12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita Kecil Menjemput Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 untuk Desa Les

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
November 25, 2024
in Khas
Cerita Kecil Menjemput Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 untuk Desa Les

Cerita Kecil Menjemput Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 untuk Desa Les

HARI-HARI pada sekitar tanggal 16-17 November 2024 adalah hari-hari penting bagi kami, warga di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali.  Saat itu, kami tak sabar mengetahui hasil penjurian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

ADWI merupakan ajang tahunan yang sudah sempat tahun digelar secara rutin oleh Kemenparekraf RI.

Pada 15 November 2024,  saya (selaku warga biasa yang turut mengembangkan wisata di Desa Les) berangkat ke Jakarta, tentu saja bersama Perbekel (Kepala Desa) Les, I Gede Adi Wistara, untuk mengikuti rangkaian acara malam ADWI, di mana Desa Les menjadi salah satu nominasi yang diunggulkan untuk mendapat anugerah bergengsi di bidang pariwisata itu.

Forum Kolaborasi Mitra Strategis ADWI | Foto: Dok. Don Rare

Ada dua agenda utama dalam 2 hari di ibukota.  Agenda pertama, 16 Novemver, melakukan pemaparan potensi masing-masing desa wisata kepada 30 mitra strategis. Keesokan harinya, tepat jam 4.30 pagi, waktunya untuk display produk UMKM masing-masing Desa Wisata.

Seperti biasanya produk unggulan seperti kriya, wastra, sampai panganan lokal, menjadi ciri khas. Pada sesi display produk itu, Desa Les tergabung dalam wilayah Bali Nusra, Indonesia Timur dan Papua. Kami berada dalam satu booth.

Kami saling bertukar informasi, baik terkait produk maupun paket wisata yang dikembangkan dan dijalankan di masing-masing desa.

Acara display produk ini kebetulan bertepatan dengan acara Car Free Day (CFD) di ruas Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Hadir pula Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif periode 2020 -2024, Sandiaga Uno.

Banyak warga mampir di arena CFD dan momen itu saya jadikan ajang untuk mempromosikan baik paket wisata Desa Les maupun produk lokal yang menjadi  warisan kearifan lokal bertahun-tahun di Desa Les, seperti garam laut tradisional dan gula juruh lontar.

Hal ini menarik karena  masing-masing desa membawa dan mempresentasikan keunggulan dan potensi desanya.

Sore hari, 17 November 2024, adalah acara puncak dari Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Di rundown, acara mulai jam 18.30 sampai jam 23.00.  Lumayan panjang dan ada beberapa penampilan penyanyi seperti Project Pop.

Sepanjang acara saya harap-harap ada kabar baik. Sepanjang pengumuman nominasi di setiap kategori, pikiran selalu berdoa “LES”. Haha, maklum bagaimanapun harapan adalah doa dan doa adalah harapan.

Dari lima kategori, Desa Les masuk dalam 2 nominasi, yakni kategori digital dan desa wisata maju.

Ketika 8 kategori diumumkan, masih belum tersebutkan nama Desa Les, saya pun sedikit mengusap muka.

“Apakah masih ada peluang,” kata saya dalam hati.

Sampai tiba pada sambutan Ibu Menteri Pariwisata, Ibu Widiyanti Putri, dan salam perpisahan dari Bapak Sandiaga Uno, saya hampir kecewa, karena mengira acara sudah selesai, dan Desa Les tak disebut-sebut mendapat anugerah apa pun.

Saya gundah. Hal yang sama sepertinya dirasakan Perbekel Adi Wistara. Ia tampak kecewa ketika satu persatu kategori dibacakan dan Desa Les tak pernah disebutkan.

Beberapa kali Perbekel berujar, “Tidak dapat sudah!” Tetapi saya menanggapi dengan optimis.

“Masih ada piala, kok,” kata saya.

Awalnya kami bergumam dan optimis Desa Les akan mendapatkan anugerah pada kategori amenities dan destinasi. Tapi tidak ada Desa Les di katagori itu.

Tetapi, sambutan Menteri bukanlah penutup acara. Pembawa acara ternyata memberitahu masih ada yang ditunggu untuk kategori terakhir. Harapan saya menyala kembali.

Sampai pada akhirnya Desa Wisata Terbaik pun disebutkan. Sejenak hening. Untuk Kategori Desa Wisata Terbaik 2024 akhirnya disebutlah Desa Wisata Les mendapatkan anugerah itu.

Saya dan Perbekel Adi Wistara secara spontan melompat kegirangan, saking senangnya.

Perbekel Adi Wistara pegang piala, saya pegang plang hadiah | Foto: Dok. Don Rare

Akhirnya  doa, harapan dan kebaikan semua pihak itu nyata. Desa Les yang  memang sudah secara alami dikunjungi wisatawan sejak tahun 2000-an akhirnya mendapatkan hadiah akhir tahun dalam bentuk Anugerah Desa Wisata Terbaik.

Ini awal sekaligus tantangan semua pihak yang terlibat. Peningkatan dalam segala aspek untuk menunjang keberlangsungan  semangat dari penghargaan ini menjadi tugas yang terus menerus harus di kerjakan.

Tidak mudah, tapi selalu ada harapan untuk berkembang dan bertumbuh. Di tengah keterbatasan selalu ada cara untuk melampaui itu. Dalam tantangan selalu ada peluang.

Saya pegang piala ADWI 2024 | Foto: Dok. Don Rare

Dalam wujud penghargaan selalu ada tugas untuk lebih baik lagi. Konsep pariwisata hijau yang menjadi tema dari Anugerah Desa Wisata 2024 harus terus diaplikasikan di Desa Les.

Dengan begitulah maka bisa tercapai tujuan pelestarian lingkungan, budaya dan bumi, sekaligus juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat secara nyata, tak hanya maya atau samar-samar.

Terima kasih semua kebaikan. [T]

  • BACA artikel lain tentang DESA LES
Semangat Pagi dari Jogging Track Pantai Desa Les
Hal-Hal yang Membuat Desa Les Layak Menyandang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024
ADWI 2022 | Desa Sudaji Juara 2 Kategori Desa Wisata Maju
Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama
Les Fest Ngembak Geni, Harinya Orang-Orang Desa Les
Jika Beruntung, Kita Bisa Temukan “Nasi Campur Bu Mangku”, Unik dan Melegenda di Desa Les
Hal-Hal yang Membuat Desa Les Layak Menyandang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024
Tags: Anugerah Desa Wisata IndonesiaDesa Lesdesa wisataPariwisatapariwisata baliTejakula
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

ASMR: Hiburan, Manipulasi, dan Refleksi atas Kehidupan Modern

Next Post

Tanamkan Kedisiplinan Siswa, Guru dalam  Bayang-Bayang Hukum

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Tanamkan Kedisiplinan Siswa, Guru dalam  Bayang-Bayang Hukum

Tanamkan Kedisiplinan Siswa, Guru dalam  Bayang-Bayang Hukum

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co