2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Sawah dan Ekosistemnya melalui “Jelajah dan Belajar” di Subak Tegallinggah, Tabanan

Son Lomri by Son Lomri
December 13, 2024
in Khas
Mengenal Sawah dan Ekosistemnya melalui “Jelajah dan Belajar” di Subak Tegallinggah, Tabanan

70 siswa SD-SMP sedang menjelajah di Subak Tegallinggah | Foto Panitia

DALAM kegiatan Aktiviasi Ekosistem Subak, Siwi Garbha Gumi: Memuliakan Subak Sebagai Ibu Bumi yang diselenggarakan oleh Kemetrian Kebudayaan (Kemenkebud) RI, ada delapan desa—yang termasuk catur angga Batukaru—di Tabanan, Bali, terlibat untuk membawakan tema dan potensinya masing-masing.

Desa-desa tersebut ialah Mengwi, Wongaya Gede, Tegallinggah, Rejasa, Sangketan, Jatiluwih, Penatahan, dan Tengkudak. Acara itu dilakukan dari 7-8 Desember 2024 di masing-masing desa. Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik di setiap desa itu ketika menampilkan cerita dan potensinya masing-masing.

Seperti pada Desa Tegallinggah, Tabanan, di hari Minggu, 8 Desember 2024. Dengan konsep JENAR (Jelajah dan Belajar) di Subak Tegallinggah, pagi-pagi, siswa-siswi SD dan SMP berkaos olahraga sudah bersiap menjelajah sawah dan mengenal seluk-beluk Subak Tegallinggah. Mereka datang begitu ceria ke wantilan adat setempat.

Sekitar 70 orang siswa datang. Ramai. Sambil toal-toel teman, mereka seakan tak sabar pergi ke sawah, dan barangkali hendak main lumpur itu di jam 9 pagi.

Sebelum pergi ke sawah, siswa-siswa itu dikenalkan terlebih dahulu bagaimana sistem subak itu secara umum.

70 siswa SD-SMP sedang menjelajah Subak Tegallinggah | Foto: Panitia

“Subak itu organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah (irigasi) yang digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali. Sistem subak telah menjadi salah satu ciri khas dari masyarakat Bali, dan salah satunya di Telallinggah ini,” terang I Wayan Edy Setiawan saat memberikan materi topografi desa kepada siswa-siswi SD dan SMP.

Kemudian, Putu Adi Karsa Utama selaku Perbekel (Kepala Desa) Tegallinggah menambahkan, generasi muda sekarang mesti mengenal subak, minimal tahu bagaimana kaki menyentuh tanah sawah yang becek. Mereka harus dikenalkan kembali ke sawah, ke tanah, tentu, lanjut lelaki itu, agar kelak merekalah yang akan menjadi pengurus subak untuk tetap terus dilakukan.

Subak Bali, dunia memang telah mengakuinya sebagai warisan dunia oleh UNESCO sejak 29 Juni 2012. Pada kegiatan ini, Adi Karsa hendak menanamkan nilai Tri Hita Karana pada masyarakat melalui bermain ke sawah.

Katanya, kita bisa saja membuat wisata di sini. Tapi, untuk apa jika kesadaran belum terbentuk? Ia hendak menanamkan kesadaran itu lebih dulu selain kepada masyarakat dewasa juga kepada anak-anak melalui pendidikan dan kesehatan.

Ibu-ibu PKK Tegallinggah sedang menyiapkan sayur pakis bersama beberapa siswi | Poto: Panitia

“Nah, di sanalah kami pelan-pelan sebenarnya sedang membuat pondasi wisata di kemudian hari. Kegiatan hari ini dirancang sebagai pembelajaran kepada siswa-siswi bahwa berwisatalah di sawah sendiri dengan pengetahuan. Itu tak kalah asiknya,” kata Adi Karsa dengan senyum.

