12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semangkuk Gule dan 20 Ekor Kambing Muda untuk Kenikmatan Menonton Voli Tajun Cup

Son Lomri by Son Lomri
November 2, 2024
in Kuliner
Semangkuk Gule dan 20 Ekor Kambing Muda untuk Kenikmatan Menonton Voli Tajun Cup

Mayoni dan seporsi gule-sate di Tajun Cup V | Foto: tatkala.co

INI momen yang juga tak bisa dilupakan dalam  turnamen voli Tajun Cup V di lapangan Giri Mukti, Desa Tajun, Kubutambahan, Buleleleng yang finalnya berlangsung Sabtu, 19 Oktober 2024.

Ketahuilah, di sepanjang tepi jalan menuju arena pertandingan stand kuliner rakyat berderet-deret sejak sore. Mulai dari lawar darah. Kemudian bakso, syiobak, jagung bakar, sosis bakar, hingga krebipeti alias burger dari Amerika juga terhidang di pinggir jalan.

Untuk itulah anak-anak mengantri untuk menonton voli sembari membawa berbagai jenis makanan-makanan trendi itu dengan senang hati. Satu lagi, ada krepes coklat juga.

Kesukaan bapak-bapak tentu berbeda. Sebelum menonton pertandingan para bapak lebih dulu bertengger di sebuah warung sate kambing. Ini warung favorit. Namanya, Warung Sate Kambing Men Tolet.

Beberapa sate dibakar, dan benar-benar menyeruak baunya. Sate terdiam di bara api panas, beberapa menit, lalu diangkat.

Mayoni dan suaminya di warung Men Tolet | Foto: tatkala.co/Son

Seorang lelaki tengah sibuk kipas-kipas sate. Sementara Kadek Mayoni (48), istri dari lelaki itu, terus sibuk menyiuk gule kambing menu favorit orang-orang Tajun itu ke dalam mangkuk. Sate itu dihidangkan bersama semangkuk gule dan sepiring nasi.

Aroma kambing muda dan empuk—dari sate dan gule, tidak bisa terhindar dari perut lapar sebelum menonton klub jagoan di turnamen itu. Tentu saja, sebuah persiapan yang bagus untuk mengganjal perut hingga tengah malam menonton final—samapai selesai.

“Kalau sate, itu di pagi hari buatnya, ditusuknya. Kami pakai kambing muda, sekitar 300 tusuk perhari, satu kambing perhari. Terkadang juga satu ekor kambing untuk dua hari kalau turnamen tak begitu ramai.” kata Kadek Mayoni, pemilik warung makan Men Tolet itu pada malam final, Sabtu, 19 Oktober.

Seporsi gule sate Men Totel | Foto: tatkala.co/Son

Rasa gule yang dibuat Mayoni, tentu beda dengan gule lain di warung sate yang lain. Gule yang ia buat dibumbui dengan bumbu genep khas Bali. Tajun, memiliki selera rasa yang kuat terhadap makanan, yaitu pedas. Sehingga gule yang dibuat oleh Kadek Mayoni itu cukup strong rasanya.

Daging, selain empuk juga bumbu dan rasa pedas menyecap ke setiap sela-sela daging begitu sempurna.

Di mangkok, tenggelam dalam kuah beberapa bagian tubuh daging kambing muda. Mulai dari daging bagian kaki, buntut, gaji, sedikit tulang, dan lainnya. Ketika menyiuk satu sendok masuk ke mulut itu, aroma bawang goreng menambahkan rasa enak tiada banding saat dikunyah. Apalagi ketika gaji, daging dan sedikit tulang muda bersamaan tersiuk ke sendok, kenikmatan semakin menjadi-jadi saat ditelan.

Semangkuk gule yang dibuat oleh Kadek Mayoni  itu juga setidaknya memberi hangat kepada tubuh dari angin malam, apalagi rasa pedas dari jahe dan cabai menyatu dengan pas. Di sana, ia telah banyak memiliki pelanggan setia—terutama di setiap pertandingan Tajun Cup V.

“Saya tak punya cabang. Selain turnamen voli, saya sesekali jualan di turnamen ayam (tejen maksudnya),” kata Mayoni.

