23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semangkuk Gule dan 20 Ekor Kambing Muda untuk Kenikmatan Menonton Voli Tajun Cup

Son Lomri by Son Lomri
November 2, 2024
in Kuliner
Semangkuk Gule dan 20 Ekor Kambing Muda untuk Kenikmatan Menonton Voli Tajun Cup

Mayoni dan seporsi gule-sate di Tajun Cup V | Foto: tatkala.co

INI momen yang juga tak bisa dilupakan dalam  turnamen voli Tajun Cup V di lapangan Giri Mukti, Desa Tajun, Kubutambahan, Buleleleng yang finalnya berlangsung Sabtu, 19 Oktober 2024.

Ketahuilah, di sepanjang tepi jalan menuju arena pertandingan stand kuliner rakyat berderet-deret sejak sore. Mulai dari lawar darah. Kemudian bakso, syiobak, jagung bakar, sosis bakar, hingga krebipeti alias burger dari Amerika juga terhidang di pinggir jalan.

Untuk itulah anak-anak mengantri untuk menonton voli sembari membawa berbagai jenis makanan-makanan trendi itu dengan senang hati. Satu lagi, ada krepes coklat juga.

Kesukaan bapak-bapak tentu berbeda. Sebelum menonton pertandingan para bapak lebih dulu bertengger di sebuah warung sate kambing. Ini warung favorit. Namanya, Warung Sate Kambing Men Tolet.

Beberapa sate dibakar, dan benar-benar menyeruak baunya. Sate terdiam di bara api panas, beberapa menit, lalu diangkat.

Mayoni dan suaminya di warung Men Tolet | Foto: tatkala.co/Son

Seorang lelaki tengah sibuk kipas-kipas sate. Sementara Kadek Mayoni (48), istri dari lelaki itu, terus sibuk menyiuk gule kambing menu favorit orang-orang Tajun itu ke dalam mangkuk. Sate itu dihidangkan bersama semangkuk gule dan sepiring nasi.

Aroma kambing muda dan empuk—dari sate dan gule, tidak bisa terhindar dari perut lapar sebelum menonton klub jagoan di turnamen itu. Tentu saja, sebuah persiapan yang bagus untuk mengganjal perut hingga tengah malam menonton final—samapai selesai.

“Kalau sate, itu di pagi hari buatnya, ditusuknya. Kami pakai kambing muda, sekitar 300 tusuk perhari, satu kambing perhari. Terkadang juga satu ekor kambing untuk dua hari kalau turnamen tak begitu ramai.” kata Kadek Mayoni, pemilik warung makan Men Tolet itu pada malam final, Sabtu, 19 Oktober.

Seporsi gule sate Men Totel | Foto: tatkala.co/Son

Rasa gule yang dibuat Mayoni, tentu beda dengan gule lain di warung sate yang lain. Gule yang ia buat dibumbui dengan bumbu genep khas Bali. Tajun, memiliki selera rasa yang kuat terhadap makanan, yaitu pedas. Sehingga gule yang dibuat oleh Kadek Mayoni itu cukup strong rasanya.

Daging, selain empuk juga bumbu dan rasa pedas menyecap ke setiap sela-sela daging begitu sempurna.

Di mangkok, tenggelam dalam kuah beberapa bagian tubuh daging kambing muda. Mulai dari daging bagian kaki, buntut, gaji, sedikit tulang, dan lainnya. Ketika menyiuk satu sendok masuk ke mulut itu, aroma bawang goreng menambahkan rasa enak tiada banding saat dikunyah. Apalagi ketika gaji, daging dan sedikit tulang muda bersamaan tersiuk ke sendok, kenikmatan semakin menjadi-jadi saat ditelan.

Semangkuk gule yang dibuat oleh Kadek Mayoni  itu juga setidaknya memberi hangat kepada tubuh dari angin malam, apalagi rasa pedas dari jahe dan cabai menyatu dengan pas. Di sana, ia telah banyak memiliki pelanggan setia—terutama di setiap pertandingan Tajun Cup V.

“Saya tak punya cabang. Selain turnamen voli, saya sesekali jualan di turnamen ayam (tejen maksudnya),” kata Mayoni.

