak heran jika posisi Kementerian Keuangan saat ini langsung berada di bawah Presiden, bukan lagi di bawah Menko Perekonomian.

Urgensi lain terkait pembentukan badan intelijen di bidang keuangan itu adalah target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 yang telah ditetapkan sebesar 8 %. Target yang sangat ambisius. Selain itu juga harus memastikan pengelolaan dan pemanfaatan APBN sebesar Rp 3.005,1 triliun.

Masalah ekonomi Indonesia ke depan semakin berat tantangannya. Bukan hanya seputar target pertumbuhan dan APBN saja. Pemerintah harus bekerja keras untuk urusan pendapatan negara, devisa, investasi, inflasi, hutang luar negeri, dan keamanan keuangan negara. Akankah badan ini dapat bekerja sebagai supporting system bagi Kementerian Keuangan?

Tantangan

Sebagai badan baru dalam Kementerian Keuangan, lembaga ini tentu saja banyak tantangan. Apakah Badan Intelijen Keuangan itu nantinya juga akan berkiprah seperti halnya badan intelijen lainnya? Jika demikian, tentu akan banyak tantangan seiring dengan dinamika ekonomi dan politik nasional serta internasional.

Tantangan pertama berkaitan dengan tugas dan fungsi Badan Intelijen Keuangan. Tumpang tindih atau overlapping dalam tugas di lapangan kemungkinan terjadi antara badan ini dengan Badan Intelijen Negara (BIN), karena BIN juga memiliki Deputi Bidang Intelijen Ekonomi atau Deputi IV BIN.

 Terkait dengan teknologi informasi, komunikasi, dan transformasi digital, BIN juga memiliki Deputi Bidang Teknologi atau Deputi V BIN. Mengapa pemerintah tidak mengoptimalkan kinerja BIN saja? Tentu hanya Presiden Prabowo yang bisa menjawab.

Tantangan kedua adalah masalah kredibilitas laporan intelijen yang diterima Presiden sebagai user semua informasi intelijen. Manakah laporan informasi intelijen keuangan yang akan dipercaya Presiden? Apakah laporan dari Badan Intelijen Keuangan ataukah laporan Badan Intelijen Negara?

Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Laporan intelijen yang bernilai Akurat 1 atau A1 yang diperoleh Badan Intelijen Keuangan ternyata oleh BIN dianggap bernilai Akurat 2 atau A2. Laporan Badan Intelijen Keuangan yang Sangat Dipercaya (completely reliable ) dapat menjadi Biasanya Dapat Dipercaya (usually reliable). Itu semua lantaran laporan tidak dikuatkan oleh sumber lain (confirmed by other sources), sehingga hanya bernilai Benar (probably true).  

Tantangan ketiga menyangkut masalah komunikasi dan koordinasi. Hal ini menjadi masalah klasik di lapangan dalam dunia intelijen. Sikap sektoral masih sering terjadi pada aparat intelijen. Mereka tidak bersedia berbagi informasi intelijen. Informasi intelijen ditahan sendiri. Aparat intelijen juga saling mencuri informasi. Bahkan Kepala BIN, Muhammad Herindra sempat melontarkan sindiran bahwa aparat intelijen saling “menginteli” ( Merdeka.com, 7/11/2024).

Persoalan Human Intelligence

Badan Intilijen Keuangan tentunya akan menjalankan fungsi intelijen pada umumnya. Selain penyelidikan dan penggalangan, badan itu juga akan melakukan pengamanan keuangan negara. Kegiatan pengumpulan dan pengolahan data (Pulahta) keuangan menjadi kegiatan keseharian.

Persoalannya, apakah badan intelijen milik Kementerian Keuangan itu sudah memikirkan persoalan human intelligence ( Humint) mereka? Ini berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM) aparat intelijen keuangan. Apakah Humint akan disiapkan dari dalam Kementerian Keuangan sendiri?

