23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mencermati Tren Pariwisata Indonesia 2025

Chusmeru by Chusmeru
December 29, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

BANYAK harapan dari pemangku kepentingan di sektor pariwisata pada tahun 2025. Meski berbeda cara, harapan itu hampir sama. Peningkatan angka kunjungan wisatawan dan pendapatan dari sektor pariwisata adalah harapan semua pihak.

Sementara itu, industri pariwisata sangat sulit diprediksi perkembangannya. Itu semua karena pariwisata adalah industri yang menjual jasa pelayanan. Banyak faktor ikut berpengaruh terhadap fluktuasi bisnis pariwisata, seperti faktor resesi ekonomi, keamanan, dan bencana alam.

Kasus pandemi Covid-19 menjadi contoh, betapa industri pariwisata dunia terpuruk hampir lebih dari tiga tahun. Tragedi Bom Bali tahun 2002 juga berdampak sangat serius bagi pariwisata Tanah Air. Meski demikian, optimisme tetap perlu ditumbuhkan menyongsong pariwisata tahun 2025.

Mencermati perkembangan pariwisata Indonesia tahun 2024, sepertinya tren di tahun 2025 tidak terdapat perubahan yang terlalu drastis. Angka kunjungan tidak akan naik terlalu tinggi, mengingat kondisi perekonomian yang semakin tak menentu.

Tren pariwisata Indonesia tahun 2025 sangat dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu perilaku wisatawan, pilihan destinasi, dan kebijakan di sektor pariwisata. Ketiga hal itu akan menentukan pola pergerakan wisatawan, destinasi pilihan wisatawan, dan tata kelola pariwisata Indonesia ke depan.

Perilaku Wisatawan

Wisatawan di tahun 2025 sudah tidak lagi tergantung pada biro perjalanan dalam menentukan perjalanan wisatanya. Internet, media sosial, dan AI (Artificial Intelligence) akan dimanfaatkan untuk merencanakan, mencari informasi wisata, serta memutuskan pembelian produk wisata.

Kondisi ekonomi, baik global maupun nasional, memang belum mengembirakan. Namun perilaku wisatawan banyak yang didorong oleh fenomena doom spending. Fenomena ini mendorong wisatawan membeli produk wisata di tengah ketidakpastian ekonomi. Perilaku berwisata yang tidak rasional ini dipicu oleh emosi negatif, stres, kecemasan, maupun kemudahan dalam platform e-commerce.

Perilaku wisatawan yang doom spending biasanya melanda generasi Z dan milenial. Mereka tidak peduli dengan kesadaran finansial. Apa saja akan dibeli, termasuk membeli produk wisata. Promosi wisata yang menggiurkan akan menggoda wisatawan Z dan milenial. Apalagi didukung oleh prinsip hidup mereka YOLO (You Only Live Once), hidup hanya sekali; maka berwisata itu penting.

Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) juga masih mewarnai perilaku wisatawan. Wisatawan Z dan milenial masih terpengaruh oleh konten media sosial yang menampilkan destinasi wisata. Apalagi jika destinasi wisata populer yang dikunjungi oleh artis, figur publik, maupun influencer di media sosial.

Dampak pandemi Covid-19 mengubah perilaku orang dalam berwisata. Tahun 2025 wisatawan cenderung bersifat personal, mengunjungi objek wisata sendiri, bersama pasangan atau kelompok kecil. Bukan lagi berwisata dengan rombongan dalam jumlah besar. Berwisata lebih bernilai personal, bukan sosial.

Pilihan Destinasi

Terkait dengan pilihan destinasi wisata yang akan dikunjungi, wisatawan terbelah menjadi dua tipe. Pertama, adalah wisatawan yang lebih menyukai destinasi wisata massal yang populer. Pantai dan taman rekreasi menjadi objek wisata pilihannya. Alasannya sangat pragmatis, destinasi massal memungkinan wisatawan berinteraksi dengan orang dari berbagai penjuru, dan tersedia banyak fasilitas.

Sedangkan yang kedua, wisatawan yang lebih memilih destinasi wisata yang sepi dengan melakukan silent travelling. Alasannya lebih bersifat idealis dan futuristik, yaitu menjaga keberlanjutan destinasi dengan menikmati perjalanan wisata secara personal.

Kuliner akan menjadi faktor penting bagi wisatawan dalam menentukan destinasi wisata pilihannya. Saat berkunjung ke destinasi, wisatawan bukan hanya menikmati objek wisata saja, tetapi juga berburu kuliner. Apalagi konten media sosial saat ini banyak menyajikan tayangan beragam kuliner daerah.