Di sini, di Tajun Cup, selama 25 hari ia berjualan,  sekitar 20 kambing telah dihabiskannya.

“Selalu banyak orang yang datang kemari setiap harinya untuk gule, dan dengan orang yang sama lagi. Nih, kaya bapak ini (tunjuknya ke salah satu pengunjung) sering dia makan di sini, makanya perutnya gendut,” kata Kadek Mayoni melempar humor. Intimitas sosial memang terasa di Tajun Cup V. 

Sebelum menonton klub voli jagoan, santap sate gule kambing dulu | Foto: tatkala.co/Son

Kadek Mayoni Foto: tatkala.co/Son

Sekitar jam dua siang Kadek Mayoni mempersiapkan gule, setelah pagi ia berjibaku berjualan daging lebih dulu di pasar dan menjual beberapa pakaian OB. Kadek Mayoni barulah kemudian berjibaku dengan kompornya di dapur untuk gule yang ia jual pada malam turnamen voli.

Tangannya sudah terbiasa memasak gule. Setelah daging kambing dipotong kecil-kecil, ia mencuci dan meniriskannya sebentar menunggu bumbu genep dan santan di kuali matang dan mendidih. Setelah panas dan aroma keluar, daging itu dimasukannya kemudian.

Sekitar satu jam ia menunggu daging menyecap bumbu. Sebab itulah dagingnya empuk, juga terasa melekat bumbunya. Untuk semangkuk gule, ia bandrol 40 ribu termasuk nasi, tentu—dengan porsinya sangat banyak, pula rasanya sangat lezat—memberi citra kuliner yang mewah di sebuah desa.

Di sela-sela Tajun Cup, orang-orang bisa makan enak sepuasnya dengan harga di bawah standar bule.

Sate tusuk (atas) dan sate lilit (bawah). Enaknya | Foto: tatkala.co/Son

“Tapi itu, kuahnya harus betul-betul mateng, biar enggak cepet basi,” kata Kadek Mayoni  menjelaskan proses memasaknya, dan memastikan kualinya tetap segar tercium. “Baunya tetap enak kan? Karena masaknya harus benar-benar mateng. Biar meresap dan segar sampai tengah malam.”

Sementara pada sate lilit, daging kambing muda lebih dulu diblender bersamaan dengan bumbu genep dan sedikit minyak. Setelah menyatu itu, barulah ia eksekusi. Bara api membuka kelezatan yang baru pada pengalaman rasa bernama sate lilit.

Percayalah. Datanglah tahun depan, ya, Ton… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Puncak Tajun Cup V: Trofi Juara Dibawa ke Panggung-Sembiran, Motor Diboyong ke Pamesan
Geblek Pari, Wisata Kuliner Rasa Alam Pedesaan di Kulon Progo
Laklak Beras Merah Jatiluwih: Tradisi dan Inovasi dalam Satu Gigitan
Tags: bola voliDesa Tajunkulinersate kambing
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rumah Tusuk Sate | Cerpen Putri Santiadi

Next Post

Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
0
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

Read moreDetails

Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

by Jaswanto
June 17, 2026
0
Becek Tuban, Kuliner Jamuan Hari-Hari Besar

“BECEK lagi, becek lagi,” keluh istri saya setiap kali menghadiri hajatan di kampung—entah pernikahan, tujuh bulanan, kematian, sedekah bumi, khitanan,...

Read moreDetails

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails

Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

by Tobing Crysnanjaya
March 15, 2026
0
Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

Jogja, perjalanan yang tak singkat. Menghabiskan waktu hingga 9 jam lamanya. Beberapa kali singgah di Rest Area sepanjang Toll Cipali,...

Read moreDetails

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails

Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

by Ni Putu Vira Astri Agustini
December 21, 2025
0
Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

PAGI di Pasar Blahkiuh selalu dimulai dengan suara yang sama sejak puluhan tahun lalu. Bukan teriakan pedagang, bukan pula deru...

Read moreDetails

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

by Dede Putra Wiguna
November 22, 2025
0
Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

“Mbok, nasi lawarnya tiga porsi, ekstra sate, minumnya temulawak ya!” ucap seorang pemuda saat memesan makanan, lalu tergesa masuk ke...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Refleksi 2 November: Mencari Makna di Balik Perubahan Teknologi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co