2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi Perjalanan: Antara Ujung Kulon dan Baluran

Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
December 27, 2024
in Tualang
Refleksi Perjalanan: Antara Ujung Kulon dan Baluran

Pantai di Ujung Kulon, Banten / Foto Dok.Penulis

SEJAUH mata memandang, peta ujung Banten dan ujung Jawa Timur antara Kecamatan  Sumur dan Baluran,  lokasi cagar alam sekaligus Taman Nasional yang dimiliki pulau Jawa. Satu berada di Ujung Kulon Banten, satunya di ujung timur pulau ini di Baluran Jawa Timur.

  Dalam sebuah perjalanan  saya menikmati sekali taman yang disediakan alam tanpa rekayasa tangan manusia, karunia Illahi yang dihadirkan di tanah Jawa ini. Perjalanan menggunakan kendaraan pribadi untuk menjelajah lokasi yang belum pernah saya ketahui dan sudah lama sekali saya impikan. Dengan niat mensyukuri nikmat Allah SWT, yang menurut banyak kabar dan cerita orang-orang, baik di media sosial maupun langsung saya dengar: “ begitu indah” katanya, dan menyenangkan lahir batin kita.

Dengan niat syukur tadi, dan memenuhi hasrat naluri ingin tahu saya, ada apa gerangan di sana.Saya hanya mendengar di ujung barat Jawa ada Badak bercula satu yang hanya ada di Tanah Air tercinta ini, dan di ujung timur pulau Jawa ada Banteng Jawa yang sangat tersohor pamornya.Bahkan dijadikan simbol perjuangan oleh Bung Karno “Banteng Kedaton” saat merintis kemerdekaan dengan para sabahat dan dijadikan lambang partainya.

Sumur Ujung Kulon

Sumur adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kecamatan Sumur merupakan kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon. Objek wisata yang ada di sana antara lain: Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Umang, Pulau Oar, Pulau Mangir, Pulau Badul, Pantai Legon, Pantai Daplangu, Pantai Keusik Panjang, Pantai Pani’is, Desa wisata Cinibung, Desa wisata Cihangasa, Desa wisata Pani’is.

Medio Mei 2023, saya melakukan perjalanan ke arah Sumur sambil silaturahmi kepada kawan kuliah yang tinggal di sana. Beberapa kali ajakan kawan, baru Mei 2023 saya memenuhi undangannya. Jujur  saya belum pernah main ke arah Ujung Kulon, memberanikan diri untuk jalan bersama teman–teman. Kami berangkat dari Kota Serang di pagi hari yang cerah cuacanya dan sangat mendukung, karena kami mengendarai sepeda motor dengan waktu tempuh sampai tujuan kisaran  tiga jam, sudah termasuk istirahat.

Penulis saat jeda dalam sebuah perjalanan | Foto” Dok. penulis

Kami sangat menikmati perjalanan,  menarik, dan membuka mata saya pada sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Sejauh mata memandang ketenangan suasana yang saya dapati, jauh dari hiruk pikuk kota, lalu dinginnya angin yang begitu tenang di alam.

Setiap pemandangan dan langkah memberikan pelajaran. Melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, membawa rasa syukur yang lebih besar, dan mengetahui betapa luas dan indahnya kehidupan di luar rutinitas saat kuliah; tidak lebih: antara kelas, kamar, laptop, perpustakaan, dan dosen.

Rute perjalanan arah Sumur sudah sangat bagus, jalannya mulus  untuk dilewati jenis kendaraan apa pun. Sungguh  indah lansekap panorama perjalanan menuju Sumur, setiap jarak kilometer jalan menyajikan lansekap yang indah tidak membuat bosan mata. Kita dapat melihat  laut, dan juga bukit pegunungan hijau yang memanjakan mata, lahir maupun batin.

Tiba di kecamatan Sumur, wilayah tempat ini luar biasa,  memiliki pantai sangat indah. Menyusuri pantai yang memiliki panorama yang indah kami menuju dermaga penyebrangan.  Kemudian  kami melakukan penyeberangan antarpulau menuju  pulau Oar, kami menaiki kapal nelayan untuk menyeberangi pulau Oar. Pulau Oar bagi saya adalah pengalaman pertama yang sangat fenomenal menghentak kalbu saya, untuk ingin melangkah, dan melangkah lagi mengarungi wilayah-wilayah yang belum saya kunjungi.

