2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putra Daniswara, Suarakan Perdamaian dan Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Monolog Perahu Gaza

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 22, 2024
in Panggung
Putra Daniswara, Suarakan Perdamaian dan Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Monolog Perahu Gaza

Penampilan monolog Perahu Gaza oleh Putra Daniswara, Foto: Dok. Daniswara

Penampilan monolog Perahu Gaza oleh Putra Daniswara | Foto: Dok. Daniswara

“Sukacita dan rasa lega pula tercurah dari diri saya karena dapat menyuarakan pesan perdamaian dunia serta memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan untuk melindungi mimpi anak-anak di Gaza untuk bertumbuh, berkreasi, dan mengukir prestasi demi masa depan mereka kelak di kemudian hari.”

Begitulah Putra Daniswara mengungkapkan perasaannya setelah menyajikan monolog Perahu Gaza di Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VI Tahun 2024. Senin, 19 Agustus lalu.

Dewa Made Putra Daniswara atau yang lebih akrab disapa Putra Daniswara merupakan salah satu dari lima penampil pada pagelaran parade monolog yang diselenggarakan oleh Teater Jineng SMA Negeri 1 Tabanan (Smasta) di FSBJ VI Tahun 2024. Pagelaran tersebut dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre).

Parade monolog yang diselenggarakan oleh TeaterJineng kali ini mengusung tajuk “Cita Cipta Cinta”. Selain Putra Daniswara, Teater Jineng juga berkolaborasi dengan April Artison, Muda Wijaya, Eky Virji, dan Moch Satrio Welang.

Pertunjukan pada malam itu dibuka dengan penampilan dari Eky Virji yang menyajikan monolog berjudul Kidung Puspa, naskah Kidung Puspa ditulis dan disutradarai langsung oleh Eky Virji sendiri. Kemudian penampilan kedua dilanjutkan oleh April Artison dengan membawakan monolog berjudul Orang Gila, naskah monolog tersebut ditulis oleh Uyunk dan disutradarai oleh Hendra Utay.

Selanjutnya, pertunjukan dilanjutkan dengan monolog yang diapdatasi dari cerpen Rahim karya Cok Sawitri, monolog tersebut disutradarai dan disajikan dengan apik oleh Moch Satrio Welang. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari Putra Daniswara yang menyajikan monolog Perahu Gaza, yang ditulis oleh Iswadi Pratama dan disutradarai oleh I Gede Arum Gunawan.

Parade monolog tersebut ditutup dengan penampilan dari Muda Wijaya yang menyajikan monolog dengan judul Memek, naskah monolog tersebut diadaptasi dari cerpen Memek karya Putu Wijaya. Penampilan Muda Wijaya juga didukung oleh Teater Limas yang membantu menghidupkan suasana menjadi lebih comedic.

Penampilan Muda Wijaya didukung oleh Teater Limas, | Foto: Dok. Dede

Penampilan Muda Wijaya didukung oleh Teater Limas | Foto: Dok. Dede

Perahu Gaza menjadi salah satu penampilan yang menarik, Putra Daniswara menjadi penampil termuda dalam parade monolog tersebut. Selain itu, monolog yang disajikannya juga tidak kalah memukau dari senior-seniornya yang tampil pada malam itu.

Penampilannya menjadi begitu hidup ketika dipadupadankan dengan kepiawaian acting, musikal, dan permainan property. Ia begitu menjiwai monolog yang disajikannya, rasanya bulu kuduk bergidik saat ia menyerukan “Perang! Perang! Perang!” dengan lantangnya.

Ia juga meniup kerang sanka atau masyarakat maluku menyebutnya dengan Tahuri, bunyinya menggema di seluruh penjuru Gedung Ksirarnawa, membuat suasana menjadi merinding, rasanya kita seperti larut dalam cerita itu.

Penampilan monolog Perahu Gaza oleh Putra Daniswara | Foto: Dok. Daniswara

Anak muda kelahiran Tabanan, 6 Juli 2007 yang sekaligus menjadi Ketua Teater Jineng Tahun Kreasi 2023/2024 itu mengatakan, monolog Perahu Gaza di FSBJ VI bukanlah kali pertama ditampilkan olehnya, sebelumnya ia sudah pernah menampilkan monolog tersebut dalam beberapa kesempatan.

