2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Khoirurisma Agustin: Ia Atlet Wushu, Sekolah Tata Busana, Ia Muslim, Kuliah Bahasa Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 23, 2024
in Persona
Khoirurisma Agustin: Ia Atlet Wushu, Sekolah Tata Busana, Ia Muslim, Kuliah Bahasa Bali

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

GADIS berkacamata itu datang mendekat. Bisa dibayangkan, suasana akan jadi lebih ceria. Gadis itu adalah mahasiswi paling humoris di kampus UPMI Bali. Orangnya murah senyum, kadang kala bisa jadi yang paling jahil pula.

Agustin, begitulah orang-orang kerap menyapanya. Nama lengkapnya Khoirurisma Agustin. Ia merupakan mahasiswi semester III di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali).

Ia kuliah di program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), dengan konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali, di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).

Siang itu, matahari berada tepat di atas kepala. Kami meneduhkan diri di selasar UPMI Bali, tempat yang biasanya menjadi titik kumpul anak-anak UPMI sebelum dan sehabis kuliah.

Saya, Agustin, dan satu kawan lagi, Sri Dewi alias Osi, kala itu membincangkan berbagai hal. Mulai dari keluh-kesah perkuliahan, dosen membosankan, hingga bakat-bakat tak terduga yang dimiliki oleh Agustin.

“Di balik keluguannya, jangan pernah berani macam-macam, Kak. Ia banyak menguasai jurus untuk bela diri. Salah-salah, kita bisa dibanting di tempat olehnya, hahaha,” ucap Osi dengan nada bercanda.

Memang betul, saya sendiri awalnya tidak menyangka, seorang mahasiswi yang selalu terlihat jenaka ini ternyata memiliki segudang bakat.

Agustin merupakan anak kedua dari dua bersaudara, dari pasangan Sayudi dan Indah Setiawati. Ridzky Sayyidin–kakak laki-lakinya memiliki kegemaran yang sama dengannya, yaitu bela diri. Kini, mereka berdua menjadi pelatih wushu di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Wushu Udayana.

“Dulu waktu masih belajar karate, kami sering baku hantam di rumah, saling adu jurus, sampai Ibu marah-marah, karena kami saling pukul-pukulan sampai biru-biru dan mata saya bengkak sebelah. Akhirnya disuruh berhenti sama Ibu, enggak dikasih lagi ikut olahraga bela diri yang mukulnya beneran,” cerita Agustin tentang rumah dan keluarganya.

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

Dara kelahiran Badung, 10 Agustus 2003, ini sudah biasa menjajal arena pertandingan wushu, baik di daerah Bali sampai tingkat nasional.

Baru-baru ini, ia mendapatkan juara 1 di tiga kategori sekaligus, saat Kejuaraan Terbuka Wushu Pelajar dan Mahasiswa tingkat Nasional, “Wugames Universitas Indonesia Tahun 2024” di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, 6 hingga 10 November.

Agustin berjaya di kategori perempuan untuk nando ziquan, nanguan ziquan, dan nangun ziquan.

“Tahun lalu saya sudah sempat ikut, tetapi hanya dapat juara 3 di dua kategori. Sekarang, alhamdulillah dapat juara 1 di tiga kategori. Mungkin kemarin panitianya bosan melihat saya naik sampai tiga kali, hahaha,” sahutnya sembari tertawa.

Pendekar wanita dari kampus UPMI Bali itu mengaku mulai tertarik dan menekuni wushu sejak masih duduk di bangku kelas VI SD. Kemudian ketika menginjak sekolah menengah, ia melanjutkan pendidikan di SMK Negeri 4 Denpasar, mengambil jurusan tata busana.

Memang terkesan sangat jauh–jomplang, dari awalnya menggeluti seni bela diri, ia justru beralih mempelajari ilmu tata busana dan desain. Agustin mengatakan, alasan dahulu mengambil jurusan tata busana agar bisa bekerja dari rumah dan tidak bertemu orang banyak. Baginya, bertemu dengan orang banyak adalah hal yang melelahkan.

“Dibekali dengan ilmu tata busana dan desain yang saya pelajari, lama-lama saya mulai mencoba membuat pakaian wushu juga, baik saya pakai untuk diri sendiri maupun dipesan oleh orang lain. Bahkan, beberapa peserta yang saya ajak lomba di Wugames UI kemarin, bajunya saya yang buat. Tetapi sepertinya mereka engga tahu,” jelas Agustin sembari cengengesan.

