3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Khoirurisma Agustin: Ia Atlet Wushu, Sekolah Tata Busana, Ia Muslim, Kuliah Bahasa Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 23, 2024
in Persona
Khoirurisma Agustin: Ia Atlet Wushu, Sekolah Tata Busana, Ia Muslim, Kuliah Bahasa Bali

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

GADIS berkacamata itu datang mendekat. Bisa dibayangkan, suasana akan jadi lebih ceria. Gadis itu adalah mahasiswi paling humoris di kampus UPMI Bali. Orangnya murah senyum, kadang kala bisa jadi yang paling jahil pula.

Agustin, begitulah orang-orang kerap menyapanya. Nama lengkapnya Khoirurisma Agustin. Ia merupakan mahasiswi semester III di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali).

Ia kuliah di program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), dengan konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali, di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Siang itu, matahari berada tepat di atas kepala. Kami meneduhkan diri di selasar UPMI Bali, tempat yang biasanya menjadi titik kumpul anak-anak UPMI sebelum dan sehabis kuliah.

Saya, Agustin, dan satu kawan lagi, Sri Dewi alias Osi, kala itu membincangkan berbagai hal. Mulai dari keluh-kesah perkuliahan, dosen membosankan, hingga bakat-bakat tak terduga yang dimiliki oleh Agustin.

“Di balik keluguannya, jangan pernah berani macam-macam, Kak. Ia banyak menguasai jurus untuk bela diri. Salah-salah, kita bisa dibanting di tempat olehnya, hahaha,” ucap Osi dengan nada bercanda.

Memang betul, saya sendiri awalnya tidak menyangka, seorang mahasiswi yang selalu terlihat jenaka ini ternyata memiliki segudang bakat.

Agustin merupakan anak kedua dari dua bersaudara, dari pasangan Sayudi dan Indah Setiawati. Ridzky Sayyidin–kakak laki-lakinya memiliki kegemaran yang sama dengannya, yaitu bela diri. Kini, mereka berdua menjadi pelatih wushu di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Wushu Udayana.

“Dulu waktu masih belajar karate, kami sering baku hantam di rumah, saling adu jurus, sampai Ibu marah-marah, karena kami saling pukul-pukulan sampai biru-biru dan mata saya bengkak sebelah. Akhirnya disuruh berhenti sama Ibu, enggak dikasih lagi ikut olahraga bela diri yang mukulnya beneran,” cerita Agustin tentang rumah dan keluarganya.

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

Dara kelahiran Badung, 10 Agustus 2003, ini sudah biasa menjajal arena pertandingan wushu, baik di daerah Bali sampai tingkat nasional.

Baru-baru ini, ia mendapatkan juara 1 di tiga kategori sekaligus, saat Kejuaraan Terbuka Wushu Pelajar dan Mahasiswa tingkat Nasional, “Wugames Universitas Indonesia Tahun 2024” di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, 6 hingga 10 November.

Agustin berjaya di kategori perempuan untuk nando ziquan, nanguan ziquan, dan nangun ziquan.

“Tahun lalu saya sudah sempat ikut, tetapi hanya dapat juara 3 di dua kategori. Sekarang, alhamdulillah dapat juara 1 di tiga kategori. Mungkin kemarin panitianya bosan melihat saya naik sampai tiga kali, hahaha,” sahutnya sembari tertawa.

Pendekar wanita dari kampus UPMI Bali itu mengaku mulai tertarik dan menekuni wushu sejak masih duduk di bangku kelas VI SD. Kemudian ketika menginjak sekolah menengah, ia melanjutkan pendidikan di SMK Negeri 4 Denpasar, mengambil jurusan tata busana.

Memang terkesan sangat jauh–jomplang, dari awalnya menggeluti seni bela diri, ia justru beralih mempelajari ilmu tata busana dan desain. Agustin mengatakan, alasan dahulu mengambil jurusan tata busana agar bisa bekerja dari rumah dan tidak bertemu orang banyak. Baginya, bertemu dengan orang banyak adalah hal yang melelahkan.

“Dibekali dengan ilmu tata busana dan desain yang saya pelajari, lama-lama saya mulai mencoba membuat pakaian wushu juga, baik saya pakai untuk diri sendiri maupun dipesan oleh orang lain. Bahkan, beberapa peserta yang saya ajak lomba di Wugames UI kemarin, bajunya saya yang buat. Tetapi sepertinya mereka engga tahu,” jelas Agustin sembari cengengesan.