Di wantilan adat Tegallinggah, siswa-siswi SD dan SMP berkaos olahraga itu duduk begitu apiknya. Setelah diberikan pemahaman bagaimana subak di Bali, mereka kemudian pergi ke sawah dengan mentor seorang petani, yaitu Ketut Suastika.

***

Di Tegallinggah, terdapat beberapa jaringan sistem pengairan subak, yakni empelan/empangan sebagai sumber aliran air/bendungan; bungas/buka sebagai pemasukan (in take); aungan, yaitu saluran air yang tertutup atau terowongan; telabah aya (gede), saluran utama; tembuku aya (gede), adalah bangunan untuk pembagian air utama; dan telabah tempek.

Saat momen menjelajah atau melali ke sawah, Ketut Suastika mengajak anak-anak ke beberapa tempat, menjelaskan bagaimana air itu dibagi dalam sistem subak, dan bagaimana padi-padi ditanam. Kemudian ia berdiri di sawah untuk berbicara dan bercerita, dan anak-anak mendengarkannya di pematang sawah yang berderet panjang.

“Kita mesti tahu sawah dan penting menjaganya. Hidup tidak bisa dipisahkan dari tanah. Menjaga sawah dan tanah, berarti menjaga kehidupan,” kata Suastika berbicara seputar pertanian.

Seorang ibu PKK Tegallinggah membersihkan ikan bersama dua orang siswa | Poto: Panitia

Laki-laki itu kemudian melanjutkan pembicaraannya. Bagaimana semua yang ada di sawah, katanya, itu bermanfaat bagi manusia. Ada belut, ada kakul, dan masih banyak lagi selain padi menjadi beras dan nasi. Sehingga sawah mesti dirawat tetap bersih.

“Jangan buang sampah sembarangan!” seru lelaki itu dengan perangai lembut.

Sebelum acara jelajah, sekitar 17 ibu-ibu PKK Desa Tegallinggah memasak makanan yang bahan bakunya diambil dari sawah, seperti belut dan kakul, juga sayur pakis.

Mereka hendak memasak belut goreng, belut pepes, nyalian suna cekuh (bawang putih dan kencur), keong goreng bumbu suna cekuh, sayur gondo bejek, dan pakis urab, dan satu lagi, sambal kecombrang sebagai pelengkap yang lezat.

Siswa-siswi makan bersama di akhir acara Jelajah dan Belajar di Subak Tegallinggah | Foto: Rusdy

Menariknya, siswa-siswi dilibatkan dalam proses memasak yang menyenangkan, dan membantu para ibu-ibu memasak olahan yang barangkali jarang dijual di restoran-restoran modern. Siswa-siswi mulai membantu dari memotong sayuran, menyiapkan bumbu, ada juga yang memperhatikan proses belut digoreng. Intinya, mereka ikut campur pada rasa makanan yang alami itu secara sederhana pada kegiatan demonstrasi memasak ibu-ibu dan anak-anak.

Di akhir acara, setelah menjelajah, makanan itu disantap dan pengalaman diraih tentang subak dan kuliner khas Tegallinggah. Lezat.[T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Menyaksikan Parade Okokan, Gamelan, dan Tarian di Desa Penatahan yang Unik
Sunari, dan Tujuh Lubang di Tubuhnya
Ada Lelakut di Subak Spirit Festival 2024
Kepuakan, Bedil Bukan, tapi Alat Pengusir Burung di Sawah
Tags: Aktivasi Subak Spirit Catung Angga BatukaruGunung BatukaruKementrian KebudayaansubakSubak Tegallinggahtabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kembalinya Mimpi dan Puisi: Perjalanan Saya dan Sonia ke (dan dari) APWT di Chiang Mai, Thailand

Next Post

Inisiasi Yowana Kramabudaya: Generasi Muda Kedisan Harus Proaktif pada Lingkungan

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Inisiasi Yowana Kramabudaya: Generasi Muda Kedisan Harus Proaktif pada Lingkungan

Inisiasi Yowana Kramabudaya: Generasi Muda Kedisan Harus Proaktif pada Lingkungan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co