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

 

Khoirurisma Agustin di Wugames UI 2024 | Foto: dok. Agustin

Sedari awal saya mengenal Agustin, ia adalah orang yang nyentrik dan unik. Agustin selalu tampak berbeda daripada kawan-kawannya yang lain. Ia adalah seorang muslim. Tetapi, ia justru memilih menempuh kuliah di jurusan bahasa Bali.

Biasanya, sangat jarang orang non-Bali (non-Hindu) mendalami ilmu tersebut, bahkan orang Bali sendiri pun tak banyak yang sudi mempelajari bahasa Bali terlalu dalam, kebanyakan mencari jurusan manajemen, pariwisata, ataupun jurusan-jurusan lain yang dianggap lebih bergengsi dan menjanjikan.

Agustin mengatakan, alasannya memilih bahasa Bali karena peluang kerjanya.

“Guru bahasa Bali yang beragama Islam itu sangat dicari oleh sekolah-sekolah muslim di Bali, dan penghasilannya juga lumayan menjanjikan. Jadi ya, saya coba manfaatkan peluang yang ada. Apalagi saya banyak bergaul dengan orang Bali, jadi saya bisa belajar banyak dari teman-teman dan lingkungan sekitar juga,” terangnya.

Tentu saja, banyak orang menanyakan kenapa ia memilih konsentrasi pendidikan Bahasa Bali. Pertanyaan datang dari dosen-dosen dan teman-temannya.

“Ibu saya juga kaget. Awalnya Ibu mengarahkan untuk belajar Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, ataupun Bahasa Arab saja. Tetapi saya lebih memilih bahasa Bali,” jelas Agustin.

Tidak hanya itu, Agustin juga piawai membuat desain dan melukis komik. Terkadang, ia juga menerima pesanan untuk membuat desain, yang biasanya ia ambil ketika ada celah waktu dari rutinitasnya sehari-hari.

“Sebenarnya cita-cita saya adalah jadi komikus, tapi itu satu-satunya cita-cita saya yang ditolak oleh orang tua,” ucap Agustin.

“Ya saya sedikit-sedikit bisa membuat desain, terutama desain digital. Saya sudah mulai membuat komik dari SD. Saya juga gemar mengoleksi komik, khususnya komik One Piece. Sekarang hanya sebatas hobi saja,” jelasnya.

Begitulah Agustin, gadis yang selalu mengeksplorasi dunia yang baru, tak mau bermain di zona nyaman. Jika ada peluang, ia akan mencoba hal-hal baru yang positif dan bisa menghasilkan.

“Cita-cita saya jadi orang kaya, sebetulnya yang saya cari di semua tempat adalah uangnya, hahaha,” ujar Agustin sembari tertawa.

Rutinitasnya kini adalah kuliah, latihan dan melatih wushu beberapa kali seminggu, mengajar bimbel di rumah bersama ibunya setiap hari, serta menjahit ketika ada waktu luang atau saat ada tempahan.

Hampir semua bakat dan keahlian yang dimilikinya dipupuk sedari dini. Barangkali masih banyak bakat Agustin yang belum saya ketahui. Setiap kali obrolan berlanjut, selalu ada saja keahlian baru yang disebutkan olehnya.

Kalau Anda bertemu dengan Agustin, jangan pernah menanyakan ia bisa melakukan apa. Tetapi, jelaskan apa yang bisa Anda berikan untuknya. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Kadek Windari, Juara Penulisan Cerpen di Peksimida, Siap Wakili Bali ke Peksiminas di Jakarta
Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali
Putu Agus Gotawa: Seniman Muda yang Memiliki Mimpi Besar
Ika Agustina, Keterbatasan Bukan Alasan untuk Tidak Berkarya
Putra Daniswara, Suarakan Perdamaian dan Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Monolog Perahu Gaza
Tags: atlet wushuBahasa BaliUniversitas PGRI Mahadewa Indonesiawhusu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Air dari Kawasan Taman Mumbul, Desa Sangeh: Tempat Rekreasi, Irigasi, dan “Malukat”

Next Post

“Pengalangkara” : Apakah Hanya Pembuka atau Penentu Nyawa Pertunjukan Wayang Bali?

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

“Pengalangkara” : Apakah Hanya Pembuka atau Penentu Nyawa Pertunjukan Wayang Bali?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co