4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rempah-Rempah Kita dalam Khazanah Gastronomi Internasional

Ayu Gayatri by Ayu Gayatri
August 28, 2024
in Esai
Rempah-Rempah Kita dalam Khazanah Gastronomi Internasional
  • Artikel adalah materi dalam panel diskusi “Khasanah Rempah, Makanan dan Obatt Bagi Raga”, Sabtu, 24 Agustus 2024 di Museum Buleleng, Singaraja, Bali
  • Artikel ini disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Singaraja Literary Festival (SLF), 23-25 Agustus 2024.

***

SEBAGAIMANA yang kita ketahui, semakin terbuka dan berkembangnya zaman, membuat semakin luas juga kesempatan kita untuk mendapat akses informasi dari dalam negeri dan luar negeri. Baik itu berupa informasi teknologi terkini, pengetahuan, fashion & style bahkan makanan.

Beragam hidangan dari luar lebih banyak dikenal oleh generasi muda, mulai dari berbagai jenis burger, beragam pasta Italia, sushi dan ramen dari Jepang dan beberapa tahun belakangan ini mulai mengenal juga beragam jenis hidangan dari Korea Selatan yang tentunya secara tidak langsung dipromosikan juga melalui serial-serial drama Korea yang sedang banyak digemari berbagai kalangan.

Lalu, apa kabar dengan masakan-masakan khas dari berbagai daerah di Indonesia? Apakah dapat sepopuler itu juga?

Berbeda dengan hidangan Barat dan beberapa negara lain, hidangan Indonesia cenderung kaya akan rempah-rempah yang konon katanya sulit diterima lidah orang-orang asing. Hampir di seluruh Nusantara, resep-resep hidangan tradisionalnya menggunakan berbagai macam rempah, terkecuali di Indonesia bagian timur yang hidangannya cenderung dimasak dengan sedikit atau tanpa rempah- rempah.

Apabila ditelisik lagi, setiap resep memiliki karakter rasa yang berbeda-beda karena penggunaan rempah yang memiliki aroma dan rasa tertentu. Belum lagi formula atau takaran rempah dari resep yang berbeda, akan menciptakan rasa dan sensasi khas pada indera pencium dan pengecap kita.

Seperti kita ketahui secara gastronomi, rempah-rempah selain digunakan sebagai bahan bumbu untuk berbagai hidangan, cara penggunaannya sesuai resep lokal di daerah masing-masing yang umumnya telah diturunkan dari generasi ke generasi.

Sebagai pengalaman pribadi, terkadang resep-resep lokal didapatkan melalui perjalanan berkunjung ke suatu daerah. Belajar dari Ibu-ibu warga lokal dan memasak bersama di desa-desa yang pernah dikunjungi atau kebetulan mampir ke warung atau rumah makan di suatu tempat yang pemilikinya berbaik hati untuk berbagi resep. Biasanya, bahan-bahan tersebut dicatat dalam dokumentasi kecil yang kemudian dicobakan di dapur Pengalaman Rasa Gastronomy.

Di tahun 2015, saya mulai belajar membuat Basa Genep atau Basa Gede, yang biasanya saya jelaskan sebagai The Balinese essential spice-blend yang ternyata ada banyak versi takaran dan perpaduan bahan rempahnya.

Resep milik almarhumah ibu berbeda dengan Ibu mertua. Resep basa genep lain yang saya telusuri di buku-buku masakan Bali juga demikian. Maka agar ada standar rasa dan pengolahan di Pengalaman Rasa Gastronomy, akhirnya saya buat menjadi resep baku yang sudah ada takarannya.

Sementara untuk masakan dari daerah lainnya, beberapa bahan dan rempah terkadang perlu dibawa dari daerah asalnya karena tidak mudah ditemukan di Bali. Semisal, membuat Mi Gomak, beberapa bahan, terutama rempah khas Toba yang bernama Andaliman, harus saya dapatkan dan saya bawa pulang untuk dicoba resepnya.

Beberapa resep yang sudah berhasil saya formulakan dalam takaran, biasanya kami adopsi untuk menjadi salah satu menu dalam “Surprise Menu” yang kami sajikan dalam 10 sequence dining experience, sebagai “oleh-oleh” dari perjalanan kami.

Selain memasak hidangan, bisanya juga saya akan bertugas menjelaskan keseluruhan rangkaian hidangan yang kami sajikan satu persatu berdasarkan sequence-nya, baik asal hidangan tersebut, bahan-bahan yang digunakan juga cara memasaknya.

Beberapa masakan, saya sajikan dengan tingkat rasa pedas dari cabai yang sudah diturunkan tanpa mengurangi bahan rempah yang lainnya agar rasanya tetap otentik, namun mild dan dapat diterima lidah tetamu di Pengalaman Rasa Gastronomy karena kebanyakan mereka datang dari manca negara.