Di sini, di Tajun Cup, selama 25 hari ia berjualan,  sekitar 20 kambing telah dihabiskannya.

“Selalu banyak orang yang datang kemari setiap harinya untuk gule, dan dengan orang yang sama lagi. Nih, kaya bapak ini (tunjuknya ke salah satu pengunjung) sering dia makan di sini, makanya perutnya gendut,” kata Kadek Mayoni melempar humor. Intimitas sosial memang terasa di Tajun Cup V. 

Sebelum menonton klub voli jagoan, santap sate gule kambing dulu | Foto: tatkala.co/Son

Kadek Mayoni Foto: tatkala.co/Son

Sekitar jam dua siang Kadek Mayoni mempersiapkan gule, setelah pagi ia berjibaku berjualan daging lebih dulu di pasar dan menjual beberapa pakaian OB. Kadek Mayoni barulah kemudian berjibaku dengan kompornya di dapur untuk gule yang ia jual pada malam turnamen voli.

Tangannya sudah terbiasa memasak gule. Setelah daging kambing dipotong kecil-kecil, ia mencuci dan meniriskannya sebentar menunggu bumbu genep dan santan di kuali matang dan mendidih. Setelah panas dan aroma keluar, daging itu dimasukannya kemudian.

Sekitar satu jam ia menunggu daging menyecap bumbu. Sebab itulah dagingnya empuk, juga terasa melekat bumbunya. Untuk semangkuk gule, ia bandrol 40 ribu termasuk nasi, tentu—dengan porsinya sangat banyak, pula rasanya sangat lezat—memberi citra kuliner yang mewah di sebuah desa.

Di sela-sela Tajun Cup, orang-orang bisa makan enak sepuasnya dengan harga di bawah standar bule.

Sate tusuk (atas) dan sate lilit (bawah). Enaknya | Foto: tatkala.co/Son

“Tapi itu, kuahnya harus betul-betul mateng, biar enggak cepet basi,” kata Kadek Mayoni  menjelaskan proses memasaknya, dan memastikan kualinya tetap segar tercium. “Baunya tetap enak kan? Karena masaknya harus benar-benar mateng. Biar meresap dan segar sampai tengah malam.”

Sementara pada sate lilit, daging kambing muda lebih dulu diblender bersamaan dengan bumbu genep dan sedikit minyak. Setelah menyatu itu, barulah ia eksekusi. Bara api membuka kelezatan yang baru pada pengalaman rasa bernama sate lilit.

Percayalah. Datanglah tahun depan, ya, Ton… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan
Geblek Pari, Wisata Kuliner Rasa Alam Pedesaan di Kulon Progo
Laklak Beras Merah Jatiluwih: Tradisi dan Inovasi dalam Satu Gigitan
Tags: bola voliDesa Tajunkulinersate kambing
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rumah Tusuk Sate | Cerpen Putri Santiadi

Next Post

Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
September 4, 2026
0
Maklor dan Cilor, Jajanan Jadul yang Bertahan di Tikungan Jalan Merak Singaraja

MATAHARI pagi belum genap sejengkal naik ketika sebuah gerobak biru berhenti di pinggir Jalan Merak, Singaraja. Di belakangnya, truk-truk besar...

Read moreDetails

Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

by Nyoman Budarsana
September 1, 2026
0
Ulam Carik, Jejak Kuliner Persawahan dalam Tanah Lot Art and Food Festival VI 2026

UDARA pagi terasa panas ketika rangkaian Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 memasuki penghujung acara. Usai menutup festival,...

Read moreDetails

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
0
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

Read moreDetails

Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

by Jaswanto
June 17, 2026
0
Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

“BECEK lagi, becek lagi,” keluh istri saya setiap kali menghadiri hajatan di kampung—entah pernikahan, tujuh bulanan, kematian, sedekah bumi, khitanan,...

Read moreDetails

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails

Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

by Tobing Crysnanjaya
March 15, 2026
0
Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

Jogja, perjalanan yang tak singkat. Menghabiskan waktu hingga 9 jam lamanya. Beberapa kali singgah di Rest Area sepanjang Toll Cipali,...

Read moreDetails

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co