Selain kuliner, atraksi seni budaya juga banyak diminati wisatawan di tahun 2025. Alasannya, wisatawan ingin mendapatkan pengalaman yang autentik dalam berwisata. Mengunjungi festival budaya, ritual adat daerah, maupun konser musik menjadi bagian dari agenda wisata seseorang.

Destinasi wisata yang mengusung konsep berkelanjutan menjadi pertimbangan wisatawan. Objek wisata yang sejuk, hijau, dan nyaman lebih dipilih ketimbang objek wisata yang ramai, padat, polutif, dan didera kemacetan lalu lintas setiap hari.

Tata Kelola

Pariwisata Indonesia di tahun 2025 sepertinya tidak ada perubahan yang signifikan dalam urusan tata kelola. Banyak pihak yang bergerak di sektor pariwisata bermain dengan wacana. Konsep pengembangan pariwisata begitu bagus, namun nihil implementasi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Quality tourism atau pariwisata berkualitas menjadi pokok bahasan serius dalam setiap seminar dan pidato pejabat. Sayangnya, konsep ini juga acapkali menjadi sekadar wacana tanpa dibarengi tata kelola yang baik. Hotel, vila, dan resort pariwisata terus dibangun, seolah siap menampung wisatawan sebanyak mungkin.

Pariwisata berkelanjutan terus digaungkan. Akan tetapi banyak terjadi alih fungsi lahan produktif untuk kepentingan pariwisata. Tebing-tebing dibombardir untuk resort pariwisata. Perbukitan kehilangan keindahan lantaran tertutup wahana wisata. Perusakan lingkungan terus terjadi, sementara konservasi selalu terlambat sebagai antisipasi.

Kontradiksi tata kelola pariwisata Indonesia tahun 2025 akan terus terjadi. Pengembangan pariwisata yang berbasis masyarakat (community base tourism) dibarengi pula dengan semakin leluasanya investor asing berbisnis wisata di Indonesia.

Pemerintah akan selalu mendorong masyarakat untuk berwisata dengan dalih peningkatan pendapatan negara. Untuk itu hari libur nasional akan dimanfaatkan untuk mobilitas masyarakat berwisata. Namun tata kelola sektor transportasi tidak mendukung. Tiket transportasi yang mahal kerap dikeluhkan wisatawan.

Desa wisata akan menjadi andalan dalam pengembangan pariwisata di daerah. Akan tetapi tidak dibarengi dengan konsep yang jelas, sehingga desa wisata layaknya objek wisata populer. Nuansa pedesaan dikalahkan oleh berbagai wahana permainan. Pengawasan dan pembinaan pemerintah kurang optimal dalam pengembangan desa wisata.

Optimisme tetap diperlukan dalam menyikapi tren pariwisata tahun 2025. Apalagi Presiden Prabowo Subianto telah membentuk kabinet baru Kementerian Pariwisata. Saatnya bekerja untuk perkembangan pariwisata Indonesia. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

“Voluntourism”: Berwisata Seraya Berderma
“Historical 65 City Tour”: Sisi Kelam Gemerlap Pariwisata Bali
Meraba Kecenderungan Pilihan Destinasi Wisata
Wisata Ziarah Berharap Berkah
Manajemen Penanganan Bencana dalam Pariwisata
Badan Intelijen Keuangan: Urgensi dan Tantangan Komunikasi
Menguak Janji Prabowo jadikan Bali sebagai “The New Hong Kong”
Wisata Halal, untuk Siapa?
Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran
Tags: PariwisataPariwisata Berkelanjutantren pariwisatatrend
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Aku yang Sudah Lama Hilang: Menelisik Perubahan dalam Diri

Next Post

Susiawan dalam Pameran “Bridges of Light”: Pengalaman Transformatif yang Mendorong Dialog, Kreativitas, dan Refleksi

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails

‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

by Pande Susan
June 18, 2026
0
‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

SAAT matahari mulai menuju satu garis lurus di atas kepala, derau ritmis mengisi ruang di bawah atap Bale Daja rumahku...

Read moreDetails
Next Post
Susiawan dalam Pameran “Bridges of Light”: Pengalaman Transformatif yang Mendorong Dialog, Kreativitas, dan Refleksi

Susiawan dalam Pameran “Bridges of Light”: Pengalaman Transformatif yang Mendorong Dialog, Kreativitas, dan Refleksi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045
Esai

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

by Dewa Rhadea
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co