Allah Maha Besar dengan segala ciptaannya, saya bergumam dalam hati. Mengapa harus wisata ke luar negeri, padahal di kampung halaman kita juga banyak tempat yang sangat indah dan menakjubkan.

Taman Nasional Baluran

Pada kesempatan ini ingin  juga menceritakan perjalanan saya ke Taman Nasional Baluran yang berada di ujung Jawa Timur bagian timur. Taman Nasional Baluran adalah salah satu taman nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Namanya diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran.

Perjalanan ini menghabiskan waktu selama 16 jam naik kendaraan roda empat dari Kota Tangerang sampai Situbondo. Setiap kilometer terasa seperti penambahan cerita baru dalam kisah saya. Kami melewati jalan-jalan yang ramai, kota-kota yang tenang, dan pemandangan alam yang indah sebelum sampai ke tempat-tempat yang menakjubkan. Selama perjalanan di mobil, tawa, cerita lama, dan kadang-kadang keheningan menjadi teman.

Kebersamaan dengan orang tua membuat waktu terasa istimewa meskipun perjalanan panjang. Setiap perhentian untuk makan atau beristirahat menjadi waktu yang menyenangkan dan penuh kenangan.

Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik. Ini adalah perjalanan hati juga, yang mengingatkan saya pada betapa berharganya setiap saat bersama orang-orang tersayang. Setelah melewati hutan, jalan yang dikelilingi pohon yang kering terasa berbeda sekali, seperti di Afrika yang saya saksikan di media massa.

Pantai di Ujung Kulon, Banten | Foto Dok.Penulis

Kami tiba di Taman Nasional Baluran setelah perjalanan yang panjang. Suara yang berbeda langsung terasa saat keluar dari mobil. Pemandangan luas terhampar di depan mata, udara hangat menyapa, angin sepoi-sepoi membawa aroma khas alam liar. Hamparan padang rumput yang kering membentang sejauh mata memandang dengan pohon akasia yang tegak berdiri di tengah kesendirian, membuatnya mirip dengan savana Afrika.

Kami melihat burung merak yang bulu indahnya bersinar di bawah sinar matahari. Kawanan rusa yang berlarian bebas, kawanan monyet berkeliaran di mana-mana, dan kerbau yang berkumpul di dekat genangan air.

Suara alam, seperti kicauan burung dan gemerisik daun yang tertiup angin, menjadi simfoni yang menenangkan. Rasanya seperti berada di luar kota, di dunia lain. Waktu seolah melambat di sini, memberi kita kesempatan untuk benar-benar menikmati ketenangan dan keindahan Baluran. Dan saya bersama orang-orang terkasih hanya tersenyum bahagia menikmati saat-saat ini bersama, yang akan saya ingat selamanya sebagai bagian dari perjalanan yang luar biasa.

Dalam Al-Qur’an surat Al- An’am ayat 11 berbunyi: “Katakanlah (Nabi Muhammad), jelajahilah bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu.” Dalam Al-Qur’an surat Ar- Rahman ayat 33 berbunyi: “Wahai segenap jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, tembuslah”.

Tadabur, berwisata dengan mengagumi ciptaan Tuhan yang maha besar tentunya hal yang dinjurkan dalam setiap kepercayaan. Semoga tulisan ringan ini ada manfaat dan bermanfaat, salam travelling dan tetap waspada di jalanan. [T]

Menanam Pohon pada Hamparan Batu Tajam di Kawasan Yeh Mampeh, Kintamani : Antara Refleksi dan Nostalgia
Berburu Cahaya Pagi di Puncak Gunung Batur
Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]
Merajut Keberagaman, Belajar Buddhisme Hingga ke Negeri Gajah Putih Bersama Para Bikkhu
Sekilas tentang Manado, Kota yang Unik dan Menarik
Tags: BaluranbantenJawa TimurperjalananUjung Kulon
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Unggah-Ungguh Van Java

Next Post

Desa Peliatan Sarang Seniman, 50 di Antaranya Diberi Penghargaan Abisatya Sani Nugraha

Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi

Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi

Alumni Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Untirta, Banten

Related Posts

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
0
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

Read moreDetails

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails
Next Post
Desa Peliatan Sarang Seniman, 50 di Antaranya Diberi Penghargaan Abisatya Sani Nugraha

Desa Peliatan Sarang Seniman, 50 di Antaranya Diberi Penghargaan Abisatya Sani Nugraha

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co