Kita patut bangga, beberapa hidangan khas dari Indonesia telah dikenal dan mendapat tempat sebagai salah satu hidangan yang digemari berbagai kalangan di dunia. Baik yang berupa hidangan comfort food yang menggunakan sedikit rempah seperti lumpia dan siomay, ataupun hidangan- hidangan yang kaya rempah seperti rendang, hidangan khas Minang yang pernah dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia versi rilis CNN.

Rawonkhas Jawa Timur dan soto betawikhas Jakarta juga dinobatkan no 1 dan 2 di antara daftar hidangan sup terenak yang telah dikurasi dari seluruh dunia versi TasteAtlas tahun 2024. Nasi gorengyang merupakan hidangan hasil asimilasi dengan budaya Tiongkok, bahkan sudah menjadi salah satu menu hidangan di berbagai restoran-restoran Asian Cuisine di seluruh dunia sebagai salah satu yang menjadi brand Indonesia.

Sateyang memiliki ciri khas bumbu dan rempah yang berbeda-beda di setiap daerah di Indonesia menurut survei dari World’s 50 most Delicious Foods pun menempatkan sate di urutan ke 14 sebagai makanan terlezat di dunia. Dan masih ingin melihat sejauh mana hidangan Indonesia dengan rempah-rempahnya dapat menghegemoni gastronomi secara internasional.

Dari sini kita dapat mengetahui bahwa rempah-rempah yang dalam hal ini terdapat di dalam berbagai hidangan khas daerah-daerah di Indonesia, mulai merambah masuk dan digemari oleh berbagai kalangan di dunia. Semakin banyak diplomasi gastronomi yang dilakukan secara formal sebagai delegasi perwakilan negara dalam ajang internasional, ataupun secara informal dengan memasak dan memperkenalkan hidangan khas Indonesia kepada teman-teman warga asing, semakin banyak pula dikenal hidangan-hidangan lezat khas Indonesia yang kaya rempah di seluruh dunia.

Dalam hal ini, di beberapa kesempatan, kami diundang untuk mempersentasikan hidangan-hidangan khas Bali Utara untuk diperkenalkan kepada khalayak dalam gelaran Ubud Food Festival, salah satu festival kuliner di Indonesia yang sudah dikenal oleh kalangan food enthusiast, praktisi kuliner, dan food-writers secara internasional.

Beberapa kali juga kami melakukan pop-up cooking untuk teman- teman di beberapa negara yang kebetulan kami datang diundang sehubungan dengan seminar. Dan juga mewakili Indonesia dan Asia Tenggara sebagai salah satu delegasi kongres Worldcanic di Lanzarote-Canary Island, sebuah pulau tropis yang indah di wilayah negara Spanyol tak jauh dari benua Afrika, di mana diselenggarakan sebuah kongres gastronomi di mana berkumpul para koki, para ilmuwan gunung api, petani-petani dan pembuat anggur dari beberapa negara yang memiliki gunung berapi.

Di dalam kongres tersebut, kami mempresentasikan hidangan khas Bali, berupa Bebek Betutu yang bumbu racikan yang sudah kami persiapkan dan upihnya khusus kami bawa dari Bali. Selain itu juga kami mempresentasikan pembuatan Sate Lilit dengan berbagai jenis rempah yang juga kami bawa langsung sebagai display di saat mempresentasikan dan hal ini mengundang keingintahuan mereka dan maju ke meja presentasi untuk melihat dan mencium bahan bumbu dan rempah-rempah yang dipajang sebagai “pintu masuk” untuk mengundang mereka datang ke negeri Indonesia.[T]

  • BACA artikel lain terkait SINGARAJA LITERARY FESTIVAL 2024
Khasanah Rempah, Makanan dan Obat Bagi Raga
Parfum Berbahan Rempah: Kearifan Sastra Bermotif Panji yang Belum Banyak Digali
Tentang Rambut dan Kisah-kisahnya
WARṆANAWARNA : Cerita Tentang Warna dan Kemungkinan Skema Teori Warna Bali
Apa itu Gincu?
Tags: gastronomirempah-rempahSingaraja Literary FestivalSingaraja Literary Festival 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wiku Tapini

Next Post

Putra Daniswara, Suarakan Perdamaian dan Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Monolog Perahu Gaza

Ayu Gayatri

Ayu Gayatri

Culinary Expert

Related Posts

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

Read moreDetails

Penyair Kelas Teri

by Arief Rahzen
October 4, 2026
0
Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

Read moreDetails

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails
Next Post
Putra Daniswara, Suarakan Perdamaian dan Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Monolog Perahu Gaza

Putra Daniswara, Suarakan Perdamaian dan Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Monolog Perahu Gaza

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co