3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi Perjalanan: Antara Ujung Kulon dan Baluran

Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
December 27, 2024
in Tualang
Refleksi Perjalanan: Antara Ujung Kulon dan Baluran

Pantai di Ujung Kulon, Banten / Foto Dok.Penulis

SEJAUH mata memandang, peta ujung Banten dan ujung Jawa Timur antara Kecamatan  Sumur dan Baluran,  lokasi cagar alam sekaligus Taman Nasional yang dimiliki pulau Jawa. Satu berada di Ujung Kulon Banten, satunya di ujung timur pulau ini di Baluran Jawa Timur.

  Dalam sebuah perjalanan  saya menikmati sekali taman yang disediakan alam tanpa rekayasa tangan manusia, karunia Illahi yang dihadirkan di tanah Jawa ini. Perjalanan menggunakan kendaraan pribadi untuk menjelajah lokasi yang belum pernah saya ketahui dan sudah lama sekali saya impikan. Dengan niat mensyukuri nikmat Allah SWT, yang menurut banyak kabar dan cerita orang-orang, baik di media sosial maupun langsung saya dengar: “ begitu indah” katanya, dan menyenangkan lahir batin kita.

Dengan niat syukur tadi, dan memenuhi hasrat naluri ingin tahu saya, ada apa gerangan di sana.Saya hanya mendengar di ujung barat Jawa ada Badak bercula satu yang hanya ada di Tanah Air tercinta ini, dan di ujung timur pulau Jawa ada Banteng Jawa yang sangat tersohor pamornya.Bahkan dijadikan simbol perjuangan oleh Bung Karno “Banteng Kedaton” saat merintis kemerdekaan dengan para sabahat dan dijadikan lambang partainya.

Sumur Ujung Kulon

Sumur adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kecamatan Sumur merupakan kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon. Objek wisata yang ada di sana antara lain: Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Umang, Pulau Oar, Pulau Mangir, Pulau Badul, Pantai Legon, Pantai Daplangu, Pantai Keusik Panjang, Pantai Pani’is, Desa wisata Cinibung, Desa wisata Cihangasa, Desa wisata Pani’is.

Medio Mei 2023, saya melakukan perjalanan ke arah Sumur sambil silaturahmi kepada kawan kuliah yang tinggal di sana. Beberapa kali ajakan kawan, baru Mei 2023 saya memenuhi undangannya. Jujur  saya belum pernah main ke arah Ujung Kulon, memberanikan diri untuk jalan bersama teman–teman. Kami berangkat dari Kota Serang di pagi hari yang cerah cuacanya dan sangat mendukung, karena kami mengendarai sepeda motor dengan waktu tempuh sampai tujuan kisaran  tiga jam, sudah termasuk istirahat.

Penulis saat jeda dalam sebuah perjalanan | Foto” Dok. penulis

Kami sangat menikmati perjalanan,  menarik, dan membuka mata saya pada sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Sejauh mata memandang ketenangan suasana yang saya dapati, jauh dari hiruk pikuk kota, lalu dinginnya angin yang begitu tenang di alam.

Setiap pemandangan dan langkah memberikan pelajaran. Melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, membawa rasa syukur yang lebih besar, dan mengetahui betapa luas dan indahnya kehidupan di luar rutinitas saat kuliah; tidak lebih: antara kelas, kamar, laptop, perpustakaan, dan dosen.

Rute perjalanan arah Sumur sudah sangat bagus, jalannya mulus  untuk dilewati jenis kendaraan apa pun. Sungguh  indah lansekap panorama perjalanan menuju Sumur, setiap jarak kilometer jalan menyajikan lansekap yang indah tidak membuat bosan mata. Kita dapat melihat  laut, dan juga bukit pegunungan hijau yang memanjakan mata, lahir maupun batin.

Tiba di kecamatan Sumur, wilayah tempat ini luar biasa,  memiliki pantai sangat indah. Menyusuri pantai yang memiliki panorama yang indah kami menuju dermaga penyebrangan.  Kemudian  kami melakukan penyeberangan antarpulau menuju  pulau Oar, kami menaiki kapal nelayan untuk menyeberangi pulau Oar. Pulau Oar bagi saya adalah pengalaman pertama yang sangat fenomenal menghentak kalbu saya, untuk ingin melangkah, dan melangkah lagi mengarungi wilayah-wilayah yang belum saya kunjungi.

