17 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 16, 2024
in Persona
Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Ni Made Mira Cahyani, | Foto: Dok. Mira

β€œSekarang belum ada pasangan, tapi kalau bisa, pinginnya yang bisa bahasa Bali yang sopan, alus. Biar kayak Kelian Adat!”

Begitulah jawaban Ni Made Mira Cahyani ketika ditanya soal pacar. Itu jawaban yang menarik. Miraβ€”begitu panggilan akrabnyaβ€”ternyata suka pada lelaki berbahasa Bali seperti ketua adat.

Barangkali, Mira sedang bercanda. Namun, jika melihat bagaimana Mira begitu cintanya pada bahasa Bali, maka keiinginannya itu bukanlah sekadar kata-kata kosong.

Kami bertemu di sebuah coffee shop di daerah Peguyangan, Denpasar, dan berbincang tentang banyak hal, terutama tentang kuliah dan bahasa Bali. Ditemani Coffee Cappucino Hot dan Taro Latte Ice, obrolan terasa akrab dan khusyuk.

Meski sibuk, Mira masih bisa diajak janjian untuk ngobrol. Ia baru saja menjalani yudisium pada Rabu, 7 Agustus 2024, bersamaan dengan teman-temannya  di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI)

Mira memang terdaftar sebagai mahasiswa di FBS UPMI, program studi (Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah) PBID dengan konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali. 

Yudisium ini merupakan Yudisium pertama FBS setelah dipisah dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Selain mahasiswa PBID, mahasiswa lain yang juga diwisuda berasal dari program studi PBID Pendidikan Sendratasik (Seni, Drama, Tari, dan Musik) dan Pendidikan Seni Rupa.

Gadis kelahiran 29 Juli 2002 yang berasal Angantaka, Abiansemal, Badung itu adalah lulusan terbaik FBS UPMI tahun 2024 yang berasal dari program studi PBID.

Jadi, Mira memang layak disebut gadis hebat. Meski sibuknya minta ampun saat kuliah, ia tetap bisa konsentrasi belajar dan lulus dengan predikat terbaik.

Saat ini ia menjadi guru bahasa Bali di salah satu sekolah dasar di Pemecutan, Denpasar. Selain itu ia juga menjadi beauty consultan di sebuah perusahaan kecantikan ternama. Sebelumnya, ia aktif mengajar bimbel (bimbingan belajar) dan mengajar les private. 

β€œSaat kuliah saya memilih konsentrasi bahasa Bali, karena saya memang suka dan cinta pada bahasa Bali,” kata Mira tentang betapa cintanya ia pada bahasa Bali.

Sedari awal memilih perguruan tinggi, ia memang sudah berniat untuk menempuh pendidikan S1 di UPMI, yang dulunya bernama IKIP PGRI Bali. 

Menurut Mira, lulusan bahasa Bali adalah yang paling dicari-cari sekarang ini, di tengah kelangkaan guru bahasa Bali, hal itu tentu menjadi peluang yang bagus. 

Barangkali karena alasan-alasan itulah, maka kriteria pasangannya adalah pria yang bisa berbahasa Bali dengan baik, terutama bahasa Bali alus atau sopan.

Ketika menginjak semester 7, Mira memilih meninggalkan profesinya sebagai pengajar bimbel dan pengajar les private karena kelelahan dan pekerjaannya sebagai beauty consultan semakin padat. Saat ini ia hanya fokus mengajar di sekolah dasar dan menjadi beauty consultan di salah satu perusahaan kecantikan. 

Sebelum menjadi beauty consultan, ia memulai kariernya di perusahaan kecantikan tersebut dengan menjadi sales yang mempromosikan dan menjual produk lewat sosial medianya. Ia mulai melakoninya sejak duduk di bangku sekolah menengah atas. Ia begitu konsisten menjajakan produk kecantikan tersebut di sosial medianya, tak ada rasa gengsi ataupun malu. 

Setelah bertahun-tahun menjadi sales, saat ini ia dipercaya menjadi beauty consultan. Sekarang ia sudah menerima gaji tetap, tidak lagi tergantung dari hasil penjualan seperti dahulu ketika awal ia memulainya.

