2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semangkuk Gule dan 20 Ekor Kambing Muda untuk Kenikmatan Menonton Voli Tajun Cup

Son Lomri by Son Lomri
November 2, 2024
in Kuliner
Semangkuk Gule dan 20 Ekor Kambing Muda untuk Kenikmatan Menonton Voli Tajun Cup

Mayoni dan seporsi gule-sate di Tajun Cup V | Foto: tatkala.co

INI momen yang juga tak bisa dilupakan dalam  turnamen voli Tajun Cup V di lapangan Giri Mukti, Desa Tajun, Kubutambahan, Buleleleng yang finalnya berlangsung Sabtu, 19 Oktober 2024.

Ketahuilah, di sepanjang tepi jalan menuju arena pertandingan stand kuliner rakyat berderet-deret sejak sore. Mulai dari lawar darah. Kemudian bakso, syiobak, jagung bakar, sosis bakar, hingga krebipeti alias burger dari Amerika juga terhidang di pinggir jalan.

Untuk itulah anak-anak mengantri untuk menonton voli sembari membawa berbagai jenis makanan-makanan trendi itu dengan senang hati. Satu lagi, ada krepes coklat juga.

Kesukaan bapak-bapak tentu berbeda. Sebelum menonton pertandingan para bapak lebih dulu bertengger di sebuah warung sate kambing. Ini warung favorit. Namanya, Warung Sate Kambing Men Tolet.

Beberapa sate dibakar, dan benar-benar menyeruak baunya. Sate terdiam di bara api panas, beberapa menit, lalu diangkat.

Mayoni dan suaminya di warung Men Tolet | Foto: tatkala.co/Son

Seorang lelaki tengah sibuk kipas-kipas sate. Sementara Kadek Mayoni (48), istri dari lelaki itu, terus sibuk menyiuk gule kambing menu favorit orang-orang Tajun itu ke dalam mangkuk. Sate itu dihidangkan bersama semangkuk gule dan sepiring nasi.

Aroma kambing muda dan empuk—dari sate dan gule, tidak bisa terhindar dari perut lapar sebelum menonton klub jagoan di turnamen itu. Tentu saja, sebuah persiapan yang bagus untuk mengganjal perut hingga tengah malam menonton final—samapai selesai.

“Kalau sate, itu di pagi hari buatnya, ditusuknya. Kami pakai kambing muda, sekitar 300 tusuk perhari, satu kambing perhari. Terkadang juga satu ekor kambing untuk dua hari kalau turnamen tak begitu ramai.” kata Kadek Mayoni, pemilik warung makan Men Tolet itu pada malam final, Sabtu, 19 Oktober.

Seporsi gule sate Men Totel | Foto: tatkala.co/Son

Rasa gule yang dibuat Mayoni, tentu beda dengan gule lain di warung sate yang lain. Gule yang ia buat dibumbui dengan bumbu genep khas Bali. Tajun, memiliki selera rasa yang kuat terhadap makanan, yaitu pedas. Sehingga gule yang dibuat oleh Kadek Mayoni itu cukup strong rasanya.

Daging, selain empuk juga bumbu dan rasa pedas menyecap ke setiap sela-sela daging begitu sempurna.

Di mangkok, tenggelam dalam kuah beberapa bagian tubuh daging kambing muda. Mulai dari daging bagian kaki, buntut, gaji, sedikit tulang, dan lainnya. Ketika menyiuk satu sendok masuk ke mulut itu, aroma bawang goreng menambahkan rasa enak tiada banding saat dikunyah. Apalagi ketika gaji, daging dan sedikit tulang muda bersamaan tersiuk ke sendok, kenikmatan semakin menjadi-jadi saat ditelan.

Semangkuk gule yang dibuat oleh Kadek Mayoni  itu juga setidaknya memberi hangat kepada tubuh dari angin malam, apalagi rasa pedas dari jahe dan cabai menyatu dengan pas. Di sana, ia telah banyak memiliki pelanggan setia—terutama di setiap pertandingan Tajun Cup V.