“Monolog Perahu Gaza karya Iswadi Pratama ini sebelumnya sudah pernah saya bawakan dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2024, pada seleksi tingkat Kabupaten, Provinsi, dan semifinal Nasional kemarin. Kebetulan tema pada Festival Seni Bali Jani VI yaitu “Puspa Cipta Jana Kerthi” Karya Mulia Manusia Berbudaya berkaitan dengan nilai kemanusiaan, maka monolog Perahu Gaza ini kembali saya tampilkan dalam Pagelaran Utsawa Parade Monolog tersebut,” kata Daniswara.

Naskah monolog berjudul Perahu Gaza itu ditulis oleh Iswadi Pratama, disutradarai oleh I Gede Arum Gunawan, dan disajikan oleh Putra Daniswara. Monolog Perahu Gaza menceritakan tentang kisah seorang anak yang bercita-cita menghimpun rekan-rekannya untuk membantu anak-anak di Gaza. Bermodalkan perahu sederhana, yang disebutnya sebagai Perahu Persaudaraan, ia akan melarungkan doa, harapan, dan segala barang-barang yang berhasil dikumpulkannya untuk membantu meringankan beban penderitaan anak-anak di Gaza.

“Dalam menampilkan monolog Perahu Gaza pada FSBJ VI tahun 2024 ini, saya sebagai pemula seni peran khususnya monolog, merasa terhormat dan memiliki kebanggaan tersendiri ketika mendapatkan kesempatan tampil pada panggung yang sama dengan keempat penyaji lain yang memang sudah profesional dalam bidang monolog,” ujar Daniswara.

Penampilan monolog Perahu Gaza oleh Putra Daniswara | Foto: Dok. Daniswara

Menurutnya, tidak ada kendala atau kesulitan berarti yang menghambat proses penggarapan monolog Perahu Gaza tersebut, baginya yang terpenting adalah bagaimana bekerja keras dan berlatih dengan maksimal untuk bisa menampilkan yang terbaik.

“Selama proses penggarapan monolog Peragu Gaza ini, tidak terdapat kendala yang berarti untuk saya. Hanya saja, saya harus bekerja keras dan berlatih secara maksimal dalam memperdalam penokohan dan penghayatan saat menafsirkan naskah pada setiap adegannya, sebab ini baru kali kedua saya membawakan suatu karya monolog,” ungkapnya.

“Dengan disutradarai oleh Kakak I Gede Arum Gunawan, S. Ag., M.Ag, serta didampingi oleh Bapak, Ibu, dan Kakak Pembina Teater Jineng, proses latihan berjalan dengan intens dan sangat terarah. Segala macam ide-ide dan imajinasi beliau dapat saya tangkap dan sampaikan melalui dialog, olah tubuh, serta mimik dengan tepat. Penampilan saya ini pula kurang lengkap rasanya jika tidak terdapat tim yang solid di belakangnya. Terutama dukungan dari tim artistik Teater Jineng yang telah menghasilkan property indah nan memukau, menjadi pendukung kuat bagi saya dalam membawakan monolog Perahu Gaza,” sambungnya. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis DEDE PUTRA WIGUNA

Karya-karya Sastrawan Nyoman Tusthi Eddy Layak Diajarkan di Sekolah | Dari Acara Tribute to Maestro Nyoman Tusthi Eddy
“Bendera” atau “Sembako” : Dari Pementasan Teater Selem Putih
Enam Sastrawan Bali Mengumandangkan Semangat Kepahlawanan dalam Puspa Suara Pujangga
Tags: Festival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2024MonologTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rempah-Rempah Kita dalam Khazanah Gastronomi Internasional

Next Post

Candu Kekuasaan dan Upaya Kangkangi Konstitusi

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

by Yahya Umar
July 28, 2026
0
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

Read moreDetails

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

Read moreDetails

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

Read moreDetails

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
0
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

"Hari ini kesiapan sudah seratus persen," ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club,...

Read moreDetails

Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

PERTIKAIAN dan peperangan kerap melahirkan penderitaan, kebencian, dendam, serta luka yang membekas dalam jiwa. Namun, di balik kehancuran itu selalu...

Read moreDetails
Next Post
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Candu Kekuasaan dan Upaya Kangkangi Konstitusi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co