Secanggih apa pun teknologi yang digunakan oleh Badan Intelijen Keuangan, faktor manusia akan sangat menentukan. Kendala kinerja dapat saja terjadi jika kualitas Humint buruk. Operasi intelijen bidang keuangan dapat gagal jika aparat di lapangan tidak memiliki sense of intelligence.

Menjadi aparat intelijen tidak hanya diperoleh melalui pelatihan dalam hitungan hari, minggu, atau bulan. Diperlukan waktu dan pengalaman panjang dalam berbagai aktivitas dan operasi intelijen. Idealnya, badan intelijen milik Kementerian Keuangan itu juga merekrut aparat intelijen dari BIN.

Agen-agen intelijen BIN sudah memiliki conditioning yang panjang, bukan hanya mengumpulkan dan menganalisis informasi, tetapi juga menghasilkan produk intelijen. Selebihnya, aparat intelijen itu bisa direkrut dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki kajian strategis di bidang intelijen ekonomi.

Persoalan Komunikasi

Komunikasi merupakan titik lemah dalam kegiatan intelijen, termasuk nantinya dalam intelijen keuangan. Banyak kasus, sebuah operasi intelijen mengalami kegagalan hanya karena masalah yang sepele, seperti cover aparat intelijen. Diperlukan rencana strategi komunikasi serta perkiraan risiko yang terjadi jika berhadapan dengan kegagalan.

Prinsip Velox et Exactus perlu diterapkan dalam intelijen keuangan, yaitu kecepatan dan ketepatan. Kesegeraan dan ketepatan informasi intelijen sangat dibutuhkan pemerintah. Pola dan metode komunikasi intelijen akan sangat menentukan sejauhmana aparat intelijen keuangan melihat, mendengar, menulis, dan menyampaikan informasi secara cepat dan tepat.

Metode terbuka dan tertutup, langsung dan tidak langsung (cut out) menjadi pilihan dalam komunikasi intelijen. Potensi terjadinya laporan informasi intelijen yang salah dan bias sangat besar. Laporan intelijen lebih cenderung menjadi cooked intelligence atau witchcraft intelligence, karena tidak dilakukan berdasarkan komunikasi dan administrasi intelijen yang benar serta hanya untuk menyenangkan atasan.

Prinsip intelijen adalah kerahasiaan. Artinya, intelijen keuangan harus bekerja dalam kesenyapan. Namun bukan berarti komunikasi intelijen hanya diperoleh melalui open source intelligence, tetapi juga berbagai saluran komunikasi seperti signal intelligence, electronic intelligence, maupun imagery intelligence. Tidak tertutup kemungkinan juga aparat intelijen keuangan dibekali intelligence device dalam berkomunikasi.

Harapan besar tentu tertuju pada Badan Intelijen Keuangan. Lembaga baru ini diharapkan tidak sekadar melakukan rutinitas sebagaimana pegawai negeri biasa. Lembaga ini harus mampu mencegah kebocoran anggaran kementerian hingga membongkar kasus-kasus penyelewengan keuangan negara.       

Tidak ada yang sulit bagi intelijen keuangan untuk menjalankan tugas dan fungsinya. Serapat dan setertutup apa pun informasi itu harus dapat diperoleh. Filosofi intelijen mengatakan, “Jika ada sebuah pintu tertutup rapat, ada angin di sana, maka di sana ada intelijen”.[T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Menguak Janji Prabowo jadikan Bali sebagai “The New Hong Kong”
Wisata Halal, untuk Siapa?
Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran
Lakalantas di Bali: Warisan Tata Kelola Pariwisata yang Salah Arah
Wisata Massal: Godaan Mengundang Kesal
Tags: Badan Intelijen KeuanganGibranPrabowo Subianto
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bumerang Disrupsi Teknologi dan Informasi: Habis “FoMO”, Terbitlah “Doom Spending”

Next Post

Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Melihat Jatayu Menari di Jatiluwih

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co