Allah Maha Besar dengan segala ciptaannya, saya bergumam dalam hati. Mengapa harus wisata ke luar negeri, padahal di kampung halaman kita juga banyak tempat yang sangat indah dan menakjubkan.

Taman Nasional Baluran

Pada kesempatan ini ingin  juga menceritakan perjalanan saya ke Taman Nasional Baluran yang berada di ujung Jawa Timur bagian timur. Taman Nasional Baluran adalah salah satu taman nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Namanya diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran.

Perjalanan ini menghabiskan waktu selama 16 jam naik kendaraan roda empat dari Kota Tangerang sampai Situbondo. Setiap kilometer terasa seperti penambahan cerita baru dalam kisah saya. Kami melewati jalan-jalan yang ramai, kota-kota yang tenang, dan pemandangan alam yang indah sebelum sampai ke tempat-tempat yang menakjubkan. Selama perjalanan di mobil, tawa, cerita lama, dan kadang-kadang keheningan menjadi teman.

Kebersamaan dengan orang tua membuat waktu terasa istimewa meskipun perjalanan panjang. Setiap perhentian untuk makan atau beristirahat menjadi waktu yang menyenangkan dan penuh kenangan.

Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik. Ini adalah perjalanan hati juga, yang mengingatkan saya pada betapa berharganya setiap saat bersama orang-orang tersayang. Setelah melewati hutan, jalan yang dikelilingi pohon yang kering terasa berbeda sekali, seperti di Afrika yang saya saksikan di media massa.

Pantai di Ujung Kulon, Banten | Foto Dok.Penulis

Kami tiba di Taman Nasional Baluran setelah perjalanan yang panjang. Suara yang berbeda langsung terasa saat keluar dari mobil. Pemandangan luas terhampar di depan mata, udara hangat menyapa, angin sepoi-sepoi membawa aroma khas alam liar. Hamparan padang rumput yang kering membentang sejauh mata memandang dengan pohon akasia yang tegak berdiri di tengah kesendirian, membuatnya mirip dengan savana Afrika.

Kami melihat burung merak yang bulu indahnya bersinar di bawah sinar matahari. Kawanan rusa yang berlarian bebas, kawanan monyet berkeliaran di mana-mana, dan kerbau yang berkumpul di dekat genangan air.

Suara alam, seperti kicauan burung dan gemerisik daun yang tertiup angin, menjadi simfoni yang menenangkan. Rasanya seperti berada di luar kota, di dunia lain. Waktu seolah melambat di sini, memberi kita kesempatan untuk benar-benar menikmati ketenangan dan keindahan Baluran. Dan saya bersama orang-orang terkasih hanya tersenyum bahagia menikmati saat-saat ini bersama, yang akan saya ingat selamanya sebagai bagian dari perjalanan yang luar biasa.

Dalam Al-Qur’an surat Al- An’am ayat 11 berbunyi: “Katakanlah (Nabi Muhammad), jelajahilah bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu.” Dalam Al-Qur’an surat Ar- Rahman ayat 33 berbunyi: “Wahai segenap jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, tembuslah”.

Tadabur, berwisata dengan mengagumi ciptaan Tuhan yang maha besar tentunya hal yang dinjurkan dalam setiap kepercayaan. Semoga tulisan ringan ini ada manfaat dan bermanfaat, salam travelling dan tetap waspada di jalanan. [T]

Menanam Pohon pada Hamparan Batu Tajam di Kawasan Yeh Mampeh, Kintamani : Antara Refleksi dan Nostalgia
Berburu Cahaya Pagi di Puncak Gunung Batur
Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]
Merajut Keberagaman, Belajar Buddhisme Hingga ke Negeri Gajah Putih Bersama Para Bikkhu
Sekilas tentang Manado, Kota yang Unik dan Menarik
Tags: BaluranbantenJawa TimurperjalananUjung Kulon
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Unggah-Ungguh Van Java

Next Post

Desa Peliatan Sarang Seniman, 50 di Antaranya Diberi Penghargaan Abisatya Sani Nugraha

Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi

Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi

Alumni Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Untirta, Banten

Related Posts

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails

BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

Roses are red Violets are blue 106,20 KM? WTF is wrong with you? SEBUAH papan merah bertuliskan kata-kata di atas...

Read moreDetails

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
0
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di...

Read moreDetails
Next Post
Desa Peliatan Sarang Seniman, 50 di Antaranya Diberi Penghargaan Abisatya Sani Nugraha

Desa Peliatan Sarang Seniman, 50 di Antaranya Diberi Penghargaan Abisatya Sani Nugraha

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co