“Saya tak punya cabang. Selain turnamen voli, saya sesekali jualan di turnamen ayam (tejen maksudnya),” kata Mayoni.

Di sini, di Tajun Cup, selama 25 hari ia berjualan,  sekitar 20 kambing telah dihabiskannya.

“Selalu banyak orang yang datang kemari setiap harinya untuk gule, dan dengan orang yang sama lagi. Nih, kaya bapak ini (tunjuknya ke salah satu pengunjung) sering dia makan di sini, makanya perutnya gendut,” kata Kadek Mayoni melempar humor. Intimitas sosial memang terasa di Tajun Cup V. 

Sebelum menonton klub voli jagoan, santap sate gule kambing dulu | Foto: tatkala.co/Son

Kadek Mayoni Foto: tatkala.co/Son

Sekitar jam dua siang Kadek Mayoni mempersiapkan gule, setelah pagi ia berjibaku berjualan daging lebih dulu di pasar dan menjual beberapa pakaian OB. Kadek Mayoni barulah kemudian berjibaku dengan kompornya di dapur untuk gule yang ia jual pada malam turnamen voli.

Tangannya sudah terbiasa memasak gule. Setelah daging kambing dipotong kecil-kecil, ia mencuci dan meniriskannya sebentar menunggu bumbu genep dan santan di kuali matang dan mendidih. Setelah panas dan aroma keluar, daging itu dimasukannya kemudian.

Sekitar satu jam ia menunggu daging menyecap bumbu. Sebab itulah dagingnya empuk, juga terasa melekat bumbunya. Untuk semangkuk gule, ia bandrol 40 ribu termasuk nasi, tentu—dengan porsinya sangat banyak, pula rasanya sangat lezat—memberi citra kuliner yang mewah di sebuah desa.

Di sela-sela Tajun Cup, orang-orang bisa makan enak sepuasnya dengan harga di bawah standar bule.

Sate tusuk (atas) dan sate lilit (bawah). Enaknya | Foto: tatkala.co/Son

“Tapi itu, kuahnya harus betul-betul mateng, biar enggak cepet basi,” kata Kadek Mayoni  menjelaskan proses memasaknya, dan memastikan kualinya tetap segar tercium. “Baunya tetap enak kan? Karena masaknya harus benar-benar mateng. Biar meresap dan segar sampai tengah malam.”

Sementara pada sate lilit, daging kambing muda lebih dulu diblender bersamaan dengan bumbu genep dan sedikit minyak. Setelah menyatu itu, barulah ia eksekusi. Bara api membuka kelezatan yang baru pada pengalaman rasa bernama sate lilit.

Percayalah. Datanglah tahun depan, ya, Ton… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan
Geblek Pari, Wisata Kuliner Rasa Alam Pedesaan di Kulon Progo
Laklak Beras Merah Jatiluwih: Tradisi dan Inovasi dalam Satu Gigitan
Tags: bola voliDesa Tajunkulinersate kambing
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rumah Tusuk Sate | Cerpen Putri Santiadi

Next Post

Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

by Wahyu Mahaputra
September 28, 2026
0
Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

CUKUP dengan uang tiga ribu rupiah saja, segelas penuh minuman es santan yang creamy dan menyegarkan sudah bisa mengalir di...

Read moreDetails

Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
September 4, 2026
0
Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

MATAHARI pagi belum genap sejengkal naik ketika sebuah gerobak biru berhenti di pinggir Jalan Merak, Singaraja. Di belakangnya, truk-truk besar...

Read moreDetails

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
0
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

Read moreDetails

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
0
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

Read moreDetails

Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

by Jaswanto
June 17, 2026
0
Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

“BECEK lagi, becek lagi,” keluh istri saya setiap kali menghadiri hajatan di kampung—entah pernikahan, tujuh bulanan, kematian, sedekah bumi, khitanan,...

Read moreDetails

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails

Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

by Tobing Crysnanjaya
March 15, 2026
0
Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

Jogja, perjalanan yang tak singkat. Menghabiskan waktu hingga 9 jam lamanya. Beberapa kali singgah di Rest Area sepanjang Toll Cipali,...

Read moreDetails

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co