‘β€œKarena memang udah suka berbisnis dari SMA, jadi ya tidak ada capeknya sih apalagi malu, enggak ada sama sekali, jadi seneng aja jalaninnya,” ujar Mira.

Mira mengatakan tidak ada kesulitan sama sekali dalam mengatur waktu, menurutnya hanya diperlukan konsistensi dan time management yang baik. 

β€œApalagi pas awal semester 7, jadwal kuliah tidak terlalu padat. Jadi bisalah nyambi lebih aktif lagi untuk menuhin biaya buat Yudisium dan Wisuda,” ungkapnya.

Mira Cahyani menerima sertifikat penghargaan saat Yudisium FBS, | Foto: Dok. UPMI

Selama menjadi mahasiswa, Mira juga aktif mengikuti organisasi intra kampus, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai anggota periode 2020-2021, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBID sebagai Ketua periode 2022-2023, dan Persatuan Mahasiswa Hindu Dharma (PMHD) sebagai Sekretaris periode 2022-2023.

Di luar kampus ia tergabung dalam organisasi kepemudaan, yaitu Sekaa Teruna Teruni Canti Bhuana, Banjar Kekeran, Angantaka, Abiansemal, Badung sebagai Sekretaris periode 2022-2023.

Selain itu selama menjadi mahasiswi, Mira juga beberapa kali berhasil menjuarai berbagai kompetisi. Seperti juara 1 Film Pendek Nasional yang diselenggarakan oleh FKIP Universitas Negeri Semarang (UNS) tahun 2021, dan juara 3 Lomba Pidato Daring Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Dwijendra tahun 2021.

Ia juga mencatatkan prestasi sebagai juara Harapan 1 LKTI Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret tahun 2021, Juara 2 Lomba Pidato Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Dwijendra tahun 2022, Juara 3 Fotografi Nasional yang diselenggarakan oleh Imbasadi (Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia) tahun 2023,Β  dan masih banyak lagi.

Mira Cahyani ketika menyampaikan kesan dan pesan | Foto: Dok. UPMI

Mira juga memiliki keahlian menjadi pembawa acara dan moderator. Tak hanya jago di kandang, ia juga kerap diundang menjadi pembawa acara dan moderator di berbagai event di luar kampus.Β 

Dengan segudang prestasi dan produktivitasnya, Mira bisa dikatakan memang layak menjadi lulusan terbaik Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI 2024. Ia meraih predikat cumlaude, dengan indeks prestasi komulatif (IPK) 3,96. Mira mengatakan, sebetulnya yang ia takutkan ketika mendapatkan IPK tinggi adalah tanggung jawabnya yang besar.

β€œSaya teringat dengan kata-kata salah satu dosen yang menguji skripsi saya waktu itu, mendapatkan nilai yang sempurna adalah hal yang mudah, yang sulit adalah mempertanggungjawabkannya. Begitu katanya,” kata Mira. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Kadek Windari, Juara Penulisan Cerpen di Peksimida, Siap Wakili Bali ke Peksiminas di Jakarta
Putu Shinta Aiswarya, Pecinta Kucing, Calon Pendidik, Lulus Cumlaude
Berbincang dengan Kunti Afrida Maharani, Pemenang Putri Hijabfluencer Bali 2024
Kadek Angga Wahyu Pradana, Pemuda Pelopor Bali dan Revitalisasi Tabuh Lelonggoran Buleleng
Juni Widiantari, Gadis Pengawas Pemilu di Tigawasa: Kadang Susuri Jalan Rusak di Tengah Gelap Malam
Tags: Bahasa BalimahasiswaUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Flores ke Kampus Impian: Cerita dari PKKMB Undiksha Singaraja 2024

Next Post

Enam Sastrawan Bali Mengumandangkan Semangat Kepahlawanan dalam Puspa Suara Pujangga

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
0
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

Read moreDetails

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

β€œSaya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada AjangΒ  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada AjangΒ  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails
Next Post
Enam Sastrawan Bali Mengumandangkan Semangat Kepahlawanan dalam Puspa Suara Pujangga

