23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita Kecil Menjemput Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 untuk Desa Les

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
November 25, 2024
in Khas
Cerita Kecil Menjemput Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 untuk Desa Les

Cerita Kecil Menjemput Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 untuk Desa Les

HARI-HARI pada sekitar tanggal 16-17 November 2024 adalah hari-hari penting bagi kami, warga di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali.  Saat itu, kami tak sabar mengetahui hasil penjurian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

ADWI merupakan ajang tahunan yang sudah sempat tahun digelar secara rutin oleh Kemenparekraf RI.

Pada 15 November 2024,  saya (selaku warga biasa yang turut mengembangkan wisata di Desa Les) berangkat ke Jakarta, tentu saja bersama Perbekel (Kepala Desa) Les, I Gede Adi Wistara, untuk mengikuti rangkaian acara malam ADWI, di mana Desa Les menjadi salah satu nominasi yang diunggulkan untuk mendapat anugerah bergengsi di bidang pariwisata itu.

Forum Kolaborasi Mitra Strategis ADWI | Foto: Dok. Don Rare

Ada dua agenda utama dalam 2 hari di ibukota.  Agenda pertama, 16 Novemver, melakukan pemaparan potensi masing-masing desa wisata kepada 30 mitra strategis. Keesokan harinya, tepat jam 4.30 pagi, waktunya untuk display produk UMKM masing-masing Desa Wisata.

Seperti biasanya produk unggulan seperti kriya, wastra, sampai panganan lokal, menjadi ciri khas. Pada sesi display produk itu, Desa Les tergabung dalam wilayah Bali Nusra, Indonesia Timur dan Papua. Kami berada dalam satu booth.

Kami saling bertukar informasi, baik terkait produk maupun paket wisata yang dikembangkan dan dijalankan di masing-masing desa.

Acara display produk ini kebetulan bertepatan dengan acara Car Free Day (CFD) di ruas Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Hadir pula Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif periode 2020 -2024, Sandiaga Uno.

Banyak warga mampir di arena CFD dan momen itu saya jadikan ajang untuk mempromosikan baik paket wisata Desa Les maupun produk lokal yang menjadi  warisan kearifan lokal bertahun-tahun di Desa Les, seperti garam laut tradisional dan gula juruh lontar.

Hal ini menarik karena  masing-masing desa membawa dan mempresentasikan keunggulan dan potensi desanya.

Sore hari, 17 November 2024, adalah acara puncak dari Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Di rundown, acara mulai jam 18.30 sampai jam 23.00.  Lumayan panjang dan ada beberapa penampilan penyanyi seperti Project Pop.

Sepanjang acara saya harap-harap ada kabar baik. Sepanjang pengumuman nominasi di setiap kategori, pikiran selalu berdoa “LES”. Haha, maklum bagaimanapun harapan adalah doa dan doa adalah harapan.

Dari lima kategori, Desa Les masuk dalam 2 nominasi, yakni kategori digital dan desa wisata maju.

Ketika 8 kategori diumumkan, masih belum tersebutkan nama Desa Les, saya pun sedikit mengusap muka.

“Apakah masih ada peluang,” kata saya dalam hati.

Sampai tiba pada sambutan Ibu Menteri Pariwisata, Ibu Widiyanti Putri, dan salam perpisahan dari Bapak Sandiaga Uno, saya hampir kecewa, karena mengira acara sudah selesai, dan Desa Les tak disebut-sebut mendapat anugerah apa pun.

Saya gundah. Hal yang sama sepertinya dirasakan Perbekel Adi Wistara. Ia tampak kecewa ketika satu persatu kategori dibacakan dan Desa Les tak pernah disebutkan.

Beberapa kali Perbekel berujar, “Tidak dapat sudah!” Tetapi saya menanggapi dengan optimis.

“Masih ada piala, kok,” kata saya.

Awalnya kami bergumam dan optimis Desa Les akan mendapatkan anugerah pada kategori amenities dan destinasi. Tapi tidak ada Desa Les di katagori itu.

Tetapi, sambutan Menteri bukanlah penutup acara. Pembawa acara ternyata memberitahu masih ada yang ditunggu untuk kategori terakhir. Harapan saya menyala kembali.

Sampai pada akhirnya Desa Wisata Terbaik pun disebutkan. Sejenak hening. Untuk Kategori Desa Wisata Terbaik 2024 akhirnya disebutlah Desa Wisata Les mendapatkan anugerah itu.

Saya dan Perbekel Adi Wistara secara spontan melompat kegirangan, saking senangnya.

Perbekel Adi Wistara pegang piala, saya pegang plang hadiah | Foto: Dok. Don Rare

Akhirnya  doa, harapan dan kebaikan semua pihak itu nyata. Desa Les yang  memang sudah secara alami dikunjungi wisatawan sejak tahun 2000-an akhirnya mendapatkan hadiah akhir tahun dalam bentuk Anugerah Desa Wisata Terbaik.

Ini awal sekaligus tantangan semua pihak yang terlibat. Peningkatan dalam segala aspek untuk menunjang keberlangsungan  semangat dari penghargaan ini menjadi tugas yang terus menerus harus di kerjakan.

Tidak mudah, tapi selalu ada harapan untuk berkembang dan bertumbuh. Di tengah keterbatasan selalu ada cara untuk melampaui itu. Dalam tantangan selalu ada peluang.

Saya pegang piala ADWI 2024 | Foto: Dok. Don Rare

Dalam wujud penghargaan selalu ada tugas untuk lebih baik lagi. Konsep pariwisata hijau yang menjadi tema dari Anugerah Desa Wisata 2024 harus terus diaplikasikan di Desa Les.

Dengan begitulah maka bisa tercapai tujuan pelestarian lingkungan, budaya dan bumi, sekaligus juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat secara nyata, tak hanya maya atau samar-samar.

Terima kasih semua kebaikan. [T]

  • BACA artikel lain tentang DESA LES
Semangat Pagi dari Jogging Track Pantai Desa Les
Hal-Hal yang Membuat Desa Les Layak Menyandang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024
ADWI 2022 | Desa Sudaji Juara 2 Kategori Desa Wisata Maju
Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama
Les Fest Ngembak Geni, Harinya Orang-Orang Desa Les
Jika Beruntung, Kita Bisa Temukan “Nasi Campur Bu Mangku”, Unik dan Melegenda di Desa Les
Hal-Hal yang Membuat Desa Les Layak Menyandang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024
Tags: Anugerah Desa Wisata IndonesiaDesa Lesdesa wisataPariwisatapariwisata baliTejakula
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

ASMR: Hiburan, Manipulasi, dan Refleksi atas Kehidupan Modern

Next Post

Tanamkan Kedisiplinan Siswa, Guru dalam  Bayang-Bayang Hukum

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Tanamkan Kedisiplinan Siswa, Guru dalam  Bayang-Bayang Hukum

Tanamkan Kedisiplinan Siswa, Guru dalam  Bayang-Bayang Hukum

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co