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

 

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

Sedari awal saya mengenal Agustin, ia adalah orang yang nyentrik dan unik. Agustin selalu tampak berbeda daripada kawan-kawannya yang lain. Ia adalah seorang muslim. Tetapi, ia justru memilih menempuh kuliah di jurusan bahasa Bali.

Biasanya, sangat jarang orang non-Bali (non-Hindu) mendalami ilmu tersebut, bahkan orang Bali sendiri pun tak banyak yang sudi mempelajari bahasa Bali terlalu dalam, kebanyakan mencari jurusan manajemen, pariwisata, ataupun jurusan-jurusan lain yang dianggap lebih bergengsi dan menjanjikan.

Agustin mengatakan, alasannya memilih bahasa Bali karena peluang kerjanya.

“Guru bahasa Bali yang beragama Islam itu sangat dicari oleh sekolah-sekolah muslim di Bali, dan penghasilannya juga lumayan menjanjikan. Jadi ya, saya coba manfaatkan peluang yang ada. Apalagi saya banyak bergaul dengan orang Bali, jadi saya bisa belajar banyak dari teman-teman dan lingkungan sekitar juga,” terangnya.

Tentu saja, banyak orang menanyakan kenapa ia memilih konsentrasi pendidikan Bahasa Bali. Pertanyaan datang dari dosen-dosen dan teman-temannya.

“Ibu saya juga kaget. Awalnya Ibu mengarahkan untuk belajar Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, ataupun Bahasa Arab saja. Tetapi saya lebih memilih bahasa Bali,” jelas Agustin.

Tidak hanya itu, Agustin juga piawai membuat desain dan melukis komik. Terkadang, ia juga menerima pesanan untuk membuat desain, yang biasanya ia ambil ketika ada celah waktu dari rutinitasnya sehari-hari.

“Sebenarnya cita-cita saya adalah jadi komikus, tapi itu satu-satunya cita-cita saya yang ditolak oleh orang tua,” ucap Agustin.

“Ya saya sedikit-sedikit bisa membuat desain, terutama desain digital. Saya sudah mulai membuat komik dari SD. Saya juga gemar mengoleksi komik, khususnya komik One Piece. Sekarang hanya sebatas hobi saja,” jelasnya.

Begitulah Agustin, gadis yang selalu mengeksplorasi dunia yang baru, tak mau bermain di zona nyaman. Jika ada peluang, ia akan mencoba hal-hal baru yang positif dan bisa menghasilkan.

“Cita-cita saya jadi orang kaya, sebetulnya yang saya cari di semua tempat adalah uangnya, hahaha,” ujar Agustin sembari tertawa.

Rutinitasnya kini adalah kuliah, latihan dan melatih wushu beberapa kali seminggu, mengajar bimbel di rumah bersama ibunya setiap hari, serta menjahit ketika ada waktu luang atau saat ada tempahan.

Hampir semua bakat dan keahlian yang dimilikinya dipupuk sedari dini. Barangkali masih banyak bakat Agustin yang belum saya ketahui. Setiap kali obrolan berlanjut, selalu ada saja keahlian baru yang disebutkan olehnya.

Kalau Anda bertemu dengan Agustin, jangan pernah menanyakan ia bisa melakukan apa. Tetapi, jelaskan apa yang bisa Anda berikan untuknya. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Kadek Windari, Juara Penulisan Cerpen di Peksimida, Siap Wakili Bali ke Peksiminas di Jakarta
Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali
Putu Agus Gotawa: Seniman Muda yang Memiliki Mimpi Besar
Ika Agustina, Keterbatasan Bukan Alasan untuk Tidak Berkarya
Putra Daniswara, Suarakan Perdamaian dan Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Monolog Perahu Gaza
Tags: atlet wushuBahasa BaliUniversitas PGRI Mahadewa Indonesiawhusu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Air dari Kawasan Taman Mumbul, Desa Sangeh: Tempat Rekreasi, Irigasi, dan “Malukat”

Next Post

“Pengalangkara” : Apakah Hanya Pembuka atau Penentu Nyawa Pertunjukan Wayang Bali?

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails
Next Post
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

“Pengalangkara” : Apakah Hanya Pembuka atau Penentu Nyawa Pertunjukan Wayang Bali?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co