Enam Sastrawan Bali Mengumandangkan Semangat Kepahlawanan dalam Puspa Suara Pujangga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir
Buku Tatkala

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir

Judul: Panduan Lumut -- Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putri Wijaya ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 16, 2026
Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM
Esai

Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM

LIMA hari sudah antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memenuhi SPBU di Pulau Bali. Antrean itu tidak hanya...

by I Wayan Artika
October 16, 2026
Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow
Esai

Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow

BAYANGKAN seorang tenaga medis yang baru saja menerima panggilan darurat. Seorang pasien membutuhkan pertolongan segera dan sudah terbaring di meja...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 16, 2026
Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan
Esai

Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan

ADA kejanggalan ketika mendapatkan bensin harus dirayakan sebagai sebuah kemenangan. Warga rela mengantre berjam-jam, menanti hingga dini hari, bahkan mengorbankan...

by Dede Putra Wiguna
October 16, 2026
DariΒ β€œPanic Buying” hinggaΒ β€œMaborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali
Bahasa

DariΒ β€œPanic Buying” hinggaΒ β€œMaborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

SECARA pribadi, saya sebisa mungkin menghindari antrean BBM di Bali saat ini. Saya pernah berada di posisi itu dahulu, dan...

by I Made Sudiana
October 16, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Selembar Kain di Antara Aku dan Dunia: Ritual Menutup Gorden Ketika Senja

Ada sebuah tindakan kecil yang hampir selalu kita lakukan tanpa pernah bertanya mengapa. Ketika sore mulai turun, cahaya matahari perlahan...

by Tri Nugroho Adi
October 16, 2026
Hukum Tanah Air Bali
Buku Tatkala

Hukum Tanah Air Bali

Judul: Hukum Tanah Air Bali Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Made Pria Dharsana ISBN: Masih dalam proses Tebal:...

by Buku Tatkala
October 15, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Kemping yang Mencekam

LIBUR semester telah tiba. Mahasiswa dan anak sekolah dapat bersantai. Agung Santoso berencana memanfaatkan libur itu bersama keluarga. Ia ingin...

by Chusmeru
October 15, 2026
πŒπ„ππ“π„π‘πˆ 𝐋𝐔𝐀𝐑 ππ„π†π„π‘πˆ πˆππƒπˆπ€ ππ”πŠπ€ ππ€πŒπ„π‘π€π π‹πŽππ“π€π‘ ππ€π‹πˆ
Pameran

πŒπ„ππ“π„π‘πˆ 𝐋𝐔𝐀𝐑 ππ„π†π„π‘πˆ πˆππƒπˆπ€ ππ”πŠπ€ ππ€πŒπ„π‘π€π π‹πŽππ“π€π‘ ππ€π‹πˆ

Menteri Luar Negeri India, 𝐃𝐫. 𝐒. π‰πšπ’π¬π‘πšπ§π€πšπ«, 12 Oktober 2026, membuka pameran π‘π‘–π‘ŸΔπ‘šπ‘Žπ‘¦Δπ‘‘π‘Ž: π»π‘’π‘Žπ‘™π‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘Šπ‘’π‘™π‘™π‘π‘’π‘–π‘›π‘” 𝑖𝑛 π‘†π‘œπ‘’π‘‘β„Ž π΄π‘ π‘–π‘Žπ‘› 𝑇𝑒π‘₯𝑑𝑠...

by tatkala
October 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Perjanjian Kawin Campuran dan Hak Mewaris: Ketika Pisah Harta Berhadapan dengan Hak Pasangan yang Ditinggalkan

PERJANJIAN perkawinan dibuat untuk memberikan kepastian hukum atas harta suami dan istri. Namun, bagaimana jika kesepakatan pisah harta yang semula...

by I Made Pria Dharsana
October 14, 2026
Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari
Ulas Buku

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari

BUKU Rusdi Mathari berjudul Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya, genap berusia 10 tahuan. Buku Mojok, sebagai penerbit, merayakan ulang...

by Ahmad Hirzan Anwari
October 13, 2026
Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi
Esai

Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...

by Angga Wijaya
October 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright Β© 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright Β© 2016-2025, tatkala.co